<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Menjadikan Kyai Sebagai Sesembahan Selain Allah</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/aqidah/menjadikan-kyai-sebagai-sesembahan-selain-allah.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/aqidah/menjadikan-kyai-sebagai-sesembahan-selain-allah.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 12:06:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Im Clothing</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/menjadikan-kyai-sebagai-sesembahan-selain-allah.html/comment-page-1#comment-84477</link>
		<dc:creator>Im Clothing</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 07:52:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=229#comment-84477</guid>
		<description>&quot;DAN JANGANLAH KAMU MENGIKUTI APA YANG KAMU TIDAK MEMPUNYAI PENGETAHUAN TENTANGNYA. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.&quot;

(Q.S. Al-Isra&#039; : 36)

Sudah jelas Alloh melarang kita untuk taqlid buta, adakah yang mau membantah Firman Alloh?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;DAN JANGANLAH KAMU MENGIKUTI APA YANG KAMU TIDAK MEMPUNYAI PENGETAHUAN TENTANGNYA. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.&#8221;</p>
<p>(Q.S. Al-Isra&#8217; : 36)</p>
<p>Sudah jelas Alloh melarang kita untuk taqlid buta, adakah yang mau membantah Firman Alloh?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abidin</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/menjadikan-kyai-sebagai-sesembahan-selain-allah.html/comment-page-1#comment-82321</link>
		<dc:creator>Abidin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 16:16:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=229#comment-82321</guid>
		<description>ada perbuatan ibadah harus ada dalilnya,jangan hanya modal niat baik saja, kalo bgitu orang yg menzinahi janda gak berdosa dong karna niatnya baik untuk menghilangkan kesepiannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada perbuatan ibadah harus ada dalilnya,jangan hanya modal niat baik saja, kalo bgitu orang yg menzinahi janda gak berdosa dong karna niatnya baik untuk menghilangkan kesepiannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rosidun Zainuddien</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/menjadikan-kyai-sebagai-sesembahan-selain-allah.html/comment-page-1#comment-79872</link>
		<dc:creator>Rosidun Zainuddien</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 23:44:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=229#comment-79872</guid>
		<description>ALLAHU AKBAR</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ALLAHU AKBAR</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Noe</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/menjadikan-kyai-sebagai-sesembahan-selain-allah.html/comment-page-1#comment-63243</link>
		<dc:creator>Noe</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Nov 2010 09:39:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=229#comment-63243</guid>
		<description>Jelas. Kalau Orang Mekkah sana yang mendirikan kerajaan dan tidak sesuai serta tidak punya dasar dalam Al-Quran dan Hadis, maka kami juga menolaknya. Tidak hanya kyai. orang yang bajunya seputih salju pun serta sampai menjulur ketanah sekalipun kalau banyak bicara, menfitnah, provokatif, menebarkan kebencian, menghina ulama, menghina Nabi, dan Alloh. maka jelas kami menolaknya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jelas. Kalau Orang Mekkah sana yang mendirikan kerajaan dan tidak sesuai serta tidak punya dasar dalam Al-Quran dan Hadis, maka kami juga menolaknya. Tidak hanya kyai. orang yang bajunya seputih salju pun serta sampai menjulur ketanah sekalipun kalau banyak bicara, menfitnah, provokatif, menebarkan kebencian, menghina ulama, menghina Nabi, dan Alloh. maka jelas kami menolaknya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abduh Tuasikal</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/menjadikan-kyai-sebagai-sesembahan-selain-allah.html/comment-page-1#comment-61732</link>
		<dc:creator>Abduh Tuasikal</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2010 05:40:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=229#comment-61732</guid>
		<description>Wa&#039;alaikumus salam.
@ Nursanjaya
Silakan dikirim ke muslim.or.id@gmail.com dan di-CC ke rumaysho@gmail.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikumus salam.<br />
@ Nursanjaya<br />
Silakan dikirim ke <a href="mailto:muslim.or.id@gmail.com">muslim.or.id@gmail.com</a> dan di-CC ke <a href="mailto:rumaysho@gmail.com">rumaysho@gmail.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nursanjaya (Abu Hafizh)</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/menjadikan-kyai-sebagai-sesembahan-selain-allah.html/comment-page-1#comment-61694</link>
		<dc:creator>Nursanjaya (Abu Hafizh)</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2010 14:07:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=229#comment-61694</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum.
Kpd Yth. Redaksi Muslim.or.id
Ana ingin mengirim tulisan (artikel). Mohon informasi bgm caranya.
Ana tunggu balasannya ke email ana.
Syukran jazakumullahi khairan katsiran.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum.<br />
Kpd Yth. Redaksi Muslim.or.id<br />
Ana ingin mengirim tulisan (artikel). Mohon informasi bgm caranya.<br />
Ana tunggu balasannya ke email ana.<br />
Syukran jazakumullahi khairan katsiran.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muhara</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/menjadikan-kyai-sebagai-sesembahan-selain-allah.html/comment-page-1#comment-53350</link>
		<dc:creator>muhara</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 May 2010 05:07:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=229#comment-53350</guid>
		<description>@ abu ja&#039;far &amp; abu muhammad

Benar sekali. Jika berdebat dgn mereka tentang ibadah2 mereka yg tidak ada dasarnya itu ujung2nya mereka memberi cap pada lawan debatnya dengan sebutan yang wahabi lah, pemecah belah umat, ekstrim, yg muhammadiyah lah dll, setelah mereka tidak mampu menunjukkan dalil-dalil dari qur&#039;an &amp; sunnah selain perkataan dari kiai mereka yg tidak berdasar. Setelah saya telusuri ternyata hal ini dikarenakan dalam golongannya memang tidak dibiasakan untuk bertanya apa dasar (qur&#039;an &amp; sunnah) perkataan kiai-nya dan berfikir berdasar sunnah &amp; qur&#039;an. Menanyakan dasar (qur&#039;an &amp; sunnah) pendapat dari kiainya adalah hal yg tabu bahkan tidak sopan, bahkan sebagian mereka mengancam dengan kata &#039;kualat&#039;. Dengan demikian mereka memang dibiasakan untuk tidak menggunakan akal &amp; pikirannya alias taqlid pada kiainya. Inilah kesalahan serius dalam  golongan ini,yaitu mereka yg menyebut diri mereka islam tradisionalis. Mendebat mereka sia-sia saja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ abu ja&#8217;far &amp; abu muhammad</p>
<p>Benar sekali. Jika berdebat dgn mereka tentang ibadah2 mereka yg tidak ada dasarnya itu ujung2nya mereka memberi cap pada lawan debatnya dengan sebutan yang wahabi lah, pemecah belah umat, ekstrim, yg muhammadiyah lah dll, setelah mereka tidak mampu menunjukkan dalil-dalil dari qur&#8217;an &amp; sunnah selain perkataan dari kiai mereka yg tidak berdasar. Setelah saya telusuri ternyata hal ini dikarenakan dalam golongannya memang tidak dibiasakan untuk bertanya apa dasar (qur&#8217;an &amp; sunnah) perkataan kiai-nya dan berfikir berdasar sunnah &amp; qur&#8217;an. Menanyakan dasar (qur&#8217;an &amp; sunnah) pendapat dari kiainya adalah hal yg tabu bahkan tidak sopan, bahkan sebagian mereka mengancam dengan kata &#8216;kualat&#8217;. Dengan demikian mereka memang dibiasakan untuk tidak menggunakan akal &amp; pikirannya alias taqlid pada kiainya. Inilah kesalahan serius dalam  golongan ini,yaitu mereka yg menyebut diri mereka islam tradisionalis. Mendebat mereka sia-sia saja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Musni Japrie</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/menjadikan-kyai-sebagai-sesembahan-selain-allah.html/comment-page-1#comment-48951</link>
		<dc:creator>Musni Japrie</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 04:23:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=229#comment-48951</guid>
		<description>Sementara ini banyak para kiayi,ustazd ,mubaligh dan para tukang  khotbah Jum&#039;at yang menganjurkan untuk mengadakan perayaan hari kelahiran/maulud Nabi Muhammad Shalalahu Alaihi Was&#039;sallam dengan menyampaikan hadits &quot;barang siapa yang menyumbang 1 dirham untuk perayaan hari kelahiranku ............. &quot;,maka mereka yang melakukan/menyelenggarakan peringatan maulud tsb termasuk mereka yang menyembah kiayi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sementara ini banyak para kiayi,ustazd ,mubaligh dan para tukang  khotbah Jum&#8217;at yang menganjurkan untuk mengadakan perayaan hari kelahiran/maulud Nabi Muhammad Shalalahu Alaihi Was&#8217;sallam dengan menyampaikan hadits &#8220;barang siapa yang menyumbang 1 dirham untuk perayaan hari kelahiranku &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. &#8220;,maka mereka yang melakukan/menyelenggarakan peringatan maulud tsb termasuk mereka yang menyembah kiayi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: budi</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/menjadikan-kyai-sebagai-sesembahan-selain-allah.html/comment-page-1#comment-46927</link>
		<dc:creator>budi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 08:49:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=229#comment-46927</guid>
		<description>sebaiknya memang dioelajri secara tuntas, bukan setengah2. antara syirik dan tidak jaraknya sangat tipis. makanya kita harus saling mengingatkan.. dilain pihak guru dianggap sebagai seseorang yang dapat mengarahkan jalan kepada Allah. tapi jangan salah guru juga manusia biasa, bukan rosul. menurut saya yang baik  dan benar kita ambil tapi yang salah atau tidak benar ya jgn diikuti. apa guru tidak bisa bersalah.. tidak pernah salah... mari kita kaji dan berebut jalan yang lurus dan diridhoi oleh Allah SWT.. amin...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebaiknya memang dioelajri secara tuntas, bukan setengah2. antara syirik dan tidak jaraknya sangat tipis. makanya kita harus saling mengingatkan.. dilain pihak guru dianggap sebagai seseorang yang dapat mengarahkan jalan kepada Allah. tapi jangan salah guru juga manusia biasa, bukan rosul. menurut saya yang baik  dan benar kita ambil tapi yang salah atau tidak benar ya jgn diikuti. apa guru tidak bisa bersalah.. tidak pernah salah&#8230; mari kita kaji dan berebut jalan yang lurus dan diridhoi oleh Allah SWT.. amin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: elvan</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/menjadikan-kyai-sebagai-sesembahan-selain-allah.html/comment-page-1#comment-44112</link>
		<dc:creator>elvan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 04:09:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=229#comment-44112</guid>
		<description>nah gitu dong.. seharusnya ga hanya Ibnu Taimiyah &amp; Syeich Albani saja yg dijadikan panutan..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nah gitu dong.. seharusnya ga hanya Ibnu Taimiyah &amp; Syeich Albani saja yg dijadikan panutan..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

