<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Ngalap Berkah Kebo Kyai Slamet</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/aqidah/ngalap-berkah-kebo-kyai-slamet.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/aqidah/ngalap-berkah-kebo-kyai-slamet.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 14:39:11 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Ahmed Al-Asyif</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/ngalap-berkah-kebo-kyai-slamet.html/comment-page-1#comment-50798</link>
		<dc:creator>Ahmed Al-Asyif</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 03:32:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=492#comment-50798</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum

wah beneran mas ada yg sampe nyimpen kotoran? kayanya pas dirumah dimamam....hahahaa
wong edannnn...
ini yg ngajarin awalnya siapa? ahaha ngakak....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>wah beneran mas ada yg sampe nyimpen kotoran? kayanya pas dirumah dimamam&#8230;.hahahaa<br />
wong edannnn&#8230;<br />
ini yg ngajarin awalnya siapa? ahaha ngakak&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sis</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/ngalap-berkah-kebo-kyai-slamet.html/comment-page-1#comment-41524</link>
		<dc:creator>Sis</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 04:25:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=492#comment-41524</guid>
		<description>Assalamu&#039;laikum wr wb, Di tempat saya mayoritas umat islam masih suka bepergian ziarah ke tempat wali , termasuk pemuka2 agama ditempat saya. yg saya tanyakan apakah perbuatan orang skitar saya termasu syirik ??,mohon jawabanya,.wassalam..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;laikum wr wb, Di tempat saya mayoritas umat islam masih suka bepergian ziarah ke tempat wali , termasuk pemuka2 agama ditempat saya. yg saya tanyakan apakah perbuatan orang skitar saya termasu syirik ??,mohon jawabanya,.wassalam..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: M.Amin</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/ngalap-berkah-kebo-kyai-slamet.html/comment-page-1#comment-22916</link>
		<dc:creator>M.Amin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 13:45:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=492#comment-22916</guid>
		<description>Semoga mereka dibukakan hidayah.. hanya karena pertolongan Allah swt, mereka yang ngeyel merasa benar mereka akan sadar...semoga..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga mereka dibukakan hidayah.. hanya karena pertolongan Allah swt, mereka yang ngeyel merasa benar mereka akan sadar&#8230;semoga..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: JAYA</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/ngalap-berkah-kebo-kyai-slamet.html/comment-page-1#comment-22566</link>
		<dc:creator>JAYA</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 14:23:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=492#comment-22566</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum wr. wb

Terima kasih atas komentar muslim.or.id atas komentar saya,
memang kegiatan tersebut bagi sebagian orang dianggap sesat. mungkin mereka kiyaskan dengan  mencium Hajar Aswad di Baitullah  dan menjiarahi makam nabi Muhammad SAW &amp; Nabi Ibrahim AS kemudian berdoa saja tidak dianggap Syirik. mungkin sedikit demi sedikit kita luruskan saja bahwa pertama tama kita sampaikan bahwa acara tersebut adalah sesuatu yang tidak berguna, bahwa yang memberi manfaat dan madhorot hanyalah Allah SWT semata.
mari kita sama-sama dengan bijak berdoa untuk  mereka yang mungkin tidak tahu atas tindakan mereka.
sesuai firman Allah

  Surat Ali Imran (3) :159:... &quot;Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka.”

  Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim , Abu Dawud dan lainnya bahwa Rasulallah saw. bersabda:

 

وَاللهُ فِى عَوْنِ العَبْدِ مَاكَانَ العَبْدُ فِى عَوْنِِ أخِيْهِ                          

 

&#039;…Allah menolong hamba-Nya selagi hamba itu mau menolong saudaranya’.

firman Allah :

‘Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran’. (QS Al-Baqarah [2] :186) 

Terima kasih
Wassalamu&#039;alaikum Wr. Wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum wr. wb</p>
<p>Terima kasih atas komentar muslim.or.id atas komentar saya,<br />
memang kegiatan tersebut bagi sebagian orang dianggap sesat. mungkin mereka kiyaskan dengan  mencium Hajar Aswad di Baitullah  dan menjiarahi makam nabi Muhammad SAW &amp; Nabi Ibrahim AS kemudian berdoa saja tidak dianggap Syirik. mungkin sedikit demi sedikit kita luruskan saja bahwa pertama tama kita sampaikan bahwa acara tersebut adalah sesuatu yang tidak berguna, bahwa yang memberi manfaat dan madhorot hanyalah Allah SWT semata.<br />
mari kita sama-sama dengan bijak berdoa untuk  mereka yang mungkin tidak tahu atas tindakan mereka.<br />
sesuai firman Allah</p>
<p>  Surat Ali Imran (3) :159:&#8230; &#8220;Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka.”</p>
<p>  Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim , Abu Dawud dan lainnya bahwa Rasulallah saw. bersabda:</p>
<p>وَاللهُ فِى عَوْنِ العَبْدِ مَاكَانَ العَبْدُ فِى عَوْنِِ أخِيْهِ                          </p>
<p>&#8216;…Allah menolong hamba-Nya selagi hamba itu mau menolong saudaranya’.</p>
<p>firman Allah :</p>
<p>‘Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran’. (QS Al-Baqarah [2] :186) </p>
<p>Terima kasih<br />
Wassalamu&#8217;alaikum Wr. Wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kudama</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/ngalap-berkah-kebo-kyai-slamet.html/comment-page-1#comment-22530</link>
		<dc:creator>kudama</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 06:34:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=492#comment-22530</guid>
		<description>Ada fenomena menarik tentang  sapi atau kerbau  Digambarkan dalam Alquran pada kejadian kekonyolan / keengganan  bani israil  dalam perintah untuk mengorbankan sapi dengan pertanyaan pertanyaan yang nyeleneh....
Kekonyolan bani israil dalam menyembah anak sapi  , setelah diselamatkan nabi Musa as  dari  cekraman firaun.  Kepala Baphomet sebagai simbol dewa  ,  dikeramatkan sapi oleh orang hindu di india,  dan di indonesia pun terjadi pengkeramatan kerbau oleh saudara kita ........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada fenomena menarik tentang  sapi atau kerbau  Digambarkan dalam Alquran pada kejadian kekonyolan / keengganan  bani israil  dalam perintah untuk mengorbankan sapi dengan pertanyaan pertanyaan yang nyeleneh&#8230;.<br />
Kekonyolan bani israil dalam menyembah anak sapi  , setelah diselamatkan nabi Musa as  dari  cekraman firaun.  Kepala Baphomet sebagai simbol dewa  ,  dikeramatkan sapi oleh orang hindu di india,  dan di indonesia pun terjadi pengkeramatan kerbau oleh saudara kita &#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: AWAM</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/ngalap-berkah-kebo-kyai-slamet.html/comment-page-1#comment-22523</link>
		<dc:creator>AWAM</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 04:07:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=492#comment-22523</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum...

Bagaimana kalau kita sudah menyampaikan/menasehatinya tapi malah dijawab : 
&quot;Emang gue pikirin!!&quot; 

Kemudian dijelaskan kepadanya bahwa itu bisa menyebabkan kekufuran, tapi dia semakin keras menjawab dan mengatakan: 
&quot;Biarin, ntar gue syahadat lagi!!&quot; 

Hal ini terjadi belum lama, ketika saya menasehati salah seorang kerabat. Dia (kerabat saya) bercerita bahwa ketika dia mengadakan walimah turunnya hujan deras disebabkan (menurutnya) pawang hujannya pulang. 

Sejujurnya dalam hati saya waktu itu marah sekali, sampai-sampai saya melarang istri saya untuk tidak mengijinkan dia masuk kerumah saya. Karena saya takut perilakunya itu berakibat buruk terhadap anak-anak saya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum&#8230;</p>
<p>Bagaimana kalau kita sudah menyampaikan/menasehatinya tapi malah dijawab :<br />
&#8220;Emang gue pikirin!!&#8221; </p>
<p>Kemudian dijelaskan kepadanya bahwa itu bisa menyebabkan kekufuran, tapi dia semakin keras menjawab dan mengatakan:<br />
&#8220;Biarin, ntar gue syahadat lagi!!&#8221; </p>
<p>Hal ini terjadi belum lama, ketika saya menasehati salah seorang kerabat. Dia (kerabat saya) bercerita bahwa ketika dia mengadakan walimah turunnya hujan deras disebabkan (menurutnya) pawang hujannya pulang. </p>
<p>Sejujurnya dalam hati saya waktu itu marah sekali, sampai-sampai saya melarang istri saya untuk tidak mengijinkan dia masuk kerumah saya. Karena saya takut perilakunya itu berakibat buruk terhadap anak-anak saya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Muslim.or.id</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/ngalap-berkah-kebo-kyai-slamet.html/comment-page-1#comment-22518</link>
		<dc:creator>Muslim.or.id</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 03:20:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=492#comment-22518</guid>
		<description>Mbah Jogo dan Mas Jaya. Perlu Anda ketahui, bahwa seseorang yang mengucapkan kalimah syahadat akan tetapi dalam prakteknya dia masih dengan enteng berbuat syirik, sudah didakwahi tapi masih ngeyel dan menentang, maka syahadatnya telah batal.

Ucapan kalimah syahadat bukan cuma di bibir saja Mas, Mbah...

Ucapan syahadat harus diaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari. 

Orang yang ahli Laa Ilaa ha illallah (ahli tauhid) adalah orang yang tauhidnya sudah kuat dan benar dan menghindari dirinya dari pembatal-pembatal tauhidnya. Lha, masak orang yang suka ngalap berkah kebo kyai Slamet, suka ruwatan, suka ngasih sesajen dibilang ahli tauhid?!! 

Tugas kita yaa terus berdakwah agar saudara-saudara kita lepas dari pengaruh bid&#039;ah dan syirik. Begitu, Mbah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbah Jogo dan Mas Jaya. Perlu Anda ketahui, bahwa seseorang yang mengucapkan kalimah syahadat akan tetapi dalam prakteknya dia masih dengan enteng berbuat syirik, sudah didakwahi tapi masih ngeyel dan menentang, maka syahadatnya telah batal.</p>
<p>Ucapan kalimah syahadat bukan cuma di bibir saja Mas, Mbah&#8230;</p>
<p>Ucapan syahadat harus diaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari. </p>
<p>Orang yang ahli Laa Ilaa ha illallah (ahli tauhid) adalah orang yang tauhidnya sudah kuat dan benar dan menghindari dirinya dari pembatal-pembatal tauhidnya. Lha, masak orang yang suka ngalap berkah kebo kyai Slamet, suka ruwatan, suka ngasih sesajen dibilang ahli tauhid?!! </p>
<p>Tugas kita yaa terus berdakwah agar saudara-saudara kita lepas dari pengaruh bid&#8217;ah dan syirik. Begitu, Mbah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mabhjogo</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/ngalap-berkah-kebo-kyai-slamet.html/comment-page-1#comment-22515</link>
		<dc:creator>mabhjogo</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 02:57:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=492#comment-22515</guid>
		<description>Alhamdulillah, ternyata masih ada yang cara argumentasinya (komentar) yang sangat santun dan bijak.
Awalnya aku sangat prihatin, banyak komentator yang tidak sejuk dan menjurus meerasa paling benar.

Untuk saudaraku Yahya,
tingkat gaya komentarmu dengan berfikir yang bijak dan iman. Rasanya nyaman dan sejuk serta enak dibaca.
Insya Allah, orang yang awam (termasuk yang suka ke kebo kyai slamet, dll) akan tertarik dan mudah mendapat hidayah Allah. amin..........

Semoga engkau di Rahmati Allah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, ternyata masih ada yang cara argumentasinya (komentar) yang sangat santun dan bijak.<br />
Awalnya aku sangat prihatin, banyak komentator yang tidak sejuk dan menjurus meerasa paling benar.</p>
<p>Untuk saudaraku Yahya,<br />
tingkat gaya komentarmu dengan berfikir yang bijak dan iman. Rasanya nyaman dan sejuk serta enak dibaca.<br />
Insya Allah, orang yang awam (termasuk yang suka ke kebo kyai slamet, dll) akan tertarik dan mudah mendapat hidayah Allah. amin&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Semoga engkau di Rahmati Allah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kudama</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/ngalap-berkah-kebo-kyai-slamet.html/comment-page-1#comment-22504</link>
		<dc:creator>kudama</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2009 00:40:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=492#comment-22504</guid>
		<description>Assalamu ‘alaikum wr. wb
Bukankan dalam Al&#039;Quran kita diwajibkan beribadah dengan mengikhlaskan hanya Kepada Allah SWT.
Intinya terimalah yang diturunkan  melalui Al&#039;Quran  dan sunnah Rasulnya apa adanya dan tanpa syarat.
Jangan dengan alasan menerima risalah islam tapi dengan   syarat tertentu, seperti mengadopsi adat JAHILIYAH  pada ajaran islam.
Ingat, Iblis diberi tangguh untuk menyesatkan keturunan Adam as , kecuali untuk orang orang yang muhklis.  Jadi semua umat manusia dapat disesatkan iblis, termasuk orang yang shalat, berpuasa, berzakat , berhadji .  Iblis cukup menghadirkan rasa ketidak ihklasan dalam diri umat dalam beribadah sehingga rusak amal ibadah .
Insyallah hanya orang yang  ihklas yang selamat dari kesesatan iblis ,sesuai janjiNya ....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu ‘alaikum wr. wb<br />
Bukankan dalam Al&#8217;Quran kita diwajibkan beribadah dengan mengikhlaskan hanya Kepada Allah SWT.<br />
Intinya terimalah yang diturunkan  melalui Al&#8217;Quran  dan sunnah Rasulnya apa adanya dan tanpa syarat.<br />
Jangan dengan alasan menerima risalah islam tapi dengan   syarat tertentu, seperti mengadopsi adat JAHILIYAH  pada ajaran islam.<br />
Ingat, Iblis diberi tangguh untuk menyesatkan keturunan Adam as , kecuali untuk orang orang yang muhklis.  Jadi semua umat manusia dapat disesatkan iblis, termasuk orang yang shalat, berpuasa, berzakat , berhadji .  Iblis cukup menghadirkan rasa ketidak ihklasan dalam diri umat dalam beribadah sehingga rusak amal ibadah .<br />
Insyallah hanya orang yang  ihklas yang selamat dari kesesatan iblis ,sesuai janjiNya &#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: JAYA</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/ngalap-berkah-kebo-kyai-slamet.html/comment-page-1#comment-22437</link>
		<dc:creator>JAYA</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 03:25:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=492#comment-22437</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum wr. wb.

Berhati hatilah dalam memberikan tanggapan atas suatu kegiatan jangan hanya mengamini dari buku-buku yang belum semuanya dibaca.

Hadits  riwayat Bukhori dan Muslim dari Ibnu Umar:

 

        اِذَا قَالَ الرَّجُلُ لأِخِهِ: يَا كَافِرُ! فَقَدْ بَاءَ بِهَا أحَدُهُمَا فَاِنْ كَانَ              

             كَمَا قَالَ وَاِلَى رَجَعَتْ عَلَيْـهِ.                             

                                                 

Artinya: “Barangsiapa yang berkata pada saudaranya ‘hai kafir’ kata-kata itu akan kembali pada salah satu diantara keduanya. Jika tidak (artinya yang dituduh tidak demikian) maka kata itu kembali pada yang mengucapkan (yang menuduh)”.

 

Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Bukhori :

 

“Man syahida an Laa ilaha illallahu was taqbala giblatanaa wa shollaa sholaatana wa akala dzabiihatanaa fa hua al muslimu lahu lil muslimi ‘alaihi maa ‘alal muslimi”

 

Artinya: “Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, menganut kiblat kita (ka’bah), shalat sebagaimana shalat kita, dan memakan daging sembelih an sebagaimana sembelihan kita, maka dialah orang Islam. Ia mempunyai hak sebagaimana orang-orang Islam lainnya. Dan ia mem- punyai kewajiban sebagaimana orang Islam lainnya”.

 

Hadits riwayat At-Thabrani dalam Al-Kabir ada sebuah hadits dari Abdullah bin Umar dengan isnad yang baik bahwa Rasulallah saw.pernah memerintah kan:  

 

كُفُّوْا عَنْ أهْلِ (لاَ إِِلَهَ إِلاَّ اللهُ) لاَ تُكَفِّرُوهُمْ بِذَنْبٍ وَفِى رِوَايَةٍ وَلاَ تُخْرِجُوْهُمْ مِنَ  الإِسْلاَمِ بِعَمَلٍ.

                                                                                

“Tahanlah diri kalian (jangan menyerang) orang ahli ‘Laa ilaaha illallah’ (yakni orang Muslim). Janganlah kalian mengkafirkan mereka karena suatu dosa”. Dalam riwayat lain dikatakan: “Janganlah kalian mengeluarkan mereka dari Islam karena suatu amal ( perbuatan)”.

Wassalamu&#039;alaikum wr. wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum wr. wb.</p>
<p>Berhati hatilah dalam memberikan tanggapan atas suatu kegiatan jangan hanya mengamini dari buku-buku yang belum semuanya dibaca.</p>
<p>Hadits  riwayat Bukhori dan Muslim dari Ibnu Umar:</p>
<p>        اِذَا قَالَ الرَّجُلُ لأِخِهِ: يَا كَافِرُ! فَقَدْ بَاءَ بِهَا أحَدُهُمَا فَاِنْ كَانَ              </p>
<p>             كَمَا قَالَ وَاِلَى رَجَعَتْ عَلَيْـهِ.                             </p>
<p>Artinya: “Barangsiapa yang berkata pada saudaranya ‘hai kafir’ kata-kata itu akan kembali pada salah satu diantara keduanya. Jika tidak (artinya yang dituduh tidak demikian) maka kata itu kembali pada yang mengucapkan (yang menuduh)”.</p>
<p>Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Bukhori :</p>
<p>“Man syahida an Laa ilaha illallahu was taqbala giblatanaa wa shollaa sholaatana wa akala dzabiihatanaa fa hua al muslimu lahu lil muslimi ‘alaihi maa ‘alal muslimi”</p>
<p>Artinya: “Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, menganut kiblat kita (ka’bah), shalat sebagaimana shalat kita, dan memakan daging sembelih an sebagaimana sembelihan kita, maka dialah orang Islam. Ia mempunyai hak sebagaimana orang-orang Islam lainnya. Dan ia mem- punyai kewajiban sebagaimana orang Islam lainnya”.</p>
<p>Hadits riwayat At-Thabrani dalam Al-Kabir ada sebuah hadits dari Abdullah bin Umar dengan isnad yang baik bahwa Rasulallah saw.pernah memerintah kan:  </p>
<p>كُفُّوْا عَنْ أهْلِ (لاَ إِِلَهَ إِلاَّ اللهُ) لاَ تُكَفِّرُوهُمْ بِذَنْبٍ وَفِى رِوَايَةٍ وَلاَ تُخْرِجُوْهُمْ مِنَ  الإِسْلاَمِ بِعَمَلٍ.</p>
<p>“Tahanlah diri kalian (jangan menyerang) orang ahli ‘Laa ilaaha illallah’ (yakni orang Muslim). Janganlah kalian mengkafirkan mereka karena suatu dosa”. Dalam riwayat lain dikatakan: “Janganlah kalian mengeluarkan mereka dari Islam karena suatu amal ( perbuatan)”.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum wr. wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

