<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Tafsir Ayat &#8216;Laa Ikraha Fiddiin&#8217;</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/tafsir/tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/al-quran/tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 May 2012 10:46:01 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Kumpulan Artikel Seputar Natal dan Tahun Baru &#8212; Muslim.Or.Id &#8211; Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah</title>
		<link>http://muslim.or.id/al-quran/tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html/comment-page-1#comment-83014</link>
		<dc:creator>Kumpulan Artikel Seputar Natal dan Tahun Baru &#8212; Muslim.Or.Id &#8211; Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 09:51:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1851#comment-83014</guid>
		<description>[...] Tafsir Ayat ‘Laa Ikraha Fiddiin [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Tafsir Ayat ‘Laa Ikraha Fiddiin [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: atmadeeva</title>
		<link>http://muslim.or.id/al-quran/tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html/comment-page-1#comment-74763</link>
		<dc:creator>atmadeeva</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2011 07:34:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1851#comment-74763</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum..
izin copas ....,jazakumullah khairan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum..<br />
izin copas &#8230;.,jazakumullah khairan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/al-quran/tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html/comment-page-1#comment-67655</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Feb 2011 15:31:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1851#comment-67655</guid>
		<description>#Muhammad bin Abdullah 
Justru artikel ini untuk membantah pluralisme. Mohon dibaca kembali dengan cermat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#Muhammad bin Abdullah<br />
Justru artikel ini untuk membantah pluralisme. Mohon dibaca kembali dengan cermat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Muhammad bin Abdullah.</title>
		<link>http://muslim.or.id/al-quran/tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html/comment-page-1#comment-67499</link>
		<dc:creator>Muhammad bin Abdullah.</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Feb 2011 15:02:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1851#comment-67499</guid>
		<description>Knapa msih ada muslimin yg ingin membela pluralis/pluralism atau apa sja istilah yg digunakn.Agama apa pun slain Islam,smuanya sesat dan dimurkai Allah krana mreka tidak mnuruti rukun Iman dan rukun Islam.smua agama yg tidak mengEsakan Allah adalah sesat dan amat menyesatkan,dipermulaan dan diakhirnya.mengapa mr yulian sperti mahu berkompromi dan toleransi dengan kesesatan yg sudah jlas.Hairan!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Knapa msih ada muslimin yg ingin membela pluralis/pluralism atau apa sja istilah yg digunakn.Agama apa pun slain Islam,smuanya sesat dan dimurkai Allah krana mreka tidak mnuruti rukun Iman dan rukun Islam.smua agama yg tidak mengEsakan Allah adalah sesat dan amat menyesatkan,dipermulaan dan diakhirnya.mengapa mr yulian sperti mahu berkompromi dan toleransi dengan kesesatan yg sudah jlas.Hairan!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: tafsir-albarru</title>
		<link>http://muslim.or.id/al-quran/tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html/comment-page-1#comment-65812</link>
		<dc:creator>tafsir-albarru</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2011 03:54:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1851#comment-65812</guid>
		<description>Dengan demikian jelaslah bahwa tidak memaksa orang kafir untuk masuk Islam bukan berarti tidak membenci mereka</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan demikian jelaslah bahwa tidak memaksa orang kafir untuk masuk Islam bukan berarti tidak membenci mereka</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ariel peterpan</title>
		<link>http://muslim.or.id/al-quran/tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html/comment-page-1#comment-58367</link>
		<dc:creator>ariel peterpan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 07:07:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1851#comment-58367</guid>
		<description>good content</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>good content</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ali</title>
		<link>http://muslim.or.id/al-quran/tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html/comment-page-1#comment-54171</link>
		<dc:creator>ali</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 12:33:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1851#comment-54171</guid>
		<description>assalamualaykum

bondhan wijaya:
“…pemahaman pluralisme agama. Yaitu bahwa semua agama itu benar…”
pengertian pluralisme dalam tulisan ini tidak sesuai dengan pemahaman saya yaitu pengakuan adanya agama lain dan menghormati keberadaan mereka sebagai sesama manusia di sekeliling kita.

jwb:
pemahaman sdr thd pluralisme agama perlu diluruskan, justru yg benar adl pengertian yg pertama. sedangkan makna yg sdr maksudkan adl PLURALITAS AGAMA, bkn PLURALISME AGAMA. Silahkan anda cek kedua pengertian tsb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaykum</p>
<p>bondhan wijaya:<br />
“…pemahaman pluralisme agama. Yaitu bahwa semua agama itu benar…”<br />
pengertian pluralisme dalam tulisan ini tidak sesuai dengan pemahaman saya yaitu pengakuan adanya agama lain dan menghormati keberadaan mereka sebagai sesama manusia di sekeliling kita.</p>
<p>jwb:<br />
pemahaman sdr thd pluralisme agama perlu diluruskan, justru yg benar adl pengertian yg pertama. sedangkan makna yg sdr maksudkan adl PLURALITAS AGAMA, bkn PLURALISME AGAMA. Silahkan anda cek kedua pengertian tsb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu umair albaganiy</title>
		<link>http://muslim.or.id/al-quran/tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html/comment-page-1#comment-53624</link>
		<dc:creator>abu umair albaganiy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 01:57:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1851#comment-53624</guid>
		<description>bismillah. hidup al-haq, hancurkan kebathilan. ana izin copas. jazakumullah khairan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bismillah. hidup al-haq, hancurkan kebathilan. ana izin copas. jazakumullah khairan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ana</title>
		<link>http://muslim.or.id/al-quran/tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html/comment-page-1#comment-48749</link>
		<dc:creator>ana</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 14:53:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1851#comment-48749</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum...

Afwan, ana minta izin untuk meng-copy artikel2 dari muslim.or.id sebagai bahan pembelajaran ana, 
subhanallah artikel2nya sangat bermanfaat.

Syukron.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum&#8230;</p>
<p>Afwan, ana minta izin untuk meng-copy artikel2 dari muslim.or.id sebagai bahan pembelajaran ana,<br />
subhanallah artikel2nya sangat bermanfaat.</p>
<p>Syukron.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/al-quran/tafsir-ayat-laa-ikraha-fiddiin.html/comment-page-1#comment-47757</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 06:54:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1851#comment-47757</guid>
		<description>#Ummu Maryam
Orang yang memiliki kekuasaan wajib memaksa orang yang berada dalam kekuasaannya untuk menjalankan kewajiban, namun dengan cara yang baik. Semisal, pemerintah memaksa masyarakat untuk membayar zakat mal, atau seorang suami memaksa istrinya memakai hijab di depan lelaki lain, atau seorang ayah memaksa anaknya untuk shalat, dsb.
Orang yang tidak memiliki kekuasaan, maka berusaha agar orang lain menunaikan kewajiban dengan cara yang sesuai kemampuannya. 
Diantara dalilnya, hadits Nabi Shallallahu&#039;alaihi Wasallam:
من رأى منكم منكرا، فليغيره بيده، فإن لم يستطع فبلسانه، فإن لم يستطع فبقلبه، وذلك أضعف الإيمان   رواه مسلم
&quot;&lt;i&gt;Barangsiapa yang melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu, dengan lisannya, jika tidak mampu, dengan hatinya, dan itu tingkatan iman yang paling lemah&lt;/i&gt;&quot; (HR. Muslim)

Wallahu&#039;alam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#Ummu Maryam<br />
Orang yang memiliki kekuasaan wajib memaksa orang yang berada dalam kekuasaannya untuk menjalankan kewajiban, namun dengan cara yang baik. Semisal, pemerintah memaksa masyarakat untuk membayar zakat mal, atau seorang suami memaksa istrinya memakai hijab di depan lelaki lain, atau seorang ayah memaksa anaknya untuk shalat, dsb.<br />
Orang yang tidak memiliki kekuasaan, maka berusaha agar orang lain menunaikan kewajiban dengan cara yang sesuai kemampuannya.<br />
Diantara dalilnya, hadits Nabi Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam:<br />
من رأى منكم منكرا، فليغيره بيده، فإن لم يستطع فبلسانه، فإن لم يستطع فبقلبه، وذلك أضعف الإيمان   رواه مسلم<br />
&#8220;<i>Barangsiapa yang melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu, dengan lisannya, jika tidak mampu, dengan hatinya, dan itu tingkatan iman yang paling lemah</i>&#8221; (HR. Muslim)</p>
<p>Wallahu&#8217;alam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

