Hukum Memelihara Anjing


Dahulu kita mungkin hanya mengenal bahwa anjing hanya jadi hewan piaraan non-muslim di rumah-rumah mereka. Namun saat ini, sebagian muslim pun ikut-ikutan. Di rumah muslim pun terdapat anjing demi menjaga keamanan rumah.

Lantas bagaimana akibat dan hukum jika seorang muslim memelihara anjing di rumahnya?

Akibat Memelihara Anjing

Hadits Pertama

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من أمسك كلبا فإنه ينقص كل يوم من عمله قيراط إلا كلب حرث أو ماشية

Barangsiapa memelihara anjing, maka amalan sholehnya akan berkurang setiap harinya sebesar satu qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud), selain anjing untuk menjaga tanaman atau hewan ternak.”
Ibnu Sirin dan Abu Sholeh mengatakan dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,

إلا كلب غنم أو حرث أو صيد

Selain anjing untuk menjaga hewan ternak, menjaga tanaman atau untuk berburu.”
Abu Hazim mengatakan dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كلب صيد أو ماشية

Selain anjing untuk berburu atau anjing untuk menjaga hewan ternak.” (HR. Bukhari)

[Bukhari: 46-Kitab Al Muzaro’ah, 3-Bab Memelihara Anjing untuk Menjaga Tanaman]

Hadits Kedua 

Dari Ibnu ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنِ اقْتَنَى كَلْبًا إِلاَّ كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ ضَارِى نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطَانِ

Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak dua qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud).” (HR. Muslim: 23 Kitab Al Masaqoh).
An Nawawi membawakan hadits di atas dalam Bab “Perintah membunuh anjing dan penjelasan naskhnya, juga penjelasan haramnya memelihara anjing selain untuk berburu, untuk menjaga tanaman, hewan ternak dan semacamnya.”

Hadits Ketiga 

Dari Salim bin ‘Abdullah dari ayahnya –‘Abdullah-, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنِ اقْتَنَى كَلْبًا إِلاَّ كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ كَلْبَ صَيْدٍ نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌ

Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak dan anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak satu qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud).” (HR. Muslim: 23 Kitab Al Masaqoh). ‘Abdullah mengatakan bahwa Abu Hurairah juga mengatakan, “Atau anjing untuk menjaga tanaman.
An Nawawi membawakan hadits ini dalam bab yang sama dengan hadits sebelumnya.

Hadits Keempat 

Dari Salim bin ‘Abdullah dari ayahnya –‘Abdullah-, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا أَهْلِ دَارٍ اتَّخَذُوا كَلْبًا إِلاَّ كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ كَلْبَ صَائِدٍ نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِمْ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطَانِ

Rumah mana saja yang memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak atau anjing untuk berburu, maka amalannya berkurang setiap harinya sebanyak dua qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud).” (HR. Muslim: 23 Kitab Al Masaqoh). An Nawawi membawakan hadits ini dalam bab yang sama dengan hadits pertama.

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin mengatakan, “Adapun memelihara anjing dihukumi haram bahkan perbuatan semacam ini termasuk dosa besar -Wal ‘iyadzu billah-. Karena seseorang yang memelihara anjing selain anjing yang dikecualikan (sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits di atas, pen), maka akan berkurang pahalanya dalam setiap harinya sebanyak 2 qiroth (satu qiroth = sebesar gunung Uhud).” (Syarh Riyadhus Shalihin, pada Bab “Haramnya Memelihara Anjing Selain Untuk Berburu, Menjaga Hewan Ternak atau Menjaga Tanaman”)

Hukum Memanfaatkan Anjing

Para ulama sepakat bahwa tidak boleh memanfaatkan anjing kecuali untuk maksud tertentu yang ada hajat di dalamnya seperti sebagai anjing buruan dan anjing penjaga serta maksud lainnya yang tidak dilarang oleh Islam.

Ulama Malikiyah berpendapat bahwa terlarang (makruh) memanfaatkan anjing selain untuk menjaga tananaman, hewan ternak atau sebagai anjing buruan. Sebagian ulama Malikiyah ada yang menilai bolehnya memelihara anjing untuk selain maksud tadi. (Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 25/124)

Mengenai larangan memelihara anjing terdapat dalam hadits dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam, beliau bersabda,

مَنِ اتَّخَذَ كَلْبًا إِلاَّ كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ صَيْدٍ أَوْ زَرْعٍ انْتَقَصَ مِنْ أَجْرِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطٌ

Barangsiapa memanfaatkan anjing selain anjing untuk menjaga hewan ternak, anjing (pintar) untuk berburu, atau anjing yang disuruh menjaga tanaman, maka setiap hari pahalanya akan berkurang sebesar satu qiroth” (HR. Muslim no. 1575). Kata Ath Thibiy, ukuran qiroth adalah semisal gunung Uhud (Fathul Bari, 3/149).

Dari Ibnu ‘Umar, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَنِ اقْتَنَى كَلْبًا لَيْسَ بِكَلْبِ مَاشِيَةٍ أَوْ ضَارِيَةٍ ، نَقَصَ كُلَّ يَوْمٍ مِنْ عَمَلِهِ قِيرَاطَانِ

Barangsiapa memanfaatkan anjing, bukan untuk maksud menjaga hewan ternak atau bukan maksud dilatih sebagai anjing untuk berburu, maka setiap hari pahala amalannya berkurang sebesar dua qiroth.” (HR. Bukhari no. 5480 dan Muslim no. 1574)

Anjing yang dibolehkan untuk dimanfaatkan adalah untuk tiga maksud yaitu sebagai anjing yang digunakan untuk berburu, anjing yang digunakan untuk menjaga hewan ternak dan anjing yang digunakan untuk menjaga tanaman.

Bagaimana Memanfaatkan Anjing untuk Menjaga Rumah?

Ibnu Qudamah rahimahullah pernah berkata,

وَإِنْ اقْتَنَاهُ لِحِفْظِ الْبُيُوتِ ، لَمْ يَجُزْ ؛ لِلْخَبَرِ .وَيَحْتَمِلُ الْإِبَاحَةَ .وَهُوَ قَوْلُ أَصْحَابِ الشَّافِعِيِّ ؛ لِأَنَّهُ فِي مَعْنَى الثَّلَاثَةِ ، فَيُقَاسُ عَلَيْهَا .وَالْأَوَّلُ أَصَحُّ ؛ لِأَنَّ قِيَاسَ غَيْرِ الثَّلَاثَةِ عَلَيْهَا ، يُبِيحُ مَا يَتَنَاوَلُ الْخَبَرُ تَحْرِيمَهُ . قَالَ الْقَاضِي : وَلَيْسَ هُوَ فِي مَعْنَاهَا ، فَقَدْ يَحْتَالُ اللِّصُّ لِإِخْرَاجِهِ بِشَيْءِ يُطْعِمُهُ إيَّاهُ ، ثُمَّ يَسْرِقُ الْمَتَاعَ .

“Tidak boleh untuk maksud itu (anjing digunakan untuk menjaga rumah dari pencurian) menurut pendapat yang kuat berdasarkan maksud hadits (tentang larangan memelihara anjing). Dan memang ada pula ulama yang memahami bolehnya, yaitu pendapat ulama Syafi’iyah (bukan pendapat Imam Asy Syafi’i, pen). Karena ulama Syafi’iyah menyatakan anjing dengan maksud menjaga rumah termasuk dalam tiga maksud yang dibolehkan, mereka simpulkan dengan cara qiyas (menganalogikan). Namun pendapat pertama yang mengatakan tidak boleh, itu yang lebih tepat. Karena selain tiga tujuan tadi, tetap dilarang. Al Qodhi mengatakan, “Hadits tersebut tidak mengandung makna bolehnya memelihara anjing untuk tujuan menjaga rumah. Si pencuri bisa saja membuat trik licik dengan memberi umpan berupa makanan pada anjing tersebut, lalu setelah itu pencuri tadi mengambil barang-barang yang ada di dalam rumah”. (Al Mughni, 4/324)

Walaupun sebagian ulama membolehkan memanfaatkan anjing untuk menjaga rumah, namun itu adalah pendapat yang lemah yang menyelisihi hadits yang telah dikemukakan di atas.

Biar Rumah Aman, Tawakkal itu Kuncinya

Sebagian orang menyangka bahwa menjaga rumah mesti dengan menyewa satpam atau dengan penjaga yang haram yaitu anjing. Bahkan yang senang dipilih adalah anjing karena tanpa biaya bulanan. Padahal sebaik-baik tempat bergantung adalah pada Allah Yang Maha Mencukupi dan sebaik-baik tempat bergantung. Meskipun ada satpam atau anjing penjaga sekalipun, kalau Allah takdirkan rumah kecolongan, yah pasti kecolongan. Karena satpam dan anjing tadi bisa saja dikelabui oleh si pencuri. Maka tawakkal itu adalah kunci utama. Tawakkal adalah bersandarnya hati pada Allah dengan disertai usaha semaksimal mungkin.

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Tholaq: 2-3). Ath Thobari rahimahullah mengatakan, “Barangsiapa bertakwa pada Allah dan menyandarkan urusannya pada Allah, maka Allah yang mencukupinya.”(Tafsir Ath Thobari, 23/46)

Menghidupkan rumah dengan dzikir dan ibadah pun bisa menjaga rumah dari gangguan makhluk jahat termasuk pencuri. Dzikir yang bisa dirutinkan setiap pagi dan sore agar melindungi dari berbagai gangguan adalah sebagai berikut,

بِسْمِ اللهِ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي اْلأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillahilladzi laa yadhurru ma’as mihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’, wa huwas samii’ul ‘aliim” [Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui] (Dibaca 3 x). Dalam hadits ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini sebanyak tiga kali di shubuh hari dan tiga kali di sore hari, maka tidak akan ada yang memudhorotkannya. (HR. Abu Daud no. 5088, 5089, At Tirmidzi no. 3388, Ibnu Majah no. 3869, Ahmad (1/72). Syaikh Ibnu Baz menyatakan bahwa sanad hadits tersebut hasan dalam Tuhfatul Akhyar hal. 39)

Rajin shalat sunnah di rumah juga bisa melindungi dari berbagai kejelekan atau gangguan.[1] Sebagaimana terdapat hadits dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا خَرَجْتَ مِنْ مَنْزِلِكَ فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ يَمْنَعَانِكَ مِنْ مَخْرَجِ السُّوْءِ وَإِذَا دَخَلْتَ إِلَى مَنْزِلِكَ فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ يَمْنَعَانِكَ مِنْ مَدْخَلِ السُّوْءِ

Jika engkau keluar dari rumahmu, maka lakukanlah shalat dua raka’at yang dengan ini akan menghalangimu dari kejelekan yang berada di luar rumah. Jika engkau memasuki rumahmu, maka lakukanlah shalat dua raka’at yang akan menghalangimu dari kejelekan yang masuk ke dalam rumah.” (HR. Al Bazzar, hadits ini shahih. Lihat As Silsilah Ash Shohihah no. 1323).

Daripada menjaga rumah dengan anjing yang najis dan haram, maka melindungi rumah dengan dzikir dan ibadah yang kami contohkan tentu lebih utama.

Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.

 —

Panggang-Gunung Kidul, 30 Jumadal Ula 1432 H (03/05/2011)

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Muslim.Or.Id

 

[1] Lihat pembahasan di Jaami Shohih Al Adzkar, Abul Hasan Muhammad bin Hasan Asy Syaikh, Darul ‘Awashim, cetakan kedua, Januari 2006, hal. 153.

  • Pingback: HUKUM MEMELIHARA ANJING « m3n4n's Blog

  • Sarmi

    bagaimana kalau yang dipelihara adalah anjing rumahan, seperti bulldog, anjing yg bulu 2 nya panjang, yang imut 2, kecil seperti kucing ??? maaf ga tau nama anjingnya.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      @ Sarmi

      Tetap tidak boleh sebagaimana penjelasan di atas.

  • rohana

    setujuuu. . .
    Sekarang orang muslim pun meluk2 anjing.
    Cium2 anjing.
    Jijik melihatnya.

  • Pingback: Rujukan Hukum Anjing | My Blog

  • Sutono

    Saya punya anjing ras 2 ekor mereka semua setia menjaga dan menghibur kami, sungguh kadang saya bertanya kenapa anjing begitu setia dan taat dibandingkan manusia. Alhamdulilah saya bahkan teman/keluarga saya yang memelihara anjing tidak kekurangan rizki dan sayapun sekeluarga bisa membina rumah tangga yang sakinah. Terima kasih ya Allah Subhanallah untuk segala ciptaanmu di dunia ini.

    • http://kangaswad.wordpress.com Yulian Purnama

      #Sutono
      Hendaknya anda takut kepada Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
      مَنِ اقْتَنَى كَلْبًا إِلاَّ كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ ضَارِى نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطَانِ
      “Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga binatang ternak, maka pahalanya berkurang setiap harinya sebanyak dua qiroth (satu qiroth adalah sebesar gunung uhud).” (HR. Muslim: 23 Kitab Al Masaqoh).

      Banyaknya rezeki bukan berarti Allah ridha kepada Anda. Orang yang rezekinya sempit pun bukan berarti Allah benci kepada dia. Dengan anda merasa ‘nyaman’ dalam melanggar ketentuan agama, itu bisa jadi bentuk istidraj dari Allah Ta’ala.

  • http://tigablaseptember.blogspot.com amar

    lalu bagaimana dengan rekan-rekan kepolisian yang memanfaatkan anjing untuk melacak narkotika bahkan bom? atau juga dimanfaatkan dalam pengejaran penjahat?

    • http://kangaswad.wordpress.com Yulian Purnama

      #amar
      Untuk berburu termasuk yang dibolehkan

  • rio

    cuma mau tanya soal anjing untuk menjaga rumah,disitu disebutkan bahwa

    “Hadits tersebut tidak mengandung makna bolehnya memelihara anjing untuk tujuan menjaga rumah. Si pencuri bisa saja membuat trik licik dengan memberi umpan berupa makanan pada anjing tersebut, lalu setelah itu pencuri tadi mengambil barang-barang yang ada di dalam rumah”. (Al Mughni, 4/324)

    Dari artikel ‘Hukum Memelihara Anjing — Muslim.Or.Id’

    lalu bagaimana dengan menggunakan anjing untuk melawan kemaksiatan/kejahatan,seperti polisi yang menggunakan anjing doberman atau k9 untuk membantu penyelidikan dan pencegahan penyebaran narkoba,pembunuhan bahkan terorisme. apakah anjing yang sudah terlatih seperti itu tetap tidak diperbolehkan untuk menjaga rumah? soalnya anjing kan terkenal royal,mereka tidak ragu menyerang sesama anjing atau manusia untuk melindungi pemiliknya,

    • http://kangaswad.wordpress.com Yulian Purnama

      #rio
      Anjing untuk berburu dibolehkan

  • http://ucok@yahoo.com ucok

    kesimpulan logis dr ulama:
    1.jk rmh kt sendirian ditengah hutan,kebun,persawahan,benggangan tdk apa2 memeliharaanjing bt jg rmh.karena klo rmh kosongdah psti barang dikuras pencuri/pemulung rutin(pengalaman pribadi).syarat anjing di lr rmh.
    2.untk jgkebun/ternak boleh krn mencegahpencurian rutin berkala krn kesempatan sngt besar yg jh dr hunian penduduk.
    3.jk rmh yg bertetangga,menurut saya haram dgnberbagai pertimbangan.

  • vini

    saya memelihara anjing,karna dirumah saya memelihara banyak ayam,,kalo di jaga oleh manusia(dlu prnah) dia malah nyolong ayam saya,,
    jadi boleh kan?

    • http://kangaswad.wordpress.com Yulian Purnama

      #vini
      Untuk menjaga hewan ternak termasuk yang dibolehkan

  • Dani

    Bagaimana pemuda ash-habul kahfi, yang bermukim dan di-tidurkan oleh Alloh SWT beserta anjing nya.
    Apakah amalan mereka termasuk golongan yang berkurang 1 ataupun 2 qiroth setiap harinya?

    Lalu, apabila seseorang mempekerjakan non-muslim di Area rumah nya, dan pekerja tsb diberi tempat tinggal (masih di area rumah walau bukan 1 atap), dan non-muslim tsb memelihara anjing untuk dia dan bagi dia saja, apakah hal tsb akan menjadikan pemilik rumah (yang mempekerjakan) termasuk ke dalam golongan (hadist) diatas??

    sukron

    • http://kangaswad.wordpress.com Yulian Purnama, S.Kom.

      #Dani
      1. Para ulama mengatakan bahwa anjing ashabul kahfi itu untuk berburu. Mereka membawa kepada kemungkinan yang baik, karena ashabul kahfi adalah ashabul khayr.
      2. Insya Allah tidak termasuk karena yang disebut oleh hadits adalah pemilik anjing.

  • jepsim

    Apakah hukum menyelamatkan dan memelihara anjing untuk tujuan kemanusiaan. sebagai contoh, terlalu banyak anjing berkeliaran di sekitar kawasan perumahan dan boleh menyebabkan bahaya kepada orang ramai. lalu mereka mengutip anjing berkeliaran dan memelihara ke satu tempat untuk menjaga mereka dan bukan untuk dibunuh. apakah pandagan saudari ats pandagan ini.

    • http://kangaswad.wordpress.com Yulian Purnama

      #jepsim
      Itu perbuatan baik, namun anjing yang diselamatkan hendaknya diserahkan kepada dinas penanggulangan hewan atau lembaga terkait, jangan dipelihara di rumah.

  • ken

    Assalamualaikum.
    Kenapa harus anjing ciptaan tuhan yang sangat patuh kepada tuanya harus di haramkan, sedangkan di al-Quran tiadak ada pengharam an anjing tsb. ??
    Sedangkan hasan – husein cucu Rasul memeliharanya.
    Ashabul khafi juga ditemani anjing , yang di jelaskan di Al-Quran ,,

  • andy

    bgaimana jka kmi memelihra anjing untk berburu, tapi yg kmi buru adalah babi yg sering mrusak tanaman kmì,,

    • http://kangaswad.wordpress.com Yulian Purnama

      #andy
      Untuk berburu boleh

  • san

    Saya pernah dengar klo anjing (pelacak) adalah satu2nya hewan yang masuk surga. Benarkah demikian?

  • Annisa

    brrti gak boleh ya memelihara anjing untuk menjaga rumah ?????

  • Purwanto

    mohon penjelasan mengenai hasil hewan buruan (dagingnya) yang diburu dengan anjing.
    Najis kah ?. – misal berburu bebek atau kelinci liar, setahu saya anjing hanya bisa membawanya dengan mulut, artinya air liur sang anjing mesti bersentuhan dengan hasil buruan tersebut.
    Apa harus dicuci 7x, salah satu dengan tanah ?

  • Anita

    Assalamualaikum, saya mau nanya..

    Jadi, saya punya kakak yg tiga tahun lebih tua dari saya. Dia ingin memelihara anjing golden, tapi saya melarangnya dan menjelaskan kalo memelihara selain untuk menjaga2 itu tidak boleh. Tapi, kakak saya ngotot dan akhirnya di kasih oleh temannya.

    Pertanyaan saya, apakah saya yg melarang tetap amal ibadahnya dikurangi sebanyak yg sudah di jelaskan?

    Terima kasih

  • http://aqilathallahshidqi aqil athallah shidqi

    saya islam, waktu saya belum lahir. aki (kakek, sebutan orang sunda)saya,pernah memelihara anjing, yg di beri nama “laso” tapi anjing itu tidak pernah masuk ke rumah, apakah anjing boleh di pelihara untuk menjaga rumah??
    atau
    islam boleh mengelus,menyentuh,bahkan menggendong anjing tanpa memegang bagian2 tubuh anjing yang di haramkan??boleh kaaahhhhh?????????
    mohon jawabannya…

  • Hafi

    Kalau meluk anjing yang bukan peliharaan kita boleh gak? Tapi gak kena air liur, misalnya cuma elus-elus atau peluk sayang gitu boleh, gak? Kalau pegang tapi gak kena air liur itu perlu dicuci pake pasir juga? Makasih~

  • dewi

    Kenapa tidak boleh memelihara anjing? Apa salahnya? Bisa saya dapat penjelasan yg logis?

    • http://kangaswad.wordpress.com Yulian Purnama

      #dewi
      Karena Nabi mengatakan demikian, tinggal kita mau jadi orang yang beriman kepada Nabi atau tidak

    • A Falahh

      itu perintah Allah yang disampaikan oleh Nabi,
      Kalau mau yang Logis…
      saudari bisa baca2 jurnal ilmiah ataupun penelitian Tentang Liur anjing…
      Bakteri yang disebabkan oleh anjing dan kotoran2nya…

      Peneliti di jepang telah menemukan bahwa Bakteri atau kuman2 yang ada pada liur anjing itu tidak bisa dibersihkan dengan sabun… tapi harus dengan tanah…
      Saudari bisa cari validasinya… dengan membaca Jurnal Ilmiah tentang hal itu…

  • Satoko Youici

    bagaimana pula kalau anjing itu digunakan untuk seorang yang buta? Ia bukan untuk memburu atau menjaga haiwan tapi untuk menolong mengarah perjalanan si buta..

  • izraarizal

    bismillahirrahmanirrahim
    wahai saudaraku umat muslim janganlah kita menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal bukankah rasulullah sebaik baiknya contoh rasulullah lebih mulia daripada kita dan dia hanya mengatakan dan menjalankan apa yang diperintahkan ALLAH SWT dan ALLAH MAHA BENAR DAN BERKUASA ATAS SEGALA SESUATU dan syariat ISLAM itu bukan buatan rasulullah bukan nafsu rasulullah tapi syariat itu perintah ALLAH SWT

  • hepi

    Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
    Disekitar rumah saya banyak sekali tikus berkeliaran. Alhasil kotoran tikus pun membuat bau. Belum lama ini saya menemukan seekor anjing kecil kisaran usia 3 bulan. Sejak anjing itu saya letakan di halaman rumah yang biasanya tiap malam terdapat kotoran tikus, kini sudah tidak ada. Apakah anjing yang saya temukan ini dan membantu dalam mengusir tikus haram untuk dipelihara?
    terima kasih.
    Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

  • ahmad maimun

    mohon maaf mau tanya .. gimana kalo saya jalan n tiba2 ada anjing yang datang dan menjilat clana saya .. makasi

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      cukup dicuci saja.

  • Pingback: Bolehkah Memelihara Anjing? | kovzone

  • http://kangaswad.wordpress.com/ Yulian Purnama

    Wa’alaikumussalam, sekedar memelihara anjing hukumnya haram sekalipun sudah paham fikih thaharah.

  • http://kangaswad.wordpress.com/ Yulian Purnama

    Kalau begitu boleh memakan daging babi, karena babi juga ciptaan Allah?

    • Brechtje

      melihara setan juga boleh, karena setan ciptaan tuhan… wkwkwkwk
      ngaco2 dah luh

  • Mahendra

    Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
    Pemahaman kita akan ciptaan allah tak akan pernah cukup saudaraku, tetapi dalam Alquran juga menegaskan bahwa kita manusia diwajibkan untuk mengikuti tuntunan Alquran dan Rasulullah supaya kita tidak tergolong menjadi orang-orang yang rugi, mungkin ada hikmah yang baik dibalik hukum dari memelihara anjing selain digunakan untuk menjaga peternakan, pertanian atau berburu seperti dihaditskan Rasulullah SAW, semoga Allah berkenan memberikan hidayah dan perlindungannya kepada kita semua, amin.

@muslimindo

    Message: Rate limit exceeded, Please check your Twitter Authentication Data or internet connection.