<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Beberapa Kesalahan Manusia Dalam Masjid</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html</link>
	<description>Muslim.or.id adalah pesantren online bagi siapa saja yang ingin mempelajari agama Islam berdasarkan pemahaman para salafus shalih</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Mar 2010 14:17:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: myrazano</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html/comment-page-1#comment-41544</link>
		<dc:creator>myrazano</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 05:53:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=289#comment-41544</guid>
		<description>Tentang kerapatan shof, bukankah sajadah yang bagus yang harganya mahal itu ukurannya lebih besar dari kebutuhan kita shalat. Bagai mana hukumnya itu pak ?

terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tentang kerapatan shof, bukankah sajadah yang bagus yang harganya mahal itu ukurannya lebih besar dari kebutuhan kita shalat. Bagai mana hukumnya itu pak ?</p>
<p>terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aziz</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html/comment-page-1#comment-29301</link>
		<dc:creator>aziz</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2009 14:00:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=289#comment-29301</guid>
		<description>sebagian besar umat islam di indonesia sejak kecil tidak di didik sesuai dengan ajaran agama islam. mereka hanya mewarisi agama islam dari orang tua, sedang ortunya sendiri tidak peduli dg keadaan tersebut. jadi sedikit sekali pengetahuan ajaran agama islam pada masing-masing orang tersebut. tugas kita sebagai generasi muda, wajib mengamalkan ajaran-ajaran islam baik ajaran yang berasal dari Al quran maupun al hadist kpd umat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebagian besar umat islam di indonesia sejak kecil tidak di didik sesuai dengan ajaran agama islam. mereka hanya mewarisi agama islam dari orang tua, sedang ortunya sendiri tidak peduli dg keadaan tersebut. jadi sedikit sekali pengetahuan ajaran agama islam pada masing-masing orang tersebut. tugas kita sebagai generasi muda, wajib mengamalkan ajaran-ajaran islam baik ajaran yang berasal dari Al quran maupun al hadist kpd umat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muh Abduh T</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html/comment-page-1#comment-25327</link>
		<dc:creator>Muh Abduh T</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 02:33:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=289#comment-25327</guid>
		<description>@ akhi okto
Pertanyaan yang cukup menarik. Memang kadang kita sering tergesa-gesa. Namun sebenarnya sikap seperti ini tidaklah baik dalam suatu kondisi, bahkan bisa menimbulkan bahaya. 
Coba akhi okto, baca kisah menarik dalam artikel berikut:
http://rumaysho.wordpress.com/2009/02/26/nasehat-berharga-janganlah-tergesa-gesa/

Kami juga mendapatkan pelajaran berharga dari Syaikh &#039;Athiyah bin Muhammad Salim (murid Asy Syinqithy, penulis Adhwa&#039;ul Bayan) dalam penjelasan beliau terhadap kitab Bulughul Marom, beliau mengatakan:
&quot;Perintah untuk bersikap tenang dan tidak terburu-buru adalah sebagai dorongan kepada orang yang hendak ke masjid untuk pergi lebih awal. 
Seharusnya seseorang yang mau pergi ke masjid, pergi lebih awal yaitu ketika terdengar suara adzan: HAYYA &#039;ALASH SHOLAH, HAYYA &#039;ALAL FALAH. 
Jika seseorang datangnya ketika dikumandangkannya iqomah, pasti akan sering telat dan ketinggalan raka&#039;at.&quot; (Syarh Bulughul Marom, 90/7)

Jadi, intinya perintah agar bersikap tenang ketika datang ke masjid adalah agar orang2 dapat lebih awal datang ke masjid. Dan memang kebanyakan orang yang terburu2 (tergesa2) datang ke masjid, karena dia dalam kondisi terlambat dan datang baru ketika dikumandangkan iqomah sehingga jadinya terburu2. 
Inilah hikmah dari hadits Nabi shallallahu&#039;alaihi wa sallam yang memerintahkan kita untuk tenang dan tidak terburu2 ketika hendak ke masjid.

Semoga Allah selalu memberikan kita ilmu yang bermanfaat.

[Muhammad Abduh Tuasikal]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ akhi okto<br />
Pertanyaan yang cukup menarik. Memang kadang kita sering tergesa-gesa. Namun sebenarnya sikap seperti ini tidaklah baik dalam suatu kondisi, bahkan bisa menimbulkan bahaya.<br />
Coba akhi okto, baca kisah menarik dalam artikel berikut:<br />
<a href="http://rumaysho.wordpress.com/2009/02/26/nasehat-berharga-janganlah-tergesa-gesa/" rel="nofollow">http://rumaysho.wordpress.com/2009/02/26/nasehat-berharga-janganlah-tergesa-gesa/</a></p>
<p>Kami juga mendapatkan pelajaran berharga dari Syaikh &#8216;Athiyah bin Muhammad Salim (murid Asy Syinqithy, penulis Adhwa&#8217;ul Bayan) dalam penjelasan beliau terhadap kitab Bulughul Marom, beliau mengatakan:<br />
&#8220;Perintah untuk bersikap tenang dan tidak terburu-buru adalah sebagai dorongan kepada orang yang hendak ke masjid untuk pergi lebih awal.<br />
Seharusnya seseorang yang mau pergi ke masjid, pergi lebih awal yaitu ketika terdengar suara adzan: HAYYA &#8216;ALASH SHOLAH, HAYYA &#8216;ALAL FALAH.<br />
Jika seseorang datangnya ketika dikumandangkannya iqomah, pasti akan sering telat dan ketinggalan raka&#8217;at.&#8221; (Syarh Bulughul Marom, 90/7)</p>
<p>Jadi, intinya perintah agar bersikap tenang ketika datang ke masjid adalah agar orang2 dapat lebih awal datang ke masjid. Dan memang kebanyakan orang yang terburu2 (tergesa2) datang ke masjid, karena dia dalam kondisi terlambat dan datang baru ketika dikumandangkan iqomah sehingga jadinya terburu2.<br />
Inilah hikmah dari hadits Nabi shallallahu&#8217;alaihi wa sallam yang memerintahkan kita untuk tenang dan tidak terburu2 ketika hendak ke masjid.</p>
<p>Semoga Allah selalu memberikan kita ilmu yang bermanfaat.</p>
<p>[Muhammad Abduh Tuasikal]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: okto</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html/comment-page-1#comment-25153</link>
		<dc:creator>okto</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 04:58:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=289#comment-25153</guid>
		<description>SAYA  masih bingung soal kari ke masjid?..padhalkan orang yang terburu2 menuju masjid itu bagus di bandingkan orang yang terburu2 karena akan melakukan maksiat?....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SAYA  masih bingung soal kari ke masjid?..padhalkan orang yang terburu2 menuju masjid itu bagus di bandingkan orang yang terburu2 karena akan melakukan maksiat?&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: safri</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html/comment-page-1#comment-23805</link>
		<dc:creator>safri</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 13:32:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=289#comment-23805</guid>
		<description>apakah boleh mendengarkan irama-irama lagu atau music,seperti music pop,bend yg alat-alatnya lengkap jaza kumulloh khoiron katsiro</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apakah boleh mendengarkan irama-irama lagu atau music,seperti music pop,bend yg alat-alatnya lengkap jaza kumulloh khoiron katsiro</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ian Kunriawan</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html/comment-page-1#comment-20350</link>
		<dc:creator>Ian Kunriawan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 03:45:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=289#comment-20350</guid>
		<description>mau tanya, kalau makmum masbuk menemui imam jama&#039;ah shalah dhuhur saat sedang sujud di raka&#039;at ke-2, kita langsung sujud atau takbiratul ikhram dulu baru sujud? jazakumullah khairan katsirah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mau tanya, kalau makmum masbuk menemui imam jama&#8217;ah shalah dhuhur saat sedang sujud di raka&#8217;at ke-2, kita langsung sujud atau takbiratul ikhram dulu baru sujud? jazakumullah khairan katsirah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wong dheso</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html/comment-page-1#comment-11779</link>
		<dc:creator>wong dheso</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2008 15:35:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=289#comment-11779</guid>
		<description>kenapa ya para askar yang menjaga sekitar Ka&#039;bah kalau sholat tetap memakai pakaian dinasnya ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kenapa ya para askar yang menjaga sekitar Ka&#8217;bah kalau sholat tetap memakai pakaian dinasnya ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wong dheso</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html/comment-page-1#comment-11777</link>
		<dc:creator>wong dheso</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2008 15:28:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=289#comment-11777</guid>
		<description>tulisan diatas tidak tergesa-gesa dan berlari-lari kalau yang sering naik sepeda montor gimana bila telah mendengar iqomat  ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tulisan diatas tidak tergesa-gesa dan berlari-lari kalau yang sering naik sepeda montor gimana bila telah mendengar iqomat  ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ari</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html/comment-page-1#comment-5343</link>
		<dc:creator>ari</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2008 01:39:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=289#comment-5343</guid>
		<description>Kata para ulama hakikat ikhlas adalah melupakan pandangan orang dengan senantiasa memperhatikan bagaimanakah pandangan Allah kepada dirinya. Menyembunyikan sebagian amalan sunnah memang dianjurkan, seperti sedekah, menangis karena takut kepada Allah. Pernah dikisahkan bahwa ada seorang ulama salaf yang menangis selama 20 tahun, namun isterinya tidak mengetahuinya sama sekali (lihat kitab yang bagus karya Syaikh Ibrahim Ar-Ruhaili berjudul Tajridul ittiba&#039;fi bayani tafadhulil a&#039;maal, sebuah kitab yang sangat bagus untuk dibaca oleh para thullab). Namun, ada amalan yang memang harus ditampakkan seperti shalat jama&#039;ah (amalan wajib bagi lelaki), mengenakan jilbab (amalan wajib bagi wanita), shalat ied (wajib menurut sebagian ulama), menuntut ilmu (fardhu dan yang sunnah). Wal hasil, sesungguhnya Allah menyukai tampaknya bekas nikmat-Nya pada diri hamba-hamba-Nya. Berpakaian yang bagus dan rapi, semisal menggunakan baju koko ketika shalat adalah kebaikan. Bukankah Allah memerintahkan, &quot;Hai anak Adam kenakanlah perhiasan (pakaian) kalian ketika masuk masjid..&quot; Dan jelas pakaian yang rapi dan menutup aurat  termasuk perhiasan. Kalau menghadap orang yang terhormat saja kita berpakaian rapi, maka bagaimanakah lagi kalau kita menghadap Allah yang menguasai alam semesta ini? ... Wallahu a&#039;lam. Matur nuwun...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kata para ulama hakikat ikhlas adalah melupakan pandangan orang dengan senantiasa memperhatikan bagaimanakah pandangan Allah kepada dirinya. Menyembunyikan sebagian amalan sunnah memang dianjurkan, seperti sedekah, menangis karena takut kepada Allah. Pernah dikisahkan bahwa ada seorang ulama salaf yang menangis selama 20 tahun, namun isterinya tidak mengetahuinya sama sekali (lihat kitab yang bagus karya Syaikh Ibrahim Ar-Ruhaili berjudul Tajridul ittiba&#8217;fi bayani tafadhulil a&#8217;maal, sebuah kitab yang sangat bagus untuk dibaca oleh para thullab). Namun, ada amalan yang memang harus ditampakkan seperti shalat jama&#8217;ah (amalan wajib bagi lelaki), mengenakan jilbab (amalan wajib bagi wanita), shalat ied (wajib menurut sebagian ulama), menuntut ilmu (fardhu dan yang sunnah). Wal hasil, sesungguhnya Allah menyukai tampaknya bekas nikmat-Nya pada diri hamba-hamba-Nya. Berpakaian yang bagus dan rapi, semisal menggunakan baju koko ketika shalat adalah kebaikan. Bukankah Allah memerintahkan, &#8220;Hai anak Adam kenakanlah perhiasan (pakaian) kalian ketika masuk masjid..&#8221; Dan jelas pakaian yang rapi dan menutup aurat  termasuk perhiasan. Kalau menghadap orang yang terhormat saja kita berpakaian rapi, maka bagaimanakah lagi kalau kita menghadap Allah yang menguasai alam semesta ini? &#8230; Wallahu a&#8217;lam. Matur nuwun&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ilman</title>
		<link>http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/beberapa-kesalahan-manusia-dalam-masjid.html/comment-page-1#comment-4950</link>
		<dc:creator>ilman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 11:29:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=289#comment-4950</guid>
		<description>Alhamdulillah.
Syukron..
Saya selama ini selalu memakai pakaian biasa pd saat ke masjid.
Saya pikir takut nanti terlihat ekslusif atau jadi riya.

Setelah membaca artikel ini, saya jadi berubah pikiran</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah.<br />
Syukron..<br />
Saya selama ini selalu memakai pakaian biasa pd saat ke masjid.<br />
Saya pikir takut nanti terlihat ekslusif atau jadi riya.</p>
<p>Setelah membaca artikel ini, saya jadi berubah pikiran</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->