<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Buku Putih Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahab (1)</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 19:07:52 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: mustafa adnani</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html/comment-page-1#comment-86752</link>
		<dc:creator>mustafa adnani</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 16:22:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=12#comment-86752</guid>
		<description>Setiap Allah menurunkan para utusanNya, risalahNya adalah dalam rangka ummatan wahidatan (satu ummat dlm rangka bertauhid (bertuhankan Allah Yg Tunggal), namun selanjutnya, para pengikutnya memutus/tidak meneruskan  perintah tsb., hingga ajaran itu tercecer dlm beberapa paham (zuburan), yang kemudian para pengikut ceceran faham tadi, hanya dirinya saja yang paling benar sehingga congkak terhadap pandangan /faham orang atau golongan/kelompok lain (Lihat QS23:53). Hal ini terjadi pada agama Yahudi ataupun Nasrani, dan demikian pula dalam Islam. Kita sadar, bahwa perkembangan agama (zuburan) telah bergelinding membentuk bola salju dan pada gilirannya gelindingan itu kitalah yang menangkapnya (ada Sunni, Syi&#039;ah, Wahabi, NU, Salafusalih etc., etc.,) Alhasil kita sulit memastikan seperti apa agama yg disajikan pada saat agama itu meluncur pada zaman nabinya masih hidup, ilmu yg kini kita miliki dan kita laksanakan, telah melewati gelindingan bola salju yg boleh jadi keasliannya tertutup begitu dalam. Apa yang Allah firmankan, bahwa: kullu hizbin bima layhim farihun, yakni : setiap golongan hanya bangga/merasa hanya dirinyalah yang benar, itu saja yang dimiliki. Sedangkan firmanNya agar tidak mencaci agama yg lain (di luar Islam), lantaran bila kita mencaci mereka, mereka akan mencaci Allah dgn penuh permusuhan tanpa batas, karena memang sudah menjadi sunnah (fitrah) Allah bagi manusia, bahwa manusia akan merasa senang/benar atas apa yg manusia lakukan. (Lihat QS6:108). Yang masih mungkin kita upayakan adalah: jangan mencaci/menjelek-jelekkan orang yg tidak sepaham dengan kita, apa lagi masih dalam satu agama (Islam). Sebaiknya hindarilah mencaci Syekh Muhammad bin Abdul Wahab atau siapapun, kalau masih mengakui Alquran sebagai  Kitab Sucinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap Allah menurunkan para utusanNya, risalahNya adalah dalam rangka ummatan wahidatan (satu ummat dlm rangka bertauhid (bertuhankan Allah Yg Tunggal), namun selanjutnya, para pengikutnya memutus/tidak meneruskan  perintah tsb., hingga ajaran itu tercecer dlm beberapa paham (zuburan), yang kemudian para pengikut ceceran faham tadi, hanya dirinya saja yang paling benar sehingga congkak terhadap pandangan /faham orang atau golongan/kelompok lain (Lihat QS23:53). Hal ini terjadi pada agama Yahudi ataupun Nasrani, dan demikian pula dalam Islam. Kita sadar, bahwa perkembangan agama (zuburan) telah bergelinding membentuk bola salju dan pada gilirannya gelindingan itu kitalah yang menangkapnya (ada Sunni, Syi&#8217;ah, Wahabi, NU, Salafusalih etc., etc.,) Alhasil kita sulit memastikan seperti apa agama yg disajikan pada saat agama itu meluncur pada zaman nabinya masih hidup, ilmu yg kini kita miliki dan kita laksanakan, telah melewati gelindingan bola salju yg boleh jadi keasliannya tertutup begitu dalam. Apa yang Allah firmankan, bahwa: kullu hizbin bima layhim farihun, yakni : setiap golongan hanya bangga/merasa hanya dirinyalah yang benar, itu saja yang dimiliki. Sedangkan firmanNya agar tidak mencaci agama yg lain (di luar Islam), lantaran bila kita mencaci mereka, mereka akan mencaci Allah dgn penuh permusuhan tanpa batas, karena memang sudah menjadi sunnah (fitrah) Allah bagi manusia, bahwa manusia akan merasa senang/benar atas apa yg manusia lakukan. (Lihat QS6:108). Yang masih mungkin kita upayakan adalah: jangan mencaci/menjelek-jelekkan orang yg tidak sepaham dengan kita, apa lagi masih dalam satu agama (Islam). Sebaiknya hindarilah mencaci Syekh Muhammad bin Abdul Wahab atau siapapun, kalau masih mengakui Alquran sebagai  Kitab Sucinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rokhim</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html/comment-page-1#comment-86008</link>
		<dc:creator>Rokhim</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2012 17:17:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=12#comment-86008</guid>
		<description>Seorang muslim memang harus membersihkan aqidahnya dari berbagai macam perusaknya. sebab kesempatan kita hanya sekali di dunia ini untuk benar-benar menjaga kemurnian aqidah. maka kita bersyukur dengan adanya para ulama dan syaikh yang berusaha menjaga aqidah kita dengan benar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang muslim memang harus membersihkan aqidahnya dari berbagai macam perusaknya. sebab kesempatan kita hanya sekali di dunia ini untuk benar-benar menjaga kemurnian aqidah. maka kita bersyukur dengan adanya para ulama dan syaikh yang berusaha menjaga aqidah kita dengan benar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html/comment-page-1#comment-85990</link>
		<dc:creator>Muhammad Abduh Tuasikal</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2012 06:32:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=12#comment-85990</guid>
		<description>@ Irisan

Wahabi itu hanya istilah dari sebagian orang untuk menyudutkan dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab. Dahulu mungkin saja Muhammadiyah terpengaruh dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab, wallahu a&#039;lam untuk saat ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Irisan</p>
<p>Wahabi itu hanya istilah dari sebagian orang untuk menyudutkan dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab. Dahulu mungkin saja Muhammadiyah terpengaruh dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab, wallahu a&#8217;lam untuk saat ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mulyanto</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html/comment-page-1#comment-85987</link>
		<dc:creator>mulyanto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2012 06:30:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=12#comment-85987</guid>
		<description>Assalaamu’alaikum
mohin izin share untuk catatan saya di FB semoga bermanfaat untuk menegakan kebenaran Islam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu’alaikum<br />
mohin izin share untuk catatan saya di FB semoga bermanfaat untuk menegakan kebenaran Islam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: irsan</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html/comment-page-1#comment-85681</link>
		<dc:creator>irsan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2012 23:54:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=12#comment-85681</guid>
		<description>ane mau nanya wahabi itu sama saja dgn muhammadiyah kan ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ane mau nanya wahabi itu sama saja dgn muhammadiyah kan ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rustam Al Batawi</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html/comment-page-1#comment-84078</link>
		<dc:creator>Rustam Al Batawi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 12:13:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=12#comment-84078</guid>
		<description>Assalamualaikum.

Saya setuju dengan mas Nur Kholis, mungkin akan baik jika juga diulas mengenai sejarah kebangkitan ajaran Muhammad Ibn&#039; Abdul Wahab di era 1700-1800 hingga berubah namanya dari Hijaz menjadi Saudi Arabia (dari A - Z). Syukron.

Wassalamulaikum.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum.</p>
<p>Saya setuju dengan mas Nur Kholis, mungkin akan baik jika juga diulas mengenai sejarah kebangkitan ajaran Muhammad Ibn&#8217; Abdul Wahab di era 1700-1800 hingga berubah namanya dari Hijaz menjadi Saudi Arabia (dari A &#8211; Z). Syukron.</p>
<p>Wassalamulaikum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Nur Kholis</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html/comment-page-1#comment-79219</link>
		<dc:creator>Nur Kholis</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 01:58:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=12#comment-79219</guid>
		<description>Assalamualaikum Wr Wb ...
Terimakasih artikelnya ... cuman tolong disertakan sejarah kemunculan wahabi terus ulas dengan obyektif and munculkan sikap lebih bijak dengan kepentingan agama ini agar persatuan kita tak mudah terkoyak ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Wr Wb &#8230;<br />
Terimakasih artikelnya &#8230; cuman tolong disertakan sejarah kemunculan wahabi terus ulas dengan obyektif and munculkan sikap lebih bijak dengan kepentingan agama ini agar persatuan kita tak mudah terkoyak &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zainul</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html/comment-page-1#comment-79095</link>
		<dc:creator>zainul</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Oct 2011 23:54:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=12#comment-79095</guid>
		<description>silkan juga buka di http://almanhaj.or.id/content/1780/slash/0</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>silkan juga buka di <a href="http://almanhaj.or.id/content/1780/slash/0" rel="nofollow">http://almanhaj.or.id/content/1780/slash/0</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fachri</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html/comment-page-1#comment-78007</link>
		<dc:creator>fachri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2011 11:13:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=12#comment-78007</guid>
		<description>yg lebih dzalim mencaci wahaby menurut mereka dapat fahala inilah ajaran yg di dpt kan pada guru&quot;nya masya allah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yg lebih dzalim mencaci wahaby menurut mereka dapat fahala inilah ajaran yg di dpt kan pada guru&#8221;nya masya allah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/buku-putih-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab-1.html/comment-page-1#comment-76170</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 14:44:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=12#comment-76170</guid>
		<description>#Pengembara 
Wa&#039;alaikumussalam, silakan simak:
http://agama.kompasiana.com/2010/12/02/wahhabi-dalam-sumber-sejarah/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#Pengembara<br />
Wa&#8217;alaikumussalam, silakan simak:<br />
<a href="http://agama.kompasiana.com/2010/12/02/wahhabi-dalam-sumber-sejarah/" rel="nofollow">http://agama.kompasiana.com/2010/12/02/wahhabi-dalam-sumber-sejarah/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

