Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Jangan Meremehkan Wanita

Abu Yazid Nurdin oleh Abu Yazid Nurdin
4 Februari 2014
di Akhlak dan Nasihat
Jangan Meremehkan Wanita
Share on FacebookShare on Twitter

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Barangkali tidak berlebihan jika dikatakan dalam sebuah pepatah,

di balik pria yang hebat ada wanita yang hebat

setidaknya inilah yang penulis rasakan sampai saat ini.

Dalam suatu perjalanan bersama dengan syaikh kami, beliau banyak memberikan faidah ilmiah kepada kami. Di antaranya adalah sepenggal dialog berikut ini:

Syaikh:Ya Aba Yazid, sebutkan 4 orang wanita yang memiliki peran penting dalam kehidupan Nabi Musa -’alaihissalam-!
Penulis:Yang pertama tentu ibunya, wahai Syaikh.
Syaikh:Ya, karena ibunya lah yang menyusuinya. Allah berfirman:

وَأَوْحَيْنَا إِلَى أُمِّ مُوسَى أَنْ أَرْضِعِيهِ

” Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa; “Susuilah dia,…”

Penulis:Yang kedua, istrinya Fir’aun, benar gak Syaikh?
Syaikh:Ya. Allah berfirman:

وَقَالَتِ امْرَأَتُ فِرْعَوْنَ قُرَّتُ عَيْنٍ لِي وَلَكَ لَا تَقْتُلُوهُ

“Dan berkatalah istri Fir’aun: “(Ia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya,…”

Penulis:Yang ketiga, saudari Musa.
Syaikh:Ya. Allah berfirman:

فَقَالَتْ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى أَهْلِ بَيْتٍ يَكْفُلُونَهُ لَكُمْ وَهُمْ لَهُ نَاصِحُونَ

” maka berkatalah saudari Musa: “Maukah aku tunjukkan kepada kalian keluarga yang akan memeliharanya untuk kalian dan mereka akan memperlakukannya dengan baik?”

Penulis:Yang terakhir, putri dari orang tua yang shalih di Madyan.
Syaikh:Benar. Allah berfirman:

قَالَتْ إِحْدَاهُمَا يَا أَبَتِ اسْتَأْجِرْهُ إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ الْقَوِيُّ الْأَمِينُ

“Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: “Wahai bapakku ambillah dia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang paling kuat lagi dapat dipercaya”

Penulis:Jazaakallaahu khairan, ya Syaikh.

—

Di antara faidah yang dapat dipetik dari dialog di atas adalah:

  1. Hendaknya kita menghormati kaum wanita, terutama mereka yang menjadi orang-orang dekat kita. Jangan sekali-kali meremehkan mereka. Lihatlah bagaimana Allah Ta’ala mengabadikan sebutan 4 (empat) wanita ini di dalam kitab suci akhir zaman yang akan terus dibaca sampai kiamat menjelang. Yang paling utama dari mereka adalah ibu kita. Dia yang telah mengandung kita dengan penuh cinta, melahirkan kita dengan taruhan nyawa, menyusui kita tanpa harap balas jasa, membesarkan dan mendidik kita tuk menggapai cita-cita yang tinggi nan mulia. Tidak cukupkah ini semua menyadarkan kita untuk selalu berbakti dan tidak durhaka kepada ibu kita?
  2. Al-Qur’an adalah mukjizat. Salah satunya adalah dalam bidang bahasa. Contohnya adalah firman Allah Ta’ala:

    وَأَوْحَيْنَا إِلَى أُمِّ مُوسَى أَنْ أَرْضِعِيهِ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ فَأَلْقِيهِ فِي الْيَمِّ وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي إِنَّا رَادُّوهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ الْمُرْسَلِينَ

    “Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa; “ Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Danjanganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya (salah seorang) dari para rasul.” (Al-Qashash: 7).

    Di dalam ayat tersebut, terkandung ketinggian balaghah Al-Qur’an. Hal ini dapat dijelaskan dari sisi singkatnya kalimat dalam ayat tersebut, namun mampu mengungkapkan 2 perintah beserta 2 larangan, sekaligus 2 kabar gembira (sebagaimana yang dapat dilihat di atas).

    Dua perintah itu adalah “
    susuilah dia” dan “jatuhkanlah dia“. Dua larangan itu adalah “janganlah kamu khawatir” dan “janganlah (pula) bersedih hati“. 2 kabar gembira itu adalah “Kami akan mengembalikannya kepadamu” dan “menjadikannya (salah seorang) dari para rasul“.

    Yang begini rupa, tidak ditemukan tandingannya. Ini juga menunjukkan Al-Qur’an itu kalamullah, bukan kalam manusia.

  3. Hendaknya seorang alim berusaha mendorong dan memberi semangat kepada murid-muridnya untuk mentadabburi Al-Qur’an. Sungguh uslub syaikh kami dalam memberikan faidah kepada kami sangat bagus. Hal itu mendorong kami untuk tambah mencintai Al-Qur’an. Bayangkan saja, semua pertanyaan tersebut jawabannya ada dalam satu surat. Hal ini juga dapat memudahkan para murid dalam program hafalan Al-Qur’an nya. Minimal, dapat menambah semangat menghafal dan menjaga hafalan…!

Washallallaahu ‘alaa nabiyyinaa Muhammad.

Selesai ditulis oleh penulis menjelang tidur di ‘Usailah, Al-Quwai’iyyah, Riyadh – KSA

—

Penulis: Abu Yazid Nurdin

Artikel Muslim.Or.Id

ShareTweetPin1
Abu Yazid Nurdin

Abu Yazid Nurdin

Alumnus dan mantan pengajar Ma'had Al Ilmy Yogyakarta, pernah bermulazamah dengan Syaikh Abdul Karim bin Sa'ad Asy Syawway di Riyadh, alumnus Fakultas Syari'ah Univ. Islam Muhammad bin Su'ud, Riyadh, staf pengajar PP Tunas Ilmu, Purbalingga, pimpinan PP An Naba', Kalibagor, Banyumas

Artikel Terkait

Masih Ada Waktu untuk Berbuat Dosa, Belum Tentu Ada Waktu untuk Bertobat (Bag. 1)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
16 Juli 2026
0

Salah satu bentuk kasih sayang Allah Ta'ala kepada hamba-Nya adalah dibukanya pintu tobat selama masih hidup di dunia. Tidak ada...

Seni Menyanjung Sesuai Syariat Islam: Seni Memuji yang Menumbuhkan, Bukan Melalaikan

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
6 Juli 2026
0

Tidak ada manusia yang tidak senang dipuji. Kalimat yang baik dapat menjadi motivasi, penguat hati, bahkan penyubur semangat dalam melakukan...

Mengingat Kembali Keutamaan Muharam, Bulan Haram yang Dimuliakan Allah

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
26 Juni 2026
0

Dalam Islam, bulan Muharam memiliki kedudukan yang sangat agung dan istimewa. Bulan ini termasuk salah satu dari empat bulan haram...

Artikel Selanjutnya

Yang Pandai Menasehati Banyak, Yang Mengamalkan?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 8   +   4   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah