<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bimbingan Idul Fitri</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/bimbingan-idul-fitri.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/bimbingan-idul-fitri.html</link>
	<description>Muslim.or.id adalah pesantren online bagi siapa saja yang ingin mempelajari agama Islam berdasarkan pemahaman para salafus shalih</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Mar 2010 09:59:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Abu Abdillah</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/bimbingan-idul-fitri.html/comment-page-1#comment-39969</link>
		<dc:creator>Abu Abdillah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 01:17:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=370#comment-39969</guid>
		<description>Kepada akhi julianto baca link ini

http://www.asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&amp;id_online=206</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada akhi julianto baca link ini</p>
<p><a href="http://www.asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&amp;id_online=206" rel="nofollow">http://www.asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&amp;id_online=206</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/bimbingan-idul-fitri.html/comment-page-1#comment-39951</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 13:54:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=370#comment-39951</guid>
		<description>#Julianto
Pertanyaan 1:
Dalam Sifatu Shaumin Nabi dijelaskan oleh Syaikh Ali Hasan Al Halabi, dasarnya adalah fahmul khithab (kesimpulan lain dari konteks) hadits:
 أمرنا أن نخرج الحيض يوم العيدين ، وذوات الخدور ، فيشهدن جماعة المسلمين ودعوتهم ، ويعتزل الحيض عن مصلاهن ، قالت امرأة : يا رسول الله ، إحدانا ليس لها جلباب ؟ قال : لتلبسها صاحبتها من جلبابها
&quot;(Rasulullah) memerintahkan wanita yang sedang haid untuk keluar di hari Ied, juga para wanita yang dipingit. Agar mereka menyaksikan berkumpulnya kaum muslimin serta menyaksikan seruan kaum muslimin. Dan beliau juga memerintahkan wanita haid untuk memisahkan diri wanita yang shalat. Seorang wanita berkata: Wahai Rasulullah, ada diantara kami yang tidak memiliki jilbab. Rasulullah bersabda: Hendaknya ia meminjam jilbab temannya&quot; (HR. Bukhari no.351)
Jika wanita haid dan wanita yang tidak memiliki jilbab saja diperintahkan untuk keluar maka yang tidak memiliki udzur tentu lebih diperintahkan untuk keluar. Dan adanya perintah menunjukkan keluar ke tempat shalat hari Ied hukumnya wajib. Jika keluar ke tempat shalat hukumnya wajib, maka shalatnya juga wajib. Karena keluar ke tempat shalat adalah sarana untuk shalat. Jika sarananya wajib maka yang jadi tujuan dari sarana tersebut juga wajib.

Pertanyaan 2:
Rasulullah Shallallahu&#039;alaihi Wasallam pernah melarang warga Madinah yang merayakan hari Ied yang biasa mereka adakan yang isinya hanya bersuka-ria tanpa merayakan apa-apa. 
Namun jika &#039;Ied yang dilakukan tidak mengandung unsur taqarrub, pengagungan terhadap sesuatu, dan dilakukan dalam rangka mengatur atau sosialisasi suatu hal yang penting, hukumnya boleh. 
Silakan baca artikel kami di:
&lt;a href=&quot;http://kangaswad.wordpress.com/2009/08/11/mengapa-dilarang-merayakan-17-an-khan-bukan-hari-raya-agama/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://kangaswad.wordpress.com/2009/08/11/mengapa-dilarang-merayakan-17-an-khan-bukan-hari-raya-agama&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#Julianto<br />
Pertanyaan 1:<br />
Dalam Sifatu Shaumin Nabi dijelaskan oleh Syaikh Ali Hasan Al Halabi, dasarnya adalah fahmul khithab (kesimpulan lain dari konteks) hadits:<br />
 أمرنا أن نخرج الحيض يوم العيدين ، وذوات الخدور ، فيشهدن جماعة المسلمين ودعوتهم ، ويعتزل الحيض عن مصلاهن ، قالت امرأة : يا رسول الله ، إحدانا ليس لها جلباب ؟ قال : لتلبسها صاحبتها من جلبابها<br />
&#8220;(Rasulullah) memerintahkan wanita yang sedang haid untuk keluar di hari Ied, juga para wanita yang dipingit. Agar mereka menyaksikan berkumpulnya kaum muslimin serta menyaksikan seruan kaum muslimin. Dan beliau juga memerintahkan wanita haid untuk memisahkan diri wanita yang shalat. Seorang wanita berkata: Wahai Rasulullah, ada diantara kami yang tidak memiliki jilbab. Rasulullah bersabda: Hendaknya ia meminjam jilbab temannya&#8221; (HR. Bukhari no.351)<br />
Jika wanita haid dan wanita yang tidak memiliki jilbab saja diperintahkan untuk keluar maka yang tidak memiliki udzur tentu lebih diperintahkan untuk keluar. Dan adanya perintah menunjukkan keluar ke tempat shalat hari Ied hukumnya wajib. Jika keluar ke tempat shalat hukumnya wajib, maka shalatnya juga wajib. Karena keluar ke tempat shalat adalah sarana untuk shalat. Jika sarananya wajib maka yang jadi tujuan dari sarana tersebut juga wajib.</p>
<p>Pertanyaan 2:<br />
Rasulullah Shallallahu&#8217;alaihi Wasallam pernah melarang warga Madinah yang merayakan hari Ied yang biasa mereka adakan yang isinya hanya bersuka-ria tanpa merayakan apa-apa.<br />
Namun jika &#8216;Ied yang dilakukan tidak mengandung unsur taqarrub, pengagungan terhadap sesuatu, dan dilakukan dalam rangka mengatur atau sosialisasi suatu hal yang penting, hukumnya boleh.<br />
Silakan baca artikel kami di:<br />
<a href="http://kangaswad.wordpress.com/2009/08/11/mengapa-dilarang-merayakan-17-an-khan-bukan-hari-raya-agama/" rel="nofollow">http://kangaswad.wordpress.com/2009/08/11/mengapa-dilarang-merayakan-17-an-khan-bukan-hari-raya-agama</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gilangchandra</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/bimbingan-idul-fitri.html/comment-page-1#comment-39945</link>
		<dc:creator>gilangchandra</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 13:02:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=370#comment-39945</guid>
		<description>artikelnya bagus banyak hal yg sesuai dgn harapanku hanya terkadang atau mungkin sering aku temui setiap kita bicara langsung tentang kebenaran kita malah di jauhi lebih extrimnya kita malah di singkirkan dari pergaulan. bagaimana pendapat anda tentang ini?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikelnya bagus banyak hal yg sesuai dgn harapanku hanya terkadang atau mungkin sering aku temui setiap kita bicara langsung tentang kebenaran kita malah di jauhi lebih extrimnya kita malah di singkirkan dari pergaulan. bagaimana pendapat anda tentang ini?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ganes</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/bimbingan-idul-fitri.html/comment-page-1#comment-39944</link>
		<dc:creator>Ganes</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 13:00:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=370#comment-39944</guid>
		<description>assalamu&#039;alykum akhi, ana minta izin untuk meng-copy artikel nya. Jazzakallohu khoir..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alykum akhi, ana minta izin untuk meng-copy artikel nya. Jazzakallohu khoir..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Julianto</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/bimbingan-idul-fitri.html/comment-page-1#comment-39938</link>
		<dc:creator>Julianto</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 09:04:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=370#comment-39938</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum,

Apa dasarnya Shalat Iedul Fitri adalah wajib?  Setahu saya, kedua shalat Ied hukumnya adalah sunah.  Coba tengok http://www.almanhaj.or.id/content/327/slash/0

Hari raya selain kedua Ied tidak boleh dilakukan karena tidak ada tuntunan dari Rasulullah?  Bukankah untuk urusan muamallah: segala sesuatu adalah boleh kecuali yang dilarang, sedangkan untuk urusan ibadah: segala ibadah adalah haram kecuali yang dicontohkan.  Hari Kemerdekaan, hari Kartini, hari Anak Sedunia, hari Bumi, hari Bebas Asap Rokok sedunia, dsb adalah hari yang dirayakan bukan untuk tujuan ibadah.  Salah satu urusan muamalah yang dilarang Rasulullah adalah yang menyerupai atau meniru budaya yang terkait dengan agama orang kafir atau orang jahiliyah atau yang cenderung kepada kemungkaran atau kepada yang sia-sia.

Walallahu&#039;alam.

Wassalam,
Julianto</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum,</p>
<p>Apa dasarnya Shalat Iedul Fitri adalah wajib?  Setahu saya, kedua shalat Ied hukumnya adalah sunah.  Coba tengok <a href="http://www.almanhaj.or.id/content/327/slash/0" rel="nofollow">http://www.almanhaj.or.id/content/327/slash/0</a></p>
<p>Hari raya selain kedua Ied tidak boleh dilakukan karena tidak ada tuntunan dari Rasulullah?  Bukankah untuk urusan muamallah: segala sesuatu adalah boleh kecuali yang dilarang, sedangkan untuk urusan ibadah: segala ibadah adalah haram kecuali yang dicontohkan.  Hari Kemerdekaan, hari Kartini, hari Anak Sedunia, hari Bumi, hari Bebas Asap Rokok sedunia, dsb adalah hari yang dirayakan bukan untuk tujuan ibadah.  Salah satu urusan muamalah yang dilarang Rasulullah adalah yang menyerupai atau meniru budaya yang terkait dengan agama orang kafir atau orang jahiliyah atau yang cenderung kepada kemungkaran atau kepada yang sia-sia.</p>
<p>Walallahu&#8217;alam.</p>
<p>Wassalam,<br />
Julianto</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mirza</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/bimbingan-idul-fitri.html/comment-page-1#comment-39897</link>
		<dc:creator>mirza</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 00:29:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=370#comment-39897</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum 
ana…… minta izin untuk  copy artikelnya ya
Jazaakallahu khairan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum<br />
ana…… minta izin untuk  copy artikelnya ya<br />
Jazaakallahu khairan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dhalboet</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/bimbingan-idul-fitri.html/comment-page-1#comment-39572</link>
		<dc:creator>dhalboet</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 02:01:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=370#comment-39572</guid>
		<description>assalamualaikum wr wb
ana...... minta izin untuk untuk copy artikel nya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum wr wb<br />
ana&#8230;&#8230; minta izin untuk untuk copy artikel nya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ridwan As Sundawi</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/bimbingan-idul-fitri.html/comment-page-1#comment-38947</link>
		<dc:creator>Ridwan As Sundawi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 05:41:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=370#comment-38947</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum,
Akhi, ana izin copy artikelnya yah buat dakwah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum,<br />
Akhi, ana izin copy artikelnya yah buat dakwah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Ahmad Adid Adep Dwiatmoko</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/bimbingan-idul-fitri.html/comment-page-1#comment-12457</link>
		<dc:creator>Abu Ahmad Adid Adep Dwiatmoko</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 04:05:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=370#comment-12457</guid>
		<description>Mohon maaf, seingat saya, tulisan tersebut adalah tulisan yang saya sadur dari tulisan Ustadz Kholid Syamhudi untuk buletin At Tauhid. Waktu itu, saya tuliskan pula bahwa apa yang saya tulis, hanyalah ringkasan dari tulisan Ustadz Kholid. Saya tidak menambah banyak dari tulisan aslinya..
Mohon maaf, kepada admin untuk mencantumkan hal tersebut di sini, demi amanah ilmiah. Terima kasih banyak..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon maaf, seingat saya, tulisan tersebut adalah tulisan yang saya sadur dari tulisan Ustadz Kholid Syamhudi untuk buletin At Tauhid. Waktu itu, saya tuliskan pula bahwa apa yang saya tulis, hanyalah ringkasan dari tulisan Ustadz Kholid. Saya tidak menambah banyak dari tulisan aslinya..<br />
Mohon maaf, kepada admin untuk mencantumkan hal tersebut di sini, demi amanah ilmiah. Terima kasih banyak..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: WONG DHESO</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/bimbingan-idul-fitri.html/comment-page-1#comment-10625</link>
		<dc:creator>WONG DHESO</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2008 18:19:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=370#comment-10625</guid>
		<description>Kalau yang berkhotbah Idul Fitri ngak bertakbir gimana ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau yang berkhotbah Idul Fitri ngak bertakbir gimana ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->