Soal-29: Tentang Wanita Haid

Kategori: Soal Jawab

8 Komentar // 29 April 2010

Apakah seorang wanita yang haid akan dituliskan baginya pahala atas amalan-amalan yang biasa dilakukan ketika tidak haid, seperti puasa shalat dan lain-lainnya?

Dijawab Oleh Ust Aris Munandar. SS

Jawabannya Klik Player:

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Download

8 Komentar

  1. Budiantoro
    23 May 2010 [Permalink]

    assalamu alaikum warohmatullohi wabarohkatuh pak ustad wanita haid boleh:
    1. membaca al-Qur’an
    2. memegang al-Qur’an
    3. masuk masjid
    wanita haid tidak boleh:
    1.Bersetubuh dengan suaminya
    2.melakukan solat wajib dan sunah
    3.melakukan puasa sunah dan wajib
    sudah benarkah ini pak ustad? wassalam

  2. Yulian Purnama
    30 May 2010 [Permalink]

    Yang rajih, wallahu’alam, tidak boleh memegang mushaf Al Qur’an. Silakan simak penjelasan Ustadz Aris sendiri pada artikel berikut: http://ustadzaris.com/keadaan-hadats-tidak-boleh-menyentuh-mushaf-al-quran

  3. nurul fatimah
    01 Jun 2010 [Permalink]

    ass.
    bapak ustad saya ingin menanyakan apakah doanya bagi wanita yang sedang haid,karena dari yg saya dengar ada sebuah doa yg khusus bagi wanita yg haid dimana pahala yg di dapat setara dengan saat kita sholat,jadi di saat masuk waktu sholat cukup membaca doa tsb.atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.
    wassalam

  4. Aris Munandar
    14 Jun 2010 [Permalink]

    #nurul fatimah
    Wa’alaikumussalam. Setahu saya tidak ada doa tersebut, bagi yang berpendapat adanya doa tersebut dituntut untuk menjelaskan dalilnya.

  5. ayu
    29 Jun 2010 [Permalink]

    bagaimana kiraan haid wanita yg kedatangannya 2kali sebulan sesudah haid 12 hari dan sambung selepas 1minggu kemudian. terima kasih

  6. Yulian Purnama
    29 Jun 2010 [Permalink]

    #ayu
    Jika anda sudah mengetahui seberapa hari kebiasaan haid anda, kebiasaan itulah yang menjadi patokan. Jika darah keluar di luar kebiasaan tersebut, maka darah tersebut adalah darah istihadhah.
    Jika anda tidak hafal dan tidak memiliki kebiasaan tertentu, perhatikan darah yang keluar. Jika warna agak hitam, tebal, bau tidak enak, tidak menggumpal, itu darah haid. Jika tidak demikian, itu darah istihadhah.
    Jika itu darah istihadhah, maka tidak ada yang diharamkan, anda boleh shalat, baca qur’an. puasa, dll. Hanya saja diharuskan membersihkan darah dan berwudhu setiap hendak shalat.
    Wallahu’alam.

  7. miharni
    03 Nov 2011 [Permalink]

    ass.wr.wb. apa hukumnya wanita haid membaca ayat qur’an dan memegangnya?

  8. Yulian Purnama
    14 Jan 2012 [Permalink]

Tinggalkan Komentar

Kembali ke Atas