Soal-70: Ulama Salaf Membolehkan Perayaan Maulid? – Muslim.Or.Id – Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

Soal-70: Ulama Salaf Membolehkan Perayaan Maulid?

Ulama salaf, sebagian ada yang membolehkan perayaan maulid nabi, namun maulid nabi yang dibolehkan mereka berbeda dengan dilakukan orang sekarang , mohon dijelaskan seperti apa maulid yang diperbolehkan …

4698 7

Ulama salaf, sebagian ada yang membolehkan perayaan maulid nabi, namun maulid nabi yang dibolehkan mereka berbeda dengan dilakukan orang sekarang , mohon dijelaskan seperti apa maulid yang diperbolehkan
Dijawab Oleh Ust Aris Munandar. SS

Jawabannya Klik Player:
[audio:http://www.archive.org/download/soal70-78/soal-70.mp3]

Download


Dukung pendidikan Islam yang berdasarkan Al Qur'an dan As Sunnah sesuai dengan pemahaman salafus shalih dengan mendukung pembangunan SDIT YaaBunayya Yogyakarta http://bit.ly/YaaBunayya  
Print Friendly, PDF & Email

In this article

Join the Conversation

  • koesnoto

    Assalamualaikum wr wb

    mas,
    utk yg soal2 dijawab oleh Ust Aris Munandar. SS, mohon diberikan yg dlm bentuk text-nya (tulisan)juga.
    terima kasih.
    wassalamualaikum wr wb

  • Pingback: Kumpulan Penjelasan Mengenai Perayaan Maulid Nabi « - – ASSALAFIYYAH – -()

  • Pingback: Kumpulan Penjelasan Mengenai Perayaan Maulid Nabi « satumanhaj()

  • Pingback: Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah » Kumpulan Penjelasan Mengenai Perayaan Maulid Nabi()

  • Zhori-666

    Assalamu’alaikum…

    Bagaimana jika seorang muslim memperingati hari kelahirannya atau hari kelahiran orang-orang yang disayanginya dengan berpuasa pada hari dan atau tanggal kelahiran (tanggalan masehi)…? sebab saya pernah mendapat informasi (maaf saya lupa sumbernya), bahwa Rasulullah berpuasa pada hari senin, sebab itu adalah dimana hari ketika beliau dilahirkan.

    • #Zhori-666
      Wa’alaikumussalam. Namun beliau tidak pernah mengajarkan ummatnya untuk berpuasa di hari kelahiran, demikian juga para sahabat tidak pernah mengamalkan demikian.

  • irmaisfandriani

    Eh alhamdulillah udah bisa…tapi sulit ustadz untuk menghindari tidak terlibat maulidan pa lagi jika saya berada dalam lingkungan keluarga besar. Sejauh ini sih saya masih cuek, tapi ntah bagaimana bertahannya. Mohon doanya. Jazakumullah khairan katsira.


Shares