Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Awas! “Kiamat” Bisa Saja Segera Datang

Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., M.A oleh Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., M.A
9 Mei 2014
di Akhlak dan Nasihat
Share on FacebookShare on Twitter

Sobat! Dalam pepatah Jawa dinyatakan “belo melu seton“. Pepatah ini secara harfiah berarti seperti belo (anak kuda) ikut seton (setu-an). Seton adalah sebuah acara latihan menunggang kuda, dan perang tombak, yang biasa dilakukan oleh raja-raja Jawa di masa lalu.  Biasanya acara ini dilakukan pada setiap hari Sabtu, dan kebiasan yang dilakukan di hari Sabtu (dalam bahasa jawa disebut setu) inilah yang kemudian menjadi istilah seton yang berasal dari kata dasar setu + an. Dalam acara seperti itu kadang belo ikut serta induknya. Jelas saja belo tidak terlibat apa pun dalam acara seton tersebut. Belo ikut datang pada acara seton tanpa bisa ikut andil dan juga belum pantas untuk ikut ambil bagian dalam acara penting ini.

Kondisi ini kemudian menjadi perumpamaan bagi setiap orang yang hanya ikut-ikutan dalam suatu urusan tanpa mengerti maksud dan juga tidak punya kapasitas untuk ambil bagian dalam urusan tersebut. Dapat ditebak betapa besar kekacaun yang terjadi, bila orang yang tidak memiliki kapasitas baik secara fisik maupun nalar atau lainnya ikut ambil bagian dalam suatu masalah.

Wajar saja bila Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu keras memperingatkan ummatnya agar mewaspadai orang-orang yang seperti tergambar dalam pepatah di atas. Beliau bersabda:

( إذا ضيعت الأمانة فانتظر الساعة ) . قال كيف إضاعتها يا رسول الله ؟ قال ( إذا أسند الأمر إلى غير أهله فانتظر الساعة )

“Bila amanat telah disia-siakan maka nantikan saja datangnya kiamat (kehancuran). Salah seorang sahabat bertanya: Wahai Rasulullah! bagaimana amanat dapat disia-siakan? Beliau menjawab: Bila suatu urusan telah diserahkan kepada orang yang tidak pantas menerimanya, maka nantikanlah kiamat (kehancuran)” (HR. Al Bukhary)

Bangsa kita pernah melakukan kesalahan besar ini, yaitu disaat mempercayakan kepemimpinan negri tercinta ini kepada orang yang tidak tepat. Betapa banyak pundi pundi emas negri ini di jual kepada asing, hutan dijarah ramai – ramai, preman merajalela, kekacauan di mana- mana, pasukan “ngebor” menebar pornografi dan pornoaksi, PKI dibela dengan dihapusnya UU anti PKI, dan sebagian bumi pertiwi berhasil dirampas oleh orang lain, dan masih banyak lagi kerusakan yang hingga kini masih terasa dampaknya.

Dan orang-orang yang kemarin telah merusak bangsa ini, kini sedang berupaya keras untuk dapat kembali memimpin negri tercinta ini. Ya Allah lindungilah kami dari kejahatan para penjahat dan selamatkan negri kami dari orang-orang yang akan menuntun kami ke jurang kehancuran. AMiin.

—

Penulis: Ustadz Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., MA.

Artikel Muslim.Or.Id

ShareTweetPin
Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., M.A

Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., M.A

Doktor lulusan Universitas Islam Madinah, Arab Saudi. Pendidikan S1, S2, dan S3 beliau diselesaikan di jurusan yang sama, yaitu jurusan Fikih, Fakultas Syariah. Beliau adalah pembina Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), pengasuh milis Syariah PM-Fatwa, majalah Pengusaha Muslim, dan website PengusahaMuslim.com

Artikel Terkait

Bekal Menjadi Pemimpin Terbaik (Bag. 8): Teladani Pemimpin Hebat Terdahulu

oleh Glenshah Fauzi
24 Oktober 2026
0

Pemimpin itu harus mudah diakses Seorang pemimpin seringkali hidup berjarak dari rakyatnya. Padahal, pemimpin hebat seperti Nabi ﷺ tidak memiliki...

Ketika Ulama Berkata, “Aku Tidak Tahu” (Bag. 1)

oleh Dimas Setiaji
21 Oktober 2026
0

Suatu hari di Mina, orang-orang datang membawa pertanyaan kepada salah seorang ulama, namun jawaban yang keluar dari lisan beliau adalah,...

Bekal Menjadi Pemimpin Terbaik (Bag. 7): Fokus Bekerja dengan Baik

oleh Glenshah Fauzi
16 Oktober 2026
0

Resep kepemimpinan hebat adalah fokus bekerja dengan baik Jangan sampai ada sesuatu yang menyibukkanmu di luar urusan kepemimpinan. Karena seorang...

Artikel Selanjutnya
Apakah Rasulullah Diciptakan Dari Cahaya

Fatwa Ulama: Apakah Benar Rasulullah Diciptakan Dari Cahaya?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan bahwa Anda manusia: 6   +   8   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah