Saudaraku, kami mengajak Anda untuk menjadi bagian dari tugas dakwah ini, dengan meluangkan sedikit waktu, menumpahkan sedikit pikiran, mengerahkan sedikit tenaga, dan menyisihkan sedikit harta Anda. Peran Anda tentu sangatlah berarti bagi dakwah ini. Semoga dengan amalan yang sedikit tersebut menjadi pemberat timbangan kebaikan di akhirat kelak. Peran apa yang dapat Anda berikan ?
1. Penulis Artikel
Sampai saat ini muslim.or.id masih kekurangan artikel, terutama artikel untuk kategori Biografi, Sejarah Islam, Fiqh dan Muamalah, Al-Qur’an, dan Hadits. Insya Allah nanti akan ditambah satu kategori lagi, yaitu Serba-Serbi, yang mana Saudara dapat menulis berbagai artikel yang bermanfa’at dengan tema seputar keagamaan selain 10 kategori yang ada sekarang, seperti: menulis artikel tentang kesehatan dan pengobatan cara Nabi (Thibbun Nabawi), atau artikel Kesehatan dengan tema umum, dan lain-lain. Banyak sekali ide-ide kreatif yang bisa Saudara gali dan kemudian ditumpahkan menjadi sebuah tulisan yang bermanfa’at.
Tulisan merupakan karya asli (tulisan sendiri atau terjemahan) dan bukan hasil plagiasi, dan mohon untuk menyertakan Sumber Rujukan artikel pada akhir tulisan. Bentuk tulisan tidak perlu terlalu formal dan tidak mesti mengutip banyak Ayat dan Hadits. Tulisan dengan gaya penulisan yang santai dan bertutur insya Allah lebih mudah dicerna. Panjang tulisan minimal 250 kata (setengah halaman A4), dan maksimal tidak ditentukan (bebas).
Semua tulisan yang masuk ke meja redaksi insya Allah akan diedit oleh editor dan kemudian akan dimuroja’ah oleh ustadz. Tulisan dapat dikirimkan ke e-mail: muslim.or.id@gmail.com dalam bentuk file word (*.doc atau *.rtf)
2. Donasi Dakwah
Muslim.or.id memiliki beberapa program dakwah online yang membutuhkan dukungan dana. Hingga saat ini, dana yang masuk (baik dari donasi maupun dari penjualan produk melalui toko online) baru mampu menjalankan program yang ada saat ini, dan belum mencukupi untuk membiayai program yang direncanakan ke depan. Beberapa rencana program ke depan:
- Mengoptimalkan kembali kolom Soal Jawab Islam: Sekarang ini muslim.or.id memiliki ribuan pertanyaan konsultasi islam dari pembaca yang belum terjawab, dan semakin hari pertanyaan tersebut semakin bertambah. Selama ini kami sudah berusaha semampu kami menyusun pertanyaan yang masuk, mencetaknya pada kertas, dan kemudian menyerahkannya kepada para ustadz untuk dijawab di sela-sela kesibukan mereka. Dan alhamdulillah program ini sempat berjalan (silakan lihat http://muslim.or.id/soaljawab/), akan tetapi seiring dengan banyaknya dan semakin bertambah banyaknya pertanyaan yang masuk; hingga mencapai ribuan, tentu sangatlah mustahil untuk dijawab oleh para ustadz yang memiliki kesibukan penuh (mengajar dan mencari nafkah), jadi mohon hal ini untuk dimaklumi oleh Saudara sekalian yang sudah lama mengajukan pertanyaan dan sampai saat ini belum juga dijawab. Salah satu solusi yang kami tawarkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengupayakan agar kolom Soal Jawab diasuh langsung oleh ustadz secara khusus. Jadi, ustadz yang mengasuh kolom Soal Jawab mendedikasikan waktunya secara penuh untuk menjawab semua pertanyaan yang masuk. Dan sebagai penghargaan terhadap ustadz pengasuh, insya Allah kita upayakan untuk memberi mukafa’ah/gaji secara rutin. Wahai saudaraku, ini adalah program yang mulia yang membutuhkan dukungan dari saudara sekalian. Mudah-mudahan Allah memudahkan.
- Menghidupkan dan mengoptimalkan kembali program belajar bahasa arab secara online. Pada program ini, seluruh kaum muslimin dapat belajar Bahasa Arab secara online dengan gratis. Dengan menggunakan kurikulum, panduan suara, konsultasi melalui e-mail dan chatting, ujian, tutorial langsung secara online. Jika dana untuk pengembangan program ini belum mencukupi, maka insya Allah solusi yang kami tawarkan adalah dengan menjadikan program ini berbayar.
- Program download e-book, software islam, audio pengajian Islam, video pengajian Islam, dll. Kendala utama untuk merealisasikan program ini adalah terbatasnya koneksi internet. Selama ini koneksi internet menggunakan jasa warung internet (warnet) dengan dibatasi dana online sebesar Rp. 100.000 perbulan. Solusi sekarang adalah dengan memasang koneksi internet sendiri yang memiliki kecepatan yang lumayan besar. Kisaran biaya yang dibutuhkan secara rutin setiap bulan sebesar Rp. 750.000 – 1.000.000. Insya Allah, dengan memiliki koneksi yang tetap sangat memudahkan untuk menjalankan program-program yang lainnya.
- Radio Internet, seperti Radio Rodja dan Hang Batam
- Silakan lihat keterangan lengkapnya pada link: Donasi Dakwah Online
Muslim.or.id merupakan salah satu bagian dari kegiatan dakwah Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari Yogyakarta (YPIA), selain dakwah online melalui internet melalui website www.muslim.or.id dan www.muslimah.or.id, YPIA juga memiliki program-program dakwah lainnya, seperti: Pesantren Mahasiswa & Umum melalui Ma’had ‘Ilmi, Pelatihan Bahasa Arab melalui Ma’had Umar bin Khatab, pengajian Islam umum rutin, penyebaran Bulletin Islam At tauhid, pelaksanaan Dauroh Umum rutin, dll. Untuk informasi selanjutnya silakan klik link: Proposal Kegiatan Dakwah Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari
Saudara sekalian dapat menyisihkan sedikit dari harta Saudara (berapapun jumlahnya). Donasi dapat dikirimkan ke:
- Bank Muamalat atas nama Satria Buana cq muslim.or.id, nomor rekening 906 280 7699
- Bank BCA atas nama Satria Buana, nomor rekening: 2951 825 893
- Bank Mandiri atas nama Satria Buana – muslim.or.id nomor rekening: 137 00 0503568 4
3. Menyumbangkan software islam bermanfa’at, seperti Kamus Mufid, dll. Untuk disebarluaskan dengan cara menyediakan link download di muslim.or.id secara gratis.
4. Mempromosikan muslim.or.id
Belantara internet telah sekian lama dipenuhi dan disesaki dengan berbagai konten negatif yang bertentangan dengan agama. Konten yang positif, terutama yang berkaitan dengan Islam yang masih murni berdasarkan manhaj salaf masih sangat sangat sedikit dan belum ada secuilnya dibandingkan dengan artikel-artikel negatif yang ada. Insya Allah muslim.or.id sedikit demi sedikit berupaya memposting artikel-artikel Islam yang insya Allah bermanfaat. Dan kami juga mengajak Saudara sekalian untuk melakukan hal yang serupa. Bagi Saudara yang sudah memiliki weblog/blog pribadi, dapat mempromosikan muslim.or.id dengan melakukan berbagai cara, seperti:
- Menambahkan link www.muslim.or.id di weblog Saudara.
- Membahas atau meliput artikel-artikel muslim.or.id: Selama ini, cukup banyak blog yang mengutip beberapa artikel di muslim.or.id secara keseluruhan (baca: copy paste), dan ini konon dapat mengakibatkan adanya double content yang berpengaruh pada search engine seperti Google. Untuk menghindari hal ini, Saudara dapat membahas artikel-artikel di muslim.or.id di blog pribadi Saudara sembari memberi link ke artikel aslinya di muslim.or.id, dan insya Allah ini lebih baik.
- Mempromosikan muslim.or.id melalui berbagai Milis dan Forum Diskusi di internet.
- Mempromosikan berbagai konten muslim.or.id ke berbagai situs Social Bookmark seperti digg.com, Google Bookmark, dll. Pada setiap artikel di muslim.or.id sudah tersedia link untuk mempromosikannya, yaitu link Share This. Untuk mempromosikannya Saudara terlebih dahulu membuat account pada website-website tersebut.
- Mempromosikan muslim.or.id secara offline, diantaranya dengan cara mencetak artikel-artikel muslim.or.id dalam bentuk bulletin, majalah dinding, dll. Dan jangan lupa untuk selalu menyertakan www.muslim.or.id sebagai sumber artikel.
5. Penerjemah
Bagi Saudara yang dikaruniai oleh Allah kemampuan bahasa Inggris yang bagus, kami mengajak Saudara untuk meluangkan sedikit waktu Saudara untuk menerjemahkan artikel-artikel muslim.or.id ke dalam bahasa Inggris, terutama untuk artikel pada kategori Aqidah. Realita saat ini, di belantara internet sangat sedikit sekali artikel Islam yang bermanhaj salaf yang berbahasa inggris. Mudah-mudahan upaya ini membuat Islam yang masih murni yang bermanhaj salaf menjadi tersebar di seluruh dunia dengan izin Allah. Bagi Saudara yang berminat, silakan kirimkan e-mail ke: muslim.or.id@gmail.com
6. Ide Pengembangan Muslim.or.id
Muslim.or.id masih memiliki sangat banyak kekurangan, oleh karena itu berbagai masukan, saran, dan ide-ide kreatif untuk pengembangan muslim.or.id selalu kami nantikan. Silakan kirimkan saran, masukan, dan ide-ide kreatif Saudara pada kolom komentar di bawah ini.
Motivasi: Asupan untuk Jiwa Anda
Masih juga ragu dan bimbang untuk menyisihkan sedikit dari yang Anda miliki? silakan simak dan renungi janji Allah berikut ini untuk orang yang menafkahkan hartanya.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:
مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّئَةُ حَبَّةٍ وَاللّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاءُ وَاللّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
“Permisalan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir terdapat seratus biji. Dan Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.” (QS. Al-Baqarah [2]: 261)
Masih juga bimbang dan takut harta Anda berkurang? hadits-hadits berikut mudah-mudahan dapat mengetuk relung-relung hati Anda.
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
“Sedekah itu tidak mengurangi harta.” (Riwayat Muslim dalam Shahīh-nya IV/2001/2588, dan lain-lain)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
“Tidak ada satu hari pun yang dilalui oleh seorang hamba melainkan pada pagi harinya dua malaikat turun kepadanya. Salah satunya berkata: ‘Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq.’ Sementara yang lainnya berkata: “Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit.’” (Riwayat al-Bukhari dalam Shahīh-nya II/522/1374 dan Muslim dalam Shahīh-nya II/700/1010)
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ اللهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ بِالْمَسَاجِدِ وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا، حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ، وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ إلى نَفْسِهَا فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ
“Ada tujuh golongan yang akan Allah naungi dengan naungan-Nya, pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. (1) Pemimpin yang adil. (2) Pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah. (3) Pria yang hatinya selalu terikat dengan masjid. (4) Dua orang yang saling mencintai karena Allah; dia berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya. (5) Seseorang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi, sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dikeluarkan oleh tangan kanannya. (6) Seseorang yang berdzikir kepada Allah secara menyendiri, lalu air matanya berlinang. (7) Lelaki yang diajak (berzina) oleh wanita yang memiliki kedudukan dan kecantikan, lalu dia berkata: ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah ‘Azza wa Jalla.’” (Riwayat al-Bukhari dalam Shahīh-nya I/234/629 dan Muslim dalam Shahīh-nya II/715/1031)
Saudaraku, lihatlah para ahli maksiat, ahli bid’ah, kaum munafik, bahkan orang-orang kafir… mereka sangat kompak tolong menolong menyebarkan propaganda-propaganda busuk mereka. Sungguh “mengagumkan” bukan ? Sekarang lihatlah diri kita, apa yang sudah kita berikan untuk dakwah Islam yang haq ini ? Apakah selamanya kita pasif dan diam ? Apakah kita puas hanya menjadi penonton, dan kemudian sibuk dengan urusan kita masing-masing ? Na’udzubillaahi min Dzaalik…

hendri
06 May 2008 [Permalink]
Insya Allah saya akan dukung upaya dakwah muslim or.id. walaupun saya masih awam soal internet dan boleh dikatakan pemula serta domisili jauh dipelosok desa, dan koneksi internetpun terbatas hanya dengan pulsa HP. Kalau memang diijinkan saya akan coba mengutip sebagian tulisan-tulisan ataupun artikel-artikel di muslim or.id ke blog saya, sebagaimana saran anda dalam rangka dakwah. mudah-mudahan bermanfaat terutama bagi saya pribadi terlebih dahulu. wasssalam
zulkifli
07 May 2008 [Permalink]
saya sangat tertarik dengan adanya situs salaf ini, semoga Allah memberikan kumudahan kepada kita semua agar situs ini tersebar luas disulurh lapisan masyarakat
kuswanto
07 May 2008 [Permalink]
Saya senang dengan situs dakwah shalaf ini, semoga Allooh senantiasa memberkahi segala upaya kita sebagai muslim sejati yang bermanhaj lurus.
Untuk informasi pesantren ICBB mohon dicantumkan gambar lokasi pesantren agar calon siswa atau orang tua calon siswa yang kebetulan sedang browsing di situs ini dapat memperoleh informasi yang lebih jelas.
Demikian dari saya, terima kasih
Muslim.or.id
08 May 2008 [Permalink]
Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh
Jazakumullah khairan atas dukungan dari ikhwah semua. Sejauh ini, alhamdulillah sudah ada beberapa orang ikhwah yang ikut membantu menerjemahkan artikel-artikel muslim.or.id ke dalam bahasa inggris, ada juga yang menyumbangkan software-software, e-book, menyumbangkan artikel, dan menulis artikel. Untuk ikhwah yang lainnya, kami masih menunggu partisipasi dari ikhwah :)
lia
08 May 2008 [Permalink]
assalamu’alaikum untuk semua kaum muslimin…saya mendukung sepenuhnya kepada seluruh pihak yg dengan sengaja melibatkan dirinya dalam situs yg berbau dakwah ini…
rahmat ariza putra
08 May 2008 [Permalink]
Assalamualaikum ana rahmat ikhwan kebingungan yang sedang cari murabbi buat membimbing ana kembali tuk kembali memegang bara api
ana mau minta tolong muslim.or.id
bersedia mencarikan anan ustad
ana merasa terkuycilkan dalam dunia dakwah kampus yng banyak orang imnya ana sendiri muali banyak termakan syubhat
ana menawarkan diri kepada ikhwan salafy yang lain tuk bersaudara
n kepada pengelola gimana caranya ana bisa ikut gabung dengan ikwan yang lain biar lebih dekat
ana dulu dari ponpes assunnah cirebon
Muslim.or.id
08 May 2008 [Permalink]
Wa’alaikumussalam warohmatullah wabarokatuh
Akhi, domisili antum dimana? jika antum tinggal di Jogja, antum bisa bergabung bersama-sama dengan ikhwan Jogja, ikut mengaji bersama-sama. Langsung saja datang ke tempat kajian. Untuk jadwal kajian silakan lihat di:
http://muslim.or.id/infokajian/
Abu Harits Priyo Sasongko
10 May 2008 [Permalink]
usul saja akhi,..
piye kalau antum bikin sticker (yang bisa ditempel di kendaraan roda dua atau mobil) dengan desain yang bagus, yang mempromosikan http://WWW.MUSLIM.OR.ID,….
insyaALLAH ini sarana reklame yang murah, dan juga bisa menjangkau kalangan yang lebih luas.
atau apakah kami boleh punya inisiatif. bikin desain sticker sendiri dengan memakai label http://WWW.MUSLIM.OR.ID tanpa ijin tertulis antum, untuk kemudian kami sebarluaskan (kalau boleh juga dikomersilkan dikit sih,…itung-itung dakwah+tambah uang saku )
Ditempelin di mikrolet atau bahasa surabaya nya Bemo/Lin mungkin bagus juga ya,…
sekedar usul….
Abu harits Priyo Sasongko Bumi ALLAH Sidoarjo
Satya W
13 May 2008 [Permalink]
Usul untuk teman2 di LBIA Al Atsary, atau ikhwan2 di jogja. Teus terang kami sudah sangat merindukan adanya dakwah ahlus sunnah melalui radio FM atau AM supaya dakwahnya bisa lebih merata, terutama bagi ikhwan2 yang sangat sibuk, atau lokasi rumahnya jauh (bahkan ada yang sangat2 jauh)dari tempat2 kajian. Saya rasa ikhwan yang ada di LBIA insya Allah mampu untuk mengelolanya… kan background pendidikannya lengkap, tinggal kemauan, insya Allah temen2 di jogja akan mendukung. Begitu juga alumni2 yang tersebar di berbagai tempat…
muslim.or.id
13 May 2008 [Permalink]
Untuk Abu Harits: Saran yang bagus akhi, sebenarnya kami sudah melakannya beberapa waktu yang lalu, akan tetapi dengan jumlah yang terbatas. Kendala yang kami miliki adalah terbatasnya dana dan ikhwah yang bisa melakukannya.
Kalau antum ingin buat stiker sendiri untuk disebarkan silakan akhi, tafadhdhol…
Untuk Akh Satya W: Untuk saat ini LBIA (sekarang sudah menjadi YPIA) masih kekurangan dana dan sumber daya manusia yang bisa mengurusnya akh. Kalau rencana, sebenarnya saran tersebut sudah menjadi salah satu program kami. Insya Allah kalau Allah memudahkan kami bisa mewujudkannya.
agus ridwan
14 May 2008 [Permalink]
Assalamu’alaykum
salam kenal
Abu 'Ukasya
15 May 2008 [Permalink]
Assalamu’alaykum
akh,
kenapa dakwah ahlussunnah fokus ke UGM.
coba tembus ke UNY,
sungguh,
teman-teman kami disini kebanyakan IM.
ana sangat kasihan kpd mereka dengan keadaan Dien mereka (semoga ALLAH menunjuki mereka hidayah sunnah).
ana tidak kuasa untuk berbuat bnyk di sini karena hampir semua temen2 ana haroky.
coba BADARnya juga tembus ke UNY,
sebagian kelasnya diadakan di UNY
atau yang lainnya.
Zuhudhi
15 May 2008 [Permalink]
Assalamu’alaikum
Saya ikut senang, dakwah manhaj yang haq ini mulai merambah ke dunia maya. Sebab manfaatnya besar sekali, salah satunya adalah dapat diakses dari mana pun tanpa terkendala ruang dan waktu. Saat ini saya sementara tidak dapat membantu banyak. Jangankan menulis artikel Islami, ngomong saja masih belum pede. Ini karena dangkalnya ilmu yang saya miliki. Yang bisa saya lakukan, dan ini sudah saya lakukan sejak beberapa bulan yang lalu, adalah membubuhkan link situs ini (muslim.or.id) di situs saya. Mudah-mudahan yang saya lakukan dapat memberikan arti bagi kelancaran dan kelangsungan dakwah salaf via internet.
Wassalamu’alaikum.
Div. Pengajaran Ma'had Umar YPIA
17 May 2008 [Permalink]
BADAR lebih fokus di UGM karena sementara ini pengajar yang aktif dari mahasiswa-mahasiswi UGM. Demikian pula, kegiatan-kegiatan kajian umum lebih banyak di UGM karena pengurusnya kebanyakan para mahasiwa UGM. Meskipun demikian, kami tidak menutup kemungkinan mengadakan di Universitas lain (bahkan itu merupakan salah satu program kami). Memang, kajian umum yang besar (dengan kapsitas sampai 1000-an orang), kami lebih memilih masjid kampus UGM, karena:
1) kapasitas masjid kampus UGM besar, 2 lantai, dengan tempat parkir yang luas yang bisa memungkinkan pemisahan putera-puteri.
2) para pengurus kajian, tinggalnya di sekitar kampus UGM. Dengan demikian, apabila tempat kajian terlalu jauh, terkadang kesulitan dalam membawa peralatan & perlengkapan.
*Sebenarnya kampus UNY, juga merupakan sasaran kegiatan kajian. Namun, perlu antum ketahui:
a) Masjid Kampus UNY (Mujahidin), yang bisa dipakai untuk kajian hanya teras masjid (bagian dalam tidak bisa) -sesuai kebijaksanaan takmir masjid-. Sebenarnya, teras itu cukup luas -mungkin setara mushola teknik UGM-, oleh karenanya, sekitar satu tahun lalu kami pernah adakan kajian umum di tempat tersebut. Akan tetapi, kami kerepotan membawa peralatan & pelengkapan. Demikian pula, pemisahan parkir putra-putri juga agak susah.
TAPI, kesulitan-kesulitan di atas sebenarnya hanyalah hal teknis yang bisa diatasi dengan mudah JIKA ADA MAHASISWA UNY YANG MAU AKTIF UNTUK MENGELOLA KAJIAN. Masalah pengadaan kajian, badar (bahasa arab dasar), dll, bisa diadakan di kampus anda, ASALKAN ADA MAHASISWA UNY yang mau mengatur kegiatan tersebut, insya Alloh kami dari akan bantu. -selama ini belum ada mahasiswa UNY yang mau aktif mengelola, kecuali jika anda mau-
b) Alasan lain kami tidak cenderung mengadakan kajian umum di masjid kampus UNY adalah: pernyataan dari takmir masjid bahwa jika kita sudah memesan tempat dan hari kajian, lalu tiba-tiba kampus/rektorat ingin mengadakan kegiatan di masjid yang berbenturan dengan jadwal kita, maka jadwal kita harus dicoret (batal). Lalu bagaimana jika pamflet sudah tersebar?? Dan lalu, bagaimana bila ustadz yang kita panggil itu dari luar kota?? Itulah alasannya sehingga kami tidak berani berspekulasi adakan kajian di Masjid Kampus UNY, meskipun sewanya jauh lebih murah (+/- Rp 50.000) dari masjid kampus UGM (antara Rp 1.250.000 – Rp 1.500.000) per hari.
*Intinya: Jika antum ingin mengadakan kajian di kampus antum (tidak harus di Masjid Mujahidin, tetapi di fakultas2 tertentu di UNY / masjid di sekitar UNY), antum -dan teman semanhaj di UNY- tinggal susun konsep, urus masalah perizinan tempat, atur jadwal, lalu dapat sampaikan pada temen-temen di UGM. Insya Allloh akan kami bantu -dan kami sangat senang membantu- dalam mencarikan Ustadz atau pengajar bahasa Arab.
Untuk kegiatan kajian mahasiswa, antum dapat menghubungi saudara kami Abu Muslih Ari W (Dept. Dakwah YPIA, penulis kitab tashiil). Beliau sangat antusias dalam kegiatan dakwah mahasiswa. Antum dapat menghubungi beliau di 02746644862 (flexi). beberapa waktu lalu, beliau bahkan ingin cari mahasiswa UNY yang mau diajak kerjasama dalam dakwah (mengurus kajian). Untuk kegiatan bahasa Arab kampus, antm dapat hubungi 081328319185.
Semoga Alloh mengistiqomahkan kita semuanya.
Fuad
17 May 2008 [Permalink]
1. Kalau masalah dana saya mungkin tidak bisa membantu, tapi saya cukup punya keahlian dalam hal pemrograman. Saya lihat muslim.or.id punya banyak program untuk membuat sistem informasi, Mungkin saya bisa membantu. Insyaallah saya punya waktu luang sabtu dan ahad. Untuk bayaranannya nanti biar ALLOH subhanawataala saja yang membalas
2. Saya selama ini ingin membuat program/software komputer untuk membantu dakwah islam, cuma bingung yang dibutuhkan apa? Mungkin teman-teman ada saran kira2 software yang teman2 butuhkan apa?.
PS: saya pernah membuat software kamus alquran online cuma sepertinya tidak terlalu bermanfaat http://fuad.wordpress.com/2007/09/15/moslemassistant/
muslim farameta
21 May 2008 [Permalink]
alhamdulillah begitu banyak ikhwah yang masih memiliki kepedulian terhadap dakwah yang berkah ini.
buat bang fuad:
salut atas keinginan beliau yang bersedia berdakwah di media internet tanpa memungut gaji, patut diperhatikan oleh pengurus YPIA kesediaan beliau. saya jadi ingat pesan K.H. Ahmad Dahlan yang patut kita renungi bersama, “Hidupilah Muhammadiyah, Jangan Cari Hidup di Muhammadiyah”
tri nugroho
23 May 2008 [Permalink]
assalamu’alaikum wr.wb.
alhamdulillah, skrg sya slain bs tolabul ilmi dgn kajian jg bs lwt media link ini.sy jg akan berusaha utk mendukung dakwah islam ini agar smua umat mjd bersatu.
kpd redaksi sy mau bertanya bagaimana caranya saya mengajukan pertanyaan dalam rubrik tanya jawab.trims.jazakumullah khoiran kastiran.
Amrullah
23 May 2008 [Permalink]
@ tri nugroho
Insya Allah akan kami perhatikan, mengenai pesan KH Ahmad dahlan tersebut, antum lihat di mana? Bisa kita ambil, “Hidupilah Islam, Jangan Cari Hidup Dalam Islam”
amir al-posowy
25 May 2008 [Permalink]
assalaamu’alikum..
masya ALLAH…begitu bersemangatnya para ikhwah ingin membantu penyebaran dakwah salaf ini melalui berbagai media…semoga ALLAH merahmati kalian semua..amin..
buat saudara2 ku kru muslim.or.id dan YPIA…tetaplah istiqomah…dan ikhlaskan niat-niat kalian dalam berdakwah, agar dakwah yang selama ini dilakukan diterima ALLAH sebagai amal ibadah yang bermanfaat bagi akhirat kita…dan nasihat ini berlaku pula untuk ana dan Salafiyyun semuanya ..
barokallahu fiikum…uhibbukum fillah..
ACHMAD ZARKASI
25 May 2008 [Permalink]
mohon informasikan dalam situs ini’ wisma yang islami yang menerima pendaftaran mahasiswa bermanhaj salaf !!!
Soleh
28 May 2008 [Permalink]
Untuk wisma Islami yang dibimbing dan dikelola oleh ikhwan-ikhwan Salafi insyaAllah ada di sekitar lingkungan kampus UGM-Yogyakarta. Khususnya dekat dengan Fakultas Teknik UGM, yaitu wisma yang dikelola dan dikembangkan oleh jajaran pengurus Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA) Yogyakarta. Di sana, setiap penghuni wisma diarahkan dan dikondisikan untuk menimba ilmu syar’i. Baik itu yang ada di Ma’had Al-Ilmi (untuk mempelajari ilmu syar’i secara ta’shili), Ma’had Umar bin Khathab (untuk mempelajari bahasa Arab sebagai alat untuk mnemahami ilmu syar’i), dan juga majelis-majelis ilmu yang ada di masjid-masjid di sekitar wisma tersebut.
Biasanya menjelang pergantian tahun akademik, dibuka kesempatan bagi mereka-mereka yang ingin tinggal di dalam lingkungan wisma yang islami dan representatif dalam mempelajari ilmu syar’i.
Mohon do’a dari ikhwan pembaca muslim.or.id sekalian, mudah-mudahan dalam waktu dekat YPIA bisa mengumumkan penerimaan calon penghuni baru wisma Islami tersebut. Semoga Allah memberikan segala kemudahannya. Amin.
Abu Abdirrohman Albayaty
29 May 2008 [Permalink]
assalamu’alaikum ikhwah sekalian. Semoga kita semua diberikan kekuatan dan keistiqomahan di atas manhaj yang haq ini. terkhusus buat akh cipto yang baru saja diberikan karunia dengan momongan yang pertama. semoga Alloh memberikan barokah kepadanya dan keluarganya. dan nantinya menjadi anak yang sholihah. oh iya ana bermaksud menjadikan muslim or id tertaut diblog ana melalui rss ga bisa ya, padahal dulu bisa. tolong bagi kru muslim diberikan alamat muslim yang bisa dipasang diblog ana. jika berkenan ikhwan bisa kunjungi blog ana di http://www.wahonot.wordpress.com. baarokalloohufiikum …
wassalamu’alaikum….
Muslim.or.id
29 May 2008 [Permalink]
Wa’alaikumussalam warohmatullah wabarokatuh
Mas Wahono, alamat RSS FEED untuk muslim.or.id adalah: http://muslim.or.id/feed (silakan lihat pojok kanan atas di bawah form search)
amir abu zayd
29 May 2008 [Permalink]
assalaamu’alaikum
Mas Syarif, Pripun bukune Sunnah – Syiah masih ada apa dah habis?? Bandung belum kebagian lho!! padahal bandung kan markaznya agama Syi’ah…apalagi Unpad, kampusnya Kang Jalaluddin Rahmat Asy-Syi’iy…!!
kalo buat Jatinangor/ Kab. Sumedang insya Allah Surate ana titipin ust Abu Isa pas ke Yogya..
oya ada pesan dari Ust Rofiq (Pengajar mahad An-najiyyah Bandung),” ko buku Sunnah Syiah yang di pesan mahad an-najiyah belum dikirim?? padahal mesannya dah lama banget. mesen sekitar 300 buku..”
oya buat ikhwah semua…bisa maen ke blog ana yach
http://salafiyunpad.wordpress.com
Friska Dwi Andini
29 May 2008 [Permalink]
Assalamu’alaikum…
Salam Kenal
Saya sangat tertarik dengan situs ini, kaya dengan topik&ilmu yang menginspirasi, jawaban bagi kita yg membutuhkan nutrisi hati (not only brain….)
Subhanallah wawasan keislaman kita Insya Allah akan semakin bertambah dan terasah…
Insya Allah saya akan berpartisipasi memberi dukungan untuk kemajuan website ini…
Semoga Allah SWT menguatkan smangat Ukhuwah kita semua…
Jazakallah
Wass
Kukuh
01 Jun 2008 [Permalink]
Sy mendukung situs2 spt muslim.or.id, “jangan pernah berpikir aku sudah cukup ilmu & hartaku, sblum bs mengamalkan pd orang lain” slamat bjuang pr pahlawan2 islam…
Muhammad Nirwana Yudo
15 Jun 2008 [Permalink]
Assalamu alaikum WrWb. Subhanalloh ana senang & terharu bergabung dengan http://www.muslim.or.id. Ana bersedia membantu apa saja untuk kemajuan web ini.Seperti: ana bersedia membantu: artikel & tanya jawab seputar “Desain Islami ” yaitu desain bangunan rumah & bangunan lainnya yang mengacu nilai-nilai Syar’i, seperti terpisahnya ruang wanita & pria, toilet yang tidak boleh menghadap kiblat dsb., sampai tampilan bangunan bernuansa arsitektur Islam.Semoga Alloh Subhanahu Wata ‘Alaa memajukan web muslim.or.id ini amin3 yaa robbal aalamin.
supriyadi
17 Jun 2008 [Permalink]
slhamdulillah skarang dakwah sudah ada di dunia maya jadi mempermudah kta tuk berdialog dan silshturahim intiny ane dukung
Hatta
19 Jun 2008 [Permalink]
Semoga Allah menerima amal baik rekan-rekan seiman dan seislam. saya kagum dengan dakwah salafiyah yang berkembang pesat di seputaran UGM. Di Maskam, MPR, Al Atsri dll. Namun alangkah besarnya pahala yang akan rekan-rekan dapatkan kalau rekan-rekan bisa memasukan dakwah Salafiyah ke tubuh civitas UIN/IAIN. karena saya mahasiswa UIN/IAIN tau betul bahwa basic kesesatan dan pengrusakan pemahaman agama yang mulia ini adalah di UIN/IAIN. sarang Liberalisme juga disana. adakah diantara rekan-rekan yang bersedia mencurahkan pikirannya, tenaganya bahkan hartanya untuk menghidupkan kajian-kajian Salafiyah di seputaran UIN/IAIN? Qita mulai dengan menghidupkan kajian-kajian Salafiyah di masjid-masjid seputaran UIN/IAIN. karena dekat dengan kos-kosan mahasiswa dan perumahan dosen UIN/IAIN. kalau masyarakat sekitar UIN/IAIN bisa menegenal dan menerima manhaj SALAFIYAH subhanallah…. itu batu loncatan besar untuk bisa memasukan dakwah Salafiyah ke UIN/IAIN.
Hatta/Abu Umaroh
19 Jun 2008 [Permalink]
Setau saya sekitar lima masjid/lebih yang mengelilingi kampus UIN/IAIN Yogya. sayang masjid-masjid itu mati dari kajian islami. Saya mengajak rekan-rekan untuk menghidupkan masjid-masjid tersebut dengan kajian-kajian Salafiyah. Karna saya mahasiwa UIN/IAIN maka saya punya banyak kenalan di sekitar UIN/IAIN saya siap untuk memotivasi mereka semua agar mengikuti kajian Salafiyah tersebut. dan tentu dakwah ini butuh pengorbanan harta, pikiran, tenaga, keringat bahkan darah kalau diperlukan. kalau saya kaya saya akan korbankan harta saya untuk menghidupkan dakwah SALAFIYAH di seputaran UIN/IAIN. tapi sayang… kekayaan itu mungkin sekarang berada pada tangan antum yang membaca tulisan ini. saya sangat bahagia kalau saudara bisa menyambung cita-cita saya dengan harta, ilmu yang saudara miliki untuk menghidupkan dakwah Salafiyah di seputaran IUN/IAIN.
jazeer
28 Jun 2008 [Permalink]
Cilegon Banten…mana dukungannya??
jazeer
28 Jun 2008 [Permalink]
setuju sama mas muhammad…
bahas tuntas (minimal separuhnya) tentang dunia disain & arsitektur islami..
biar kami tau, karna ini penting juga…
semoga Alloh ridho..
daris.saputro
29 Jun 2008 [Permalink]
saya akan terus mendukung setiap upaya untuk memperlancar dakwah salafiyah walaupun harus berkorban nyawa!!!!!
abu harun
29 Jun 2008 [Permalink]
assalamu alaikum wr. wb.
ustazz muslim yang berbahagia,
saya mau tanya bagimana hukum menonton, mengkoleksi film anime, kartun, komik manga. diantara penggemar anime, manga, tidak hanya anak kecil, juga dewasa. Menyimak tayangan itu cukup untuk menghilangkan stress, penat setelah bekerja. tayangan anime, gambar manga, banyak yg menampilkan kasih-sayang (Baby and I), kesetiakawanan, loyalitas (Naruto), menampilkan karakter yg tdk mengenal putus asa (Minashigo Haachi), pantang menyerah seperti Naruto, memacu inovasi (Yoichi Ajiyoshi), memperjuangkan nasib dhuafa (Himura Kenshin ), detektif Conan yang mengajarkan kita untuk waspada dari kejahatan, melacaknya.
Masih banyak sekali sisi positif yang dapat diraih dari tontonan itu. akan tetapi beberapa teman menasehatkan untuk menghindari, ketika ditanya solusi untuk stress, tdk bisa memberikan jawaban yg jelas. mohon kiranya bimbingan ustadz agar lebih mantap. terimakasih.
Akbar
30 Jun 2008 [Permalink]
Asslamu’alaikum…akh jazeer ap antum dari cilegon, kebetulan ana dari Serang tapi kuliah diJogja, ana pengen tanya kajian salafi di sekitar Serang ato Cilegon dmana ya?
ari wahyudi
02 Jul 2008 [Permalink]
Salah satu cara menghilangkan stress yang sangat manjur tapi jarang dilakukan orang adalah dengan berdzikir. Bukankah dengan berdzikir hati menjadi tentram? Begitu pula membaca Al Qur’an, karena Al Qur’an itu adalah Syifa’/penyembuh.
Namun yang banyak dilupakan orang ketika berdzikir atau membaca Qur’an adalah; hadirnya hati. Sehingga dia membaca dzikir dengan hati yang lalai. Pikirannya tidak terpusat merenungkan apa yang dibacanya, bahkan melayang-layang ke mana-mana. Inilah sebab mengapa banyak orang berdzikir tapi tetap stress dan rajin shalat tapi tetap depresi dan suka membaca Qur’an tapi Al Qur’an tidak membekas di dalam jiwanya. Ibnul Qayyim mengatakan bahwa dzikir terbaik adalah ketika apa yang terdapat di dalam hati selaras dengan apa yang diucapkan oleh lisan.
Singkatnya, ibadah-ibacah hati itulah yang akan membuat hati kita hidup dan tentram. Ibnu Taimiyah mengatakan; Dzikir bagi hati laksana air bagi ikan, lantas apakah yang terjadi pada seekor ikan tatkala dipisahkan dari air? Utsman bin Affan mengatakan; Seandainya hati kita bersih niscaya ia tidak akan merasa kenyang dengan kalam Rabb kita. Oleh sebab itu marilah berintrospeksi, sesungguhnya banyaknya musibah yang menimpa kita tidak lain adalah karena kelalaian dan kemalasan serta kesalahan kita sendiri. Semoga Allah menyembuhkan hati seorang hamba-Nya yang sedang dilanda musibah dan bencana.
Tahukah anda apakah bencana yang paling dahsyat; Itulah keras dan matinya hati. Allahul musta’an.
abid badehdeh
04 Jul 2008 [Permalink]
Jazakaullah pada ustaz ari wahyudi yg berkenan menjawab pertanyaan bagus itu.
Sebagai informasi, perlu kita ketahui bahwa pada tayangan filem anime, komik manga, banyak sekali sisi negatifnya sbb :
- setiap anime/manga hampir dipastikan ada “blue scene” yang menggambarkan pornografi, paling ringannya penampilan baju, kadang memamerkan pusar, kaki, tonjolan badan, dst.
- setiap anime/game dipastikan mempunyai sound track khusus, musik, yang dipadu dengan apik di setiap episode, serinya
- ada versi erotis dalam anime/manga yang kadang tercampur di anime/manga, sehingga pakar psikolog tdk menyarankan tayangan naruto, crayon sinchan
- ada istilah yuri (lesbian), yaoi (homo), ero-ero, dll, untuk kehidupan abnormal yang ada di cerita anime/manga. juga istilah hentai, loli, bahkan ada judul khusus atau karakter khusus kartun yang menjurus pornografi
- ada sebagian game yang menampilkan tonjolan badan, baju ketat, bahkan menampilkan tubuh yg terlarang, setelah pemain game menang, atau di tengah-tengah anime/game/manga itu
- hampir semua anime/manga/game mencoba mempengaruhi penggemar, pembaca, penonton, sehingga budaya barat, china, yamudi, nasrani bisa ditularkan lewat tontonan dan game itu.
Memang kenyataannya, karakter kartun/manga/anime, episodenya, menarik untuk terus diikuti, kadang ucapannya, seruannya, kehebatannya, menjadi satu di kehidupan sehari-hari.
Melihat kenyataan ini, sementara ada sebagian teman yg sulit meninggalkan anime/manga, game, mungkin saya juga. bahkan sulit rasanya untuk menjauhi rekan-rekan disana, sehingga terus mengikuti di tv, internet, komunitas sesama penggemarnya. malah ada yg tertarik membuat situs ttgnya, agar sesama penggemar bisa saling berbagi informasi. dst.
Bagaimana nasihat ustaz untuk saya pribadi, rekan-rekan, penggemar anime, manga, game, agar kiranya dapat menghindari sedikit demi sedikit.
Adakah fatwa ulama ttgnya agar lebih mantap.
Jazakaullah pada ustaz yang juga berkenan menjawab pertanyaan saya.
‘Abid BDD
ummu zahra
12 Jul 2008 [Permalink]
Assalamualaikum…Alhamdulillah ana bisa mengenal sarana dakwah didunia maya yang banyak sekali memberikan solusi dari ketidaktahuan kita terhadap permasalahan syar’i rtikel yang dimuat bermanfaat untuk panduan kehidupan yang berdasarkan sunnah RASULLAULAH SAW,yang kini banyak ditinggalkan oleh umat.Ana tertarik untuk ikut menyumbangkan tulisan ana melalui website ini,INSYA ALLAH.semoga ALLAH SWT memberikan pertolongan kepada kita semua dalam menegakkan dakwah yang berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunah…Amin.Jazakumullah khairan katsiran….
Elfizon Anwar
14 Jul 2008 [Permalink]
Assalamualaikum W.W.
Salah satu kelemahan umat Islam adalah tidak mempunyai sarana komunikasi baik sarana vidio dan audio, seperti sarana stasiun radio apa lagi stasiun televisi. Bagaimana kita mau berkomunikasi dengan umat jika sarana seperti ini ‘harus’ menumpang milik pihak lain alias bukan muslim. Di Indonesia ada Muhammadiyah, Nahdatul Ulama, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia dan lain-lain organisasi Islam seperti Dompet Dhuafa tidak mempunyai sarana komunikasi tersebut. Ada majalah, koran maupun media cetak lainnya, tapi jalannya merangkat tertatih-tatih seperti orang kelaparan. Begitu juga di dunia Timur Tengah, nampaknya tak terlihat hubungan Silaturrahim yang baik dengan umat Islam di negara-negara Islam maupun mayoritas Muslimnya, padahal dana sahabat kita di Timur Tengah sangat luar biasa untuk diwakafkan bagi kemaslahatan umat. Anehnya, di Indonesia sudah banyak pondok pasentren yang dapat kucuran dana dari lembaga-lembaga non Muslim seperti Yayasan Buddha Tzu Che. Yayasan ini ‘bermurah hati’ menkucurkan dananya buat salah satu ponpes di Parung, yang kegiatan membuat konfigurasi lambang yayasan oleh para santrinya, ini dapat kita lihat setiap saat di layar kaca DAAI-TV. Bagamana kita, ada negara petro dollar dengan kaya minyak, ada mayoritas umat di negara yang besar seperti Indonesia dsb. Mari kita renungkan.
Wassalam ww.
fatkhul huda
19 Jul 2008 [Permalink]
walaupun saya anak tidak mampu yamng hidup di yayasan,namu saya ingin menjadi orang selalu hidup untuk jihad
Abu fatima
26 Jul 2008 [Permalink]
Assalamualaykum warahmatullah..
Insya Allah, saya di bogor siap membantu berdakwah semampu saya. Smoga kita tetap selalu istiqomah brjalan di atas manhaj yg haq ini, manhajnya salafushalih. (http://rismaka.wordpress.com). Salam bwt saudara2 saya smua seantero tanah air.
JADIKAN SABAR DAN SHOLAT PENOLONGMU
28 Jul 2008 [Permalink]
kelemahan kita tidak mau menolong atau membantu bukan karena tidak ada sarana tapi tidak ada iman meskipun sudah berilmu
maulindah
09 Aug 2008 [Permalink]
setelah saya membuka situs ini
saya menginginkan kalau diberi sentuhan rohani…
supaya saya lebih mengerti islam lebih dalam
Frayoga
15 Aug 2008 [Permalink]
Subhanallah…Meski saya bukan dari kalangan mahasiswa, tp saya senang dapat menimba ilmu banyak dari sini.
indra
19 Aug 2008 [Permalink]
Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Ana ingin sekali menjadi bagian kecil dari dakwah yang dilakukan oleh muslim.or.id. Namun, ana masih belum mempunyai kapasitas untuk turut serta memberikan kontribusi berupa artikel-artikel ilmiah. Tapi ana mempunyai kemampuan di bidang desain grafis dan web development. Sekiranya ada yang muslim.or.id butuhkan. Insya Allah ana dapat membantu sebisanya.
Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
catatanmuslim
22 Aug 2008 [Permalink]
Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam kenal. dan kalo boleh artikelnya saya copy d tempat ku, tapi tetap ad sumbernya kok.. sekalian Rss nya juga ya.
Thanks
Wassalamualaikum.
Ahmad Madzkur
23 Aug 2008 [Permalink]
Sy sngt stuju dn snang dgn website ini, dn sy sngt mndukung untk melawan golongan2 liberalis dn sekte islam yg extrem sprti bom2 bunuh diri.
HAMIMAH
25 Aug 2008 [Permalink]
Assalamu alaikum Ini kali pertama saya mendapatkan email dari kenalan. Buat masa sekarang saya tidak dapat memberikan apa2 contribusi. Mungkin insya Allah dimasa hadapan, Terima Kasih.
wim permana
29 Aug 2008 [Permalink]
Assalamu’alaikum. Sungguh ini adalah blog yang bagus, baik dari segi konten, desain, dan tipografi. Berkenaan dengan sedekah dan sejenisnya, untuk awal2 ini mungkin saya ingin mengkritik dulu. khususnya berkenaan dengan penggunaan tanda tanya (?). Saya perhatikan, di sini antara kalimat dengan tanda tanya masih memakai tanda spasi, padahal yang benar adalah tanpa tanda spasi. Jadi langsung saja.
ini contohnya
Sungguh “mengagumkan” bukan ?
harusnya
Sungguh “mengagumkan” bukan?
Muslim.or.id
29 Aug 2008 [Permalink]
Wa’alaikumussalam warohmatullah wabarokatuh
Iya, memang benar, seharusnya tanda tanya diletakkan langsung tanpa tanda spasi. Jazakallah khairan atas masukannya :)
Jika website ini ditelusuri sampai ke dalam-dalamnya, insya Allah akan banyak ditemui berbagai kekeliruan ditinjau dari EYD yang benar. Insya Allah akan kita perbaiki secara perlahan.