<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mengikuti Ajaran Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam Bukanlah Teroris (3)</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-3.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-3.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Feb 2012 16:06:07 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Hamba Allah</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-3.html/comment-page-1#comment-55169</link>
		<dc:creator>Hamba Allah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2010 04:21:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=82#comment-55169</guid>
		<description>Terima kasih atas artikelnya pak Muhammad Abduh Tuasikal, S.T.
Sebagai muslim sudah seharus nya lah bersikap &quot;sami&#039;na wa atho&#039;na&quot; &quot;aku mendengar dan aku taat&quot;. Kalau kita memang mencintai Allah dan Rasul maka tidak ada rasa berat hati dan enggan menjalankan semua yg telah tercantum dalam syariat(Al-Quran dan Sunnah). Jangan mencari-cari celah. Bukan Syariat yg mengikuti kita, tapi kita lah yg mengikuti Syariat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas artikelnya pak Muhammad Abduh Tuasikal, S.T.<br />
Sebagai muslim sudah seharus nya lah bersikap &#8220;sami&#8217;na wa atho&#8217;na&#8221; &#8220;aku mendengar dan aku taat&#8221;. Kalau kita memang mencintai Allah dan Rasul maka tidak ada rasa berat hati dan enggan menjalankan semua yg telah tercantum dalam syariat(Al-Quran dan Sunnah). Jangan mencari-cari celah. Bukan Syariat yg mengikuti kita, tapi kita lah yg mengikuti Syariat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: salam</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-3.html/comment-page-1#comment-12990</link>
		<dc:creator>salam</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 03:02:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=82#comment-12990</guid>
		<description>Pemahaman hadits hendaknya melihat hakikat atau tujuannya tidak sekedar lahiriah semata. Jaman Nabi saw jelas berbeda dengan sekarang dalam masalah lahiriah seperti pakaian, kendaraan, makanan dan sebagainya. Namun dalam segi hakikatnya sama saja. Seperti Nabi mengajarkan cara sholat ketika berkendaraan, apakah kita harus naik onta dulu baru bisa sholat seperti yang diajarkan Nabi?. Nabi mengajarkan menutup aurat, apakah kita harus memakai pakaian orang arab jaman Nabi dulu baru bisa dikatakan menutup aurat ?. Jawabnya tentunya tidak karena Alloh SWT berfirman dalam QS Al Baqoroh bahwa Alloh tidak membebani seseorang melainkan sesuai kemampuannya. Jadi kalau di jaman sekarang yang bisa disebut kendaraan adalah bis, maka kita bisa sholat seperti sunnah nabi ketika berada di bis. Kalau di jaman sekarang salah satu penutup aurat bagian bawah adalah celana, maka kita bisa melipat celana agar tidak menutup mata kaki sesuai sunnah Nabi saw. Demikian wallohu&#039;alam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pemahaman hadits hendaknya melihat hakikat atau tujuannya tidak sekedar lahiriah semata. Jaman Nabi saw jelas berbeda dengan sekarang dalam masalah lahiriah seperti pakaian, kendaraan, makanan dan sebagainya. Namun dalam segi hakikatnya sama saja. Seperti Nabi mengajarkan cara sholat ketika berkendaraan, apakah kita harus naik onta dulu baru bisa sholat seperti yang diajarkan Nabi?. Nabi mengajarkan menutup aurat, apakah kita harus memakai pakaian orang arab jaman Nabi dulu baru bisa dikatakan menutup aurat ?. Jawabnya tentunya tidak karena Alloh SWT berfirman dalam QS Al Baqoroh bahwa Alloh tidak membebani seseorang melainkan sesuai kemampuannya. Jadi kalau di jaman sekarang yang bisa disebut kendaraan adalah bis, maka kita bisa sholat seperti sunnah nabi ketika berada di bis. Kalau di jaman sekarang salah satu penutup aurat bagian bawah adalah celana, maka kita bisa melipat celana agar tidak menutup mata kaki sesuai sunnah Nabi saw. Demikian wallohu&#8217;alam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fatur</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-3.html/comment-page-1#comment-12692</link>
		<dc:creator>fatur</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 13:14:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=82#comment-12692</guid>
		<description>Yang saya ketahui menggulung ujung celana tidak ada dasarnya apalagi kalau hanya untuk sholat saja. Pemahaman saya pakaian nabi adalah kain atau sarung (sekarang).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang saya ketahui menggulung ujung celana tidak ada dasarnya apalagi kalau hanya untuk sholat saja. Pemahaman saya pakaian nabi adalah kain atau sarung (sekarang).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abdul Rahman</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-3.html/comment-page-1#comment-11143</link>
		<dc:creator>Abdul Rahman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 01:57:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=82#comment-11143</guid>
		<description>Assalamu’alaikum..
Pak. Muhammad Abduh Tuasikal, S.T. izinkan anna mengcopy tulisan Bapak ini, untuk saya sebarkan kepada para keluarga dan sahabat (tentunya di kaji terlebih dahulu). Insya&#039;Allah tidak saya kurang atau lebihkan dan tidak untuk kepentingan pribadi lainnya.
Sama seperti Bpk. Jazakumulloh, anna
Bagaimana dengan melipat/menggulung celana dan kain sarung walaupun bukan di bagian bawah?

Abdul Rahman
wassalamu’alaikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum..<br />
Pak. Muhammad Abduh Tuasikal, S.T. izinkan anna mengcopy tulisan Bapak ini, untuk saya sebarkan kepada para keluarga dan sahabat (tentunya di kaji terlebih dahulu). Insya&#8217;Allah tidak saya kurang atau lebihkan dan tidak untuk kepentingan pribadi lainnya.<br />
Sama seperti Bpk. Jazakumulloh, anna<br />
Bagaimana dengan melipat/menggulung celana dan kain sarung walaupun bukan di bagian bawah?</p>
<p>Abdul Rahman<br />
wassalamu’alaikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu alif</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-3.html/comment-page-1#comment-4713</link>
		<dc:creator>ummu alif</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 09:54:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=82#comment-4713</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum..
ana pernah membaca hadits yg kalau tdk salah sbb;
&#039;dr ibnu Abbas (atau anas?) aku diperintah oleh kekasihku untuk sujud di atas 7 bagian tubuh,...., dan tidak MELIPAT KAIN&#039;
yang ana ingin tanyakan..
Bagaimana bila melipat ujung bawah celana agar tdk isbal?
apakah harus dipotong?
bagaimana dengan melipat/menggulung kain sarung walaupun bukan di bagian bawah?

jazakumulloh khor...
wassalamu&#039;alaikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum..<br />
ana pernah membaca hadits yg kalau tdk salah sbb;<br />
&#8216;dr ibnu Abbas (atau anas?) aku diperintah oleh kekasihku untuk sujud di atas 7 bagian tubuh,&#8230;., dan tidak MELIPAT KAIN&#8217;<br />
yang ana ingin tanyakan..<br />
Bagaimana bila melipat ujung bawah celana agar tdk isbal?<br />
apakah harus dipotong?<br />
bagaimana dengan melipat/menggulung kain sarung walaupun bukan di bagian bawah?</p>
<p>jazakumulloh khor&#8230;<br />
wassalamu&#8217;alaikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

