Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Jadilah Penyejuk Pandangan Bagi Orang Tua!

Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., M.A oleh Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., M.A
24 Juli 2014
di Tazkiyatun Nufus
penyejuk pandangan bagi orang tua
Share on FacebookShare on Twitter

Sahabatku! Memandangi hamparan padi di sawah yang berwarna hijau sungguhlah menyejukkan hati, karena membawa sejuta harapan. Namun demikian, hijaunya padi yang semula nampak indah tidak lama lagi akan berubah warna menjadi kekuningan. Dan kala itu, kuningnya warna padi juga menyejukkan hati karena bukan lagi menjanjikan sejuta harapan, namun harapan petani kini benar benar telah menjadi kenyataan.

Di saat musim panen tiba, tiada seorangpun dari petani yang menyesali kepergian warna hijau yang beberapa hari lalu nampak begitu indah dan menyejukkan. Andai ada seorang petani yang meratapi kepergian indahnya warna hijau yang telah berganti dengan warna kuning, niscaya semua orang menganggap petani tersebut telah terperosok dalam kebodohan besar.

Namun, setiap petani pasti berduka yang mendalam andai kepergian warna hijau dan berganti menjadi coklat atau hitam karena serangan hama, sehingga gagal panen.

Demikianlah kehidupan dunia ini, kemaren anda adalah anak-anak yang lucu dan menggemaskan. Kedua orang tua anda begitu bahagia mendengar canda dan tawa anda. Apapun yang anda lakukan selalu saja nampak lucu dan menyenangkan.

Saya yakin kedua orang tua anda tidak pernah menyesali kepergian masa kekanak-kanakan anda, karena kini anda telah berubah menjadi lelaki atau wanita dewasa yang berhasil mewujudkan harapan mereka.

Walau penampilan anda yang imut telah sirna dan ulah anda yang lucupun tinggal kenangan, namun semua itu tidak mereka sesali, karena kini anda telah menjadi anak sholeh yang berbakti kepada orang tua. Kini anda menjadi penawar rasa lelah dan letih perjuangan mereka mendidik dan menafkahi anda. Dengan demikian anda senantiasa menjadi penyejuk dalam hidup mereka.

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“Dan orang orang yang senantiasa berdoa: Wahai Tuhan kami, karuniakanlah kepada kami penyejuk pandangan kami dari istri-istri dan anak-anak kami, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin orang orang yang bertaqwa” (QS. Al Furqan: 74)

Namun tentu penyesalan kedua orang tua anda tiada dapat digambarkan atau dibayangkan, bila hingga kini anda gagal mewujudkan harapan mereka, bahkan tiada henti anda menambah berat beban hidup mereka. Umur mereka yang telah lanjut dan fisik mereka yang telah lemah, namun demikian anda belum kunjung juga meringankan beban hidup mereka.

Saudaraku! Termasuk yang manakah anda saat ini?

Baca juga: Istikamah, Anugerah Terindah

—

Penulis: Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., MA.

Artikel: Muslim.or.id

ShareTweetPin1
Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., M.A

Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., M.A

Doktor lulusan Universitas Islam Madinah, Arab Saudi. Pendidikan S1, S2, dan S3 beliau diselesaikan di jurusan yang sama, yaitu jurusan Fikih, Fakultas Syariah. Beliau adalah pembina Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), pengasuh milis Syariah PM-Fatwa, majalah Pengusaha Muslim, dan website PengusahaMuslim.com

Artikel Terkait

Perbedaan Makna Tobat dan Istigfar

oleh Glenshah Fauzi
13 Juli 2026
0

Dalam banyak ayat, Allah ﷻ mengabarkan bahwa seorang hamba dapat diampuni dosa-dosanya dengan sebab tobat dan istigfar. Setelah menjelaskan ancaman...

Ketika Orang Lain Memuji Kita: Menundukkan Hati di Tengah Sanjungan

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
5 Juli 2026
0

Siapa yang tidak senang ketika dipuji? Hampir setiap orang merasa bahagia saat mendengar kata-kata penghargaan, sanjungan, atau pengakuan dari orang...

Kesibukan yang Menipu Prioritas: Terjerat Aktivitas, Terlupa Kewajiban

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
31 Mei 2026
0

Dalam hidup ini, semua orang pasti memiliki kesibukan. Namun, tidak semua kesibukan itu bernilai di sisi Allah Ta'ala. Seorang muslim...

Artikel Selanjutnya
Menangis Ketika Membaca Al Quran

Pernahkah Hati Bergetar Dan Menangis Ketika Membaca Al Quran?

Komentar 2

  1. diah says:
    11 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum wa rahmatullah…
    terima kasih ustadz, bacaannya sangat bermanfaat.
    tapi afwan sebelumnya,
    sekedar ingin ralat informasi, berdasarkan Al-Qur`an yang saya baca, ayat tersebut merupakan ayat yg ke 74.
    Maaf sekali kalo saya yang salah, karena saya termasuk orang yang masih fakir ilmu.
    Sekali lagi maaf ustadz.
    Wassalamu’alaikum wa rahmatullah…

    Reply
  2. Libra Dui Putra says:
    5 tahun yang lalu

    Bismillah..
    Afhwan Ustad. Berdasarkan ayat yang ana lihat, ayatnya 74 Ustad.

    Syukron Ustad.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 6   +   7   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah