<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mengenal Seluk Beluk BID&#8217;AH (4): Dampak Buruk BID&#8217;AH</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-4.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-4.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 12:06:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: BID’AH ( 4 ) Dampak Buruk Bid’ah &#124; Radio Suara Quran FM106.7 Mhz</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-4.html/comment-page-1#comment-79380</link>
		<dc:creator>BID’AH ( 4 ) Dampak Buruk Bid’ah &#124; Radio Suara Quran FM106.7 Mhz</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2011 00:06:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=391#comment-79380</guid>
		<description>[...] do’a laknat untuk orang-orang yang mengganti ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berbuat [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] do’a laknat untuk orang-orang yang mengganti ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berbuat [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wa2n</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-4.html/comment-page-1#comment-68290</link>
		<dc:creator>wa2n</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 16:51:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=391#comment-68290</guid>
		<description>jazakallohu khoiron pnjelasannya.. bermanfaat sekali..
ana izin copas n share. barokallohu fiykum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jazakallohu khoiron pnjelasannya.. bermanfaat sekali..<br />
ana izin copas n share. barokallohu fiykum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: saeful</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-4.html/comment-page-1#comment-67371</link>
		<dc:creator>saeful</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 15:47:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=391#comment-67371</guid>
		<description>Assalamu&#039;allaikum...
ustad,ana mhon ijin share....
jazzakallah khoir...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;allaikum&#8230;<br />
ustad,ana mhon ijin share&#8230;.<br />
jazzakallah khoir&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mengenal Seluk Beluk BID’AH (4): Dampak Buruk BID’AH &#171; ABU NAMIRA HASNA AL- JAUZIYAH (أبو نمرة)</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-4.html/comment-page-1#comment-66143</link>
		<dc:creator>Mengenal Seluk Beluk BID’AH (4): Dampak Buruk BID’AH &#171; ABU NAMIRA HASNA AL- JAUZIYAH (أبو نمرة)</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2011 23:16:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=391#comment-66143</guid>
		<description>[...] do’a laknat untuk orang-orang yang mengganti ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berbuat [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] do’a laknat untuk orang-orang yang mengganti ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berbuat [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adi</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-4.html/comment-page-1#comment-60575</link>
		<dc:creator>adi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2010 14:11:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=391#comment-60575</guid>
		<description>JazzakaALLAHU khairon, ustadz</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>JazzakaALLAHU khairon, ustadz</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: boyrizkysetiawan</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-4.html/comment-page-1#comment-59541</link>
		<dc:creator>boyrizkysetiawan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 05:40:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=391#comment-59541</guid>
		<description>Alhamdulilah,, dpt ilmu,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulilah,, dpt ilmu,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu ayoub</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-4.html/comment-page-1#comment-59371</link>
		<dc:creator>abu ayoub</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 10:27:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=391#comment-59371</guid>
		<description>assalam alaikum, 

dear all, 

masyarakat kita memang sensitif dengan isu bid&#039;ah dan ketika mereka dibilangin itu bid&#039;ah, mereka sering marah-marah dan tidak terima. 

ana pikir kita memang perlu belajar dari hadist yg disampaikan ibunda Aisha r.a. yang redaksinya kurang lebih, &quot;Seandainya ayat2 yang pertama kali diturunkan Allah adalah larangan berzina, maka orang2 akan terus berzina sampai kiamat, dan seandainya ayat yang pertama turun adalah larangan minum khomer, maka masyarakat akan terus minum khomer sampai kiamat. Ayat2 yang diturunkan Allah pertama kali adalah soal surga dan neraka sehingga orang2 waktu itu hatinya begitu melekat keimanannya sehingga ketika perintah larangan zina dan minum khomer turun, mereka mendengar dan mentaatinya.&quot; 

jadi mungkin perlu juga strategi berdakwah untuk jangan membid&#039;ah-bid&#039;ahkan, terutama thd mereka yang bergelimang dengan bid&#039;ah dan imannya masih lemah. mungkin akan lebih baik jika membicarakan keutamaan dan kehidupan para sahabat dalam mengikuti memegang Quran dan Sunnah. 

dulu ana juga hidup di lingkungan NU yg ahli......., tapi alhamdulillah sheikh ana selalu berdakwah soal kehidupan dan keutamaan para sahabat dan saya pun mendapat hidayah untuk meninggalkan praktik bidah. 

wassalam alaikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalam alaikum, </p>
<p>dear all, </p>
<p>masyarakat kita memang sensitif dengan isu bid&#8217;ah dan ketika mereka dibilangin itu bid&#8217;ah, mereka sering marah-marah dan tidak terima. </p>
<p>ana pikir kita memang perlu belajar dari hadist yg disampaikan ibunda Aisha r.a. yang redaksinya kurang lebih, &#8220;Seandainya ayat2 yang pertama kali diturunkan Allah adalah larangan berzina, maka orang2 akan terus berzina sampai kiamat, dan seandainya ayat yang pertama turun adalah larangan minum khomer, maka masyarakat akan terus minum khomer sampai kiamat. Ayat2 yang diturunkan Allah pertama kali adalah soal surga dan neraka sehingga orang2 waktu itu hatinya begitu melekat keimanannya sehingga ketika perintah larangan zina dan minum khomer turun, mereka mendengar dan mentaatinya.&#8221; </p>
<p>jadi mungkin perlu juga strategi berdakwah untuk jangan membid&#8217;ah-bid&#8217;ahkan, terutama thd mereka yang bergelimang dengan bid&#8217;ah dan imannya masih lemah. mungkin akan lebih baik jika membicarakan keutamaan dan kehidupan para sahabat dalam mengikuti memegang Quran dan Sunnah. </p>
<p>dulu ana juga hidup di lingkungan NU yg ahli&#8230;&#8230;., tapi alhamdulillah sheikh ana selalu berdakwah soal kehidupan dan keutamaan para sahabat dan saya pun mendapat hidayah untuk meninggalkan praktik bidah. </p>
<p>wassalam alaikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dzakiun</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-4.html/comment-page-1#comment-58763</link>
		<dc:creator>dzakiun</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 13:54:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=391#comment-58763</guid>
		<description>Ass.
Alhamdullilah keluarga besar saya organisasi islam tertentu yang amat mengharamkan bid&#039;ah ini. semoga saja semua dapat melihat secara terbuka akan mana yang wajib, bid&#039;ah, syirik, dsb.apabila

semoga Allah menyertai kita
Jazakallah khair.
wass.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass.<br />
Alhamdullilah keluarga besar saya organisasi islam tertentu yang amat mengharamkan bid&#8217;ah ini. semoga saja semua dapat melihat secara terbuka akan mana yang wajib, bid&#8217;ah, syirik, dsb.apabila</p>
<p>semoga Allah menyertai kita<br />
Jazakallah khair.<br />
wass.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-4.html/comment-page-1#comment-57536</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 18:12:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=391#comment-57536</guid>
		<description>#Tantra 
Wa&#039;alaikumussalam. Perhatikan nasehat dari Syaikhul Islam Muhammad At Tammimi &lt;em&gt;Rahimahullah&lt;/em&gt; berikut ini:
يجب علينا تعلم أربع مسائل ، الأولى :العلم وهو معرفة الله ، ومعرفة نبيه ، ومعرفة دين الإسلام بالأدلة .    الثانية : العمل به . الثالثة  : الدعوة إليه .  الرابعة  : الصبر على الأذى فيه
&quot;Wajib bagi kita untuk mengetahui 4 hal:
1. Belajar tentang Allah, tentang Nabi-Nya dan tentang Islam dengan dalil-dalilnya
2. Mengamalkan ilmu yang telah dipelajari
3. Mendakwahkan ilmu yang telah dipelajari
4. Bersabar jika mendapat gangguan dalam dakwah&#039;&quot;
Mohon direnungkan dengan baik...

Mengenai apa saja yang dapat bermanfaat bagi orang yang telah wafat, simak:
&lt;a href=&quot;http://rumaysho.com/belajar-islam/jalan-kebenaran/2751-amalan-amalan-yang-bermanfaat-bagi-mayit.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://rumaysho.com/belajar-islam/jalan-kebenaran/2751-amalan-amalan-yang-bermanfaat-bagi-mayit.html&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#Tantra<br />
Wa&#8217;alaikumussalam. Perhatikan nasehat dari Syaikhul Islam Muhammad At Tammimi <em>Rahimahullah</em> berikut ini:<br />
يجب علينا تعلم أربع مسائل ، الأولى :العلم وهو معرفة الله ، ومعرفة نبيه ، ومعرفة دين الإسلام بالأدلة .    الثانية : العمل به . الثالثة  : الدعوة إليه .  الرابعة  : الصبر على الأذى فيه<br />
&#8220;Wajib bagi kita untuk mengetahui 4 hal:<br />
1. Belajar tentang Allah, tentang Nabi-Nya dan tentang Islam dengan dalil-dalilnya<br />
2. Mengamalkan ilmu yang telah dipelajari<br />
3. Mendakwahkan ilmu yang telah dipelajari<br />
4. Bersabar jika mendapat gangguan dalam dakwah&#8217;&#8221;<br />
Mohon direnungkan dengan baik&#8230;</p>
<p>Mengenai apa saja yang dapat bermanfaat bagi orang yang telah wafat, simak:<br />
<a href="http://rumaysho.com/belajar-islam/jalan-kebenaran/2751-amalan-amalan-yang-bermanfaat-bagi-mayit.html" rel="nofollow">http://rumaysho.com/belajar-islam/jalan-kebenaran/2751-amalan-amalan-yang-bermanfaat-bagi-mayit.html</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tantra</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-4.html/comment-page-1#comment-55916</link>
		<dc:creator>Tantra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 01:35:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=391#comment-55916</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum

Maaf saya ingin bertanya mengenai beberapa hal mengenai bid&#039;ah
Maaf Sebelumnya saya ingin sharing, saya dibesarkan dalam lingkungan masyarakat yang sering melakukan bid&#039;ah, bahkan keluarga saya sendiri seperti yang ustad jelaskan pada artikel diatas, namun alhamdulillah setelah saya kuliah saya mendapati teman yang dapat mengarahkan saya untuk menjauhi bid&#039;ah dan kembali pada Al-Qur&#039;an dan Sunnah. 
1. Permasalahannya ketika saya mencoba menjelaskan mengenai bid&#039;ah pada keluarga, malah saya dibilang ikut2 golongan tertentu (Maaf saya disebut golongan Muhammadiyah). Mohon saran ustad mengenai permasalahan ini.
2. Karena keluarga saya tetap melaksanakan bid&#039;ah semisal tahlilan (Maaf karena ayah saya almarhum) maka saya bingung, saya takut ketika setiap bid&#039;ah yang dilakukan oleh anak akan membebankan orang tua, namun disi lain saya tidak mau durhaka kepada ibu. Jadi saya datang tanpa melakukan apa2. Apakah yang saya lakukan ini salah?. Untuk meringankan beban ayah saya apa yang harus saya lakukan?
3. Permasalahan yang ketiga, saya ini sudah berkeluarga, alhamdulillah dikit demi sedikit saya bisa mengarahkan istri saya menjauhi bid&#039;ah, namun keluarga istri saya tetap getol melakukan bid&#039;ah. Menurut ustad apa yang harus saya lakukan?
Terima kasih atas sarannya.

Wassalamu&#039;alaikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>Maaf saya ingin bertanya mengenai beberapa hal mengenai bid&#8217;ah<br />
Maaf Sebelumnya saya ingin sharing, saya dibesarkan dalam lingkungan masyarakat yang sering melakukan bid&#8217;ah, bahkan keluarga saya sendiri seperti yang ustad jelaskan pada artikel diatas, namun alhamdulillah setelah saya kuliah saya mendapati teman yang dapat mengarahkan saya untuk menjauhi bid&#8217;ah dan kembali pada Al-Qur&#8217;an dan Sunnah.<br />
1. Permasalahannya ketika saya mencoba menjelaskan mengenai bid&#8217;ah pada keluarga, malah saya dibilang ikut2 golongan tertentu (Maaf saya disebut golongan Muhammadiyah). Mohon saran ustad mengenai permasalahan ini.<br />
2. Karena keluarga saya tetap melaksanakan bid&#8217;ah semisal tahlilan (Maaf karena ayah saya almarhum) maka saya bingung, saya takut ketika setiap bid&#8217;ah yang dilakukan oleh anak akan membebankan orang tua, namun disi lain saya tidak mau durhaka kepada ibu. Jadi saya datang tanpa melakukan apa2. Apakah yang saya lakukan ini salah?. Untuk meringankan beban ayah saya apa yang harus saya lakukan?<br />
3. Permasalahan yang ketiga, saya ini sudah berkeluarga, alhamdulillah dikit demi sedikit saya bisa mengarahkan istri saya menjauhi bid&#8217;ah, namun keluarga istri saya tetap getol melakukan bid&#8217;ah. Menurut ustad apa yang harus saya lakukan?<br />
Terima kasih atas sarannya.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

