<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Panduan Tata Cara Tayammum</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/panduan-tata-cara-tayammum.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/panduan-tata-cara-tayammum.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 14:39:11 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: TATA CARA TAYAMUM &#171; - &#8211; ASSALAFIYYAH &#8211; -</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/panduan-tata-cara-tayammum.html/comment-page-1#comment-73253</link>
		<dc:creator>TATA CARA TAYAMUM &#171; - &#8211; ASSALAFIYYAH &#8211; -</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 10:25:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1918#comment-73253</guid>
		<description>[...] [2] Kami ringkas dengan penyesuaian redaksi dari Lisanul ‘Arob oleh Muhammad Al Mishriyrohimahullahhal. 251/III, terbitan Darush Shodir, Beirut, Lebanon. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] [2] Kami ringkas dengan penyesuaian redaksi dari Lisanul ‘Arob oleh Muhammad Al Mishriyrohimahullahhal. 251/III, terbitan Darush Shodir, Beirut, Lebanon. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Tayammum &#171; Belajar Aqidah, Fikih dan Akhlak</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/panduan-tata-cara-tayammum.html/comment-page-1#comment-68615</link>
		<dc:creator>Tayammum &#171; Belajar Aqidah, Fikih dan Akhlak</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2011 05:49:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1918#comment-68615</guid>
		<description>[...] dalam islam berdasarkan dalil Al Qur’an, As Sunnah dan Ijma’ (konsensus) kaum muslimin[3]. Adapun dalil dari Al Qur’an adalah firman Allah ‘Azza wa [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] dalam islam berdasarkan dalil Al Qur’an, As Sunnah dan Ijma’ (konsensus) kaum muslimin[3]. Adapun dalil dari Al Qur’an adalah firman Allah ‘Azza wa [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Panduan Tata Cara Tayammum &#171; Inilah Jalanku</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/panduan-tata-cara-tayammum.html/comment-page-1#comment-66691</link>
		<dc:creator>Panduan Tata Cara Tayammum &#171; Inilah Jalanku</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jan 2011 12:53:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1918#comment-66691</guid>
		<description>[...] Kami mulai pembahasan ini dengan mengemukakan pengertian tayammum. Tayammum secara bahasa diartikan sebagai Al Qosdu (القَصْدُ) yang berarti maksud. Sedangkan secara istilah dalam syari’at adalah sebuah peribadatan kepada Allah berupa mengusap wajah dan kedua tangan dengan menggunakan sho’id yang bersih[1]. Sho’id adalah seluruh permukaan bumi yang dapat digunakan untuk bertayammum baik yang terdapat tanah di atasnya ataupun tidak[2]. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Kami mulai pembahasan ini dengan mengemukakan pengertian tayammum. Tayammum secara bahasa diartikan sebagai Al Qosdu (القَصْدُ) yang berarti maksud. Sedangkan secara istilah dalam syari’at adalah sebuah peribadatan kepada Allah berupa mengusap wajah dan kedua tangan dengan menggunakan sho’id yang bersih[1]. Sho’id adalah seluruh permukaan bumi yang dapat digunakan untuk bertayammum baik yang terdapat tanah di atasnya ataupun tidak[2]. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Muhammad Nur Ichwan</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/panduan-tata-cara-tayammum.html/comment-page-1#comment-65558</link>
		<dc:creator>Muhammad Nur Ichwan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jan 2011 10:17:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1918#comment-65558</guid>
		<description>@eff
selama anda masih bisa menemukan air anda harus tetap berwudhu dan tidak bertayammum. 
mungkin yang anda maksudkan dgn wudhu khuf adalah keringanan untuk mengusap khuf/sepatu atau kaos kaki. jika sedang bersafar, maka musafir diperbolehkan berwudhu dan hanya mengusap sepatu/khuf tsb, tdk perlu melepasnya untuk dibasuh. keringanan ini berlaku untuk 3 hari 3 malam.

wallahu ta&#039;ala a&#039;lam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@eff<br />
selama anda masih bisa menemukan air anda harus tetap berwudhu dan tidak bertayammum.<br />
mungkin yang anda maksudkan dgn wudhu khuf adalah keringanan untuk mengusap khuf/sepatu atau kaos kaki. jika sedang bersafar, maka musafir diperbolehkan berwudhu dan hanya mengusap sepatu/khuf tsb, tdk perlu melepasnya untuk dibasuh. keringanan ini berlaku untuk 3 hari 3 malam.</p>
<p>wallahu ta&#8217;ala a&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: eff</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/panduan-tata-cara-tayammum.html/comment-page-1#comment-65396</link>
		<dc:creator>eff</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 22:00:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1918#comment-65396</guid>
		<description>saya pernah mendengar ada wudhu khuf. gimana kalau di kereta? keadaannya masih bisa dapat air, tp dari air minum botol. apakah saya harus tetap wudhu dengan wudhu khuf atau tayamum saja? mohon penjelasannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya pernah mendengar ada wudhu khuf. gimana kalau di kereta? keadaannya masih bisa dapat air, tp dari air minum botol. apakah saya harus tetap wudhu dengan wudhu khuf atau tayamum saja? mohon penjelasannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abduh Tuasikal</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/panduan-tata-cara-tayammum.html/comment-page-1#comment-64729</link>
		<dc:creator>Abduh Tuasikal</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Dec 2010 05:15:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1918#comment-64729</guid>
		<description>@ Rosyidah
Wallahu a&#039;lam. Cukup punggung telapak tangan sj.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Rosyidah<br />
Wallahu a&#8217;lam. Cukup punggung telapak tangan sj.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rosyidah</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/panduan-tata-cara-tayammum.html/comment-page-1#comment-64682</link>
		<dc:creator>Rosyidah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Dec 2010 06:59:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1918#comment-64682</guid>
		<description>yg dmksud telapak tngan yg d usap itu,yg atas(punggung tangan) dan yg bwah,atau yg atas saja? Syukron</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yg dmksud telapak tngan yg d usap itu,yg atas(punggung tangan) dan yg bwah,atau yg atas saja? Syukron</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu khansa</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/panduan-tata-cara-tayammum.html/comment-page-1#comment-60145</link>
		<dc:creator>abu khansa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 21:46:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1918#comment-60145</guid>
		<description>jazakallah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jazakallah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Panduan Tata Cara Tayammum &#171; Kakasi86&#39;s</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/panduan-tata-cara-tayammum.html/comment-page-1#comment-56379</link>
		<dc:creator>Panduan Tata Cara Tayammum &#171; Kakasi86&#39;s</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 11:14:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1918#comment-56379</guid>
		<description>[...] kepada Allah berupa mengusap wajah dan kedua tangan dengan menggunakan sho’id yang bersih[1]. Sho’id adalah seluruh permukaan bumi yang dapat digunakan untuk bertayammum baik yang terdapat [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] kepada Allah berupa mengusap wajah dan kedua tangan dengan menggunakan sho’id yang bersih[1]. Sho’id adalah seluruh permukaan bumi yang dapat digunakan untuk bertayammum baik yang terdapat [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abdul chamid</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/panduan-tata-cara-tayammum.html/comment-page-1#comment-53007</link>
		<dc:creator>abdul chamid</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 07:42:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1918#comment-53007</guid>
		<description>sukron katsiro.
mhn ijin mencopy di file saya. trimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sukron katsiro.<br />
mhn ijin mencopy di file saya. trimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

