Puasa Tetapi Tidak Shalat

Kategori: Fiqh dan Muamalah, Ramadhan

42 Komentar // 22 August 2009

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin -rahimahullah- pernah ditanya: “Apa hukum orang yang berpuasa namun meninggalkan shalat?”


Beliau rahimahullah menjawab:

“Puasa yang dilakukan oleh orang yang meninggalkan shalat tidaklah diterima karena orang yang meninggalkan shalat adalah kafir dan murtad. Dalil bahwa meninggalkan shalat termasuk bentuk kekafiran adalah firman Allah Ta’ala,

فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَنُفَصِّلُ الْآَيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

“Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.” (Qs. At Taubah [9]: 11)

Alasan lain adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ

“Pembatas antara seorang muslim dengan kesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim no. 82)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ

“Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Ahmad, At Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu Majah. Dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani)

Pendapat yang mengatakan bahwa meninggalkan shalat merupakan suatu kekafiran adalah pendapat mayoritas sahabat Nabi bahkan dapat dikatakan pendapat tersebut adalah ijma’ (kesepakatan) para sahabat.

‘Abdullah bin Syaqiq –rahimahullah- (seorang tabi’in yang sudah masyhur) mengatakan, “Para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah menganggap suatu amalan yang apabila seseorang meninggalkannya akan menyebabkan dia kafir selain perkara shalat.” [Perkataan ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi dari 'Abdullah bin Syaqiq Al 'Aqliy; seorang tabi'in. Hakim mengatakan bahwa hadits ini bersambung dengan menyebut Abu Hurairah di dalamnya. Dan sanad (periwayat) hadits ini adalah shohih. Lihat Ats Tsamar Al Mustathob fi Fiqhis Sunnah wal Kitab, hal. 52, -pen]

Oleh karena itu, apabila seseorang berpuasa namun dia meninggalkan shalat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah (tidak diterima). Amalan puasa yang dia lakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti.

Oleh sebab itu, kami katakan, “Shalatlah kemudian tunaikanlah puasa.” Adapun jika engkau puasa namun tidak shalat, amalan puasamu akan tertolak karena orang kafir (karena sebab meninggalkan shalat) tidak diterima ibadah dari dirinya.

[Sumber: Majmu' Fatawa wa Rosa-il Ibnu 'Utsaimin, 17/62, Asy Syamilah]

***

Penerjemah: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel www.muslim.or.id

42 Komentar

  1. sahiruddin
    22 Aug 2009 [Permalink]

    komentar sy berda’wah trus dengan dalil- yang kuat sprti yang di keukakan diatas kami sangat mendukung artikel ini…

  2. keikonarisa
    22 Aug 2009 [Permalink]

    Banyak yang menjalankan ibadah sunnah namun lalai dalam hal yang wajib.
    Dengan adanya artikel ini dapat memberi motivasi bagi yang lalai.Syukron….

  3. Ardios Chaniago
    22 Aug 2009 [Permalink]

    Assalamu’alaikum. Mohon ijin copy artikel yang ada di situs ini

  4. akhyar
    22 Aug 2009 [Permalink]

    ada istilah, puasa tidak puasa, yang penting hari raya.. itu salah..
    yang betul adalah.. walau tak ada hari raya, yang penting puasa.

  5. ndut
    22 Aug 2009 [Permalink]

    asslmglaikm….
    maaf sy ingn bertnya berhbungan dgn artikel diatas lgsg sj,sy skrg berada jauh dinegri orang tuk bekerja dn tdk memungkinkan tuk beribadh sholat,krn suatu keadaan!krn skrng tlh msk buln rmdhn da niat dlm dri sy tuk berpuasa,apakah amal ibadah puasa sy bs drima sedang sy tdk melakukan sholat,mhon penjelasannya,trimakasih…

  6. abu muhammad
    22 Aug 2009 [Permalink]

    @ndut
    cm memberi saran dan nasihat,sebaiknya di bulan ramadhan yg penuh berkah ini,mas ndut bersegera bertaubat dr dosa besar yg telah lalu,yaitu meninggalkan shalat.dan bersegera menjalankan shalat dan puasa.krn apapun keadaannya seseorang wajib menjalankan shalat walaupun sampai keadaan sekarat sj masih terkena kewajiban shalat,apalagi kt skrg ini yg masih segar bugar,mk shalat musti ttap jalan,bhkn orang yg sdh meninggal sj ttp di SHOLATkan.

  7. anang widyatama
    23 Aug 2009 [Permalink]

    gud!!!! agar orang tidak menyepelekan shoalat!!!!!!

  8. anang widyatama
    23 Aug 2009 [Permalink]

    bagus!!!

  9. Muhammad Dieng
    23 Aug 2009 [Permalink]

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Terima kasih banyak. Bagus sekali artikelnya. Memudahkan saya untuk mengingatkan saudara2 yg lainnya. Tinggal di kasih link ke artikel ini saja.. menghemat waktu ‘mengomelin’ mereka. Jd waktunya bs buat ngomelin yg lain biar ga lupa shalatnya. Hehehe..

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  10. norman
    23 Aug 2009 [Permalink]

    Assalamu’alaikum wr.wb.

    Bagaimana halnya ketika kita lalai pada waktu shalat subuh, karena ketiduran sehabis saur.., hal itu biasanya banyak terjadi tanpa sengaja.

    wassalam

  11. riezka
    24 Aug 2009 [Permalink]

    Alhamdulilah , ini memperjelas saya. Trimakasih atas artikelnya .

  12. Hartono
    24 Aug 2009 [Permalink]

    Sy memang tidk tahu banyak tntang syariat islam. Tetapi hnya dasar2nya saja. Informasi yg ada d atas memang sy setuju. Krn rukun islam ada 5 . Dan ke 5 itu hrs d lakukan secara berurutan. Puasa rukun islam yg ke 4 setelah syahadat, shalat, zakat,

  13. Nina
    24 Aug 2009 [Permalink]

    Bagus bgt. Smg saya dan kita smua bisa menjaga sholat kita. Amien…

  14. lhea
    25 Aug 2009 [Permalink]

    benar juga ya….owh begitu ya…banyak orang yang semangat puasa namun sholat nya tidak dilakukan.tapi mereka tetap saja puasa….

    apa puasanya itu sah atau tidak?

  15. Reny setiawati
    27 Aug 2009 [Permalink]

    Asslmlkm wr.wb,Sy Reny..
    sy mau minta saran,d kluarg sy ad yg menjlnkn puasa tp dia tdk shlat,kl sy ajak shalat pst sllu beralsan kl dia tdk bs shlt..pdhl km skluarg sdh brusha tuk mengajarkan dia shlt tp dia sll menolak,tlng ksh saran agar sy bs kluar dr mslh ini,trmksh.
    .

  16. Tommi
    28 Aug 2009 [Permalink]

    Untuk ukhti Reny, saran saya coba saudaranya diajak sholat berjamaah di masjid, sekalian dengan keluarga anda. Hikmahnya, dia bisa mengikuti langsung gerakan sholat berjamaah sambil belajar. Dan tentunya, klo ada ustadznya, bisa dikasih nasehat.

  17. iqbal
    31 Aug 2009 [Permalink]

    saya rasa dalam menghukumi sesuatu itu dilihat karena apa orang tersebut meninggalkan sholat! jadi menurut saya menghukumi hal yang demikian harus diperinci lebih jelas lagi sebab setiap orang memiliki argumen yang berbeda dan lagi sebab yang berbeda karena meninggalkan sholat? misal udzur??? terima kasih

  18. stev
    02 Sep 2009 [Permalink]

    assalamualaikum..saya mau bertanya ap hukumnya org yg mengerjakan shalat dgn berpakaian najis(karna rumahnya jauh or dlm perjalanan) terima kasih wasalam

  19. Fatria
    02 Sep 2009 [Permalink]

    tlg beri advise..gimana spy suami mau mengikuti ini?

  20. taufik hidayat
    03 Sep 2009 [Permalink]

    assallamu,alaikum wr.wb mau tanya melakukan hubungan suami istri malam bulan ramadhan hukum ya apa.. kalau kita tidak mandi wajib tapi makan sahur pagi ya baru mandi wajib. puasa ya sah gak. makasih wassalam…

  21. AbuNajwa
    08 Sep 2009 [Permalink]

    @taufik hidayat
    Jima’(hub bdn)dg istri dimalam Ramadhan adalah di perbolehkan. Makan sahur sebelum mandi junub adalah boleh. Tapi sebelum sholat subuh anda harus mandi junub terlebih dahulu. Wallahu’alam

  22. AbuNajwa
    08 Sep 2009 [Permalink]

    tambahan
    @taufik hidayat
    maaf, peristiwa yg menjadikan junub harus terjadi sebelum masuk waktu subuh.
    syukron.

  23. maya
    08 Oct 2009 [Permalink]

    maaf sya jarang sholat setiap ada niaat sholat pasti aja godaanya tp disaat bln ramadhan saya tetap berpuasa dan tidak menjalankan sholat maupan terawih mohon penjelasan apakah pusa saya diterima oleh allah atau gak tks

  24. Muhammad Abduh Tuasikal
    09 Oct 2009 [Permalink]

    Untuk Maya, silakan lihat kembali penjelasan dalam artikel di atas:

    “Oleh karena itu, apabila seseorang berpuasa namun dia meninggalkan shalat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah (tidak diterima). Amalan puasa yang dia lakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti.”

    Semoga Allah memberi taufik padamu.

  25. nunu anwary
    14 Oct 2009 [Permalink]

    assalamu alaikum..w..w memang islam itu satu2nya agama yang benar-benar mulia,agung sehingga apapun alasan kita untuk menjalankan suatu kewajiban (syariat islam)contohnya sholat separah apapun keadaan kita,sholat tetap tidak terlepas dari WAJIB hukumnya,tidak ada air buat berwudlu gantinya tayamum,tidak bisa berdiri gantinya duduk,tdk bs duduk,gantinya berbaring dan banyak sekali kemudahan-kemudahan yang islam ajarkan…buat ndut syukron…

  26. Fara
    15 Nov 2009 [Permalink]

    assalamualaikum wr.wb.

    saya mau tanya pak ustad “bagaimana mnurut pendapat anda jika ada seseorang yang tak pernah sholat namun dia sangat patuh terhadap orang tua…sangat sangat patuh sekali jarang -jarang ada orang seperti dia yang sangat patuh tehadap orang tua.apakah dia masih termasuk islam dan bagaimana amalan2 dia????”tolong kalau bisa kirim ke E-mail saya.

    wassalamualaikum wr.wb

  27. ani nay
    12 Dec 2009 [Permalink]

    Assalamu’alaikum wr.wb.

    bagaimana halnya kalo kt sholat subuh telat karena kita bangunnya kesiangan.

    wassalam

  28. cah bagus
    20 Jan 2010 [Permalink]

    puasa taapi ga’ sholat yach kayae sama ja dengan pake baju berdasi tapi ga’ pake celana…

  29. titik
    05 Apr 2010 [Permalink]

    tapi masih banya banget orang2 yang berpusa tetapi mereka tidak melaksanakan solat….mungkinkah mereka tidak tahu kalo sebenar nya puasa mereka hanya sia2…

  30. rhye
    09 Apr 2010 [Permalink]

    mf…p.ustd sya mau tanya…sya kan baru belajar bwat rajin…solat tapi…kta orang tua sya
    sya juga harus rajin puasa…
    tapi solat saya masih bolong-bolong
    apa puasa yang sya lakukan sia-sia>>>

    klo bisa kirim k e-mail sya..

    assalamualaikummm…..

  31. Muslim.Or.Id
    09 Apr 2010 [Permalink]

    @ Rhye
    Tetap prioritaskan shalat, maka pasti engkau akan rajin juga puasa.

  32. elfrianto
    05 Jul 2010 [Permalink]

    tepat sekali dan sangat setuju.

  33. mazidah
    16 Aug 2010 [Permalink]

    bagaimana kako’ yang meninggalkan puasa adalah orang awam yang tidak tau shalat karena kebodohannya? trus bagaimana kalo orang itu memang belum mendirikan shalat sama sekali karena dia orang awam?

  34. solahinas
    17 Aug 2010 [Permalink]

    puasa tapi berbuat anarkis, syah tidak, mohon jawab pak ustad.

  35. Yulian Purnama
    17 Aug 2010 [Permalink]

  36. Yulian Purnama
    17 Aug 2010 [Permalink]

    #solahinas
    Sah, namun mengurangi pahalanya bahkan bisa sampai habis. Karena Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
    الصيام جنة ، فلا يرفث ولا يجهل ، وإن امرؤ قاتله أو شاتمه ، فليقل إني صائم
    Puasa itu perisai, maka ketika puasa janganlah berkata kotor dan mengganggu orang. Jika ada orang yang mengajak berkelahi atau mencacimu katakanlah: ‘Saya sedang puasa’” (Muttafaqun ‘alaihi)

  37. herlina
    26 Aug 2010 [Permalink]

    izin share ya ustad… terima kasih

  38. lucifer
    10 Sep 2010 [Permalink]

    saya tau tau islam dr lahir,,
    stlh dewasa/21th saya jarang shalat krn kluarga memang tidak religius,,
    shalat adalah kebiasaan yang jarang dilakukan,,tetapi zakat dan puasa selalu dilakukan,,
    saya pikir daripada saya Islam tapi tidak sempurna,apa lebih baik saya menganut agama lain tapi menjalankannya dengan serius?

  39. Abduh Tuasikal
    12 Sep 2010 [Permalink]

    @ Lucifer
    Tetaplah pada Islam, dan trus rutinkan shalat.

Tinggalkan Komentar

Kembali ke Atas