<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Apa Hukum Merayakan Maulid Nabi?</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/manhaj/apa-hukum-merayakan-maulid-nabi.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/manhaj/apa-hukum-merayakan-maulid-nabi.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 May 2012 08:50:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: akang isa</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/apa-hukum-merayakan-maulid-nabi.html/comment-page-3#comment-86620</link>
		<dc:creator>akang isa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 01:36:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=563#comment-86620</guid>
		<description>assalammu&#039;alaikum, mudah-mudahan kita semua termasuk kedalam hamba-hamba Allah swt yg selamat. aamiiin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalammu&#8217;alaikum, mudah-mudahan kita semua termasuk kedalam hamba-hamba Allah swt yg selamat. aamiiin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Agung</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/apa-hukum-merayakan-maulid-nabi.html/comment-page-3#comment-85743</link>
		<dc:creator>Agung</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2012 07:24:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=563#comment-85743</guid>
		<description>assalam wr.wb
saya pernah berbeda pendapat dengan salah seorang yg mengaku bermanhaj salafi. salah satuny adalah perbedaan tentang masalah Maulid Nabi. karena perbedaan tersebut akhirnya saya di remove dari pertemanan di FB....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalam wr.wb<br />
saya pernah berbeda pendapat dengan salah seorang yg mengaku bermanhaj salafi. salah satuny adalah perbedaan tentang masalah Maulid Nabi. karena perbedaan tersebut akhirnya saya di remove dari pertemanan di FB&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/apa-hukum-merayakan-maulid-nabi.html/comment-page-3#comment-84270</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 15:02:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=563#comment-84270</guid>
		<description>#Abu Ghathfan 
Tidak boleh tolong-menolong dalam maksiat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#Abu Ghathfan<br />
Tidak boleh tolong-menolong dalam maksiat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: seno prabowo</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/apa-hukum-merayakan-maulid-nabi.html/comment-page-3#comment-83739</link>
		<dc:creator>seno prabowo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 12:09:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=563#comment-83739</guid>
		<description>kalau seandainya itu baik, pastilah mereka (para sahabat) telah mendahului kita dalam segala hal (agama). inilah kaidah para ulama, yaitu lau kaana khoiran laa tsabaquna ilahi (afwan kalo lafaz aslinya salah, ana dengar dari kajian ust.abdul hakim bin amir abdat).

kalau mereka (para sahabat) yang dikatakan Allah Ta&#039;ala rodhiyallahu anhum wa rodhu anh (Allah rido kepada mereka dan mereka rido kepada Allah) - lihat surah At-Taubah (9) ayat 100. dan disabdakan oleh Rasulullahu sholallahu &#039;alaihi wa sallam sebagai umat terbaik, TIDAK melakukan perayaan maulid dan segala jenis ibadah yang baru-baru dibuat ini, mengapa kita melakakukannya? apalah artinya kita dengan mereka? mengapa kita menganggap itu baik padahal sahabat tidak melakukannya? mengapa kita itu anggap bid&#039;ah hasanah tetapi sahabat tidak melakukannya? 

semoga ikhwan/akhwat senantiasa berada diatas sunnah, bukan bid&#039;ah. krn lawan dari sunnah adalah ya bid&#039;ah.

jazakallahu khoir.. (afwan sebagian besar tulisan diatas diambil dari beberapa kajian ust.abdul hakim bin amr abdat)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau seandainya itu baik, pastilah mereka (para sahabat) telah mendahului kita dalam segala hal (agama). inilah kaidah para ulama, yaitu lau kaana khoiran laa tsabaquna ilahi (afwan kalo lafaz aslinya salah, ana dengar dari kajian ust.abdul hakim bin amir abdat).</p>
<p>kalau mereka (para sahabat) yang dikatakan Allah Ta&#8217;ala rodhiyallahu anhum wa rodhu anh (Allah rido kepada mereka dan mereka rido kepada Allah) &#8211; lihat surah At-Taubah (9) ayat 100. dan disabdakan oleh Rasulullahu sholallahu &#8216;alaihi wa sallam sebagai umat terbaik, TIDAK melakukan perayaan maulid dan segala jenis ibadah yang baru-baru dibuat ini, mengapa kita melakakukannya? apalah artinya kita dengan mereka? mengapa kita menganggap itu baik padahal sahabat tidak melakukannya? mengapa kita itu anggap bid&#8217;ah hasanah tetapi sahabat tidak melakukannya? </p>
<p>semoga ikhwan/akhwat senantiasa berada diatas sunnah, bukan bid&#8217;ah. krn lawan dari sunnah adalah ya bid&#8217;ah.</p>
<p>jazakallahu khoir.. (afwan sebagian besar tulisan diatas diambil dari beberapa kajian ust.abdul hakim bin amr abdat)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/apa-hukum-merayakan-maulid-nabi.html/comment-page-3#comment-83712</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 00:12:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=563#comment-83712</guid>
		<description>#Rona Abdillah Khumaidi 
Wa&#039;alaikumussalam. Khilafiyyah bukan pembenaran. Permasalahan ini juga bukan ranah ijtihadiyyah sehingga tidak tepat kita menggunggulkan pendapat ulama padahal tidak didasari dalil hanya anggapaan baik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#Rona Abdillah Khumaidi<br />
Wa&#8217;alaikumussalam. Khilafiyyah bukan pembenaran. Permasalahan ini juga bukan ranah ijtihadiyyah sehingga tidak tepat kita menggunggulkan pendapat ulama padahal tidak didasari dalil hanya anggapaan baik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Ghathfan</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/apa-hukum-merayakan-maulid-nabi.html/comment-page-3#comment-83555</link>
		<dc:creator>Abu Ghathfan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2012 12:54:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=563#comment-83555</guid>
		<description>Di Desa anna rencana ada muludan, dan anna di tarik iuran Rp. 20.000,- , apa sebaiknya anna tidak membayar ya dan kalau membayar hukumnya bagaimana ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di Desa anna rencana ada muludan, dan anna di tarik iuran Rp. 20.000,- , apa sebaiknya anna tidak membayar ya dan kalau membayar hukumnya bagaimana ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: muhammadrusby</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/apa-hukum-merayakan-maulid-nabi.html/comment-page-3#comment-82676</link>
		<dc:creator>muhammadrusby</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 05:50:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=563#comment-82676</guid>
		<description>bismillah assalamu&#039;alaikum....
Saudara sekalian seandainya memang maulid nabi ini perlu dirayakan pastilah, para sahabat rasululloh yang duluan merayakannya karena cintanya yang begitu bsar kepada rasulullah SAw, dibandingkan dengan kita yg sudah sangat jauh dengan rasulullah kemudian dengan berani dan lancangnya menetapkan suatu syariat dalam agama yang tidak ada tuntunannya dari Al-qur&#039;an maupun hadist,,,
Barng siapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka amalan itu tertolak.&#039;&#039;
Dan barang siapa yang mengada-adakan suatu dalam urusan kami yang bukan daripadanya maka ia tertolak.&#039;&#039;
Kenapasih kita apabila datang suatu kebenaran kepada kita, tidak pernah  langsung kita ikuti, malah mencari-cari alasan untuk meninggalkan kebenaran tersebut... Sebenarnya apa yng dipikirkan manusia sekarang...
Wallohu&#039;alam bissawaf....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bismillah assalamu&#8217;alaikum&#8230;.<br />
Saudara sekalian seandainya memang maulid nabi ini perlu dirayakan pastilah, para sahabat rasululloh yang duluan merayakannya karena cintanya yang begitu bsar kepada rasulullah SAw, dibandingkan dengan kita yg sudah sangat jauh dengan rasulullah kemudian dengan berani dan lancangnya menetapkan suatu syariat dalam agama yang tidak ada tuntunannya dari Al-qur&#8217;an maupun hadist,,,<br />
Barng siapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka amalan itu tertolak.&#8221;<br />
Dan barang siapa yang mengada-adakan suatu dalam urusan kami yang bukan daripadanya maka ia tertolak.&#8221;<br />
Kenapasih kita apabila datang suatu kebenaran kepada kita, tidak pernah  langsung kita ikuti, malah mencari-cari alasan untuk meninggalkan kebenaran tersebut&#8230; Sebenarnya apa yng dipikirkan manusia sekarang&#8230;<br />
Wallohu&#8217;alam bissawaf&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rona Abdillah Khumaidi</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/apa-hukum-merayakan-maulid-nabi.html/comment-page-3#comment-81593</link>
		<dc:creator>Rona Abdillah Khumaidi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 05:12:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=563#comment-81593</guid>
		<description>Assalamualaikum, mohon maaf sebelumnya atas keterbatasan ilmu agama yang saya miliki.
menurut pandangan awam saya, hal-hal semacam ini sudah masuk dalam kategori khilafiyah (perbedaan pendapat) Ulama.
Dalam kaca mata intelektual hal ini perlu terus dibahas, tapi kita tidak bisa terus terusan memperdebatkan ini. masih ada tugas yang berat bagi kita umat islam.Mari kita bersatu mengembangkan pendidikan, mengentaskan kemiskinan dan terus slalu menjaga agar umat islam tidak diremehkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum, mohon maaf sebelumnya atas keterbatasan ilmu agama yang saya miliki.<br />
menurut pandangan awam saya, hal-hal semacam ini sudah masuk dalam kategori khilafiyah (perbedaan pendapat) Ulama.<br />
Dalam kaca mata intelektual hal ini perlu terus dibahas, tapi kita tidak bisa terus terusan memperdebatkan ini. masih ada tugas yang berat bagi kita umat islam.Mari kita bersatu mengembangkan pendidikan, mengentaskan kemiskinan dan terus slalu menjaga agar umat islam tidak diremehkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu hafizh al aziz</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/apa-hukum-merayakan-maulid-nabi.html/comment-page-3#comment-75330</link>
		<dc:creator>abu hafizh al aziz</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2011 14:59:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=563#comment-75330</guid>
		<description>alhamdulilah,bertambah ilmu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>alhamdulilah,bertambah ilmu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mulyadi syam</title>
		<link>http://muslim.or.id/manhaj/apa-hukum-merayakan-maulid-nabi.html/comment-page-2#comment-71758</link>
		<dc:creator>mulyadi syam</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 May 2011 10:20:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=563#comment-71758</guid>
		<description>Alhamdulillah dah jelas mana yg boleh mana yg tidak.terima kasih...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah dah jelas mana yg boleh mana yg tidak.terima kasih&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

