7 Ayat Yang Patut Direnungkan Para Juru Dakwah – Muslim.Or.Id – Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

7 Ayat Yang Patut Direnungkan Para Juru Dakwah

Untuk para da'i (juru dakwah), guru dan murabbi (pendidik), renungkan ketujuh ayat ini...

4870 0
tujuh-terapi-hasad

Ayat Tentang Dakwah Ayat Dakwah Ayat Dakwah Islam Ayat Ayat Dakwah Ayat Tentang Berdakwah

Untuk para da’i (juru dakwah), guru dan murabbi (pendidik), renungkan ketujuh ayat ini:

يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ قُمْ فَأَنْذِرْ

1. Hai orang yang berkemul (berselimut),
2. bangunlah, lalu berilah peringatan!

Iya.. bangunlah dan bangkitlah, sebab perubahan dan perbaikan tidak akan terwujud dengan hanya bergumul di atas kasur. “Bangunlah…. berarti bergeraklah!“.

وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ

3. Dan Tuhanmu agungkanlah/besarkanlah!

Iya, besarkan dan agungkan nama Rabb-mu, bukan namamu, jamaahmu, apalagi partaimu. Sebagian orang –hadaahumullah– menjadikan cinta dan bencinya, wala dan baro’-nya diatas kepentingan pribadi atau golongannya, “Bila bukan bersama kami, maka berarti musuh kami”. Ini manhaj yang keliru.

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

4. Dan pakaianmu bersihkanlah

Ada dua tafsiran ulama berkaitan dengan ayat ini:

  1. Bersihkan jiwamu dari noda kesyirikan
  2. Bersihkan pakaianmu saat menghadap Rabb-mu dalam beribadah.

Terlepas dari dua tafsiran tersebut, yang jelas seorang guru, da’i ataupun murobbi perlu membersihkan hatinya dari noda syirik dan syubhat. Dia juga perlu memperhatikan penampilan luarnya agar menarik hati anak didik serta mad’u-nya (objek dakwahnya).

وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ

5. Dan perbuatan dosa tinggalkanlah

Iya, karena dosa akan menjadi penghalang diterimanya dakwahmu. Dosa akan melemahkanmu, dosa akan menimbulkan kebencian dihati makhluk-Nya, sehingga mereka membencimu sebelum dakwahmu.

وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُ

6. Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.

Iya, bahkan engkau harus merasa belum berbuat apa-apa. Jangan pernah berkata, “Kalau bukan karena saya dia tidak akan sesukses ini. Atau mengatakan, “saya yang menunjukinya jalan hidayah“, padahal Allah berfirman:

يمنون عليك أن أسلموا قل لا تمنوا علي إسلامكم بل الله يمن عليكم أن هداكم للإيمان

Mereka mengungkit keislaman mereka kepadamu. Katakan, “Janganlah kamu mengungkit keislaman kalian kepadaku, tetapi Allahlah yang memberikan kepada kalian hidayah kepada iman.” (QS. Al Hujurot: 17).

Teruslah menanam kebaikan, lalu tunggu hingga semua berbuah indah, bila telah siap panen maka bersabarlah, petiklah hasilnya disana. Di surga firdaus yang tinggi.

وَلِرَبِّكَ فَاصْبِرْ

7. Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.

Ini semakna dengan firman-Nya: “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS. Al-Kahfi: 28).

Iya, karena kesabaran adalah kunci kesuksesanmu di dunia dan akhirat.

***

Faidah bincang pagi bersama Prof. Anis Thohir Al-Indunisy –hafidzahulah
Jogjakarta 15 Syawwal 1436 H

Penulis: Ust. Aan Chandra Thalib, Lc.

Artikel Muslim.or.id


Membaca artikel Muslim.or.id dari smartphone lebih nyaman menggunakan aplikasi android Muslim.or.id. Bisa baca artikel Islami sekaligus bisa untuk jualan pulsa juga. Untuk meng-install klik: http://bit.ly/MuslimAndroid  

Ayat Quran Tentang Dakwah Tentang Dakwah Ayat Dak Juru Dakwah Basko Juru Dakwah

In this article

Join the Conversation

Shares