Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Piala Dunia vs. Piala Akhirat

Ari Wahyudi, S.Si. oleh Ari Wahyudi, S.Si.
20 Juni 2014
di Akhlak dan Nasihat
Piala Dunia vs. Piala Akhirat

Piala Dunia vs. Piala Akhirat

Share on FacebookShare on Twitter

Segala puji bagi Allah. Salawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah.

Amma ba’du.

Tak terasa bulan Ramadhan semakin dekat menyapa. Tak terasa pula gegap-gempita piala dunia ada di ambang layar kaca. Keduanya menarik bagi para pengikutnya. Yang satu menuntun kepada surga, dan yang satu mengajak pada kepuasan semata.

Piala Dunia seolah menjadi perhelatan akbar yang tak boleh dilalaikan oleh para penggemar bola di segenap penjuru dunia. Setiap grup kebanggaan mereka menjadi simbol semangat dan perjuangan yang selalu dibela. Yel-yel suporter menggoncang stadion dan mendobrak jiwa jawara lapangan hijau.

Piala Dunia seolah mengubah jam-jam istirahat menjadi jam-jam sibuk dengan kopi, camilan, dan rokok yang setia menemani pemirsa dimana pun mereka berada. Tadarus pun harus ditunda, atau dibatalkan, atau diringkas seringkas-ringkasnya. Demi menyaksikan aksi striker idola dan penjaga gawang pujaan.

Sepak terjang wasit telah mengalahkan ustadz dan da’i yang mengisi ceramah dan tausiyah. Ocehan presenter pun lebih menarik daripada alunan suara imam dan mu’adzin yang membelah suasana dan menyejukkan jiwa. Bola yang menggelinding dan ditendang kesana-kemari seolah telah menjadi magnet berkekuatan dahsyat yang mampu menarik kelopak mata jutaan pemirsa sehingga lupa dari tidur dan istirahatnya.

Lapangan hijau telah menarik jutaan pasang mata untuk terus memantau siaran-siaran langsung atau kalau terpaksa ya siaran tunda, jauh lebih menarik dan lebih membuat menyala semangat daripada lembaran-lembaran mushaf atau buku-buku agama. Jebolan bola ke gawang telah menjadi pertunjukan luar biasa yang memalingkan orang dari berdzikir kepada Allah dan menghiasi lidah dengan taubat dan istighfar kepada-Nya.

Fenomena Piala Dunia, mungkin perlu menjadi bahan renungan kita bersama, sudahkah kita termasuk golongan orang yang disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Akan bisa merasakan manisnya iman orang yang ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Rasul.” (HR. Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Ada tiga perkara, barangsiapa yang ketiganya ada pada dirinya maka dia akan merasakan manisnya iman; yaitu apabila Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya daripada segala sesuatu selain keduanya, dan tidaklah dia mencintai seseorang kecuali karena Allah, dan dia benci kembali kepada kekafiran setelah Allah selamatkan dirinya sebagaimana dia benci apabila dilemparkan ke dalam kobaran api/neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Di sinilah kiranya cinta kita diuji dan diseleksi. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Apakah manusia itu mengira dibiarkan berkata ‘kami beriman’ lalu mereka tidak diuji?” (QS. al-‘Ankabut : 2)

Akankah kecintaan kita kepada bola mengalahkan kecintaan kita kepada semerbak pahala dan kemilau amal salih di bulan yang mulia… Allahul musta’aan.

—

Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi

Artikel Muslim.Or.Id

ShareTweetPin
Ari Wahyudi, S.Si.

Ari Wahyudi, S.Si.

Alumni S1 Biologi UGM, Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, penulis kitab "At Tashil Fi Ma'rifati Qawa'id Lughatit Tanzil".

Artikel Terkait

Belajar Mencari Rezeki Ala Para Sahabat Nabi

oleh Muhammad Insan Fathin
6 Oktober 2026
0

Kalau kita bayangkan para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang muncul di kepala kebanyakan orang mungkin sosok yang sepanjang hari...

Muslim dan Kebiasaan Membaca

oleh Fauzan Hidayat
4 Oktober 2026
1

Bismillah. Segala puji bagi Allah Ta’ala, salawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang telah mengajarkan...

Bekal Menjadi Pemimpin Terbaik (Bag. 6): Karakter Pejabat Publik Ideal dan Supremasi Hukum

oleh Glenshah Fauzi
3 Oktober 2026
0

Kepemimpinan itu memiliki banyak aspek dengan kompleksitas tinggi. Salah satu pondasi penting dalam kepemimpinan ialah kuatnya hukum dan kepercayaan pada...

Artikel Selanjutnya
Jauhi Maksiat Solusi Cepat Lupa

Jauhi Maksiat, Solusi Cepat Lupa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 4   +   5   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah