Ramadhan-21: Cara Shalat Malam Lagi Setelah Tarawih

Bagaimana caranya mengerjakan shalat malam di akhir malam, padahal telah mengerjakan shalat tarawih dan witir bersama imam? Bukankah ada hadits yang menyatakan bahwa tidak ada dua witir dalam satu malam?

Jawabannya Klik Player:
[audio:http://www.archive.org/download/puasa1-22/puasa-21.mp3]
Download

Print Friendly, PDF & Email
Travel Haji dan Umrah
App Muslim.or.id

About Author

Aris Munandar, Ss., Mpi.

Pengajar Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, pengajar Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Yogyakarta, S1 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, S2 Fiqih dan Ushul Fiqih Universitas Muhammadiyah Surakarta, pengasuh Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI)

View all posts by Aris Munandar, Ss., Mpi. »
  • Arum

    Assalamu’alaykum ustadz, koq is audionya ttg pembatal puasa, bukan tentang taraweh?

    • #Arum
      Jazaakumullah atas koreksinya, telah kami perbaiki.

  • Pingback: idnews.info » Blog Archive » Ramadhan-21: Cara Shalat Malam Lagi Setelah Tarawih()

  • fatiya

    Jazakumulloh, jadi bisa lewat on line.

  • Galih Aba Fathima

    bismillah,
    ustadz, kalau ada keterangan dlm bentuk tertulisnya mohon di share karena banyak temen2 ana yg menanyakan permasalah ini (cara sholat malam setelah tarawih).
    jazaakmullohu khoiron
    galih

  • khairusy

    Assalamu’alaykum ustadz, mau ngasih saran, bagaimana jika dibuat dalam tulisan juga. Soalnya banyak yg suka membuka dari hp seperti saya, dan saya tidak bisa mengetahui jawabannya krn format flash.
    Terima kasih

  • imtihan

    bisa ditunjukkan dalil dan/atau atsar yang menunjukkan bahwa nabi atau shahabat melakukan sholat genap tatkala makmum dari seorang imam yg melakukan shalat witir?

    • #imtihan
      Berbeda niat antara imam dan ma’mun itu dibolehkan, diantara dalilnya adalah hadits Jabir tentang Mu’adz bin Jabal:
      كان معاذ بن جبل يصلي مع النبي صلى الله عليه وسلم ، ثم يرجع فيؤم قومه ، فصلى العشاء
      Mu’adz bin Jabal shalat bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Kemudian ia kembali kepada kaumnya lalu mengimami kaumnya untuk shalat Isya” (HR. Bukhari no.701)
      Dalam hadits ini Mu’adz mengimami kaumnya dengan niat shalat sunnah, sedangkan para ma’mun berniat shalat Isya’.

  • Assalamu’alaikum,,,
    akh nama judul artikel nya (baca : url) tidak sesuai dengan konten nya…
    barangkali bisa di koreksi judulnya…

  • Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.

    Bahasannya mana ko cuma sesingkat itu ?
    susah klo harus buka lagi di fb kenapa ga langsung aja dibahas disini.