Arsip untuk Kategori “Manhaj”

Ahlul Bid’ah Ataukah Bukan?

Kategori: Manhaj

5 Komentar // 2 Oktober 2011

Pada sebuah kesempatan, Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan Hafizhahullah ditanya: “Diantara para penuntut ilmu / santri terdapat perbedaan mengenai definisi mubtadi’ (ahlul bid’ah). Sebagian mereka mengatakan mubtadi’ adalah orang yang mengatakan atau melakukan kebid’ahan,Baca lebih lanjut…

Berdialog Dengan Teroris

Kategori: Manhaj

7 Komentar // 26 September 2011

( Belajar dari Pengalaman Arab Saudi dalam Menumpas Terorisme) Pengantar Setan memiliki dua pintu masuk untuk menggoda dan menyesatkan manusia. Jika seseorang banyak melanggar dan berbuat maksiat, setan akan menghiasi maksiat dan nafsu syahwat untuk orangBaca lebih lanjut…

Apakah Anda Tidak Takut Berbuat Bid’ah?

Kategori: Manhaj

31 Komentar // 13 Agustus 2011

Apakah anda mengira, memperingatkan ummat dari bid’ah itu demi kepentingan sebuah organisasi? Apakah anda mengira, memperingatkan ummat tentang bahaya bid’ah itu demi kepentingan sebuah partai politik? Apakah anda mengira, memperingatkan ummat tentang amalan-amalan bid’ah ituBaca lebih lanjut…

Siapa Bilang Salafi Pelit Bershalawat?

Kategori: Manhaj

21 Komentar // 21 Juli 2011

Terdapat perkataan miring dari sebagian orang yang membenci dakwah sunnah, bahwa salafiyyin, atau orang yang meneladani generasi salafush shalih dalam beragama, enggan bershalawat kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam atau bahkan dituduh anti-shalawat. Padahal salafiyyin, yang senantiasaBaca lebih lanjut…

Perayaan Isra’ Mi’raj

Kategori: Manhaj

15 Komentar // 27 Juni 2011

Setiap kaum muslimin di negeri ini pasti mengetahui bahwa di bulan ini ada suatu moment yang teramat penting yaitu Isro’ Mi’roj sehingga banyak di antara kaum muslimin turut serta memeriahkannya.Namun apakah benar dalam ajaran Islam,Baca lebih lanjut…

Sebab Utama Perpecahan Umat

Kategori: Manhaj

6 Komentar // 21 Juni 2011

Ahlus Sunnah meyakini, bahwa persatuan merupakan salah satu pokok ajaran agama mereka. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Berpegang-teguhlah kalian dengan tali Allah, dan janganlah kalian berpecah-belah.” (QS. Ali Imran: 103) Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu menafsirkan,Baca lebih lanjut…

Kembali ke Atas