Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Nasehat dan Bimbingan Dalam Mengingkari Kemungkaran

Wiwit Hardi Priyanto oleh Wiwit Hardi Priyanto
12 Juni 2013
di Akhlak dan Nasihat
Share on FacebookShare on Twitter

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah ditanya oleh seseorang: “kami memperhatikan, banyak dari para pemuda yang semangat dalam mengingkari kemungkaran tetapi mereka tidak melakukan hal tersebut dengan cara yang baik. Apa nasehat dan bimbingan anda kepada mereka tentang perbuatan itu? Apa saja cara yang semisal dalam mengingkari kemungkaran?”

Lalu beliau menjawab:

Nasehatku untuk mereka, hendaknya mereka tastabbut (mengecek kevalidan, pent.) suatu perkara, dan mempelajarinya terlebih dahulu, sampai ia yakin apakah perkara tersebut suatu hal yang baik atau sebuah kemungkaran. Kemudian juga dilandasi dengan dalil syar’i, sehingga pengingkaran yang mereka lakukan itu di atas ilmu.

Sebagaimana Allah ‘Azza wa Jalla berfirman

 قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Katakanlah (Muhammad), ‘Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku, mengajak (engkau) ke jalan Allah dengan atas dasar ilmu. Dan Mahasuci Allah, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang berbuat syirik’”. (QS. Yusuf: 208)

Nasehatku juga untuk mereka agar mengingkari kemungkaran dengan lemah-lembut, perkataan yang baik, dan gaya bahasa yang halus, sehingga mereka mau menerima nasehat tersebut. Dan mashlahat (kebaikan) yang terjadi lebih besar daripada mafsadat-nya (kerusakan).

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman

 ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ

“Serulah (manusia) ke jalan Rabb mu dengan hikmah dan penuh nasehat yang baik, dan debatlah mereka dengan cara yang baik” (QS. An-Nahl: 125)

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

“Maka berkat Rahmat Allah, engkau (Muhammad) bersikap lemah lembut kepada mereka, sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentu mereka akan menjauh darimu” (QS. Ali ‘Imran: 159)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

من يحرم الرفق يحرم الخير كله

“Barangsiapa yang mencegah dirinya dari sikap lemah lembut, maka akan tercegah seluruh kebaikan”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda

إن الرفق لا يكون في شيء إلا زانه، ولا ينزع من شيء إلا شانه

“Sesungguhnya sikap lemah lembuh tidaklah ada pada sesuatu, kecuali membuat indah sesuatu tersebut. Dan tidaklah sikap lemah lembut tersebut dicabut pada sesuatu, kecuali akan membuat buruk sesuatu itu”

Hadits-hadits yang berkaitan dengan hal ini sangatlah banyak. Dan sepatutnya bagi da’i (juru dakwah) yang mengajak kepada Allah, malakukan amar ma’ruf dan nahi munkar, menjadi orang yang paling pertama mengamalkan perintah di atas, dan menjadi orang pertama yang menjauhi apa yang dilarang. Sehingga ia tidak serupa dengan orang yang Allah cela, seperti dalam firman-Nya

أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنْسَوْنَ أَنْفُسَكُمْ وَأَنْتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ أَفَلا تَعْقِلُونَ

“Mengapa kamu menyuruh orang lain (mengerjakan) kebaikan, sedangkan kamu melupakan dirimu sendiri, padahal kamu membaca al-kitab (Taurat)? Tidakkah kamu berpikir?” (QS. Al-Baqarah: 44)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لا تَفْعَلُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kalian mengatakan sesuatu yang tidak kalian kerjakan?” (QS. Ash-Shaf: 2)

Semoga hal ini bisa menjadi penolong, dan memberi manfaat kepada banyak orang dengan sebab ucapan dan perbuatan. Wallahu Waliyyut Taufiq.

 

Diterjemahkan dari: http://www.binbaz.org.sa/mat/1730

—

Penerjemah: Wiwit Hardi Priyanto
Artikel Muslim.Or.Id

ShareTweetPin1
Wiwit Hardi Priyanto

Wiwit Hardi Priyanto

Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta

Artikel Terkait

Seni Menyanjung Sesuai Syariat Islam: Seni Memuji yang Menumbuhkan, Bukan Melalaikan

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
6 Juli 2026
0

Tidak ada manusia yang tidak senang dipuji. Kalimat yang baik dapat menjadi motivasi, penguat hati, bahkan penyubur semangat dalam melakukan...

Mengingat Kembali Keutamaan Muharam, Bulan Haram yang Dimuliakan Allah

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
26 Juni 2026
0

Dalam Islam, bulan Muharam memiliki kedudukan yang sangat agung dan istimewa. Bulan ini termasuk salah satu dari empat bulan haram...

Ketika Rezeki Dicari, Tapi Hati Tak Pernah Merasa Cukup

oleh Fauzan Hidayat
14 Juni 2026
0

Banyak orang bekerja keras siang dan malam, namun hatinya tetap gelisah. Rezeki datang, tetapi rasa cukup tidak pernah menetap. Yang...

Artikel Selanjutnya
Bolehkah Puasa 'Asyura Satu Hari

Fikih Puasa (1): Syarat Wajib Puasa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 2   +   9   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah