radio muslim

Benarkah Rasulullah Ada Dimana-Mana?

Kategori: Aqidah

6 Komentar // 10 Juni 2012

Pertanyaan:
Benarkah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam saat ini ada dimana-mana? Lalu apakah beliau mengetahui perkara gaib?

Syaikh Abdul ‘Aziz Bin Baz -rahimahullah- menjawab:
Tentunya kita semua tahu baik secara logika maupun berdasarkan dalil-dalil bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam tidak berada dimana-mana. Yang benar jasad beliau saat ini berada di makamnya yaitu di kota Madinah Al Munawwarah. Sedangkan ruh beliau ada di Rafiqul A’laa, yaitu di surga. Dalil yang menunjukkan hal tersebut adalah hadits shahih, yaitu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda ketika menjelang wafatnya:

اللهم في الرفيق الأعلى

Ya Allah, di Rafiqul A’la” (Al Bukhari di bab Al Jumu’ah (850), juga di Sunan At Tirmidzi bab Ad Da’awat (3496), di Sunan An Nasa’i bab Al Jana’iz (1830), Sunan Ibnu Majah bab Maa Ja’a Fil Jana’iz (1619), di Musnad Ahmad bin Hambal (6/200), di Muwatha Malik bab Jana’iz (562))

sebanyak 3 kali lalu beliau wafat.

Para ulama Islam di kalangan para sahabat dan yang setelah mereka telah bersepakat bahwa RasulullahShallallahu’alaihi Wasallam dimakamkan di rumah ‘Aisyah Radhiallahu’anha, bersebelahan dengan masjid beliau yang mulia. Dan jasad beliau tetap berada di sana sampai masa sekarang. Sedangkan ruh beliau, juga ruh para Nabi dan Rasul yang lain, serta ruh orang-orang mu’min semuanya di surga, namun keadaan mereka bertingkat-tingkat sesuai dengan kekhususan yang Allah berikan dalam hal ilmu dan iman juga dalam hal kesabaran dalam menghadapi rintangan di jalan dakwah.

Sedangkan mengenai perkata gaib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah semata. Adapun RasulullahShallallahu’alaihi Wasallam serta orang-orang setelah beliau hanya mengetahui hal gaib sebatas yang telah diberitahu oleh Allah saja. Yaitu yang telah dikabarkan melalui Al Qur’anul Karim dan hadits, semisal pengetahuan tentang surga, neraka, gambaran keadaan hari kiamat, atau perkara lain yang terdapat penjelasan dari Al Qur’anul Karim dan hadits yang shahih. Semisal itu juga, pengetahuan tentang turunnya Dajjal, akan terbitnya matahari dari barat, keluarnya dabbah, turunnya Nabi Isa Al Masih bin Maryam di akhir zaman, atau perkara-perkara lainnya.

Berdasarkan firman Allah Azza Wa Jalla di surat An Naml :

قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan” (QS. An Naml: 65)

Juga firman Allah di surat Al An’am:

قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ

Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib” (QS. Al An’am: 50)

Juga firman Allah di surat Al A’raf:

قُلْ لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلَا ضَرًّا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لَاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Katakanlah: “Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman”” (QS. Al A’raf: 188)
Ayat-ayat lain yang maknanya senada sangatlah banyak.

Terdapat banyak hadits shahih yang menunjukkan bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam tidak mengetahui perkara gaib. Salah satunya sabda beliau ketika ditanya oleh Jibril tentang kapan terjadinya kiamat:

ما المسئول عنها بأعلم من السائل

Yang bertanya (Malaikat Jibril) pun tidak lebih mengetahui dari yang ditanya (Rasulullah)” (HR. Al Bukhari bab Al Iman, no.50; Muslim bab Al Iman, no.10; An Nasa’i bab Al Iman Wa Syara’i-’u-hu , no. 4991; Ibnu Majah bab Muqaddimah, no. 64; Ahmad, 2/426)

Kemudian beliau ditanya tentang 5 tanda kiamat yang tidak diketahui kecuali oleh Allah, beliau membacakan ayat Qur’an:

إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ

Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dialah Yang menurunkan hujan” (QS. Luqman: 34)

Dalil lain, ketika ahlul ifki menuduh ‘Aisyah Radhiallahu’anha berbuat zina, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam tidaklah mengetahui tuduhan tersebut benar ataukah bohong, sampai akhirnya turun wahyu dari Allah dalam surat An Nur.

Dalil lain, ketika ‘Aisyah ikut pada sebagian peperangan, kalungnya hilang. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pun tidak mengetahui dimana kalung tersebut berada sehingga beliau mengutus beberapa orang untuk mencarinya namun hasilnya nihil. Setelah unta milik ‘Aisyah berdiri barulah diketahui ternyata kalung tersebut selama ini ada di bawah unta. Ini beberapa hadits dari sekian banyak hadits yang menunjukkan bahwa RasulullahShallallahu’alaihi Wasallam tidak mengetahui hal gaib.

Sedangkan apa yang disangkakan oleh sebagian orang sufi bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mengetahui hal gaib dan beliau hadir di perayaan-perayaan mereka semisal mereka menyangka bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam hadir di tengah mereka ketika perayaan Maulid Nabi, atau perayaan yang lain, ini semua adalah sangkaan yang salah dan tidak memiliki dasar. Keburukan ini disebabkan oleh ketidak-pahaman mereka terhadap Al Qur’an dan hadits sebagaimana yang dipahami oleh salafus shalih.

Kita memohon kepada Allah semoga kita dan kaum muslimin semua diberi keselamatan dari musibah yang menimpa mereka, kita juga memohon kepada Allah agar memberikan petunjuk bagi kita dan seluruh kaum muslimin kepada jalan yang lurus. Sungguh Allah maha mendengar dan mengabulkan doa.

Sumber : http://www.binbaz.org.sa/mat/2496

Penerjemah: Yulian Purnama
Artikel Muslim.Or.Id

==========

Silakan like FB fanspage Muslim.Or.Id dan follow twitter @muslimindo

==========

Anda diperkenankan untuk menyebarkan, re-publikasi, copy-paste atau mencetak artikel yang ada di muslim.or.id dengan menyertakan muslim.or.id sebagai sumber artikel
cara cepat mudah menghafal alquran

6 Komentar

  1. Budi
    13 Jun 2012 [#]

    Assalamualaikum wr. wb.
    Saya mau menanyakan tentang “Dan jasad beliau tetap berada di sana sampai masa sekarang. Sedangkan ruh beliau, juga ruh para Nabi dan Rasul yang lain, serta ruh orang-orang mu’min semuanya di surga, namun keadaan mereka bertingkat-tingkat sesuai dengan kekhususan yang Allah berikan dalam hal ilmu dan iman juga dalam hal kesabaran dalam menghadapi rintangan di jalan dakwah.”
    Apakah betul setelah kita mati ruh kita sudah langsung di tempatkan di surga atau di neraka ??
    Bagaimana dengan perhitungan di alam kubur ??, Bagaimana dengan dikumpulkannya semua manusia di padang mahsyar ??, Bagaimana dengan hisab semasa hidup ?? apa arti hari kiamat, hari akhir dan bagaimana tentang heri kebangkitan semua manusia ??
    Apakah semua itu hanya dongeng untuk menakut-nakuti anak-anak semasa kecil saja ??
    Terima kasih,
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

  2. Yulian Purnama
    13 Jun 2012 [#]

  3. Muhammad Yusuf Al Faruq
    15 Jun 2012 [#]

    Afwan buat admin, apakah kalimat pada artikel ini “sebanyak 3 kali lalu beliau wafat.” terpotong???
    Koq sepertinya janggal bacanya.

  4. Yulian Purnama
    24 Jun 2012 [#]

    #Muhammad Yusuf Al Faruq
    Memang demikian tidak terpotong

  5. harun
    07 Agu 2012 [#]

    kalau nabi Saw tidak bisa lihat perkara gaib sp yang ngoomong
    tanda2 hari kiamat itu??/
    kyknya ku prnh baca rasul bertemu malakiat jibril dengan rupa aslinya
    mohon penjelasanya pa usatadz???

    wassalam

  6. Yulian Purnama
    07 Agu 2012 [#]

    #harun
    Rasulullah yang tahu sedikit perkara gaib yang dikabarkan oleh Allah saja. Adapun nasib orang, jodoh, rezeki, kejadian-kejadian sepeninggal beliau, beliau tidak tahu. Silakan baca juga:
    http://kangaswad.wordpress.com/2011/12/27/mencari-kalung-aisyah/

Tinggalkan Komentar

Biojanna

Kembali ke Atas