<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Musim Hujan Telah Tiba (2)</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-2.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-2.html</link>
	<description>Muslim.or.id adalah pesantren online bagi siapa saja yang ingin mempelajari agama Islam berdasarkan pemahaman para salafus shalih</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Mar 2010 10:35:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Muslim.Or.Id</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-2.html/comment-page-1#comment-46955</link>
		<dc:creator>Muslim.Or.Id</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 03:10:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=397#comment-46955</guid>
		<description>@Abu Mujahid

Wa&#039;alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh,
Untuk tulisan selengkapnya dan sudah direvisi silakan ambil dari link berikut:
1. http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2795-beberapa-amalan-ketika-turun-hujan.html
2. http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2804-fenomena-kilatan-petir-dan-geledek-dalam-kacamata-islam.html
3. http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/2805-keringanan-ketika-turun-hujan-dibolehkan-meninggalkan-shalat-jamaah-.html
4. http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/2811-keringanan-ketika-turun-hujan-diperbolehkan-menjamak-shalat.html
5. http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/2812-keringanan-menjama-shalat-ketika-mukim.html

Semoga bermanfaat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Abu Mujahid</p>
<p>Wa&#8217;alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh,<br />
Untuk tulisan selengkapnya dan sudah direvisi silakan ambil dari link berikut:<br />
1. <a href="http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2795-beberapa-amalan-ketika-turun-hujan.html" rel="nofollow">http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2795-beberapa-amalan-ketika-turun-hujan.html</a><br />
2. <a href="http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2804-fenomena-kilatan-petir-dan-geledek-dalam-kacamata-islam.html" rel="nofollow">http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2804-fenomena-kilatan-petir-dan-geledek-dalam-kacamata-islam.html</a><br />
3. <a href="http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/2805-keringanan-ketika-turun-hujan-dibolehkan-meninggalkan-shalat-jamaah-.html" rel="nofollow">http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/2805-keringanan-ketika-turun-hujan-dibolehkan-meninggalkan-shalat-jamaah-.html</a><br />
4. <a href="http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/2811-keringanan-ketika-turun-hujan-diperbolehkan-menjamak-shalat.html" rel="nofollow">http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/2811-keringanan-ketika-turun-hujan-diperbolehkan-menjamak-shalat.html</a><br />
5. <a href="http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/2812-keringanan-menjama-shalat-ketika-mukim.html" rel="nofollow">http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/2812-keringanan-menjama-shalat-ketika-mukim.html</a></p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Mujahid</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-2.html/comment-page-1#comment-46951</link>
		<dc:creator>Abu Mujahid</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 23:46:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=397#comment-46951</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaykum. Afwan ustadz, ana izin mengcopy file. Mau djadikan bahan Buletin Dakwah. Jazakallahu Khairan. 

Barakallahu Fikum ....

Wassalamu &#039;alaykum.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaykum. Afwan ustadz, ana izin mengcopy file. Mau djadikan bahan Buletin Dakwah. Jazakallahu Khairan. </p>
<p>Barakallahu Fikum &#8230;.</p>
<p>Wassalamu &#8216;alaykum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sapryadi</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-2.html/comment-page-1#comment-46631</link>
		<dc:creator>sapryadi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2010 13:46:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=397#comment-46631</guid>
		<description>assalamualaikum wr,wb   alhamdulillah dengan adanya artikel ini bertambah pula ilmu agama kami terutama sholat semoga bagi penerbit serta penulis dan juga pembaca selalu mendapat rahmat dan ridho dari NYA ....aammiiin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum wr,wb   alhamdulillah dengan adanya artikel ini bertambah pula ilmu agama kami terutama sholat semoga bagi penerbit serta penulis dan juga pembaca selalu mendapat rahmat dan ridho dari NYA &#8230;.aammiiin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muslim.or.id</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-2.html/comment-page-1#comment-14870</link>
		<dc:creator>Muslim.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2008 11:18:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=397#comment-14870</guid>
		<description>Kepada akhi abu salman yg semoga selalu dirahmati Allah

Jazakumullah khoiron atas masukannya.

Adapun pernyataan pertama yg antm kutip adl pernyataan dr kitab kifayatul akhyar, penjelasan dari kitab fiqih syafi&#039;i matan abu syuja&#039;. Dalam kitab tsbt memang dikatakan boleh menjama&#039; shalat jumat dan ashar.

Adapun pendapat Syaikh Ibnu Baz adl tdk boleh menjama&#039; kedua shalat tsbt. Alasannya juga cukup kuat krn shalat zhuhur dan shalat jumat itu berbeda shg tdk bisa diqiyaskan atau disamakan. Dan pendapat kedua inilah yg insyaALLAH lebih kuat berdasarkan alasan yg disampaikan oleh Syaikh Ibnu Baz. Silakan ruju&#039; kembali fatwa syaikh di atas.
Demikian jawaban. Semoga Allah slalu memberi taufik kpdmu di jalan ilmu dan amal sholeh.

Dr saudaramu yg mencintaimu krn Allah

Muh Abduh Tuasikal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada akhi abu salman yg semoga selalu dirahmati Allah</p>
<p>Jazakumullah khoiron atas masukannya.</p>
<p>Adapun pernyataan pertama yg antm kutip adl pernyataan dr kitab kifayatul akhyar, penjelasan dari kitab fiqih syafi&#8217;i matan abu syuja&#8217;. Dalam kitab tsbt memang dikatakan boleh menjama&#8217; shalat jumat dan ashar.</p>
<p>Adapun pendapat Syaikh Ibnu Baz adl tdk boleh menjama&#8217; kedua shalat tsbt. Alasannya juga cukup kuat krn shalat zhuhur dan shalat jumat itu berbeda shg tdk bisa diqiyaskan atau disamakan. Dan pendapat kedua inilah yg insyaALLAH lebih kuat berdasarkan alasan yg disampaikan oleh Syaikh Ibnu Baz. Silakan ruju&#8217; kembali fatwa syaikh di atas.<br />
Demikian jawaban. Semoga Allah slalu memberi taufik kpdmu di jalan ilmu dan amal sholeh.</p>
<p>Dr saudaramu yg mencintaimu krn Allah</p>
<p>Muh Abduh Tuasikal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Salman</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-2.html/comment-page-1#comment-14592</link>
		<dc:creator>Abu Salman</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 08:27:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=397#comment-14592</guid>
		<description>Mohon penjelasannya :

Pada kutipan berikut dibolehkan menjama&#039; sholat Jum&#039;at dan Ashar.
Sebagaimana dibolehkan menjama’ shalat Zhuhur dengan Ashar karena hujan, juga dibolehkan menjama’ shalat Jum’at dengan Ashar”. [ed]


Namun pada bagian terakhir disampaikan fatwa Syaikh Bin Baz bahwa tidak boleh menjama&#039; sholat Jum&#039;at dan sholat Ashar.

Mana yang benar?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon penjelasannya :</p>
<p>Pada kutipan berikut dibolehkan menjama&#8217; sholat Jum&#8217;at dan Ashar.<br />
Sebagaimana dibolehkan menjama’ shalat Zhuhur dengan Ashar karena hujan, juga dibolehkan menjama’ shalat Jum’at dengan Ashar”. [ed]</p>
<p>Namun pada bagian terakhir disampaikan fatwa Syaikh Bin Baz bahwa tidak boleh menjama&#8217; sholat Jum&#8217;at dan sholat Ashar.</p>
<p>Mana yang benar?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muh Abduh T</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-2.html/comment-page-1#comment-14227</link>
		<dc:creator>Muh Abduh T</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 03:09:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=397#comment-14227</guid>
		<description>Jazakumullah khoir untuk saudara Salam, berikut tambahan tulisan dari kami untuk melengkapi tulisan kami di atas

[Yang Lebih Utama adalah Shalat di Masjid Secara Berjama’ah]

Dalam Shohih Fiqh Sunnah (1/512, Al Maktabah At Tawfiqiyyah) mengatakan,”Akan tetapi yang lebih baik adalah pergi ke masjid untuk berjama’ah. Hal ini berdasarkan hadits dari Abu Sa’id Al Khudri. Beliau berkata,
جَاءَتْ سَحَابَةٌ فَمَطَرَتْ حَتَّى سَالَ السَّقْفُ ، وَكَانَ مِنْ جَرِيدِ النَّخْلِ ، فَأُقِيمَتِ الصَّلاَةُ ، فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - يَسْجُدُ فِى الْمَاءِ وَالطِّينِ ، حَتَّى رَأَيْتُ أَثَرَ الطِّينِ فِى جَبْهَتِهِ

”Tatkala awan muncul, turunlah hujan hingga membasahi genteng (atap) –genteng tersebut terbuat dari pelepah kurma- kemudian shalat ditegakkan. Lalu saya melihat Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam sujud di atas air dan lumpur sehingga saya melihat bekas lumpur di dahinya.” (HR. Bukhari no.669)
Maka dari hadits ini terlihat bahwa beliau shallallahu ’alaihi wa sallam sangat bersemangat sekali dalam shalat berjama’ah walaupun harus sujud di atas lumpur dan air.

Dari saudaramu yang mencintaimu karena Allah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jazakumullah khoir untuk saudara Salam, berikut tambahan tulisan dari kami untuk melengkapi tulisan kami di atas</p>
<p>[Yang Lebih Utama adalah Shalat di Masjid Secara Berjama’ah]</p>
<p>Dalam Shohih Fiqh Sunnah (1/512, Al Maktabah At Tawfiqiyyah) mengatakan,”Akan tetapi yang lebih baik adalah pergi ke masjid untuk berjama’ah. Hal ini berdasarkan hadits dari Abu Sa’id Al Khudri. Beliau berkata,<br />
جَاءَتْ سَحَابَةٌ فَمَطَرَتْ حَتَّى سَالَ السَّقْفُ ، وَكَانَ مِنْ جَرِيدِ النَّخْلِ ، فَأُقِيمَتِ الصَّلاَةُ ، فَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ &#8211; صلى الله عليه وسلم &#8211; يَسْجُدُ فِى الْمَاءِ وَالطِّينِ ، حَتَّى رَأَيْتُ أَثَرَ الطِّينِ فِى جَبْهَتِهِ</p>
<p>”Tatkala awan muncul, turunlah hujan hingga membasahi genteng (atap) –genteng tersebut terbuat dari pelepah kurma- kemudian shalat ditegakkan. Lalu saya melihat Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam sujud di atas air dan lumpur sehingga saya melihat bekas lumpur di dahinya.” (HR. Bukhari no.669)<br />
Maka dari hadits ini terlihat bahwa beliau shallallahu ’alaihi wa sallam sangat bersemangat sekali dalam shalat berjama’ah walaupun harus sujud di atas lumpur dan air.</p>
<p>Dari saudaramu yang mencintaimu karena Allah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sufyan</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-2.html/comment-page-1#comment-13498</link>
		<dc:creator>sufyan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 08:53:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=397#comment-13498</guid>
		<description>Abdus Salam bin Barjas rahimahullah mengatakan: “Orang yang pantas untuk disebut sebagai orang alim jumlahnya sangat sedikit sekali dan tidak berlebihan kalau kita mengatakan jarang. Yang demikian itu karena sifat-sifat orang alim mayoritasnya tidak akan terwujud pada diri orang-orang yang menisbahkan diri kepada ilmu pada masa ini.
 sofyanalatsari.blogspot.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Abdus Salam bin Barjas rahimahullah mengatakan: “Orang yang pantas untuk disebut sebagai orang alim jumlahnya sangat sedikit sekali dan tidak berlebihan kalau kita mengatakan jarang. Yang demikian itu karena sifat-sifat orang alim mayoritasnya tidak akan terwujud pada diri orang-orang yang menisbahkan diri kepada ilmu pada masa ini.<br />
 sofyanalatsari.blogspot.com</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wong dheso</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-2.html/comment-page-1#comment-13003</link>
		<dc:creator>wong dheso</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 08:25:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=397#comment-13003</guid>
		<description>Saya punya payung dan mantrol jangan sampai payung dan mantrol saya gunakan untuk mencari dunia saja ( pekerjaan,toko,pasar,mengantar segala macam ) tapi saya gunakan juga untuk ke masjid dan mencari ilmu agama</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya punya payung dan mantrol jangan sampai payung dan mantrol saya gunakan untuk mencari dunia saja ( pekerjaan,toko,pasar,mengantar segala macam ) tapi saya gunakan juga untuk ke masjid dan mencari ilmu agama</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wong dheso</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-2.html/comment-page-1#comment-13002</link>
		<dc:creator>wong dheso</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 08:16:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=397#comment-13002</guid>
		<description>Hujan merupakan pemberian dari Allah bukan karena musim . Allah Yang Mencipta, Allah Yang Memelihara</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hujan merupakan pemberian dari Allah bukan karena musim . Allah Yang Mencipta, Allah Yang Memelihara</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: salam</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/musim-hujan-telah-tiba-2.html/comment-page-1#comment-12786</link>
		<dc:creator>salam</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 03:36:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=397#comment-12786</guid>
		<description>Hendaknya pengertian keringanan sholat wajib di rumah ketika hujan dikaitkan dengan hadits shohih mengenai Abbulloh bin  Ma&#039;tum yang meminta keringanan untuk sholat dirumah karena beliau seorang yang buta. Namun Rasulolloh tidak memberikan keringanan itu karena jangkauan suara adzan masih terdengar oleh Abdulloh bin Ma&#039;tum. Selain itu juga hendaknya dihubungkan dengan keadaan geografis Makkah dan Madinah yang merupakan daerah lembah dimana kalau terjadi hujan deras, maka aliran air dari perbukitan sekitarnya akan mengalir sangat kuat dan berlumpur sehingga membahayakan orang yang menuju ke masjid.
Jadi dapat disimpulkan keringanan sholat di rumah ketika hujan ada apabila keadaannya bersifat memaksa atau membahayakan orang yang akan pergi ke masjid. Sedangkan di Indonesia kadaan umumnya bersifat biasa, artinya kalau hujan, orang cukup pergi pakai payung menuju masjid. Demikian wallohu&#039;alam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hendaknya pengertian keringanan sholat wajib di rumah ketika hujan dikaitkan dengan hadits shohih mengenai Abbulloh bin  Ma&#8217;tum yang meminta keringanan untuk sholat dirumah karena beliau seorang yang buta. Namun Rasulolloh tidak memberikan keringanan itu karena jangkauan suara adzan masih terdengar oleh Abdulloh bin Ma&#8217;tum. Selain itu juga hendaknya dihubungkan dengan keadaan geografis Makkah dan Madinah yang merupakan daerah lembah dimana kalau terjadi hujan deras, maka aliran air dari perbukitan sekitarnya akan mengalir sangat kuat dan berlumpur sehingga membahayakan orang yang menuju ke masjid.<br />
Jadi dapat disimpulkan keringanan sholat di rumah ketika hujan ada apabila keadaannya bersifat memaksa atau membahayakan orang yang akan pergi ke masjid. Sedangkan di Indonesia kadaan umumnya bersifat biasa, artinya kalau hujan, orang cukup pergi pakai payung menuju masjid. Demikian wallohu&#8217;alam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->