radio muslim

Shalat Malam

Kategori: Fiqh dan Muamalah

70 Komentar // 16 Juni 2008

Hukum, Waktu dan Jumlah Rokaat Sholat Malam

Hukum sholat malam adalah sunah muakkad. Waktunya adalah setelah sholat ‘isya sampai dengan sebelum waktu sholat shubuh. Akan tetapi, waktu yang paling utama adalah sepertiga malam yang terakhir dan boleh dikerjakan sesudah tidur ataupun sebelumnya.

Sedangkan jumlah rokaatnya paling sedikit adalah 1 rokaat berdasarkan sabda Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam, “Sholat malam adalah 2 rokaat (salam) 2 rokaat (salam), apabila salah seorang di antara kamu khawatir akan datangnya waktu shubuh maka hendaklah dia sholat 1 rokaat sebagai witir baginya.” (HR. Bukhori dan Muslim). Dan paling banyak adalah 11 rokaat berdasarkan perkataan ‘Aisyah radhiyallohu ‘anha, “Tidaklah Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam sholat malam di bulan romadhon atau pun bulan yang lainnya lebih dari 11 rokaat.” (HR. Bukhori dan Muslim), walaupun mayoritas ulama menyatakan tidak ada batasan dalam jumlah rokaatnya.

Keutamaan Sholat Malam

Ketika menyebutkan ciri-ciri orang yang bertakwa, Alloh Subhanallohu wa Ta’ala berfirman yang artinya, “Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar.” (QS. Adz Dzariyat: 17-18)

Karena pentingnya sholat malam ini Alloh berfirman kepada Nabi-Nya yang artinya, “Hai orang yang berselimut, bangunlah pada sebagian malam (untuk sholat), separuhnya atau kurangi atau lebihi sedikit dari itu. Dan bacalah Al-Qur’an dengan tartil.” (QS. AlMuzammil: 1-4)

Berikut ini akan kami sampaikan beberapa keutamaan sholat malam dengan tujuan agar seseorang lebih bersemangat dan terdorong hatinya untuk mengerjakannya dan selalu mengerjakannya.

1. Sebab masuk surga.

Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berilah makanan, sambunglah tali persaudaraan dan sholatlah ketika manusia terlelap tidur pada waktu malam niscaya engkau akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah, dishohihkan oleh Al Albani)

2. Menaikkan derajat di surga.

Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh di dalam surga tedapat kamar-kamar yang bagian dalamnya terlihat dari luar dan bagian luarnya terlihat dari dalam. Kamar-kamar itu Alloh sediakan bagi orang yang memberi makan, melembutkan perkataan, mengiringi puasa Romadhon (dengan puasa sunah), menebarkan salam dan mengerjakan sholat malam ketika manusia lain terlelap tidur.” (HR. At Tirmidzi, dihasankan oleh Al Albani)

3. Penghapus dosa dan kesalahan.

Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hendaklah kalian melakukan sholat malam, karena sholat malam itu adalah kebiasaan orang-orang sholih sebelum kalian, dan ibadah yang mendekatkan diri pada Tuhan kalian serta penutup kesalahan dan sebagai penghapus dosa.” (HR. At Tirmidzi, dihasankan oleh Al Albani)

4. Sholat yang paling utama setelah sholat fardhu.

Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam.” (HR. Muslim)

5. Kemulian orang yang beriman dengan sholat malam.

Ketika Jibril datang pada Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Hai Muhammad, kemuliaan orang beriman adalah dengan sholat malam. Dan kegagahan orang beriman adalah sikap mandiri dari bantuan orang lain.” (HR. Al Hakim, dihasankan oleh Al Albani)

Akan tetapi disayangkan kebanyakan kaum muslimin meninggalkan sholat malam yang berarti telah menyia-nyiakan keutamaan yang telah Alloh sediakan dikarenakan kemalasan yang ada pada mereka atau pun tergoda dengan gemerlapnya dunia. Dalam riwayat Imam Bukhori disebutkan bahwa ketika Rosululloh ditanya tentang seorang yang tidur sepanjang malam sampai waktu subuh, maka Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia adalah seorang yang kedua telinganya dikencingi oleh setan.” Hal ini adalah penghinaan setan baginya, lalu bagaimana seorang yang bangun setelah waktu subuh??? Wallohu Musta’an.

***

Penulis: Abu Abdillah Rudi Agus H.
Artikel www.muslim.or.id

==========

Silakan like FB fanspage Muslim.Or.Id dan follow twitter @muslimindo

==========

Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di muslim.or.id dengan menyertakan muslim.or.id sebagai sumber artikel
cara cepat mudah menghafal alquran

70 Komentar

  1. ikhsan
    21 Mar 2011 [#]

    assalamu’alaikum wrwb.
    Bedanya shalat Tahajaud – Shalat Witir – dan Sholat Malam apa..?
    Roka’at berapa aja..?

    Maap,agak bingung..

  2. Abduh Tuasikal
    22 Mar 2011 [#]

    @ Wa’alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh

    Shalat tahajud dan shalat malam itu istilah yg sama. Jumlah rakaatnya tak terbatas, dikerjakan dua rakaat salam-dua rakaat salam.
    Shalat witir adl penutup shalat malam, jumlah rakaatnya ganjil: 1, 3, 5, 7, atau 9 raka’at.

  3. ferry
    23 Mar 2011 [#]

    assalamu’alaikum
    izin copas ya…

  4. irwan Hanani
    24 Mar 2011 [#]

    ‘Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh’

    mohon pencerahan…sy karyw swasta yg kerja shif malam, pulang jam 5 pagi, selama ini sy berusaha sholat malam, tapi karena waktu yg ada hanya sebentar ( bukan waktu istirahat kerja) meluangkan waktu dari kesibukan kerja yg sy laksanakan ( sekitar 15 menit ), sy sholat 4 rakkat(2 rakaat salam )& witir 3 rakkat…
    mohon petunjuk yang terbaik, agar saya dapat selalu melaksanakan :( Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam.” )

    Syukron Jazakallah.

    Wa’alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh

  5. Yulian Purnama
    25 Apr 2011 [#]

    #Irwan Hanani
    Wa’alaikumussalam Warahmatullah Wabarakatuh, yang bapak lanjutkan sudah baik dan bisa dilanjutkan

  6. carnoto permana
    28 Apr 2011 [#]

    kata sebagian ustad solat tahajud harus tidur dulu tolong jelaskan dan sertakan hadis hadis yg mendukung,saya orang miskin ilmu jadi bingung mana yg benar dan salah

  7. Yulian Purnama
    28 Jun 2011 [#]

    #carnoto permana
    Memang sebagian ulama berpendapat bahwa shalat tahajud harus diawali dengan tidur lebih dulu, silakan simak:
    http://konsultasisyariah.com/haruskah-tidur-sebelum-mengerjakan-shalat-tahajud
    Pendapat yang lebih benar adalah yang dibangun berdasarkan dalil

  8. Anggie
    30 Jun 2011 [#]

    Assalamualaikum. Alhamdulillah sy jd bsa tau mana yg salah dan baik. Sya gk iktn tahlilan krna sya tau itu bid’ah dan kasian sm klwrga alm jd hrus menyiapkn mkanan. Tp sya mlh di blng tdk gaul m org. Dan sy tdk ska kmpl m org krn klo kmpl pasti bnyk maksiat shngga sy bnyak dirumah. Lagi2 org2 ska blg sy gk gaul mhn pencrhn dan klo bsa krm lwt mail. Wslm

  9. Wati
    10 Jul 2011 [#]

    masih jarang untuk bangun dan melakukan shalat malam.

  10. aji
    20 Jul 2011 [#]

    skron jzklah untk artkelnya.doakan kami agar ttap istiqomah

  11. sigid
    09 Agu 2011 [#]

    ASS.WR.WB. apakah sah, sy mengerjakan sholat tahajud tp tdk mengerjakan sholat witir, krn sholat witir telah sy lakukan saat sholat tarawih di masjid. TKS Wassalam

  12. Yulian Purnama
    15 Agu 2011 [#]

  13. edo ismail
    07 Okt 2011 [#]

    ana ijin share

  14. anna rokhana
    15 Okt 2011 [#]

    artikel yang bermanfaat. izin sharenya, syukron….

  15. Fina
    01 Jan 2012 [#]

    Besar seklai ya keutamaan shalat malam…

  16. Adi Munazir
    10 Feb 2012 [#]

    assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh….
    saya mau bertanya tentang pelaksanaan tahajud…
    apakah boleh dikerjakan secara berjamaah layaknya sholat fardhu?? atau hanya dikerjakan sendiri sendiri saja…. syukron
    wassalam..

  17. ade erdi
    18 Mar 2012 [#]

    assalamu’alaikum, bisa minta tolong di berikan do’a apa saja yang dipakai dlm sholat malam…

  18. Yulian Purnama
    26 Apr 2012 [#]

    #Adi Munazir
    wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh,
    jika kadang-kadang saja tidak mengapa

Tinggalkan Komentar

Biojanna

Kembali ke Atas