Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Ketika Wanita Menggoda

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc. oleh Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.
28 Juni 2008
di Akhlak dan Nasihat
godaan wanita
Share on FacebookShare on Twitter

Allah ta’ala telah menganugerahkan kepada kaum wanita keindahan yang membuat kaum lelaki tertarik kepada mereka. Namun syariat yang suci ini tidak memperkenankan keindahan itu diobral seperti layaknya barang dagangan di etalase atau di emperan toko. Tapi kenyataan yang kita jumpai sekarang ini wanita justru menjadi sumber fitnah bagi laki-laki. Di jalan-jalan, di acara TV atau di VCD para wanita mengumbar aurat seenaknya bak kontes kecantikan yang melombakan keindahan tubuh, sehingga seolah-olah tidak ada siksa dan tidak kenal apa itu dosa. Benarlah sabda Rasulullah yang mulia dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, di mana beliau bersabda, “Tidak pernah kutinggalkan sepeninggalku godaan yang lebih besar bagi kaum lelaki daripada wanita.” (HR. Bukhari Muslim)

Ya, begitulah realitasnya, wanita menjadi sumber godaan yang telah banyak membuat lelaki bertekuk lutut dan terbenam dalam lumpur yang dibuat oleh syaitan untuk menenggelamkannya. Usaha-usaha untuk menggoda bisa secara halus, baik disadari maupun tidak, secara terang-terangan maupun berkedok seni. Tengoklah kisah Nabi Allah Yusuf ‘alaihis salam tatkala istri pembesar Mesir secara terang-terangan menggoda Beliau untuk diajak melakukan tindakan tidak pantas. Nabi Yusuf pun menolak dan berkata, “Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukanku dengan baik.” (QS. Yusuf: 23)

Muhammad bin Ishaq menceritakan, As-Sirri pernah lewat di sebuah jalan di kota Mesir. Karena tahu dirinya menarik, wanita ini berkata, “Aku akan menggoda lelaki ini.” Maka wanita itu membuka wajahnya dan memperlihatkan dirinya di hadapan As-Sirri. Beliau lantas bertanya, “Ada apa denganmu?” Wanita itu berkata, “Maukah anda merasakan kasur yang empuk dan kehidupan yang nikmat?” Beliau malah kemudian melantunkan syair,”Berapa banyak pencandu kemaksiatan yang mereguk kenikmatan dari wanita-wanita itu, namun akhirnya ia mati meninggalkan mereka untuk merasakan siksa yang nyata. Mereka menikmati kemaksiatan yang hanya sesaat, untuk merasakan bekas-bekasnya yang tak kunjung sirna. Wahai kejahatan, sesungguhnya Allah melihat dan mendengar hamba-Nya, dengan kehendak Dia pulalah kemaksiatan itu tertutupi jua.” (Roudhotul Muhibbin wa Nuzhatul Musytaqin, karya Ibnul Qayyim)

Perhatikanlah bagaimana Rasulullah telah mewanti-wanti kepada kita sekalian lewat sabda beliau, “Hati-hatilah pada dunia dan hati-hatilah pada wanita karena fitnah pertama bagi Bani Isroil adalah karena wanita.” (HR. Muslim) Kini, di era globalisasi, ketika arus informasi begitu deras mengalir, godaan begitu gampang masuk ke rumah-rumah kita. Cukup dengan membuka surat kabar dan majalah, atau dengan mengklik tombol remote control, godaan pun hadir di tengah-tengah kita tanpa permisi, menampilkan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok memamerkan aurat yang semestinya dijaga.

Lalu, sebagian muslimah ikut-ikutan terbawa oleh propaganda gaya hidup seperti ini. Pakaian kehormatan dilepas, diganti dengan pakaian-pakaian ketat yang membentuk lekuk tubuh, tanpa merasa risih. Godaan pun semakin kencang menerpa, dan pergaulan bebas menjadi hal biasa. Maka, kita perlu merenungkan dua bait syair yang diucapkan oleh Sufyan Ats-Tsauri: “Kelezatan-kelezatan yang didapati seseorang dari yang haram, toh akan hilang juga, yang tinggal hanyalah aib dan kehinaan, segala kejahatan akan meninggalkan bekas-bekas buruk, sungguh tak ada kebaikan dalam kelezatan yang berakhir dengan siksaan dalam neraka.”

Seorang ulama yang masyhur, Ibnul Qayyim pun memberikan nasihat yang sangat berharga: “Allah Subhanahu wa ta’ala telah menjadikan mata itu sebagai cerminan hati. Apabila seorang hamba telah mampu meredam pandangan matanya, berarti hatinya telah mampu meredam gejolak syahwat dan ambisinya. Apabila matanya jelalatan, hatinya juga akan liar mengumbar syahwat…”

Wallahul Musta’an.

***

Penulis: Abu Harun Aminuddin
Artikel www.muslim.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

- Pengasuh Rumaysho.Com dan RemajaIslam.Com. - Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta (2003-2005). - S1 Teknik Kimia UGM (2002-2007). - S2 Chemical Engineering (Spesialis Polymer Engineering), King Saud University, Riyadh, KSA (2010-2013). - Murid Syaikh Dr. Sholih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al Fauzan, Syaikh Dr. Sa’ad bin Nashir Asy Syatsriy, Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir Al Barrak, Syaikh Sholih bin 'Abdullah bin Hamad Al 'Ushoimi dan ulama lainnya. - Sekarang memiliki pesantren di desa yang membina masyarakat, Pesantren Darush Sholihin di Panggang, Gunungkidul.

Artikel Terkait

Masih Ada Waktu untuk Berbuat Dosa, Belum Tentu Ada Waktu untuk Bertobat (Bag. 1)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
16 Juli 2026
0

Salah satu bentuk kasih sayang Allah Ta'ala kepada hamba-Nya adalah dibukanya pintu tobat selama masih hidup di dunia. Tidak ada...

Seni Menyanjung Sesuai Syariat Islam: Seni Memuji yang Menumbuhkan, Bukan Melalaikan

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
6 Juli 2026
0

Tidak ada manusia yang tidak senang dipuji. Kalimat yang baik dapat menjadi motivasi, penguat hati, bahkan penyubur semangat dalam melakukan...

Mengingat Kembali Keutamaan Muharam, Bulan Haram yang Dimuliakan Allah

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
26 Juni 2026
0

Dalam Islam, bulan Muharam memiliki kedudukan yang sangat agung dan istimewa. Bulan ini termasuk salah satu dari empat bulan haram...

Artikel Selanjutnya

Khurofat Demonstrasi

Komentar 88

  1. suyono says:
    18 tahun yang lalu

    kami sangat menyukaibacaan semacam ini.kami mengharapkan ada banyak lagi bacaan semacam in yang lebih megena pada realita masa kini

    Reply
  2. suyono says:
    18 tahun yang lalu

    kenyataannya memang seperti itu ,sekarang ini banyak skali kemaksiatan yang terang-terangan,perangi kemasiatan dengan syariat yang benar

    Reply
  3. hafid says:
    18 tahun yang lalu

    fenomena ini tdk bisa kita pungkiri bnyak terjadi dalam keluarga islam saat ini…seperti yg di jabar kan bacaan di atas mari kita perkuat iman kita mulai dari yg terkecil yaitu KELUARGA .kalau iman telah kuat dalam suatu keluarga INSYA ALLAH ..fenomena seperti bacaan diatas kecil kemungkinan terjadi…

    Reply
  4. Andri says:
    18 tahun yang lalu

    Orang-orang yahudi tahu tentang isi Alquran dan Hadits sehingga mereka dengan mudah mengalahkan kaum muslimin dengan godaan wanita

    Reply
  5. Haryo Prabowo says:
    18 tahun yang lalu

    Allahumma… benar sekali…
    Saat wanita menggoda, kembalilah meluruskan niat.

    Reply
  6. Dhedhi says:
    18 tahun yang lalu

    memang cewe menggoda??? lah wong pake jilbab kok menggoda ??

    Reply
  7. aswad says:
    18 tahun yang lalu

    Akhi Dhedi, semoga Allah senantiasa memudahkanmu dalam setiap urusan

    Mari kita renungkan, lebih utama mana wanita di zaman Rasulullah yaitu para sahabiyyah dengan wanita di zaman ini? Tentu para shahabiyyah jauh lebi utama kedudukannya, di dunia dan di akhirat. Mereka berbusana muslimah yang syar’i, tidak ketat, menutup semua bagian tubuhnya, bahkan sebagian mereka memakai cadar! Namun apa yang disabdakan Rasulullah?
    “Hati-hatilah pada dunia dan hati-hatilah pada wanita karena fitnah pertama bagi Bani Isroil adalah karena wanita” (HR. Muslim)
    Fitnah (bencana) karena wanita, akan tetap yang menjadi paling bahaya bagi lelaki, walaupun para wanita semuanya bercadar sekalipun.

    Reply
  8. Abu_Najwa says:
    18 tahun yang lalu

    akh Dedi:

    apakah menggoda itu mesti buka busana? (tidak berjilbab)??

    Reply
  9. Abu Mush'ab says:
    18 tahun yang lalu

    Subhanalloh..nasehat itu begitu mengguncang hatiku, astaghfirullahal’adzim…

    Reply
  10. bahtiar says:
    18 tahun yang lalu

    saya rasa, dari hadist itu tidak hanya maknanya secara fisik wanita itu menggoda, tetapi dilihat keteguhan lelaki tersebut, ingat tidak kisah nabi Yusuf yang sangat teguh pendiriannya, walaupun disana dia punya kesempatan. jadi jangan dilihat bagaimana wanitanya, karena pemimpin itu lelaki, jadi yang bertanggung jawab adalah kaum lelaki untuk menjaga wanita tersebut.

    Reply
  11. abu ahmad says:
    18 tahun yang lalu

    subhanallah, ketika jiwa ini merasa “tergoda” untuk terjebak dalam fitnah ternyata menemukan artikel yang bisa menahan jiwa ini agar tak tergoda.
    Awalnya fitnah selanjutnya zina ( Na’udzubillah min dzalik )
    Kepada admin dan penulis saya mau re-post artikel ini.
    Jazakumullah khoiron

    Reply
  12. Machfudz says:
    18 tahun yang lalu

    subhanallah, terima kasih telah menulis artikel semacam ini. semoga ada manfaatnya bagi ikhwan2 semuanya. amiin.

    Reply
  13. safri says:
    17 tahun yang lalu

    kenapa harus wanita, dan kenapa di neraka yg paling banyak wanita?

    Reply
  14. Abu Mujahid says:
    17 tahun yang lalu

    Ketika kami berperang di medan perang kami bagaikan Singa yang bebas.

    Akan tetapi, ketika musim damai telah tiba kami menjadi budak biduanita-biduanita yang cantik nan bermata jeli.

    Reply
  15. Ihsan says:
    17 tahun yang lalu

    Sulit bagi pemuda yang belum menikah untuk lepas dari fitnah wanita. Karena itu Nabi Saw berwasiat agar segera menikah bagi pemuda yang telah memiliki kemampuan untuk menikah. Bila belum berkemampuan hendaknya berpuasa.
    Demikian Wallohu’alam

    Reply
  16. Abu Mujahid says:
    17 tahun yang lalu

    Kami adalah kaum yang mudah lunak
    oleh gadis-gadis cantik
    Meskipun kami sanggup melunakkan orang-orang yang berhati besi
    Kami takut ketika para gadis mulai emosi

    Reply
  17. Lukman singaraja Bali says:
    17 tahun yang lalu

    Sungguh benar apa yg disabdakan Rosulullah SAW bahwa fitnah wanita merupakan fitnah terbesar yg bs membawa lelaki trjerumus ke lembah perziihan. Karena itu banyak ayat Al Quran dan al Hadits yg memberi peringatan agar hati-hati trhadap wanita antara lain tdk ikhtilat atau berdua-duaan laki dan perempuan tanpa muhrim. Karena pada kenyataanya pergaulan bebas sdh membudaya seperti tanpa batas akibatnya kebebasan sex sudah hal biasa trbukti menurut data Trans TV bhw 90 % siswi SMA dan 65 % siswa SMP di kota besar tidak gadis lagi sungguh memprihatinkan. Perlu adanya upaya pncegahan antara lain pembekalan iman pd generasi muda sejak usia dini jika tdak, apa yg trjadi pd generasi mendatang kita tdk tahu smoga Allah tdk murka pada kita, demikian smoga ada solusi sehingga masalah ini bisa teratasi. Amin

    Reply
  18. ema says:
    17 tahun yang lalu

    asw,,,,semoga dakwah ini berjln lancr n semoga bermanfaat

    Reply
  19. abdurrahman says:
    17 tahun yang lalu

    ahamdulillah nasehatnya bagus bagaimnkah klu seorang akhwat mengodanya lewat sms /telpn

    Reply
  20. Abu Tsurayya says:
    17 tahun yang lalu

    Subhanallah… tulisan yg sgt bermanfaat jazakulloh khair

    Reply
  21. sandhi says:
    17 tahun yang lalu

    Betul, harus menutup aurat. Bahkan ternyata NU telah memutuskan bahwa pendapat terkuat adalah wanita wajib menutup wajahnya ketika keluar rumah. Berikut isi keputusannya:

    MUKTAMAR VIII NAHDLATUL ULAMA
    Keputusan Masalah Diniyyah Nomor : 135 / 12 Muharram 1352 H / 7 Mei 1933
    Tentang
    HUKUM KELUARNYA WANITA DENGAN
    TERBUKA WAJAH DAN KEDUA TANGANNYA

    Pertanyaan :
    Bagaimana hukumnya keluarnya wanita akan bekerja dengan terbuka muka dan kedua tangannya? Apakah HARAM atau Makruh? Kalau dihukumkan HARAM, apakah ada pendapat yang menghalalkan? Karena demikian itu telah menjadi Dharurat, ataukah tidak? (Surabaya)

    Jawaban :
    Hukumnya wanita keluar yang demikian itu HARAM, menurut pendapat yang Mu’tamad ( yang kuat dan dipegangi – penj ).
    Menurut pendapat yang lain, boleh wanita keluar untuk jual-beli dengan terbuka muka dan kedua tapak tangannya, dan menurut Mazhab Hanafi, demikian itu boleh, bahkan dengan terbuka kakinya, APABILA TIDAK ADA FITNAH.

    Keterangan :

    (a) Kitab Maraqhil-Falah Syarh Nurul-Idlah (yang membolehkan):

    (وَجَمِيْعُ بَدَنِ الْحُرَّةِ عَوْرَةٌ إلاَّ وَجْهَهَا وَكَفََّّيْهَا). بَاطِنَهُمَا وَظَاهِرَهُمَا فِيْ اْلأَصَحِّ وَهُوَ الْمُخْتَارُ. وَ ذِرَاعُ الْحُرَّةِ عَوْرَةٌ فِيْ ظَاهِرِ الرِّوَايَةِ وَهِيَ اْلأَصَحُّ. وَعَنْ أَبِيْ حَنِيْفَةَ لَيْسَ بِعَوْرَةٍ (وَ) إِلاَّ (قَدَمَيْهَا) فِيْ أَصَحِّ الرِّوَايَتَيْنِ بَاطِنِهِمَا وَظَاهِرِهِمَا الْعُمُوْمِ لِضَرُوْرَةِ لَيْسَا مِنَ الْعَوْرَةِ فَشَعْرُ الْحُرَّةِ حَتىَّ الْمُسْتَرْسَلِ عَوْرَةٌ فِيْ اْلأَصَحِّ وَعَلَيْهِ الْفَتَوَي

    Seluruh anggota badan wanita merdeka itu aurat kecuali wajah dan kedua telapak tangannya, baik bagian dalam maupun luarnya, menurut pendapat yang tersahih dan dipilih. Demikian pula lengannya termasuk aurat. Berbeda dengan pendapat Abu Hanifah yang tidak menganggap lengan tersebut sebagai aurat. Menurut salah satu riwayat yang sahih, kedua telapak kaki wanita itu tidak termasuk aurat baik bagian dalam maupun bagian luarnya. Sedangkan rambutnya sampai bagian yang menjurai sekalipun, termasuk aurat, demikian fatwa atasnya.

    (b) Kitab Bajuri Hasyiah Fatchul-Qarib Jilid. II Bab Nikah (yang mengharamkan) :

    (قَوْلُهُ إِلىَ أَجْنَـبِّيَةِ) أَي إِلىَ شَيْءٍ مِنْ اِمْرَأَةٍ أَجْنَـبِّيَّةٍ أَي غَيْرِ مَحْرَمَةٍ وَلَوْ أَمَةً وَشَمِلَ ذَلِكَ وَجْهَهَا وَكَفََّّيْهَا فَيَحْرُمُ النَّظَرُ إِلَيْهَا وَلَوْ مِنْ غَيْرِ شَهْوَةٍ أَوْ خَوْفٍ فِتْنَةٍ عَلىَ الصَّحِيْحِ كَمَا فِيْ الْمِنْحَاجِ وَغَيْرِهِ إِلىَ أَنْ قَالَ وَقِيْلَ لاَ يَحْرُمُ لِقَوْلِهِ تَعَالَى ” وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاَّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا” وَهُوَ مُفَسَّرٌ بِالْوَجْهِ وَالْكَفَّيْنِ وَالْمُعْتَمَدُ اْلأَوَّلُ. وَلاَ بَأْسَ بِتَقْلِيْدِ الْـثَانِيْ لاَسِيَّمَا فِيْ هَذَا الزَّمَانِ الَّذِيْ كَثُرَ فِيْهِ خُوْرُجُ النِّسَاءِ فِيْ الطُّرُقِ وَاْلأَسْوَاقِ وَشَمِلَ ذَلِكَ أَيْضًا شَعْرَهَا وَظَفْرَهَا.

    (PENDAPAT PERTAMA) (Perkataannya atas yang bukan mahram / asing) yakni, pada segala sesuatu pada diri wanita yang bukan mahramnya walaupun budak termasuk wajah dan kedua telapak tangannya, maka haram melihat semua itu walaupun tidak disertai syahwat ataupun kekhawatiran timbulnya adanya fitnah sesuai pendapat yang sahih sebagaimana yang tertera dalam kitab al-Minhaj dan lainnya. PENDAPAT LAIN (KEDUA) menyatakan atau dikatakan (qila) tidak haram sesuai dengan firman Allah “Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya” (QS.An-Nuur : 31).
    PENDAPAT PERTAMA (yang mengharamkan) LEBIH SAHIH, dan tidak perlu mengikuti pendapat kedua (yang tidak mengharamkan) terutama pada masa kita sekarang ini di mana banyak wanita keluar di jalan-jalan dan pasar-pasar. Keharaman ini juga mencakup rambut dan kuku.

    Lihat : Ahkamul Fuqaha, Solusi Problematika Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas, dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2004 M), h.123-124, Pengantar: Rais ‘Am PBNU, DR.KH.MA Sahal Mahfudh, Penerbit Lajnah Ta’lif wan Nasyr (LTN) NU Jawa Timur dan Khalista, cet.III, Pebruari 2007

    Reply
    • Ibn Jakartawi says:
      5 tahun yang lalu

      لا بأس kok diartikan “tidak perlu”? -_-

      Reply
  22. rahmayani says:
    17 tahun yang lalu

    wanita,perhisan dunia berada diantara permata dan kaca,sayangnya sudah hilang cahaya sehingga tiada beda antaranya,uhkti fillah pelihara cahaya agar tetap menjadi permata bukan kaca.

    Reply
  23. Abu Hanif says:
    17 tahun yang lalu

    Sungguh benar apa yang disabdakan Nabi shalallahu alaihi wa sallam, Fitnah terbesar bagi kaum laki-laki adalah wanita. Kita memohon kepada Allah azza wa jalla agar terhindar dari fitnah wanita… Akh ana minta izin memposting artikelnya di blog ana… jazakumullahu khoiron..

    Reply
  24. Street.Walker says:
    17 tahun yang lalu

    Naudzubillahimindzalik…
    Ya Allah ampunilah mata ini yg masih suka jelalatan, sadar maupun tidak….

    Reply
  25. Antonabu wahyu says:
    17 tahun yang lalu

    Assalamu alaikum,wr wb, ana mau nanya nih bgm hukumnya bagi wanita yg bekerja meninggalkan kewajibannya dlm mengurus rumah tangga,dan bgm hukumnya se orang suami yang kerja ke luar negeri meninggalkan anak dan istri selama 2 thn?sukron

    Reply
  26. abu salman al kendaly says:
    17 tahun yang lalu

    wahai saudaraku,kumohon berikanlah selalu nasehat nasehat untuk menjaga diri dari fitnah wanita dan fitnah dunia di zaman yang penuh godaan ini,jangan berhenti!!! barokallohu fikum

    Reply
  27. baby_pink says:
    17 tahun yang lalu

    Assalamualaikum wrwb…

    subhanallah…
    bacaan yang sangat bagus…

    jangan lupa skali2 berkunjung ke web saya yach…

    sykron
    wassalam wrwb

    Reply
  28. hery says:
    17 tahun yang lalu

    terkadang tak slalu kaum lelaki kuat hadpi in,tp insy allah apabla dr dkt pd yg kuasa kt dapat trhindar dr hal yg zolim

    Reply
  29. Faisal anwar says:
    17 tahun yang lalu

    Sekarang makin banyak ajj wanita berpakaian tapi telanjang…..

    Reply
  30. ahlan says:
    17 tahun yang lalu

    ia benar skali….mdh2an Allah swt melindungi kita semua dr hal2 tersebut…………melindungi mata kita dari melihat sesuatu yang tidak halal utk kita lihat…………….

    Reply
  31. catur says:
    17 tahun yang lalu

    sekarang sangat2 mudh menemukan kemaksiat terutama lewat hp bnyk remaja telah melaupaui batas gaya hidp orng yahudi di pakek capek deh!!!!

    Reply
  32. hadi says:
    17 tahun yang lalu

    kalau ta’aruf beda manhaj gimana? sedang kita sama2 bertauhid,kalau satu manhaj berarti kita taklid dan merasa benar,mohon jawabannya karena itu yang sekarang saya alami

    Reply
  33. akhwat says:
    17 tahun yang lalu

    Assalamu’alaykum..

    na’am..
    benar sekali..

    bahkan khalwat dianggap bukan perbuatan dosa..
    rasanya kuper jika tidak punya teman dekat seseorang yang bukan mahrom..
    rasanya ada yang kurang ketika sehari saja tidak bergaul bersama mereka..

    pemikiran semacam inilah yang menjadi “tumor ganas” hati generasi saat ini..
    na’udzubillahimindzalik..

    Reply
  34. Tengku Nauf says:
    17 tahun yang lalu

    fitnah paling berat adalah fitnah wanita.

    Reply
  35. Muhammad Alfuraihani says:
    17 tahun yang lalu

    BISMILLAH.
    artikel.x sngt bagus.ana ijin copy ya?
    jazakumullahukhair.

    Reply
  36. Edo says:
    17 tahun yang lalu

    Izin share..
    Jazakumullohu khoir

    Reply
  37. Lyda says:
    17 tahun yang lalu

    Ass.. Buat lelaki2..Sbaiknya menjaga pandangan dari wanita yg bukan muhrim/istrinya. Kalau sudah jadi istri..Digoda tiap hari ~ra p0 po~ ~menambah kharm0nisan R.Tan9ga~

    Reply
  38. phyton says:
    17 tahun yang lalu

    mulut bisa diam untuk tidak berkata kotor dan sia sia, telinga bisa menghindar dari perkataan yang sia sia, tapiiiiiiiiiiiiiiii………..mata ini sulit mengelak untuk tidak melihat ………, ya Alloh ampunilah hambamu ini,teguhkan hatiku jagalah pengelihatanku.
    mas andri : banyak orang orang islam tidak tahu isi alqur`an dan hadist jadi mudah dikalahkan oleh musuh

    Reply
  39. Karyanto says:
    17 tahun yang lalu

    kepada kang Dedhy yg dimaksud pada artikel diatas kan bagi wanita yg memakai pakaian atau busana yg membangkitkan gairah syahwat kaum pria bukannya yg pakai jilbab…..akan tetapi jangan salah lho ada juga wanita yg memakai jilbab tetapi tidak didukung dengan kelengkapan busana atau pakaian yg layak “sopan” sehingga dapat pula menimbulkan fitnah dan membangkitkan syahwat seperti model jilbab gantung diri “jilbab yg dipakainya dengan melilitkannya dileher serta memakai kerudung tetapi memakai pakaian atau celana ketat sehingga terlihat liuk tubuhnya masya Allah……..

    Reply
  40. Abu Hanifah Alim says:
    17 tahun yang lalu

    ya ukhti jagalah kemuliaan kalian dgn syariat,
    jangan kalian menjadi sarana bagi kami kaum laki2 yg tipis imannya ini masuk neraka karena kalian,
    ya Allah lindungi kami ya Allah..

    Reply
  41. myra says:
    17 tahun yang lalu

    Izin share..
    Jazakumullohu khoir

    Reply
  42. tarkim says:
    17 tahun yang lalu

    mohon izin copas ya…nuhun

    Reply
  43. Dicky Budi Prasetyo says:
    17 tahun yang lalu

    Assalammu’alaikum wr.wb.
    Dengan makin canggihnya teknologi maka budaya timur yang dipegang eratpun serasa hampir punah dengan pengaruh budaya barat dan pakaian muslimah juga beraneka ragam sampai-sampai bentuk badannya terlihat jelas walaupun dia memakai jilbab.
    Mengapa hal ini terjadi di lingkungan masyarakat kita ? karena setiap ada perubahan zaman maka godaan dunia juga beraneka ragam sehingga pengikut syetan makin bertambah untuk itu satu-satu jalan agar kita terhindar dari godaan tersebut maka perbanyak bacaan Al-Qur’an dan wirid untuk membesarkan Asma Allah Ta’ala.
    Amin yaa robbal ‘alamin
    Jazakummullahu khairan

    Wassalammualaikum wr.wb

    Ikhwan

    Reply
  44. Shondy al-Dageny says:
    17 tahun yang lalu

    Subhaanallah,artikel yg sangat menyadarkan qt kaum laki2..ijin copy paste..

    Reply
  45. vian says:
    17 tahun yang lalu

    subhanallah..sungguh benar artikel ini..skr byk acara d tv yg menampilkan wanita2 yg mengundang syahwat..

    Reply
  46. uspa m says:
    17 tahun yang lalu

    memang wanita sekarang telah banyak menjadi sumber kehancuran….mari kita waspadai hal ini … bekali diri dengan ilmu iman yang mantap ..

    Reply
  47. yuan says:
    17 tahun yang lalu

    Ass…Memang benar sabda nabi,wanita memang godaan terbera apalagi dijaman ini .Ibarat tak menggoda malah digoda .Moga kita semua diberi kekuatan tuk mengatasinya. Wass

    Reply
  48. Yossi says:
    17 tahun yang lalu

    Subhanallah wal hamdulillah.Artikel yg sangat bagus. Buat akhwaty muslimah,perbnyaklah ibadah.Krn para wanita itu sadar atau tidak taktsirul li’an dan takfirul ‘asyir,menyebabkan wanita mayoritas penghuni neraka.Jadi kita sebagai hambaNya wajib mengikuti suruhannya dan menjauhi larangannya.berpakaian,bersikap dan bertindaklah sesuai dgn syariat agama kita.Jangan beri peluang diri tuk terlempar k neraka.
    Wahai kaum adam ingatlah yg d katakan Nabi bahwa wanita itu d kelilingi syetan. Dan syetan akan membuat kaum adam tergoda. Maka seretlah diri antum smua utk smkin dekat dgn ALLAH.
    Semoga setiap langkah kita selalu dalam ridhoNya. Allahumma amin…

    Reply
  49. ummu hirr says:
    17 tahun yang lalu

    afwan, saya ijin copy paste tulisannya ya..

    Reply
  50. abi Zalfaa says:
    17 tahun yang lalu

    afwan, ana copy artikel untuk dakwah
    syukron

    Reply
  51. MochNov says:
    17 tahun yang lalu

    Aslmalaikum
    subhanallah artikel yang bagus sekali.
    minta izin copy yah.
    syukron

    Reply
  52. wahyu says:
    17 tahun yang lalu

    assalamu’alaikum, minta izin copy akh, artikelnya bagus, jazakallah khoir

    Reply
  53. iky_engineer insya alloh says:
    17 tahun yang lalu

    assalamu’alaikum wr,wb

    terima kasih atas artikel yang penuh manfaat ini..
    sungguh bahaya godaan wanita ini..
    haioh kita bersama-sama untuk menahan hawa nafsu kita….

    wassalam…

    Reply
  54. titik says:
    16 tahun yang lalu

    astagfirullah…sepertinya penghuni neraka banyak di isi oleh para wanita ya….

    Reply
  55. M Rizal says:
    16 tahun yang lalu

    Izin copas ya Tadz, semoga qt terjag dr Fitnah2 semacam ini, jazakallah khoir

    Reply
  56. khaerudin says:
    16 tahun yang lalu

    izin copy Tadz

    Reply
  57. abu muadz says:
    16 tahun yang lalu

    syukran sungguh bgus artikel nya,,,,

    Reply
  58. waningsih says:
    16 tahun yang lalu

    mohon izin share, artikel nya bagus

    Reply
  59. ummu dhiya says:
    16 tahun yang lalu

    ijin share dan copas ya…jazakillah khoiron katsiro

    Reply
  60. Alimin says:
    16 tahun yang lalu

    memang godaan byk didpn mata kita,smoga kita terhindar dari godaan nafsu syaethon,yg dtg dari kaum perempuan

    Reply
  61. KhusNul Khotim4h says:
    16 tahun yang lalu

    السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
    Artikelnya sangat bagus,Semoga Bermanfat.
    Mohon Izin Co-Pas
    جزاكم الله كل خير

    Reply
  62. agun AZzaa says:
    16 tahun yang lalu

    semoga bisa terhindar dari goda.an yang seperti itu..
    amien!

    Reply
  63. Ibnu Ali says:
    16 tahun yang lalu

    Izin utk mengcopy…

    Reply
  64. Hendra says:
    16 tahun yang lalu

    ana izin copas. Jazakallahu khairan.

    Reply
  65. hayy_91 says:
    16 tahun yang lalu

    izin share..

    Reply
  66. Nurcahya says:
    16 tahun yang lalu

    ijin share ya..

    Reply
  67. harnida says:
    16 tahun yang lalu

    ana ijin copas beberapa artikelnya.

    Reply
  68. mas_da says:
    16 tahun yang lalu

    ijin copy ya,syukron..

    Reply
  69. Vita says:
    16 tahun yang lalu

    Fantastic…

    Reply
  70. karim says:
    16 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum
    Minta tokolong penafsiran dari hadist ini hubungannya dengan m,emakai cadar”Bahwa anak perempuan apabila telah cukup umurnya, maka mereka tidak boleh dilihat akan dia melainkan mukanya dan kedua telapak tangannya hingga pergelangan” (H.R. Abu Daud)
    Wassalamu’alaikum

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      16 tahun yang lalu

      #Karim
      Wa’alaikumussalam. Mungkin anda bisa mendapatkan jawabannya di:
      http://muslimah.or.id/tag/hukum-cadar

      Reply
  71. ahyar says:
    16 tahun yang lalu

    artikelnya bermamfaat.syukran

    Reply
  72. Arie B'pangestu says:
    15 tahun yang lalu

    assalamualaikum..

    ane minta ijin untuk di copy…
    sungguh bermanfaat artikelnya..

    Reply
  73. Ianx says:
    15 tahun yang lalu

    Apakah kita hanya boleh menikah jika melalui Ta’aruf ?

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      15 tahun yang lalu

      #Ianx
      Tidak, ta’aruf bukan syarat menikah.

      Reply
  74. anna ummu fikrina says:
    15 tahun yang lalu

    izin share ya….

    Reply
  75. fIqrAH rIDYAyATulLAh says:
    15 tahun yang lalu

    izin copy y??????????

    Reply
  76. uiputra says:
    15 tahun yang lalu

    ijin copas…
    untuk share dgn yg lain.
    sukron.

    Reply
    • iw says:
      6 tahun yang lalu

      Jazaakallahu Khoiron, baraakallahu fiikum ustadz..

      Reply
  77. uiputra says:
    15 tahun yang lalu

    artikel.x sngt bagus.ana ijin copy ya?
    jazakumullahukhair.

    Reply
  78. Doni Rahmat W says:
    15 tahun yang lalu

    Ijin copas ya..

    Reply
  79. Zen says:
    15 tahun yang lalu

    Subhanallah..
    Wanita benar-benar suatu keindahan yang tak terbatas..

    Info yang menarik…
    Mau teruss.. n_n

    Reply
  80. abu hafshah says:
    15 tahun yang lalu

    ijin share. syukran

    Reply
  81. tary says:
    15 tahun yang lalu

    Assalamu’alaykum

    mohon ijin share artikelnya terima kasih

    Reply
  82. nasir says:
    15 tahun yang lalu

    assalmkum. izin copy ya

    Reply
  83. Reilian Endah Saputri says:
    14 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum wr wb
    Pak ustad,,,
    aq ijin copas ya,,
    Sukron Kasiron

    Reply
  84. abu Haikal says:
    14 tahun yang lalu

    Masya Allah bagus sekali…
    Izin share ya Ustadz

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 8   +   6   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah