1 August 2008 | 74 komentar

Kategori: Fiqh dan Muamalah

Mengenal Mani, Wadi dan Madzi

Pembaca yang semoga dirahmati oleh Allah, mungkin sebagian di antara kita merasa asing dengan kata-kata yang terdapat pada judul di atas. Insya Allah kita semua telah paham mengenai mani. Namun, apa itu madzi ? dan apapula itu wadi ? Oleh karena itu, untuk lebih jelasnya mari kita simak bersama pembahasan mengenai ketiga hal ini beserta hukumnya masing-masing

Mani

Mani adalah cairan berwarna putih yang keluar memancar dari kemaluan, biasanya keluarnya cairan ini diiringi dengan rasa nikmat dan dibarengi dengan syahwat. Mani dapat keluar dalam keadaan sadar (seperti karena berhubungan suami-istri) ataupun dalam keadaan tidur (biasa dikenal dengan sebutan “mimpi basah”). Keluarnya mani menyebabkan seseorang harus mandi besar / mandi junub. Hukum air mani adalah suci dan tidak najis ( berdasarkan pendapat yang terkuat). Apabila pakaian seseorang terkena air mani, maka disunnahkan untuk mencuci pakaian tersebut jika air maninya masih dalam keadaan basah. Adapun apabila air mani telah mengering, maka cukup dengan mengeriknya saja. Hal ini berdasarkan perkataan Aisyah, beliau berkata “Saya pernah mengerik mani yang sudah kering yang menempel pada pakaian Rasulullah dengan kuku saya.” (HR. Muslim)

Wadi

Wadi adalah air putih kental yang keluar dari kemaluan seseorang setelah kencing. Keluarnya air wadi dapat membatalkan wudhu. Wadi termasuk hal yang najis. Cara membersihkan wadi adalah dengan mencuci kemaluan, kemudian berwudhu jika hendak sholat. Apabila wadi terkena badan, maka cara membersihkannya adalah dengan dicuci.

Madzi

Madzi adalah air yang keluar dari kemaluan, air ini bening dan lengket. Keluarnya air ini disebabkan syahwat yang muncul ketika seseorang memikirkan atau membayangkan jima’ (hubungan seksual) atau ketika pasangan suami istri bercumbu rayu (biasa diistilahkan dengan foreplay/pemanasan). Air madzi keluar dengan tidak memancar. Keluarnya air ini tidak menyebabkan seseorang menjadi lemas (tidak seperti keluarnya air mani, yang pada umumnya menyebabkan tubuh lemas) dan terkadang air ini keluar tanpa disadari (tidak terasa). Air madzi dapat terjadi pada laki-laki dan wanita, meskipun pada umumnya lebih banyak terjadi pada wanita. Sebagaimana air wadi, hukum air madzi adalah najis. Apabila air madzi terkena pada tubuh, maka wajib mencuci tubuh yang terkena air madzi, adapun apabila air ini terkena pakaian, maka cukup dengan memercikkan air ke bagian pakaian yang terkena air madzi tersebut, sebagaimana sabda Rasulullah terhadap seseorang yang pakaiannya terkena madzi, “cukup bagimu dengan mengambil segenggam air, kemudian engkau percikkan bagian pakaian yang terkena air madzi tersebut.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah dengan sanad hasan). Keluarnya air madzi  membatalkan wudhu. Apabila air madzi keluar dari kemaluan seseorang, maka ia wajib mencuci kemaluannya dan berwudhu apabila hendak sholat. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah, “Cucilah kemaluannya, kemudian berwudhulah.” (HR. Bukhari Muslim)

Demikian yang dapat kami sampaikan dalam pembahasan kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Terakhir, kami tutup dengan firman Allah yang artinya, “Allah tidaklah malu dalam menjelaskan hal yang benar.” (QS. Al Ahzab: 53)

***

Penulis: Abu ‘Uzair Boris Tanesia
Artikel www.muslim.or.id

Kirim Komentar




Mohon memberikan komentar yang sesuai dengan topik artikel. Komentar Anda akan kami review dahulu sebelum ditampilkan.

74 Komentar

  • Alhamdulillah sy dpt mnemukn situs ini, sy snang krna dpt mnambh ilmu & wa2san sy. mudah2an

  • Alhamdulillah,ana jadi faham cara membersikan madzi dan wadi

  • thank you! gw bersyukur ada situs ini. so gw gak malu kalo mesti tanya2….

  • Apakah setiap yang keluar dari kemaluan perempuan madzi? semisal setelah iya membayangkan jima?apakah setelah itu perlu untuk mandi besar?

  • saYa mW tanYa?? aPa KLO org seTeLah Lihat yG teLanjang d BLn ramadhan LAlu keLuar mani.. apaKah baTal puasanya??? moHon d jWb ya ustadz

  • #untuk Fithria
    Setiap yang keluar dari perempuan belum tentu madzi, akan tetapi sesuaikan dengan ciri2 pada tulisan di atas. Kalau ia membayangkan jima akan tetapi tidak sampai keluar mani (keterangan mani silakan lihat kembali artikel di atas) maka ia tidak perlu mandi, cukup membersihkan kemaluannya saja. Kalau yang keluar adalah mani, maka ia harus mandi besar untuk menyucikan dirinya.

    #untuk Hamba Allah
    Jika ia sengaja melihat hal-hal yang membangkitkan syahwat, menikmatinya, menghayalkan sehingga keluar mani maka ia telah sengaja mengeluarkan mani sehingga puasanya batal. Akan tetapi kalau ia tidak sengaja melihat, ia berusaha mengalihkan perhatian akan tetapi kemudian masih terbayang-bayang sampai terbawa mimpi dan keluar mani, maka hal ini termasuk perkara tidak sengaja yang tidak membatalkan puasa.

    wallahu a’lam

  • Apakah air madzi mengandung sperma?

  • sperma dalam istilah syar’i dikenal dengan air mani, dan air mani berbeda dengan air madzi sebagaimana diterangkan dalam artikel di atas.
    Bisa saja terjadi air madzi dan mani keluar dalam waktu yang berdekatan, misalnya ketika seseorang bangkit syahwatnya kemudian keluar madzi hingga keluar mani. Jadi dalam kasus ini, ia keluar madzi dan juga keluar mani.
    Insya Allah tulisan di atas cukup untuk menjelaskan ciri2 antara mani dan wadzi, silakan pahami dengan lebih baik, insya Allah dapat membedakannya dengan mudah.
    waffqonAllah

  • Aslm.Wr.Wb. Alhamdulillah Wa Syukrulillah jalan sy terang sekarang kenal dengan situs ini karena masa lalu sy yg Hitam, sekarang sy jadi tahu apa lagi tentang sex Jadi Syahwat sy bisa sesuai dengan hukum islam. terimakasih Wassalam

  • Ass,

    saya mau tanya,

    apakah mani pasti keluar hanya pada saat syahwat saja?

    Jika saya baru saja membayangkan begituan dan tiba tiba rasany seperti ada sesuatu yg keluar tapi hanya nyangkut di kemaluan,lalu setelah kencing ada yg lengket2 apa itu juga mani?

    Wasalam

  • alhamdulillah aku dapat ilmu kembali,,,,,
    apakah air mani dapat hidup dalam air???

  • apa bedanya,dan bagaimana membedakanya antara mani,wadi dan madzi?

  • berarti madzi itu gak wajib mandi besar ya..??
    yang wajib mandi besar cuma keluar mani ajjah ya..??
    owW y,, setelah buang air besar juga keluar cairan jernih kental dari kemaluan,, gimana niih? mohon dijawab ya..?
    apakah itu wadi? soalnya penjelasan diatas cuma air kencing ajjah..
    jawabannya dikirim lewat email jg gpp.. lbih bgs..^_^

  • apa sih penyebab kluarnya wadi?

  • ustadz, nanya,dunk,

    saya orang yg sgt bermadzi,
    selama ini,trik yg saya gunakan adalah menaruh tissue di CD,lalu seblm shalat,tissue itu dibuang,jadi ga kena pakaian saya.
    Tapi,
    kadang2 setelah shalat saya jumpai madzi,padahal,sebelum shalat saya lihat tidak ada,alias bersih.
    pertanyaan saya,
    apa saya harus mengulang shalat saya?
    dalil yg digunakan apa ya?
    makasih.
    wasslm

  • Salaam. Alhamdulillah, saya mengetahui secara jelas perbedaan antara madzi, wadi, mani, sehingga hilang keraguan yang disebabkannya. Semoga dakwah memperjelas dan memberi hidayah pada kita semua, Amin.

  • jadi, yang harus diwajibkan mandi selain keluar mani itu apa saja?

  • Assalamualaikum..
    Mw nanya donk. Sya klo habis buang air kecil ska kluar cairan g tw wadi g tw itu sisa dari air pipis sya. Dan itu sering. Apakh sya hrus mengganti clana dlam sya? Tp cpe skali klo hrs mengganti trus, karena sering skali terjadi

  • Assalamualaikum pak saya mau tanya saya sama temen2 saya kan sudah puber.Tetapi knp ingin mengeluarkan air mani terus ya pak,tetapi saya dan teman2 saya tidak menonton porno pak.Saya takutnya dosa besar pak soalnya saya tidak bisa menahannya dan sudah bnyk lg.Saya mau kebiasaan ini sembuh pak bisakan pak

  • Assalammu’alaikum wr.wb, sy mau numpang tanya, klw ad cairan yg keluar dari kemaluan tp g lagi mikirin apa2 seperti klw sy lg keputihan apa termasuk madzi? Wassalam

  • Bagus

  • Bisa gak artikel yg ad d krm k email saya? Bgimana crnya?

  • TERIMAKASIH ATAS ILMMUNYA, YG TELAH DI BERIKAN..TERIMA KASIH YA..WASALLAM

  • cara mangeluarkan madi gimana sih???

  • Bisakah Saya diberikan penjelasan apa hukumnya melihat gambar atau video porno….

  • Assalamu ‘alaikum
    Untuk mas Endry yang semoga Allah memberi ilmu bermanfaat dan meneguhkan anda dalam jalan kebenaran , sesungguhnya menonton film porno hukumnya haram mengingat hal ini termasuk melihat aurat pria dan wanita serta menjerumuskan kita ke perzinaan yg dosanya besar

  • Klo mngeluarkan mani qt kan wajib mandi wajib,,klo mngeluarkan wadi dan madzi g harus mandi wajib y??

  • Asslm,
    alhmdlLh stlh sy mmbca artikel ini,sy dpt mnambh ilmu & pngthuan sy tapi sy msh bingung,
    apakh perempuan jg mengeluarkn mani?

    Dan apkh ciri2 mani pd laki2 & perempuan itu sama?

    Syukron & klo bs jwbnya dkrim lwt email sy aja,trmksh

  • assalamualaikum…

    saya masi bingung dengan membedakan cairan madzi dan mani ..

    tolong jelaskan ciri2 cairan madzi dan mani …

    terimakasih…

    wassalam …

  • salam
    adakah air mazi keluar selepas air mani?
    apakah pula air yang keluar selepas air mani?
    kalau tiada air mazi semasa keghairahan?

  • Berkat artikel anda, sy jadi bertambah wawasan. Dan ini sangat berguna bagi org lain..

    Jazzakallah..

  • Duh jd lupa deh mo comment pa.. oh y, pas lagi puasa neh trus ngipi bsh truss subuh udah mo hmpr abis,g sahur jg, tp g pa2 x ya kalo mandinya hbs imsak n sblom subh..

  • Asslmlkum wrwb..Pa gni aku lagi puasa terus waktu sing cape bnget trus tidur pas bangu kok ada air yg keluar dari kemaluan apa itu mani?Tpi aku ga mimpi?

  • slm,,
    mau nanya,
    apa bisa air mazi itu keluar waktu kita sdg solat?
    kalo gitu,gi mana caranya mau selesaikan?
    hrp bls secepat mungkin ya..
    kamsahamnida,,

  • apa hukumnya jika puasa, mengeluarkan madzi atau wadi.

  • trimakasih atas informasinya…
    pasti berbguna bagi yg lom taaauuu…!!

  • Apakah madzi dapat membatalkan puasa?

  • terima kasih banyak, Q jadi nyadar kurang banget ilmu Q…..mhon do’anya ya!!!
    saya mau nanya….kuantitas keluarnya beda pa gak antara ketiganya?makasih

  • ukEy…..
    sip atas iNfo nya….
    yg g tAu mnjadi taU deh he2…

  • #emhal
    #Dedi
    setahu saya, keluarnya madzi dan madi tidak membatalkan puasa namun membatalkan wudhu. Wajib membersihkan keduanya karena ke 2nya itu najis. Yang membatalkan puasa itu kelurnya mani.
    #kim.yoo.ri
    Bisa jadi, kalo saudara berangan-angan ga jelas ketika sholat yang membuat keluar madzi. Hukumnya sholat anda batal,kan madzi membatalkan wudhu otomatis kalo wudhunya batal,sholatnya pun ikut batal

  • #mbak putri
    sebenarnya uraian artikel diatas sudah jelas insyaallah..
    Tapi saya mau menjelaskan sedikit aja..
    Mani :ciri utamnya dia keluar ketika saat bersetubuh diiringi rasa nikmat dan rasa lemas setelah mengeluarkannya.
    Madzi :keluar ketika AKAN bersetubuh, ketika ada rasa ingin bersetubuh, atau pada saat pemanasan/foreplay/mula’abah,intinya ketika ada syahwat (terangsang), TIDAK diikuti rasa lemes
    Memanglah benar NIKAH itu menyempurnakan agama seseorang,dg nikah seseorang bs tahu dg jelas mana mani,madzi dan madi
    Allahua’lam

  • gini, ada teman aku bertanya pada saya (kenapa pas saya ngomong ama wanita lewat HP, saya itu sering keluar air mazi), apa penyebabnya?

  • assalamualaikum,saya mw tanya,apakah sudah keluar madzi harus berwudhu atau cukup dengan mencuci kemaluan saja,karna berdasarkan penjelasan ini:
    ” Apabila air madzi keluar dari kemaluan seseorang, maka ia wajib mencuci kemaluannya dan berwudhu apabila hendak sholat. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah, “Cucilah kemaluannya, kemudian berwudhulah.” (HR. Bukhari Muslim)”
    yang mw saya tanyakan bagaimana kalau kita tidak hendak sholat,apakah harus berwudhu stelah kuluar nya madzi?
    saya mhon penjelasannya pak ustadz,
    trima kasih,wassallam

  • Apa kah keluar wazi harus mandi wjib. .Tlong ksih 5aran

  • Sy kr9 mMahaMi pNjLzn diaTz cZ kr9 jLz pRbdaAnX.. BgaimNa bAu maNi,wadi nd’madzi..?

  • Sy kr9 phaM pNjLzn diaTz cZ kr9 dETaiL.. BgaiMna ciRi2 bAu mAni,waDi,nd’ m

  • # Joni
    Apa penyebabnya?! Ya, jelas karena teman anda berbicara lewat telpon dengan wanita yang bukan mahramnya. Berbicara dengan wanita, apalagi disertai dengan suara yang mendayu-dayu pastilah dapat memicu bangkitnya syahwat laki-laki yang mendengarnya, sehingga keluar madzi. Dan tidak sepatutnya hal ini dilakukan oleh seorang muslim yang baik yang takut kepada adzab Alloh ta’ala.
    # Eky
    Setahu saya kewajiban wudhu tersebut hanya ketika kita hendak sholat.
    # Ida
    Tidak, tapi cukup membersihkan kemaluan dan berwudhu ketika hendak sholat.
    # Famel
    Mungkin akan lebih memahami, jika Anda membuat Tabel dengan kolom masing-masing ada mani, madzi dan wadi. Tulislah perbedaan yang Anda ambil dari artikel diatas dan juga penjelasan dari para komentator. Insyaallah anda akan faham. Jika disebutkan perbedaan dari sisi baunya, pasti Anda akan lebih bingung lagi, karena ketiganya tidak memiliki kehususan bau tersendiri.

  • Terima kasih atas ilmu yang dberikan dalam situs ini..Assalamualaikum wr.Wb
    Pak ustad mau tanya..dulu sewaktu saya belum tau beda antara mani dan madzi,saya menganggap bahwa setiap cairan selain urine yang keluar dari kemaluan adalah mani.sehingga waktu puasa dulu,ketika ada cairan yang keluar dari kemaluan,saya memutuskan untuk mandi besar dan membatalkan puasa yang sedang saya kerjakan..setelah baca artikel ini saya jd tahu bedanya mani dan madzi beserta hukumnya.saya ingin minta solusi pak ustadz,apakah puasa yang saya batalkan harus saya ganti..trus saya mau tanya juga bagaimana hukum onani beserta dalilnya.terima kasih,tolong dibalas ke email saya.wassalam

  • saya mau bertanya ..

    apakah air madzi bisa menyebabkan seorang wanita menjadi hamil ketika bersetubuh dengan laki2..

  • terimakasih telah memberikan penjelasan yang lengkap dengan hal di atas. Dan hal itu bermanfaat sekali bagi saya. :)

Penerimaan Ponpes Bukhari 2010-2011
donasi dakwah

Iklan

muslim.or.id

Iklan

radioalhikmah Download Kajian Distributor Pulsa Elektrik Toko Muslim Pustaka Muslim Konsultasi Syariah

Doa dan Zikir

Doa sujud tilawah

اللَّهُمَّ اكْتُبْ لِي بِهَا عِنْدَكَ أَجْرًا , وَضَعْ عَنِّي بِهَا وِزْرًا , وَاجْعَلْهَا لِي عِنْدَكَ ذُخْرًا , وَتَقَبَّلْهَا مِنِّي كَمَا تَقَبَّلْتَهَا مِنْ عَبْدِكَ دَاوُدَ

\”Ya Allah, tulislah untukku dengan sujudku pahala di sisi-Mu dan ampunilah dengannya akan dosaku, serta jadikanlah simpanan untukku di sisi-Mu dan terimalah sujudku sebagaimana Engkau telah menerimanya dari hamba-Mu Dawud”.
— (HR. At-Tirmidzi: 2/473, dan Al-Hakim. Menurut Al-Hakim, hadits tersebut shahih. Dan Adz-Dzahabi menyetujuinya: 1/219).

Silakan menyebarkan artikel yang ada di muslim.or.id dengan harus menyertakan muslim.or.id sebagai sumber artikel. Muslim.or.id menerima bantuan penerjemahan artikel muslim.or.id ke dalam bahasa inggris. Silakan hubungi muslim.or.id@gmail.com. Info iklan silakan hubungi muslimadv@gmail.com

Kasyen theme originally design by cizkah powered by Wordpress