<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mengikuti Ajaran Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam Bukanlah Teroris (2)</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-2.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-2.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Feb 2012 16:06:07 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: reza</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-2.html/comment-page-1#comment-71181</link>
		<dc:creator>reza</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 May 2011 00:01:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=80#comment-71181</guid>
		<description>akhi andre. Kl masalahnya tdk punya kumis dan jenggot kmudian tdk bs melaksanakan perintah memelihara jenggot dan memotong kumis tidaklah dg serta merta mengatakan bahwa antm meninggalkn kewajiban (atau persepsi antm melanggar kewajiban). Sama halnya dg orang miskin yg tdk punya cukup harta kmudian dia tdk bs melaksanakan perintah zakat maka orang ini bukan dikatakan meninggalkan kewajiban (atau persepsinya melanggar kewajiban), akan tetapi orang tsb terlepas dr kewajiban membayar zakat. Maka merupakan suatu kebaikan membenarkan dan meyakini kbenaran tuntunan islam. Perumpamaan ini bukanlah menyatakn bahwa antm sama seperti orang miskin akan tetapi agar bs memahami secara jernih. Apa yg dberikan Allah kpd kita marilah menerimanya dg syukur dan ikhlas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>akhi andre. Kl masalahnya tdk punya kumis dan jenggot kmudian tdk bs melaksanakan perintah memelihara jenggot dan memotong kumis tidaklah dg serta merta mengatakan bahwa antm meninggalkn kewajiban (atau persepsi antm melanggar kewajiban). Sama halnya dg orang miskin yg tdk punya cukup harta kmudian dia tdk bs melaksanakan perintah zakat maka orang ini bukan dikatakan meninggalkan kewajiban (atau persepsinya melanggar kewajiban), akan tetapi orang tsb terlepas dr kewajiban membayar zakat. Maka merupakan suatu kebaikan membenarkan dan meyakini kbenaran tuntunan islam. Perumpamaan ini bukanlah menyatakn bahwa antm sama seperti orang miskin akan tetapi agar bs memahami secara jernih. Apa yg dberikan Allah kpd kita marilah menerimanya dg syukur dan ikhlas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Z</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-2.html/comment-page-1#comment-64614</link>
		<dc:creator>Z</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Dec 2010 04:07:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=80#comment-64614</guid>
		<description>Manfaatnya tentu akan lebih dekat dengan Rasulullah.
Kalo bisa saya ibaratkan angka 10 tidak akan menjadi sepuluh jika tidak ada angka 1-nya.

Kalo anda hanya mencari &quot;manfaat&quot;-nya saja, saya khawatir anda akan &quot;bernasib&quot; sama seperti para ahli kitab yang mengambil sesuatu yang sesuai dengan hawa nafsu mereka, kemudian meninggalkan sesuatu jika tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka. Kalo sudah begitu!!..ya nasib. ehehehe..

Terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Manfaatnya tentu akan lebih dekat dengan Rasulullah.<br />
Kalo bisa saya ibaratkan angka 10 tidak akan menjadi sepuluh jika tidak ada angka 1-nya.</p>
<p>Kalo anda hanya mencari &#8220;manfaat&#8221;-nya saja, saya khawatir anda akan &#8220;bernasib&#8221; sama seperti para ahli kitab yang mengambil sesuatu yang sesuai dengan hawa nafsu mereka, kemudian meninggalkan sesuatu jika tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka. Kalo sudah begitu!!..ya nasib. ehehehe..</p>
<p>Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Didik Suyadi</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-2.html/comment-page-1#comment-55557</link>
		<dc:creator>Didik Suyadi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 01:13:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=80#comment-55557</guid>
		<description>#didik 
Memelihara jenggot merupakan perintah Nabi kita yang mulia, dan semua ulama&#039; sepakat akan haramnya menggundul jenggot. Salah satu manfaat memelihara jenggot adalah karena untuk menyelisihi orang Yahudi, Majusi, Nashrani dan Musyrikin. Selain itu jenggot juga merupakan fitrah. Kemudian cukuplah seorang itu tunduk dan taat terhadap perintah Nabi sebagai kemuliaan meskipun dia belum mengetahui atau bahkan tidak mengetahui hikmah dibalik perintah maupun larangan Nabi, dan inilah yang menjadi sifat para Sahabat &lt;em&gt;radhiyallahu &#039;anhum&lt;/em&gt;. Untuk lebih jelasnya tentang permasalahan jenggot silahkan kunjungi &lt;a href=&quot;http://addariny.wordpress.com/2010/01/07/jenggot-haruskah/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://addariny.wordpress.com/2010/01/07/jenggot-haruskah/&lt;/a&gt;
&lt;em&gt;Wallahu&#039;alam&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#didik<br />
Memelihara jenggot merupakan perintah Nabi kita yang mulia, dan semua ulama&#8217; sepakat akan haramnya menggundul jenggot. Salah satu manfaat memelihara jenggot adalah karena untuk menyelisihi orang Yahudi, Majusi, Nashrani dan Musyrikin. Selain itu jenggot juga merupakan fitrah. Kemudian cukuplah seorang itu tunduk dan taat terhadap perintah Nabi sebagai kemuliaan meskipun dia belum mengetahui atau bahkan tidak mengetahui hikmah dibalik perintah maupun larangan Nabi, dan inilah yang menjadi sifat para Sahabat <em>radhiyallahu &#8216;anhum</em>. Untuk lebih jelasnya tentang permasalahan jenggot silahkan kunjungi <a href="http://addariny.wordpress.com/2010/01/07/jenggot-haruskah/" rel="nofollow">http://addariny.wordpress.com/2010/01/07/jenggot-haruskah/</a><br />
<em>Wallahu&#8217;alam</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: didik</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-2.html/comment-page-1#comment-55520</link>
		<dc:creator>didik</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 05:13:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=80#comment-55520</guid>
		<description>sunnah memanjangkan jenggot tentu pasti ada gunanya, tolong jelaskan apa sebenarnya kegunaan dari jenggot yg panjang tsb..?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sunnah memanjangkan jenggot tentu pasti ada gunanya, tolong jelaskan apa sebenarnya kegunaan dari jenggot yg panjang tsb..?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ibnu Abi Irfan</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-2.html/comment-page-1#comment-50424</link>
		<dc:creator>Ibnu Abi Irfan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 15:49:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=80#comment-50424</guid>
		<description>ana pernah mendengar bahwa persoalan ini telah menjadi ijma&#039; ulama. ana mohon diberikan keterangan tentang klaim ijma&#039; tersebut. kalo tidak salah Ibnu Hazm yang mengklaim demikian, wallohu &#039;alam. benarkah?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ana pernah mendengar bahwa persoalan ini telah menjadi ijma&#8217; ulama. ana mohon diberikan keterangan tentang klaim ijma&#8217; tersebut. kalo tidak salah Ibnu Hazm yang mengklaim demikian, wallohu &#8216;alam. benarkah?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muslim.Or.Id</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-2.html/comment-page-1#comment-48315</link>
		<dc:creator>Muslim.Or.Id</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 14:51:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=80#comment-48315</guid>
		<description>@ Abu ahmad
Jazakumullah khoiron.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Abu ahmad<br />
Jazakumullah khoiron.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Ahmad</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-2.html/comment-page-1#comment-48298</link>
		<dc:creator>Abu Ahmad</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 07:53:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=80#comment-48298</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum

Ana mau kasih koreksian, ana lihat ada kesalahan dalam menterjemahkan Hadis, mungkin itu hanya kesalahan penulisan saja, namun ana kira perlu diperbaiki agar tidak salah persepsinya.

kesalahan yg ana maksud adalah :

Hadits ketiga, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,

أَنَّهُ أَمَرَ بِإِحْفَاءِ الشَّوَارِبِ وَإِعْفَاءِ اللِّحْيَةِ

“Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk memotong pendek kumis dan membiarkan (memelihara) kumis.” (HR. Muslim no. 624)

Mestinya (koreksian ana):

“Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk memotong pendek kumis dan membiarkan (memelihara) Jenggot.” (HR. Muslim no. 624)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>Ana mau kasih koreksian, ana lihat ada kesalahan dalam menterjemahkan Hadis, mungkin itu hanya kesalahan penulisan saja, namun ana kira perlu diperbaiki agar tidak salah persepsinya.</p>
<p>kesalahan yg ana maksud adalah :</p>
<p>Hadits ketiga, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,</p>
<p>أَنَّهُ أَمَرَ بِإِحْفَاءِ الشَّوَارِبِ وَإِعْفَاءِ اللِّحْيَةِ</p>
<p>“Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk memotong pendek kumis dan membiarkan (memelihara) kumis.” (HR. Muslim no. 624)</p>
<p>Mestinya (koreksian ana):</p>
<p>“Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk memotong pendek kumis dan membiarkan (memelihara) Jenggot.” (HR. Muslim no. 624)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: asyrop qomarudin</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-2.html/comment-page-1#comment-45731</link>
		<dc:creator>asyrop qomarudin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 16:32:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=80#comment-45731</guid>
		<description>kenapa ya masalah ini diremehkan terus? tenang saja, memang banyak masalah lain selain jenggot, tapi bukan berarti kita mengesampingkan jenggot</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kenapa ya masalah ini diremehkan terus? tenang saja, memang banyak masalah lain selain jenggot, tapi bukan berarti kita mengesampingkan jenggot</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andrianto</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-2.html/comment-page-1#comment-44155</link>
		<dc:creator>andrianto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 16:20:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=80#comment-44155</guid>
		<description>sebenarnya permasalahan pemotongan kumis dan pemanjangan jenggot itu apakah sunah rasuluwoh ataukah tradisi setempat pada zaman itu untuk membedakan antara muslim dan non muslim.kalau memang sunah rasuluwoh dan bukan tradisi masyarakat pada masyarakat tentu juga kita harus memakai jubah dan serban ? karena menurut saya ukuran ketakwaan itu bukanlah semata dilihat dari cara berpakain atau ciri fisik. kenapa kita tidak menganjurkan mengikuti sunah rasuluwoh yang bukan berkaitan dengan tradisi setempat dan harusnya lebih digalakkan oleh kita umat muslim yaitu puasa senin kamis,qiyamul lail, sholat dhuha , bersilaturahmi , gemar bersedekah , berpakaian rapi,mengenakan pakaian yang bersih dan memakai parfum agar kita tidak selalu membahas hal yang bukan merupakan sesuatu yang harus diutamakan , karena masih banyak hal selain hanya dengan memanjangkan jenggot dan kumis.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebenarnya permasalahan pemotongan kumis dan pemanjangan jenggot itu apakah sunah rasuluwoh ataukah tradisi setempat pada zaman itu untuk membedakan antara muslim dan non muslim.kalau memang sunah rasuluwoh dan bukan tradisi masyarakat pada masyarakat tentu juga kita harus memakai jubah dan serban ? karena menurut saya ukuran ketakwaan itu bukanlah semata dilihat dari cara berpakain atau ciri fisik. kenapa kita tidak menganjurkan mengikuti sunah rasuluwoh yang bukan berkaitan dengan tradisi setempat dan harusnya lebih digalakkan oleh kita umat muslim yaitu puasa senin kamis,qiyamul lail, sholat dhuha , bersilaturahmi , gemar bersedekah , berpakaian rapi,mengenakan pakaian yang bersih dan memakai parfum agar kita tidak selalu membahas hal yang bukan merupakan sesuatu yang harus diutamakan , karena masih banyak hal selain hanya dengan memanjangkan jenggot dan kumis.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ardhy</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengikuti-ajaran-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-bukanlah-teroris-2.html/comment-page-1#comment-14714</link>
		<dc:creator>ardhy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2008 00:31:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=80#comment-14714</guid>
		<description>assalamu&#039;alaykum.
saya hanya ingin tanya, apakah memotong habis kumis itu menyelisihi sunnah?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaykum.<br />
saya hanya ingin tanya, apakah memotong habis kumis itu menyelisihi sunnah?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

