Arsip untuk Kategori “Fiqh dan Muamalah”

Shalat Istisqa (2)

Kategori: Fiqh dan Muamalah

Belum Ada Komentar // 17 September 2011

Khutbah Istisqa Khutbah istisqa hukumnya sunnah, sebagaimana disebutkan dalam hadits ‘Aisyah dan hadits Ibnu ‘Abbas. Namun para ulama berbeda pendapat apakah lebih dahulu shalat kemudian khutbah ataukah sebaliknya: Pendapat pertama, shalat dahulu kemudian khutbah lalu berdoa.Baca lebih lanjut…

Shalat Istisqa (1)

Kategori: Fiqh dan Muamalah

2 Komentar // 16 September 2011

Istisqa artinya meminta hujan. Dalam kamus Lisaanul ‘Arab disebutkan: ذكر الاستسقاء في الحديث، وهو استفعال من طلب السقيا: أي إنزال الغيث على البلاد والعباد “Istisqa disebutkan dalam hadits. Arti istisqa adalah permohonan meminta as saqa,Baca lebih lanjut…

Fiqih Ringkas I’tikaf (4)

Kategori: Fiqh dan Muamalah, Ramadhan

6 Komentar // 20 August 2011

Pembatal I’tikaf a. Jima’ (bersetubuh) Allah ta’ala berfirman, وَلا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ “(Tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu ber-i’tikaf dalam mesjid.” (Al Baqarah: 187). Al Qurthubi rahimahullah mengatakan, بين جل تعالى أن الجماع يفسد الاعتكاف واجمع أهلBaca lebih lanjut…

Fiqih Ringkas I’tikaf (3)

Kategori: Fiqh dan Muamalah, Ramadhan

3 Komentar // 20 August 2011

Syarat I’tikaf Syarat-syarat i’tikaf adalah sebagai berikut: 1. Islam وَمَا مَنَعَهُمْ أَنْ تُقْبَلَ مِنْهُمْ نَفَقَاتُهُمْ إِلا أَنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَبِرَسُولِهِ وَلا يَأْتُونَ الصَّلاةَ إِلا وَهُمْ كُسَالَى وَلا يُنْفِقُونَ إِلاوَهُمْ كَارِهُونَ (٥٤) “Dan tidak ada yangBaca lebih lanjut…

Fiqih Ringkas I’tikaf (1)

Kategori: Fiqh dan Muamalah, Ramadhan

6 Komentar // 19 August 2011

Definisi I’tikaf Secara literal (lughatan), kata “الاعْتِكاف” berarti “الاحتباس” (memenjarakan)[1]. Ada juga yang mendefinisikannya dengan: حَبْسُ النَّفْسِ عَنْ التَّصَرُّفَاتِ الْعَادِيَّةِ “Menahan diri dari berbagai kegiatan yang rutin dikerjakan” [2]. Dalam terminologi syar’i (syar’an), para ulamaBaca lebih lanjut…

Kembali ke Atas