Bulan Ramadhan Kesempatan Emas Tuk Tinggalkan Rokok

Kategori: Fiqh dan Muamalah, Ramadhan

25 Komentar // 4 September 2008

Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahullah ta’ala pernah ditanyakan:

Sebagian orang yang berpuasa yang gemar merokok meyakini bahwa mengisap rokok di bulan Ramadhan bukanlah pembatal puasa karena rokok bukan termasuk makan dan minum. Bagaimana pendapat Syaikh yang mulia tentang masalah ini?

Beliau rahimahullah menjawab:

Menurutku, ini adalah pernyataan yang tidak ada usulnya sama sekali. Bahkan sebenarnya rokok termasuk minum (syariba). (Dalam bahasa Arab) mengisap rokok disebut syariba ad dukhon. Jadi mengisap rokok disebut dengan minum (syariba).

Kemudian juga, asap rokok -tanpa diragukan lagi- masuk hingga dalam perut atau dalam tubuh. Dan segala sesuatu yang masuk dalam perut dan dalam tubuh termasuk pembatal puasa, baik yang masuk adalah sesuatu yang bermanfaat atau yang mendatangkan bahaya. Misalnya seseorang menelan manik-manik, besi atau selainnya (dengan sengaja), maka puasanya batal. Oleh karena itu, tidak disyaratkan sebagai pembatal puasa adalah memakan atau meminum sesuatu yang bermanfaat. Segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh dianggap sebagai makanan dan minuman.

Mereka meyakini bahkan mengenal bahwa mengisap rokok itu disebut (dalam bahasa Arab) syariba (yang artinya = minum), namun mereka tidak menyatakan bahwa rokok adalah pembatal puasa. Sama saja kita katakan bahwa ini jumlahnya satu, namun dia menganggap mustahil ini jumlahnya satu. Jadi, orang ini ada kesombongan dalam dirinya.

Kemudian berkaitan dengan bulan Ramadhan, ini adalah waktu yang tepat bagi orang yang memiliki tekad yang kuat untuk meninggalkan rokok yang jelek dan bisa mendatangkan bahaya. Waktu ini adalah kesempatan yang baik untuk meninggalkan rokok karena sepanjang siang seseorang harus menahan diri dari hal tersebut. Sedangkan di malam hari, dia bisa menghibur diri dengan hal-hal yang mubah seperti makan, minum, jalan-jalan ke masjid atau berkunjung ke majelis orang sholih. Untuk meninggalkan kebiasaan merokok, seseorang juga hendaknya menjauhkan diri dari para pencandu rokok yang bisa mempengaruhi dia untuk merokok lagi.

Apabila seorang pencandu rokok setelah sebulan penuh meninggalkan rokoknya (karena moment puasa yang dia lalui), ini bisa menjadi penolong terbesar baginya untuk meninggalkan kebiasaan rokok selamanya, dia bisa meninggalkan rokok tersebut di sisa umurnya. Bulan Ramadhan inilah kesempatan yang baik. Waktu ini janganlah sampai dilewatkan oleh pecandu rokok untuk meninggalkan kebiasaan rokoknya selamanya.

Dikutip dari Majmu’ Fatawa wa Rosa’il Ibnu ‘Utsaimin, Bab Ash Shiyam, 17/148 (Asy Syamilah)

-Semoga Allah memberikan taufik kepada pencandu rokok untuk meninggalkan kebiasaan rokok selamanya setelah dia berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan, Amin Ya Mujibas Sa’ilin-

Diselesaikan menjelang Maghrib di salah satu rumah Allah,
Masjid Siswa Graha, 23 Sya’ban 1429 H
[bertepatan dengan 25 Agustus 2008]

Semoga Allah membalas amalan ini

***

Penerjemah: Muhammad Abduh Tuasikal, S.T.
Artikel www.muslim.or.id

25 Komentar

  1. nurdin
    06 Sep 2008 [Permalink]

    bagus !!!!aku suka membacanya/?????
    mengapa sebagian majelis mengaramkan rokok ????

  2. tiana
    14 Sep 2008 [Permalink]

    knp sih mesti ada rokok??
    udah tau bahaya knp msh pada merokok.
    mui…ayo tuntaskan rokok.

  3. iis danti
    19 Sep 2008 [Permalink]

    hm merokok…, gak habis fikir, apa ya manfaat merokok? Kalo untuk menghilangkan kejenuhan, stress apa emang hilang dengan merokok saja? kayaknya nggak deeeh, tapi harus dengan keyakinan penuh. Insya Allah, dengan tanpa rokok/merokok akan menjadi lebih barokah, apapun, siapapun itu. Harus yakin kalo itu memang gak ada manfaatnya!!! Semoga Allah memberikan yang terbaik bagi kita semua, sehingga kita dimasukan kedalam golongan yang beruntung, amiin.

  4. Benian
    29 Sep 2008 [Permalink]

    Rokok itu sama saja dgn kanker yg mengurangi umur kt secara pelan2

  5. faisal anwar
    16 Aug 2009 [Permalink]

    BAGUS BANGET NEH ARTIKEL ANA COPY Y

  6. yunia
    16 Aug 2009 [Permalink]

    eMm…

    bkan hnya perokok aktif yg terkena dampak’a tpii justru mLah yg terkena dampak pLing besar yaitu P’rokok pasif…

    jd.. merokok merugikan dirisendiri n orang banyak…

    Ayo,, atuuh Hentikan MEROKOK….”

  7. purwoto
    19 Aug 2009 [Permalink]

    kami termasuk perokok berat setelah baca ertikel anda tentang bahaya merokok insya Alloh kami dibulan puasa nanti kami berpuasa sekalian mengurangi kebiasaan merokok.terima kasih atas ertikelnya semoga bermanfaat bagi kita semua amin.

  8. vivi
    23 Aug 2009 [Permalink]

    blh copas artikel ini?coz swami ‘n mertua perokok,smg dg membc artikel ini mereka bs sadar,syukron

  9. Sepbrina
    26 Aug 2009 [Permalink]

    T.O.P B.G.T dah!!!

    Tapi kenapa zaw koq masih banyak orang” yang suka merokok udah diharamkan juga???
    padahal mereka juga tahu bahaya akan merokok….

    Bwt org” yang masih suka merokok saran saya tinggalkan saja merokok cz yang kena bahayanya bukan yang hisap rokok aja tp juga org yang ada disamping kanan-kirinya tuh…apalagi ky’ saya yg alergi dg asap rokok.cKcKck:-)

    Don’t SMOKE…cHa YoU !!!!

  10. Feby
    26 Aug 2009 [Permalink]

    bagus jg artikelnya, bs buat pacuan bagi para perokok agar bs mengurangi ato bahkan menghentikan kebiasaan merokoknya

  11. Mahrus ali
    30 Aug 2009 [Permalink]

    Bukannya di bulan puasa it menahan hawa nafsu???
    Sepengetahuan saya merokok it haram hukum nya.

  12. dodedo
    07 Sep 2009 [Permalink]

    segala yang masuk dalam tubuh mebatalkan puasa ????
    : (segala sesuatu yang masuk dalam perut dan dalam tubuh termasuk pembatal puasa, baik yang masuk adalah sesuatu yang bermanfaat atau yang mendatangkan bahaya)
    Bagaimana dengan (maaf) ngupil ?

  13. yusuf kaysan
    02 Aug 2010 [Permalink]

    ramadhan kmrn saya msih perokok aktif (2 bungkus rokok sehari)..alhamdulillah sekarang sya sudah berhenti total dari barang haram tsb..(sudah lbih 4 bulan)..smg ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kmrin..krn “aku sdh bebas dari rokok”..

  14. Aang Kusnandar
    09 Aug 2010 [Permalink]

    Bg yg pecandu “ROKOK”…… stlah mbaca artikel diatas,smg Alloh swt mberikan HIDHAYAH….
    STOP Mrokok!!!!…….tdk ada manfaatnya

  15. suwel boomers
    10 Aug 2010 [Permalink]

    insya Allah saya akan berusaha untuk mengurangi, dan kalau bisa berhenti sama sekali. Amin.

  16. Feri
    11 Aug 2010 [Permalink]

    betul..betul..betul…!!! sudah tahu rokok merugikan masih juga d konsumsi….!!

  17. Masalah
    13 Aug 2010 [Permalink]

    wah wha wha……………. lumayanlah….

  18. Hada' Rockers
    24 Aug 2010 [Permalink]

    z btul bgt artikelnya td . . .
    smga pra pmbaca bsa sgra bertobat . . .
    cz bljar dr pngalaman bro . . .

  19. lina
    28 Jul 2011 [Permalink]

    izin copas

Tinggalkan Komentar

Kembali ke Atas