<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Khurofat Demonstrasi</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 19:07:52 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Akhwat Mantan Aktivis Demo Bercerita (Sebuah Renungan bagi Aktivis Dakwah) &#171; Belajar Sunnah</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-86300</link>
		<dc:creator>Akhwat Mantan Aktivis Demo Bercerita (Sebuah Renungan bagi Aktivis Dakwah) &#171; Belajar Sunnah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 15:09:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=213#comment-86300</guid>
		<description>[...] di sini Like this:SukaBe the first to like this [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] di sini Like this:SukaBe the first to like this [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Muslimah (Mantan) Aktifis Demo Membeberkan Fakta &#171; Kang Aswad</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-86264</link>
		<dc:creator>Muslimah (Mantan) Aktifis Demo Membeberkan Fakta &#171; Kang Aswad</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 00:09:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=213#comment-86264</guid>
		<description>[...] http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-86259 Sebarkan tulisan ini :FacebookTwitterLinkedInSurat elektronikLike this:SukaBe the first to like [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] <a href="http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-86259" rel="nofollow">http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-86259</a> Sebarkan tulisan ini :FacebookTwitterLinkedInSurat elektronikLike this:SukaBe the first to like [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Haqiiqa</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-86259</link>
		<dc:creator>Haqiiqa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 14:30:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=213#comment-86259</guid>
		<description>ana akhwat, aktivis demo, bagi ana demo adalah jihad, perjuangan menegakkan syariat, kebenaran, melawan kebathilan, sarana yang paling oke untuk amar am&#039;ruf nahyi munkar pokoke hidup demo. meskipun gara-gara demo bolos kuliah, siap muka terpanggang matahari dan ummahatnya pun rela menggendong bayinya dengan berpeluh panas bahkan yang hamilpun bela-belain untuk demo.
bahkan ana hampir mati ditabrak mobil TNI saat demo waktu kuliah. 

Tapi apa hasil dari demo:
banyak terjadi ikhtilat itu JELAS, bukan hanya ikhwan jadi korlap, akhwat juga. bukan hanya ikhwan yang teriak yel2 sambil nyanyi! akhwat juga! bukan hanya ikhwan melompat2 dan teriak2, akhwat juga! sehingga SUDAH LAZIM terjadi CBSA (cinta bersemi saat aksi), ini rahasia umum gan!

TERJADI BETUL2 TERJADI IKHWAN tidak ada pemisah lagi dengan akhwat, BERCAMPUR-BAUR DAN BERDESAK2KAN. APAKAH INI MASIH DIBELA SEBUAH HAL YANG DARURAT DAN JIHAD???

ANA juga belajar politik dari SMU, siapa bilang DEMOKRASI DARI ISLAM? Aristoteleslah orang pertama memperkenalkan demokrasi!

dalam demokrasi yang benar adalah suara terbanyak sekalipun salah. dan jelas orang bodoh lebih banyak dari orang pintar. orang berpendidikan lebih sedikit dari yang tidak sekolah. orang paham agama lebih sedikit dari yang awam. maka demokrasi memenangkan siapa? pengikut Allah atau pengikut syaithan???

sekarang kita lihat teman2 kita yang katanya berjuang menegakkan syariah melalui demokrasi? teman2 kita yang mana sudah banyak menjadi aleg, pemimpin daerah namun perbaikan apa yang sudah dibuat??? sungguuh yahng terjadi bukanlah kita memperbaiki sistem namun larut dalam sistem dan diatur oleh sistem. ketika ada idealisme semua itu buyar dan bubar karena sekali lagi berlutut di hadapan demokrasi, tak sanggup berkata dan berbuat apapun ketika suara terbanyaklah yang menjadi dasar mengambil kebijakan.

mari kita renungkan wahai saudaraku fillah...
bagi kita yang ngotot membela demokrasi, demo, partai dengan alasan jihad, maslahat dan sebagainya cobalah renungkan: MASLAHAT APA????
Ketika datang penjelasan yang hakiki yang bersumber dari Qur&#039;an dan Sunnah yang shahih mengapa kita masih membela sesuatu yang sudah mendarah daging dalam kehidupan kita padahal itu tidak berdasar sama sekali. mari kita lihat perjuangan Nabi2 terdahulu apakah mereka menjadi penguasa terlebih dahulu untuk mendakhwahkan ummat agar menyembah Allah ta&#039;ala semata??? atau adakah di antara mereka &#039;alaihimussalam mendirikan partai dan melakukan demo, memberontak pada penguasa?

Sungguh Nabi Musa dan Nabi Harun &#039;alaihimassalampun diperintah Allah ta&#039;ala untuk berdakwah dengan cara yang paling lembut terhadap fir&#039;aun raja yang paling zhalim yang mengaku tuhan!!!

maka siapakah teladan kita??? Rasulullah shallallahu &#039;alaihi wa sallam dan para Nabikah atau aristoteles???

jika alasan kita adalah itu adalah zaman dulu, sekarang sudah beda, maka apakah kita tidak yakin bahwa Islam diturunkan untuk seluruh alam dan tidak ada Nabi lagi setelah beliau sehingga ajaran Beliau sudah sempurna dan lengkap, tidak perlu ditambah2 lagi. 

marilah tinggalkan segala syubhat, ikuti jalan Rasulullah yang lurus dan terang benderang. 

Mari bersatu di dalam Islam ikut apa kata Allah apa kata Rasul seperti para sahabat beramal, tinggalkan segala partai, golongan yang memecah belah kita. Allahu Akbar!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ana akhwat, aktivis demo, bagi ana demo adalah jihad, perjuangan menegakkan syariat, kebenaran, melawan kebathilan, sarana yang paling oke untuk amar am&#8217;ruf nahyi munkar pokoke hidup demo. meskipun gara-gara demo bolos kuliah, siap muka terpanggang matahari dan ummahatnya pun rela menggendong bayinya dengan berpeluh panas bahkan yang hamilpun bela-belain untuk demo.<br />
bahkan ana hampir mati ditabrak mobil TNI saat demo waktu kuliah. </p>
<p>Tapi apa hasil dari demo:<br />
banyak terjadi ikhtilat itu JELAS, bukan hanya ikhwan jadi korlap, akhwat juga. bukan hanya ikhwan yang teriak yel2 sambil nyanyi! akhwat juga! bukan hanya ikhwan melompat2 dan teriak2, akhwat juga! sehingga SUDAH LAZIM terjadi CBSA (cinta bersemi saat aksi), ini rahasia umum gan!</p>
<p>TERJADI BETUL2 TERJADI IKHWAN tidak ada pemisah lagi dengan akhwat, BERCAMPUR-BAUR DAN BERDESAK2KAN. APAKAH INI MASIH DIBELA SEBUAH HAL YANG DARURAT DAN JIHAD???</p>
<p>ANA juga belajar politik dari SMU, siapa bilang DEMOKRASI DARI ISLAM? Aristoteleslah orang pertama memperkenalkan demokrasi!</p>
<p>dalam demokrasi yang benar adalah suara terbanyak sekalipun salah. dan jelas orang bodoh lebih banyak dari orang pintar. orang berpendidikan lebih sedikit dari yang tidak sekolah. orang paham agama lebih sedikit dari yang awam. maka demokrasi memenangkan siapa? pengikut Allah atau pengikut syaithan???</p>
<p>sekarang kita lihat teman2 kita yang katanya berjuang menegakkan syariah melalui demokrasi? teman2 kita yang mana sudah banyak menjadi aleg, pemimpin daerah namun perbaikan apa yang sudah dibuat??? sungguuh yahng terjadi bukanlah kita memperbaiki sistem namun larut dalam sistem dan diatur oleh sistem. ketika ada idealisme semua itu buyar dan bubar karena sekali lagi berlutut di hadapan demokrasi, tak sanggup berkata dan berbuat apapun ketika suara terbanyaklah yang menjadi dasar mengambil kebijakan.</p>
<p>mari kita renungkan wahai saudaraku fillah&#8230;<br />
bagi kita yang ngotot membela demokrasi, demo, partai dengan alasan jihad, maslahat dan sebagainya cobalah renungkan: MASLAHAT APA????<br />
Ketika datang penjelasan yang hakiki yang bersumber dari Qur&#8217;an dan Sunnah yang shahih mengapa kita masih membela sesuatu yang sudah mendarah daging dalam kehidupan kita padahal itu tidak berdasar sama sekali. mari kita lihat perjuangan Nabi2 terdahulu apakah mereka menjadi penguasa terlebih dahulu untuk mendakhwahkan ummat agar menyembah Allah ta&#8217;ala semata??? atau adakah di antara mereka &#8216;alaihimussalam mendirikan partai dan melakukan demo, memberontak pada penguasa?</p>
<p>Sungguh Nabi Musa dan Nabi Harun &#8216;alaihimassalampun diperintah Allah ta&#8217;ala untuk berdakwah dengan cara yang paling lembut terhadap fir&#8217;aun raja yang paling zhalim yang mengaku tuhan!!!</p>
<p>maka siapakah teladan kita??? Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam dan para Nabikah atau aristoteles???</p>
<p>jika alasan kita adalah itu adalah zaman dulu, sekarang sudah beda, maka apakah kita tidak yakin bahwa Islam diturunkan untuk seluruh alam dan tidak ada Nabi lagi setelah beliau sehingga ajaran Beliau sudah sempurna dan lengkap, tidak perlu ditambah2 lagi. </p>
<p>marilah tinggalkan segala syubhat, ikuti jalan Rasulullah yang lurus dan terang benderang. </p>
<p>Mari bersatu di dalam Islam ikut apa kata Allah apa kata Rasul seperti para sahabat beramal, tinggalkan segala partai, golongan yang memecah belah kita. Allahu Akbar!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu aisyah</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-85823</link>
		<dc:creator>abu aisyah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 01:30:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=213#comment-85823</guid>
		<description>untuk kurniawannova:
sesuatu yang dipaksakan keliru mbok ya ngga usah ngeyel gitu loh...sudah ada jelas alernatif solusinya masih juga dipertanyakan....apa antum ini ngga punya sama sekali rasa kesabaran ya....nampak sekali putus asanya (semoga Akh kurniawannova diberikan kesabaran)...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk kurniawannova:<br />
sesuatu yang dipaksakan keliru mbok ya ngga usah ngeyel gitu loh&#8230;sudah ada jelas alernatif solusinya masih juga dipertanyakan&#8230;.apa antum ini ngga punya sama sekali rasa kesabaran ya&#8230;.nampak sekali putus asanya (semoga Akh kurniawannova diberikan kesabaran)&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-85569</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Mar 2012 04:14:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=213#comment-85569</guid>
		<description>#kurniawannova 
Kalau anda cermat dan mau legowo menerima dalil, solusinya sudah sangat jelas: menasehati pemerintah dengan baik. Kalau diterima, bagus. Kalau tidak diterima, ya sudah, bersabar saja. Demikian yang dipraktekan para sahabat dan para ulama rabbani sejak dahulu. 
Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; bersabda, “&lt;em&gt;Barangsiapa yang hendak menasihati pemerintah dengan suatu perkara maka janganlah ia tampakkan di khalayak ramai. Akan tetapi hendaklah ia mengambil tangan penguasa (raja) dengan empat mata. Jika ia menerima maka itu (yang diinginkan) dan kalau tidak, maka sungguh ia telah menyampaikan nasihat kepadanya. Dosa bagi dia dan pahala baginya (orang yang menasihati)&lt;/em&gt;”</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#kurniawannova<br />
Kalau anda cermat dan mau legowo menerima dalil, solusinya sudah sangat jelas: menasehati pemerintah dengan baik. Kalau diterima, bagus. Kalau tidak diterima, ya sudah, bersabar saja. Demikian yang dipraktekan para sahabat dan para ulama rabbani sejak dahulu.<br />
Rasulullah <em>shallallahu‘alaihi wa sallam</em> bersabda, “<em>Barangsiapa yang hendak menasihati pemerintah dengan suatu perkara maka janganlah ia tampakkan di khalayak ramai. Akan tetapi hendaklah ia mengambil tangan penguasa (raja) dengan empat mata. Jika ia menerima maka itu (yang diinginkan) dan kalau tidak, maka sungguh ia telah menyampaikan nasihat kepadanya. Dosa bagi dia dan pahala baginya (orang yang menasihati)</em>”</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kurniawannova</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-85560</link>
		<dc:creator>kurniawannova</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2012 22:14:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=213#comment-85560</guid>
		<description>Admin, kenapa pertanyaan yang mempertanyakan solusi selain demontsrasi tidak pernah dijawab?? kenapa admin hanya menjawab pertanyaan2 tertentu saja? Solusinya mana admin???
Setiap yang haram punya alternatif sesuatu yang halal dengan jumlah yang lebih banyak kan??
Faktanya sekarang menggunakan tulisan tidak efektif, musyawarah tidak mungkin, surat masuk laci pemerintah, faktanya seperti itu, trus solusi halal lain yang seperti apa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Admin, kenapa pertanyaan yang mempertanyakan solusi selain demontsrasi tidak pernah dijawab?? kenapa admin hanya menjawab pertanyaan2 tertentu saja? Solusinya mana admin???<br />
Setiap yang haram punya alternatif sesuatu yang halal dengan jumlah yang lebih banyak kan??<br />
Faktanya sekarang menggunakan tulisan tidak efektif, musyawarah tidak mungkin, surat masuk laci pemerintah, faktanya seperti itu, trus solusi halal lain yang seperti apa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-69901</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 00:51:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=213#comment-69901</guid>
		<description>#iva 
Silakan simak:
http://basweidan.wordpress.com/2011/03/12/syubhat-syubhat-seputar-demonstrasi/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#iva<br />
Silakan simak:<br />
<a href="http://basweidan.wordpress.com/2011/03/12/syubhat-syubhat-seputar-demonstrasi/" rel="nofollow">http://basweidan.wordpress.com/2011/03/12/syubhat-syubhat-seputar-demonstrasi/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: iva</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-69222</link>
		<dc:creator>iva</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Mar 2011 06:28:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=213#comment-69222</guid>
		<description>Afwn pun sy tdk mendukung aktifitas demo yg marak terjadi blkangan ini yg berujung anarkis vandalis dan menghujat. Namun dalam sirah, kita akan mendapati kisah nabi salallahu&#039;alaihi wa salam pernah berdemo yg ditujukan kpd orang kafir (yg jelas zalim) saat thawaf qudum setelah peristiwa hudaibiyah untuk memperlihatkan kebenaran islam dan kekuatan para pendukungnya. Nabi salallahu&#039;alaihi wasalam dan para shahabat juga pernah melakukan demonstrasi sambil meneriakkan dan menyerukan tauhid dan kerasulan Muhammad salallahu&#039;alihi wasalam. di jalan-jalan sambil menelusuri jalan Makkah dengan tetap melakukan tabligh dakwah. Wallahu&#039;alam bishawab</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Afwn pun sy tdk mendukung aktifitas demo yg marak terjadi blkangan ini yg berujung anarkis vandalis dan menghujat. Namun dalam sirah, kita akan mendapati kisah nabi salallahu&#8217;alaihi wa salam pernah berdemo yg ditujukan kpd orang kafir (yg jelas zalim) saat thawaf qudum setelah peristiwa hudaibiyah untuk memperlihatkan kebenaran islam dan kekuatan para pendukungnya. Nabi salallahu&#8217;alaihi wasalam dan para shahabat juga pernah melakukan demonstrasi sambil meneriakkan dan menyerukan tauhid dan kerasulan Muhammad salallahu&#8217;alihi wasalam. di jalan-jalan sambil menelusuri jalan Makkah dengan tetap melakukan tabligh dakwah. Wallahu&#8217;alam bishawab</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yaniar</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-55792</link>
		<dc:creator>yaniar</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 01:14:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=213#comment-55792</guid>
		<description>Terima kasih tuk masukan2 tentang aqidah islam ,I&#039;ll be waiting 4 u , moslem should unite and create peace in the world.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih tuk masukan2 tentang aqidah islam ,I&#8217;ll be waiting 4 u , moslem should unite and create peace in the world.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Kami Mengutuk Perbuatanmu, Israel!!! &#171; Desi Candra&#39;s Blog</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/khurofat-demonstrasi.html/comment-page-1#comment-54732</link>
		<dc:creator>Kami Mengutuk Perbuatanmu, Israel!!! &#171; Desi Candra&#39;s Blog</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 10:42:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=213#comment-54732</guid>
		<description>[...] atau aspirasi, Islam telah memberi tuntunan yang jelas dan tepat. Silahkan sahabat baca di sini, di sini atau di sini supaya lebih [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] atau aspirasi, Islam telah memberi tuntunan yang jelas dan tepat. Silahkan sahabat baca di sini, di sini atau di sini supaya lebih [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

