<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Kolom Ramadhan 1430 H</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/dari-redaksi/kolom-ramadhan-1430-h.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/dari-redaksi/kolom-ramadhan-1430-h.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 14:39:11 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Amrullah</title>
		<link>http://muslim.or.id/dari-redaksi/kolom-ramadhan-1430-h.html/comment-page-1#comment-76090</link>
		<dc:creator>Amrullah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jul 2011 02:47:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1198#comment-76090</guid>
		<description>Insya Allah kita tunggu artikelnya...
marhaban ya ramadhan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Insya Allah kita tunggu artikelnya&#8230;<br />
marhaban ya ramadhan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rakhmat</title>
		<link>http://muslim.or.id/dari-redaksi/kolom-ramadhan-1430-h.html/comment-page-1#comment-56030</link>
		<dc:creator>rakhmat</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 10:22:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1198#comment-56030</guid>
		<description>ustad ane ngopy artikel untuk disebarluaskan di kampuz...terutama buat mahasiswa baru...boleh nggak??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ustad ane ngopy artikel untuk disebarluaskan di kampuz&#8230;terutama buat mahasiswa baru&#8230;boleh nggak??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ahdy</title>
		<link>http://muslim.or.id/dari-redaksi/kolom-ramadhan-1430-h.html/comment-page-1#comment-54400</link>
		<dc:creator>ahdy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 May 2010 23:19:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1198#comment-54400</guid>
		<description>terus belajar tanpa membanding-bandingkan, jd kurang baik, mari kita slalu adakan islah bukan saling mencurigai, wallahul musta`an</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terus belajar tanpa membanding-bandingkan, jd kurang baik, mari kita slalu adakan islah bukan saling mencurigai, wallahul musta`an</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ahmadi</title>
		<link>http://muslim.or.id/dari-redaksi/kolom-ramadhan-1430-h.html/comment-page-1#comment-37079</link>
		<dc:creator>Ahmadi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 02:19:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1198#comment-37079</guid>
		<description>KONSULTASI 

Assalamualaikum Warohmatullohiwabarokatuh,

Alhamdulillah sudah 3 bulan terakhir ini ana dan keluarga kecil ana sudah mulai belajar manhaj salaf, baik itu menghadiri Kajian/Majelis ilmu tiap sabtu, rutin mendengar radio rodja, membaca buku dan wesbite salaf. 
Kami merasakan sekali betapa nikmatnya ilmu syari dan menghidupkan sunnah Rosulullah di kehidupan keluarga kami, dan ada perasaan ingin terus belajar dan belajar ilmu syari tersebut, walau umur kami sekarang ini seakan sudah sulit sekali untuk menyerap/menghafal ilmu tersebut.
Namun ada kebimbangan dan ganjalan di hati kami, ketika musholla/masjid di dekat rumah kami dan juga acara rohani di TV melaksanakan majelis taklim yang tausyiahnya diisi oleh ustadz pada umumnya/kebanyakan disekitar kita (Seperti contohnya ustadz2 dari nahdliyin, ustadz dari majelis zikir Arifin Ilham dll) yang mana seringkali ana merasa bahwa hal tersebut kurang memberikan masukan ilmu serta isinya kadang2 ada yg tidak sesuai Manhaj Salaf yang telah ana ikuti/pelajari, sehingga ana sekarang merasa enggan/tidak mau lagi untuk menghadiri tausiyah2/majelis2 taklim seperti yang ana sebutkan tadi, kami merasa kwatir ada subhat/kerancuan ilmu dan juga merasa tausyah2 tersebut hanya sedikit sekali memberi manfaat ilmu kepada ana, dengan kata lain ada perasaan dihati kami sudah tidak tertarik lagi/kurang sreg untuk mengikuti tausyiah2 seperti pada umumnya tersebut, walaupun ana tidak mengurangi rasa hormat dan sangat menghargai ustadz2/majelis tersebut sebagai pejuang/pendakwah islam. Disisi lain ana merasa berdosa bahwa seakan2 ana menolak setiap Majelis Taklim/tausyah agama yang mana sebenarnya sudah menjadi kewajiban bagi seorang muslim untuk menghadirinya, apalagi majelis tersebut berada di Musholla/masjid di dekat rumah ana yang dihadiri oleh para tetangga, ana kwatir akan ada fitnah dari tetangga terhadap ana.
 
Mohon bimbingan kepada kami, apakah yang sebaiknya ana lakukan menghadapi situasi seperti di atas. apakah harus menghadirinya atau bagaimana?. Mohon bantuannya untuk direply ke email kami, Jazakalloh khoiron. 
 
Ahmadi-Depok</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>KONSULTASI </p>
<p>Assalamualaikum Warohmatullohiwabarokatuh,</p>
<p>Alhamdulillah sudah 3 bulan terakhir ini ana dan keluarga kecil ana sudah mulai belajar manhaj salaf, baik itu menghadiri Kajian/Majelis ilmu tiap sabtu, rutin mendengar radio rodja, membaca buku dan wesbite salaf.<br />
Kami merasakan sekali betapa nikmatnya ilmu syari dan menghidupkan sunnah Rosulullah di kehidupan keluarga kami, dan ada perasaan ingin terus belajar dan belajar ilmu syari tersebut, walau umur kami sekarang ini seakan sudah sulit sekali untuk menyerap/menghafal ilmu tersebut.<br />
Namun ada kebimbangan dan ganjalan di hati kami, ketika musholla/masjid di dekat rumah kami dan juga acara rohani di TV melaksanakan majelis taklim yang tausyiahnya diisi oleh ustadz pada umumnya/kebanyakan disekitar kita (Seperti contohnya ustadz2 dari nahdliyin, ustadz dari majelis zikir Arifin Ilham dll) yang mana seringkali ana merasa bahwa hal tersebut kurang memberikan masukan ilmu serta isinya kadang2 ada yg tidak sesuai Manhaj Salaf yang telah ana ikuti/pelajari, sehingga ana sekarang merasa enggan/tidak mau lagi untuk menghadiri tausiyah2/majelis2 taklim seperti yang ana sebutkan tadi, kami merasa kwatir ada subhat/kerancuan ilmu dan juga merasa tausyah2 tersebut hanya sedikit sekali memberi manfaat ilmu kepada ana, dengan kata lain ada perasaan dihati kami sudah tidak tertarik lagi/kurang sreg untuk mengikuti tausyiah2 seperti pada umumnya tersebut, walaupun ana tidak mengurangi rasa hormat dan sangat menghargai ustadz2/majelis tersebut sebagai pejuang/pendakwah islam. Disisi lain ana merasa berdosa bahwa seakan2 ana menolak setiap Majelis Taklim/tausyah agama yang mana sebenarnya sudah menjadi kewajiban bagi seorang muslim untuk menghadirinya, apalagi majelis tersebut berada di Musholla/masjid di dekat rumah ana yang dihadiri oleh para tetangga, ana kwatir akan ada fitnah dari tetangga terhadap ana.</p>
<p>Mohon bimbingan kepada kami, apakah yang sebaiknya ana lakukan menghadapi situasi seperti di atas. apakah harus menghadirinya atau bagaimana?. Mohon bantuannya untuk direply ke email kami, Jazakalloh khoiron. </p>
<p>Ahmadi-Depok</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hermanto</title>
		<link>http://muslim.or.id/dari-redaksi/kolom-ramadhan-1430-h.html/comment-page-1#comment-36723</link>
		<dc:creator>Hermanto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 07:46:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1198#comment-36723</guid>
		<description>Artikelnya yg mudah dipahami,ringkas,tetap ada dalilnya,kesimpulan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikelnya yg mudah dipahami,ringkas,tetap ada dalilnya,kesimpulan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hermanto</title>
		<link>http://muslim.or.id/dari-redaksi/kolom-ramadhan-1430-h.html/comment-page-1#comment-36722</link>
		<dc:creator>Hermanto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 07:44:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1198#comment-36722</guid>
		<description>Saudara2ku kaum muslimin yg dirahmati ALLOH SWT,mari kita tetapkan hati kt u/istqmh dijalanNya yg lurus,yg dicontohkan Rosul SAW,mari kt berbekal dg sebaik2 bekal yi taqwa.siarkan&amp;tegakkan ISLAM dimanapun kt bernapas.barokallohu fiikum...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudara2ku kaum muslimin yg dirahmati ALLOH SWT,mari kita tetapkan hati kt u/istqmh dijalanNya yg lurus,yg dicontohkan Rosul SAW,mari kt berbekal dg sebaik2 bekal yi taqwa.siarkan&amp;tegakkan ISLAM dimanapun kt bernapas.barokallohu fiikum&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Galih Aba Fathima</title>
		<link>http://muslim.or.id/dari-redaksi/kolom-ramadhan-1430-h.html/comment-page-1#comment-36710</link>
		<dc:creator>Galih Aba Fathima</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 05:02:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1198#comment-36710</guid>
		<description>Mohon ijin / tanya :
1. Apa boleh artikel-2 yg ada kita gunakan utk bahan &#039;kultum&#039; dlm sholat tarawih ?
2. Bagi kita yg masih belajar ini apa boleh sekedar membacakan artikel-2 tsb. (kitab-2 para ulama terjemahan) kpd jama&#039;ah sholat tarawih ?
Jazaakumullohu khoiron katsiron</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon ijin / tanya :<br />
1. Apa boleh artikel-2 yg ada kita gunakan utk bahan &#8216;kultum&#8217; dlm sholat tarawih ?<br />
2. Bagi kita yg masih belajar ini apa boleh sekedar membacakan artikel-2 tsb. (kitab-2 para ulama terjemahan) kpd jama&#8217;ah sholat tarawih ?<br />
Jazaakumullohu khoiron katsiron</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: slamet widada</title>
		<link>http://muslim.or.id/dari-redaksi/kolom-ramadhan-1430-h.html/comment-page-1#comment-36676</link>
		<dc:creator>slamet widada</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 00:30:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1198#comment-36676</guid>
		<description>Materi yang ditampilkan sangat membantu dan memberi inspirasi para aktivis dakwah. kalau boleh dan bisa mohon ana dikirim lewat email materi-materi dakwah, lebih khusus untuk bekal ramadhan 1430 H. Jazakalloh khoir</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Materi yang ditampilkan sangat membantu dan memberi inspirasi para aktivis dakwah. kalau boleh dan bisa mohon ana dikirim lewat email materi-materi dakwah, lebih khusus untuk bekal ramadhan 1430 H. Jazakalloh khoir</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jubaidillah</title>
		<link>http://muslim.or.id/dari-redaksi/kolom-ramadhan-1430-h.html/comment-page-1#comment-36454</link>
		<dc:creator>jubaidillah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 06:23:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1198#comment-36454</guid>
		<description>Semoga di bulan suci 1430 h ini, kita ummat muslim dapat bersatu padu satu misi dalm menjalankan ibadah yang benar sesuai anjuraran nabi muhammad swt.amin y rbl am...n</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga di bulan suci 1430 h ini, kita ummat muslim dapat bersatu padu satu misi dalm menjalankan ibadah yang benar sesuai anjuraran nabi muhammad swt.amin y rbl am&#8230;n</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: baginda</title>
		<link>http://muslim.or.id/dari-redaksi/kolom-ramadhan-1430-h.html/comment-page-1#comment-35936</link>
		<dc:creator>baginda</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 03:24:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1198#comment-35936</guid>
		<description>Alhamdulillah ana baru bergabung di situs yangf penuh berkah ini ana mau tanya gimana hukumnya mendirikan masjid selama bulan puasa saja, selain di masjid yang sudah ada meski lain tempat/kampung, walau dekat dari kampung kita sukron</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah ana baru bergabung di situs yangf penuh berkah ini ana mau tanya gimana hukumnya mendirikan masjid selama bulan puasa saja, selain di masjid yang sudah ada meski lain tempat/kampung, walau dekat dari kampung kita sukron</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

