<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Mengenal Seluk Beluk BID&#8217;AH (2): Adakah BID&#8217;AH HASANAH?</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-2.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-2.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 19:07:52 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-2.html/comment-page-2#comment-86380</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2012 15:29:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=389#comment-86380</guid>
		<description>#dino 
Contoh: ta&#039;lim.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#dino<br />
Contoh: ta&#8217;lim.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Moh. I. Abdul Wakil</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-2.html/comment-page-2#comment-85153</link>
		<dc:creator>Moh. I. Abdul Wakil</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Mar 2012 10:45:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=389#comment-85153</guid>
		<description>prinsip dalam melaksanakan ibadah kepada Allah menurut imam ghazali salah satunya adalah HARUS SESUAI DENGAN TUNTUNAN/CONTOH DARI NABI SAW</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>prinsip dalam melaksanakan ibadah kepada Allah menurut imam ghazali salah satunya adalah HARUS SESUAI DENGAN TUNTUNAN/CONTOH DARI NABI SAW</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dino</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-2.html/comment-page-2#comment-84695</link>
		<dc:creator>dino</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 11:40:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=389#comment-84695</guid>
		<description>Satu lagi pertanyaan saya, mohon jelaskan, contoh2 ibadah syar&#039;i yg termasuk ghayr mahdhah. Trims sebelumnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Satu lagi pertanyaan saya, mohon jelaskan, contoh2 ibadah syar&#8217;i yg termasuk ghayr mahdhah. Trims sebelumnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-2.html/comment-page-2#comment-84680</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 00:12:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=389#comment-84680</guid>
		<description>#dino 
Ada beberapa kaidah dalam menentukan bid&#039;ah, diantaranya:
Jika perbuatan tersebut mungkin dilakukan oleh Nabi padahal ide dan pendorong untuk melakukannya itu ada, namun tidak beliau lakukan, maka jika dilakukan di zaman ini dan dianggap berpahala maka bid&#039;ah. 

Misal, Maulid Nabi adalah ibadah ghayr mahdhah. Acara ini sangat memungkinkan dilakukan oleh Nabi dan sahabatnya, dalam artian mereka punya biaya, kemampuan, kesempatan, fasiltas untuk mengadakannya. Ide dan pendorongnya adalah semangat mencintai Nabi, itu sudah ada pada diri Nabi dan Nabi juga kerap kali menanamkan hal itu pada diri mereka. Namun nyatanya tidak pernah diadakan maka djika sekarang diadakan maka termasuk bid&#039;ah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#dino<br />
Ada beberapa kaidah dalam menentukan bid&#8217;ah, diantaranya:<br />
Jika perbuatan tersebut mungkin dilakukan oleh Nabi padahal ide dan pendorong untuk melakukannya itu ada, namun tidak beliau lakukan, maka jika dilakukan di zaman ini dan dianggap berpahala maka bid&#8217;ah. </p>
<p>Misal, Maulid Nabi adalah ibadah ghayr mahdhah. Acara ini sangat memungkinkan dilakukan oleh Nabi dan sahabatnya, dalam artian mereka punya biaya, kemampuan, kesempatan, fasiltas untuk mengadakannya. Ide dan pendorongnya adalah semangat mencintai Nabi, itu sudah ada pada diri Nabi dan Nabi juga kerap kali menanamkan hal itu pada diri mereka. Namun nyatanya tidak pernah diadakan maka djika sekarang diadakan maka termasuk bid&#8217;ah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dino</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-2.html/comment-page-2#comment-84670</link>
		<dc:creator>dino</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2012 14:25:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=389#comment-84670</guid>
		<description>Katakanlah suatu ibadah masuk ke kategori ghayr mahdhah, lalu bagaimanakah menerapkan parameter bid&#039;ah-nya? maksud saya, sejauh mana ibadah yg masuk kategori tsb belum bisa dikatakan bid&#039;ah ? trims.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Katakanlah suatu ibadah masuk ke kategori ghayr mahdhah, lalu bagaimanakah menerapkan parameter bid&#8217;ah-nya? maksud saya, sejauh mana ibadah yg masuk kategori tsb belum bisa dikatakan bid&#8217;ah ? trims.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-2.html/comment-page-2#comment-84627</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 06:03:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=389#comment-84627</guid>
		<description>#dino 
Mahdhah artinya murni. Ibadah memang ada yang murni ibadah dan ada yang memiliki unsur lain selain ibadah. Namun bid&#039;ah bisa terjadi dalam ibadah mahdhah dan ghayr mahdhah, bahkan bisa terjadi dalam perkara non-ibadah jika dianggap ibadah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#dino<br />
Mahdhah artinya murni. Ibadah memang ada yang murni ibadah dan ada yang memiliki unsur lain selain ibadah. Namun bid&#8217;ah bisa terjadi dalam ibadah mahdhah dan ghayr mahdhah, bahkan bisa terjadi dalam perkara non-ibadah jika dianggap ibadah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dino</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-2.html/comment-page-2#comment-84625</link>
		<dc:creator>dino</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 03:29:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=389#comment-84625</guid>
		<description>Saya sering mendengar ada yg berteori seperti ini : ibadah dibagi dalam 2 macam, yaitu ibadah mahdhoh &amp; ghoiru mahdhoh, seperti salah satunya yg dijelaskan oleh link ini: http://umayonline.wordpress.com/2008/09/15/ibadah-mahdhah-ghairu-mhadhah/ . Seringkali jika kita ingatkan bahwa ibadahnya bid&#039;ah mereka hampir2 selalu ngeles pake alasan/teori tsb. 
Sebenarnya bagaimana teori tsb? Dan kalau memang teori tsb tidak valid bagaimana menyanggah argumen mereka?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sering mendengar ada yg berteori seperti ini : ibadah dibagi dalam 2 macam, yaitu ibadah mahdhoh &amp; ghoiru mahdhoh, seperti salah satunya yg dijelaskan oleh link ini: <a href="http://umayonline.wordpress.com/2008/09/15/ibadah-mahdhah-ghairu-mhadhah/" rel="nofollow">http://umayonline.wordpress.com/2008/09/15/ibadah-mahdhah-ghairu-mhadhah/</a> . Seringkali jika kita ingatkan bahwa ibadahnya bid&#8217;ah mereka hampir2 selalu ngeles pake alasan/teori tsb.<br />
Sebenarnya bagaimana teori tsb? Dan kalau memang teori tsb tidak valid bagaimana menyanggah argumen mereka?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu nisa</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-2.html/comment-page-2#comment-84356</link>
		<dc:creator>abu nisa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 09:35:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=389#comment-84356</guid>
		<description>akh aswar,barakallahufiq..antum jangan bingung (krn dulu ana juga bingung :)  )
Kuncinyanya antum ikuti sabda Rasulullah ttg siapakah golongan yg selamat masuk surga yaitu &quot;Mereka yg aku dan para Sahabatku berada DIATAS JALANNYA&quot; Setiap org bisa ngaku Ahlussunnah,tp ketika kt cocokkan dengan dalil..belum tentu mrk yg ngaku2 itu benar.Bgini akhi,antum bersifat kritis saja supaya antum selalu bearada di track yg benar.Misalnya ntum kritisi ibadah2 yg antum lakukan selama ini...adakah Rasulullah mencontohkan,lalu antum cocokkan dengan dalil yg Shahih (tentunya antum harus juga membaca dari kitab2 yg shahih),perlahan2 kita akan memahami mana yg haq mana yg batil..
Ana ada rujukan buat ikhwah sekalian sebagai dasar memahami jalan yg haq,silahkan antum sekalian baca buku kecil yg sangat bagus yg berjudul &quot;Jalan Golongan Yang Selamat&quot; karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>akh aswar,barakallahufiq..antum jangan bingung (krn dulu ana juga bingung :)  )<br />
Kuncinyanya antum ikuti sabda Rasulullah ttg siapakah golongan yg selamat masuk surga yaitu &#8220;Mereka yg aku dan para Sahabatku berada DIATAS JALANNYA&#8221; Setiap org bisa ngaku Ahlussunnah,tp ketika kt cocokkan dengan dalil..belum tentu mrk yg ngaku2 itu benar.Bgini akhi,antum bersifat kritis saja supaya antum selalu bearada di track yg benar.Misalnya ntum kritisi ibadah2 yg antum lakukan selama ini&#8230;adakah Rasulullah mencontohkan,lalu antum cocokkan dengan dalil yg Shahih (tentunya antum harus juga membaca dari kitab2 yg shahih),perlahan2 kita akan memahami mana yg haq mana yg batil..<br />
Ana ada rujukan buat ikhwah sekalian sebagai dasar memahami jalan yg haq,silahkan antum sekalian baca buku kecil yg sangat bagus yg berjudul &#8220;Jalan Golongan Yang Selamat&#8221; karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: aswar</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-2.html/comment-page-2#comment-84334</link>
		<dc:creator>aswar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 01:43:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=389#comment-84334</guid>
		<description>Assalamu alaikum Wr wb
sy sbagai org yg awam masalah agama benar - benar dibuat kebingungan. Dalam Islam sungguh2 banyak permaslahan yg diperdebatkan, sehingga org2 awam lain di luar sana pasti merasakan kebingungan yg sama dengan saya. Semua golongan2 mengaku klo ajaran yg diikutinya paling benar. semoga Allah memberikan Rahmat, Taufiq, dan Hidayahnya kepada kami2 smua dalam beribadah sehingga selamat dunia lebih - lebih akhirat.
amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu alaikum Wr wb<br />
sy sbagai org yg awam masalah agama benar &#8211; benar dibuat kebingungan. Dalam Islam sungguh2 banyak permaslahan yg diperdebatkan, sehingga org2 awam lain di luar sana pasti merasakan kebingungan yg sama dengan saya. Semua golongan2 mengaku klo ajaran yg diikutinya paling benar. semoga Allah memberikan Rahmat, Taufiq, dan Hidayahnya kepada kami2 smua dalam beribadah sehingga selamat dunia lebih &#8211; lebih akhirat.<br />
amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M. Muzayyin</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/mengenal-seluk-beluk-bidah-2.html/comment-page-2#comment-83951</link>
		<dc:creator>M. Muzayyin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 06:44:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=389#comment-83951</guid>
		<description>Assalaamu&#039;alaikum.
akh,,,ana ijin mw copy ya....syukron.
jazaakumullahu khoir</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu&#8217;alaikum.<br />
akh,,,ana ijin mw copy ya&#8230;.syukron.<br />
jazaakumullahu khoir</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

