<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Awas Faktor Pemicu Kesyirikan!</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/aqidah/awas-faktor-pemicu-kesyirikan.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/aqidah/awas-faktor-pemicu-kesyirikan.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 14:39:11 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: qin</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/awas-faktor-pemicu-kesyirikan.html/comment-page-1#comment-79224</link>
		<dc:creator>qin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 04:57:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=105#comment-79224</guid>
		<description>Semoga Alloh Memberikan kemudahan aa&#039; @albert Untuk Memahami Ajaran Islam Yang benar Dan Semoga Alloh Memberikan kesabaran Dalam menghadapi Pertanyaan Dan Kritikan Karena Islam Agama Yang Sopan Dan Santun Tapi tidak Dapat Ditawar Tawar Kebenarannya....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga Alloh Memberikan kemudahan aa&#8217; @albert Untuk Memahami Ajaran Islam Yang benar Dan Semoga Alloh Memberikan kesabaran Dalam menghadapi Pertanyaan Dan Kritikan Karena Islam Agama Yang Sopan Dan Santun Tapi tidak Dapat Ditawar Tawar Kebenarannya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Kesalahan Seputar Kubur &#171; Blog Abu Umamah™</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/awas-faktor-pemicu-kesyirikan.html/comment-page-1#comment-70123</link>
		<dc:creator>Kesalahan Seputar Kubur &#171; Blog Abu Umamah™</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2011 06:42:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=105#comment-70123</guid>
		<description>[...] ajaran yang jelek yang tidak ada tuntunannya (alias bid’ah qobihah) dan semacam ini termasuk cabang-cabang kesyirikan. Wallahu a’lam wa [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] ajaran yang jelek yang tidak ada tuntunannya (alias bid’ah qobihah) dan semacam ini termasuk cabang-cabang kesyirikan. Wallahu a’lam wa [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ummu Falah</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/awas-faktor-pemicu-kesyirikan.html/comment-page-1#comment-65887</link>
		<dc:creator>Ummu Falah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2011 03:26:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=105#comment-65887</guid>
		<description>Orang seperti sdr. Albert masih banyak di sekitar kita, juga saudara2 saya sendiri. Saya juga bingung bagaimana menyadarkan mereka. Smoga mereka diberi hidayah, mau memperdalam ilmu yg sesuai Al Qur&#039;an dan As Sunnah, sehingga bisa membedakan amalan sholeh dan amalan bid&#039;ah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Orang seperti sdr. Albert masih banyak di sekitar kita, juga saudara2 saya sendiri. Saya juga bingung bagaimana menyadarkan mereka. Smoga mereka diberi hidayah, mau memperdalam ilmu yg sesuai Al Qur&#8217;an dan As Sunnah, sehingga bisa membedakan amalan sholeh dan amalan bid&#8217;ah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Waqqash</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/awas-faktor-pemicu-kesyirikan.html/comment-page-1#comment-63922</link>
		<dc:creator>Abu Waqqash</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2010 02:12:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=105#comment-63922</guid>
		<description>@ Albert

&lt;blockquote&gt;Membaca ayat-ayat suci seperti Yasin dan
Al-Mulk bahkan dianjurkan dan bukan merupakan
bid’ah. Yang suka membid’ahkan hal-hak yang
boleh atau disukai hanyalah kaum wahabi.
Sebaiknya hentikanlah gerakan faham-faham yang
suka membid’ah-bid’ahkan kalau tidak tahu dan
tidak memperoleh ilmunya.
&lt;/blockquote&gt;

Perkataan anda benar, bahwasannya membaca yasin, al-mulk dan surat2 al-Qur&#039;an memang dianjurkan. Bahkan ia merupakan amal ibadah yang utama. Akan tetapi yang dimaksudkan bid&#039;ah (sesuatu yang baru dalam agama) yakni mengkhususkan membacanya pada malam tertentu, atau peringatan tertentu. Jika memang benar, tentulah ada dalil yang menerangkan bahwa Rasulullah dan para shahabat melakukannya. 

Mengenai perkataan &quot;Yang suka membid’ahkan hal-hak yang
boleh atau disukai&quot; maka harus diperhatikan bahwa tidak semua hal yang disukai manusia itu dibolehkan contoh orang suka sholat pakai bahasa Indonesia karena lebih mudah dipahami maksud perkataannya. Apakah lantas sholat itu dibolehkan dengan bahasa Indonesia? tentu tidak. Karena memang dari sono-nya sudah harus berbahasa arab. 

Mengenai perkataan terakhir &quot;Sebaiknya hentikanlah gerakan faham-faham yang
suka membid’ah-bid’ahkan kalau tidak tahu dan
tidak memperoleh ilmunya&quot;, saya setuju bahwasannya kita harus bicara dengan ilmu. Nah ilmu itu diambil dari Al-Qur&#039;an, Al-Hadits, dan perkataan para ulama. Jika anda melihat orang menyanggah sebuah pendapat berdasar ketiga hal tersebut, insya Allah itulah perkataan berdasarkan ilmu. Allahu yahdiik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Albert</p>
<blockquote><p>Membaca ayat-ayat suci seperti Yasin dan<br />
Al-Mulk bahkan dianjurkan dan bukan merupakan<br />
bid’ah. Yang suka membid’ahkan hal-hak yang<br />
boleh atau disukai hanyalah kaum wahabi.<br />
Sebaiknya hentikanlah gerakan faham-faham yang<br />
suka membid’ah-bid’ahkan kalau tidak tahu dan<br />
tidak memperoleh ilmunya.
</p></blockquote>
<p>Perkataan anda benar, bahwasannya membaca yasin, al-mulk dan surat2 al-Qur&#8217;an memang dianjurkan. Bahkan ia merupakan amal ibadah yang utama. Akan tetapi yang dimaksudkan bid&#8217;ah (sesuatu yang baru dalam agama) yakni mengkhususkan membacanya pada malam tertentu, atau peringatan tertentu. Jika memang benar, tentulah ada dalil yang menerangkan bahwa Rasulullah dan para shahabat melakukannya. </p>
<p>Mengenai perkataan &#8220;Yang suka membid’ahkan hal-hak yang<br />
boleh atau disukai&#8221; maka harus diperhatikan bahwa tidak semua hal yang disukai manusia itu dibolehkan contoh orang suka sholat pakai bahasa Indonesia karena lebih mudah dipahami maksud perkataannya. Apakah lantas sholat itu dibolehkan dengan bahasa Indonesia? tentu tidak. Karena memang dari sono-nya sudah harus berbahasa arab. </p>
<p>Mengenai perkataan terakhir &#8220;Sebaiknya hentikanlah gerakan faham-faham yang<br />
suka membid’ah-bid’ahkan kalau tidak tahu dan<br />
tidak memperoleh ilmunya&#8221;, saya setuju bahwasannya kita harus bicara dengan ilmu. Nah ilmu itu diambil dari Al-Qur&#8217;an, Al-Hadits, dan perkataan para ulama. Jika anda melihat orang menyanggah sebuah pendapat berdasar ketiga hal tersebut, insya Allah itulah perkataan berdasarkan ilmu. Allahu yahdiik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sofyan</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/awas-faktor-pemicu-kesyirikan.html/comment-page-1#comment-54922</link>
		<dc:creator>sofyan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 04:44:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=105#comment-54922</guid>
		<description>Alhamdulillah, sekalipun masih banyak yang membela kaum tradisional, namun tidak sedikit saudara kita yang tetap istiqomah membela sunnah nabi. 
semoga mereka yang membela sunnah Rasul tetap mendapatkan tempat yang baik disisi Allah.
dan mereka yang sering melakukan bid&#039;ah diberikan hidayah dari Allah dan meninggalkannya.
&quot;Sesungguhnya syetan itu lebih senang hamba melakukan bid&#039;ah dari pada zina, karena kalau zina orang tidak akan terang2an dan kemungkinan taubat masih bisa karena jelas keharamannya, sedangkan bid&#039;ah dianggap syariat sehingga mengajak orang.&quot; 
Wallahu a&#039;lam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, sekalipun masih banyak yang membela kaum tradisional, namun tidak sedikit saudara kita yang tetap istiqomah membela sunnah nabi.<br />
semoga mereka yang membela sunnah Rasul tetap mendapatkan tempat yang baik disisi Allah.<br />
dan mereka yang sering melakukan bid&#8217;ah diberikan hidayah dari Allah dan meninggalkannya.<br />
&#8220;Sesungguhnya syetan itu lebih senang hamba melakukan bid&#8217;ah dari pada zina, karena kalau zina orang tidak akan terang2an dan kemungkinan taubat masih bisa karena jelas keharamannya, sedangkan bid&#8217;ah dianggap syariat sehingga mengajak orang.&#8221;<br />
Wallahu a&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu phyton</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/awas-faktor-pemicu-kesyirikan.html/comment-page-1#comment-52761</link>
		<dc:creator>abu phyton</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 02:38:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=105#comment-52761</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;Membaca ayat-ayat suci seperti Yasin dan
Al-Mulk bahkan dianjurkan dan bukan merupakan
bid’ah. Yang suka membid’ahkan hal-hak yang
boleh atau disukai hanyalah kaum wahabi.
Sebaiknya hentikanlah gerakan faham-faham yang
suka membid’ah-bid’ahkan kalau tidak tahu dan
tidak memperoleh ilmunya.&lt;/blockquote&gt;


muslimkah anda?
maaf, orang seperti antum selalu mengatakan paham kami baru, aliran baru. coba tengok siapa yang baru.
amalan kami justru amalan awal dimana para sahbat dan ulama salaf melaksanakan, sedangkan amalan anda hanya ada di indonesia. terutama di jawa. sekarang siapa yang aliran baru.
semoga Alloh membukakan pintu hatimu dan kita semua, ditunjukkan jalan seterang siang. yang benar adalah benar yang batil adalah batil.
robbana taqobal du`a</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Membaca ayat-ayat suci seperti Yasin dan<br />
Al-Mulk bahkan dianjurkan dan bukan merupakan<br />
bid’ah. Yang suka membid’ahkan hal-hak yang<br />
boleh atau disukai hanyalah kaum wahabi.<br />
Sebaiknya hentikanlah gerakan faham-faham yang<br />
suka membid’ah-bid’ahkan kalau tidak tahu dan<br />
tidak memperoleh ilmunya.</p></blockquote>
<p>muslimkah anda?<br />
maaf, orang seperti antum selalu mengatakan paham kami baru, aliran baru. coba tengok siapa yang baru.<br />
amalan kami justru amalan awal dimana para sahbat dan ulama salaf melaksanakan, sedangkan amalan anda hanya ada di indonesia. terutama di jawa. sekarang siapa yang aliran baru.<br />
semoga Alloh membukakan pintu hatimu dan kita semua, ditunjukkan jalan seterang siang. yang benar adalah benar yang batil adalah batil.<br />
robbana taqobal du`a</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fahrul</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/awas-faktor-pemicu-kesyirikan.html/comment-page-1#comment-52382</link>
		<dc:creator>fahrul</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 08:19:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=105#comment-52382</guid>
		<description>SAYA DAHULU SPT ANDA BAHKAN MEMPUNYAI GURU SPIRITUAL DARI ORGANISASI MASYARAKAT BESAR DI INDONESIA YANG SERING MEMBELA BID&#039;AH TAPI SAYA SADAR DAN TAUBAT SETELAH MEMERIKSA DAN MEMPELAJARI IMAM MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB TERNYATA DALIL SHAHIH DAN KUAT</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SAYA DAHULU SPT ANDA BAHKAN MEMPUNYAI GURU SPIRITUAL DARI ORGANISASI MASYARAKAT BESAR DI INDONESIA YANG SERING MEMBELA BID&#8217;AH TAPI SAYA SADAR DAN TAUBAT SETELAH MEMERIKSA DAN MEMPELAJARI IMAM MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB TERNYATA DALIL SHAHIH DAN KUAT</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fahrul</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/awas-faktor-pemicu-kesyirikan.html/comment-page-1#comment-52380</link>
		<dc:creator>fahrul</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 08:14:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=105#comment-52380</guid>
		<description>Albert says:
18 April 2010 at 9:05 am

Membaca ayat-ayat suci seperti Yasin dan
Al-Mulk bahkan dianjurkan dan bukan merupakan
bid’ah. Yang suka membid’ahkan hal-hak yang
boleh atau disukai hanyalah kaum wahabi.
Sebaiknya hentikanlah gerakan faham-faham yang
suka membid’ah-bid’ahkan kalau tidak tahu dan
tidak memperoleh ilmunya.

KAYAKNYA ALBERT TERMASUK GOLONGAN TUA DAN TRADISIONAL SEPERTI TERJADI DI ZAMAN PRA KEMERDEKAAN GOLONGAN TUA MENOLAK DAKWAH KAUM MUSLIMIN DARI KAUM MUDA SPT MUHAMMADIYAH DAN PERSIS</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Albert says:<br />
18 April 2010 at 9:05 am</p>
<p>Membaca ayat-ayat suci seperti Yasin dan<br />
Al-Mulk bahkan dianjurkan dan bukan merupakan<br />
bid’ah. Yang suka membid’ahkan hal-hak yang<br />
boleh atau disukai hanyalah kaum wahabi.<br />
Sebaiknya hentikanlah gerakan faham-faham yang<br />
suka membid’ah-bid’ahkan kalau tidak tahu dan<br />
tidak memperoleh ilmunya.</p>
<p>KAYAKNYA ALBERT TERMASUK GOLONGAN TUA DAN TRADISIONAL SEPERTI TERJADI DI ZAMAN PRA KEMERDEKAAN GOLONGAN TUA MENOLAK DAKWAH KAUM MUSLIMIN DARI KAUM MUDA SPT MUHAMMADIYAH DAN PERSIS</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Muhammad Naufal Zaki</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/awas-faktor-pemicu-kesyirikan.html/comment-page-1#comment-52351</link>
		<dc:creator>Abu Muhammad Naufal Zaki</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2010 08:48:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=105#comment-52351</guid>
		<description>@ Albert,
Membaca semua surat dalam al qur&#039;an adalah sangat baik dan salah satu dari seafdhol2 amalan ibadah. . namun mengkhususkan suatu surat yg dibaca dg suatu keyakinan akan kelebihannya, ditentukan waktu, tempat dan caranya maka itu perlu dalil dari Alloh azza wa Jalla dan RosulNya shollollohu&#039;alaihi wa sallam. . Bahkan Salaf paling menekankan untuk membaca, mempelajarinya dan memahami utk diamalkannya AL Qur&#039;an. Maka pernah Ustadz ABdul Hakim berkata bhw alangkah anehnya seorang yg mengaku Salaf lebih memperhatikan hadits namun kurang memperhatiak atau bahkan meninggalkan AL QUr&#039;an padahal dahulu para Salaf mempelajari dahulu al qur&#039;an sejak kecil dan kemudian meningkat ke ilmu2 lainnya..
sesungguhnya yg menyebutkan bhw itu bid&#039;ah bukanlah kami-kami namun para ulama yg menjelaskannya krn sesungguhnya Nabi paling khawatir thd bid&#039;ah ini sehingga selalu Nabi ingatkan kpd para sahabatnya. . .
Kami mengetahui Bid&#039;ah bukan untuk diikuti namun untuk menghindarkannya. . 
Benarlah ungkapan yg pernah disebutkan salah seorang ustadz Salaf, 
&quot;Seorang yg tidak mengetahui bid&#039;ah maka bagaimana bisa dia mengatahui itu sunnah?????&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Albert,<br />
Membaca semua surat dalam al qur&#8217;an adalah sangat baik dan salah satu dari seafdhol2 amalan ibadah. . namun mengkhususkan suatu surat yg dibaca dg suatu keyakinan akan kelebihannya, ditentukan waktu, tempat dan caranya maka itu perlu dalil dari Alloh azza wa Jalla dan RosulNya shollollohu&#8217;alaihi wa sallam. . Bahkan Salaf paling menekankan untuk membaca, mempelajarinya dan memahami utk diamalkannya AL Qur&#8217;an. Maka pernah Ustadz ABdul Hakim berkata bhw alangkah anehnya seorang yg mengaku Salaf lebih memperhatikan hadits namun kurang memperhatiak atau bahkan meninggalkan AL QUr&#8217;an padahal dahulu para Salaf mempelajari dahulu al qur&#8217;an sejak kecil dan kemudian meningkat ke ilmu2 lainnya..<br />
sesungguhnya yg menyebutkan bhw itu bid&#8217;ah bukanlah kami-kami namun para ulama yg menjelaskannya krn sesungguhnya Nabi paling khawatir thd bid&#8217;ah ini sehingga selalu Nabi ingatkan kpd para sahabatnya. . .<br />
Kami mengetahui Bid&#8217;ah bukan untuk diikuti namun untuk menghindarkannya. .<br />
Benarlah ungkapan yg pernah disebutkan salah seorang ustadz Salaf,<br />
&#8220;Seorang yg tidak mengetahui bid&#8217;ah maka bagaimana bisa dia mengatahui itu sunnah?????&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/aqidah/awas-faktor-pemicu-kesyirikan.html/comment-page-1#comment-52264</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2010 13:58:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=105#comment-52264</guid>
		<description>#Albert 
Semoga Allah merahmati anda. Silakan baca juga artikel berikut &lt;a href=&quot;http://muslim.or.id/manhaj/derajat-hadits-fadhilah-surat-yasin.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;http://muslim.or.id/manhaj/derajat-hadits-fadhilah-surat-yasin.html&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#Albert<br />
Semoga Allah merahmati anda. Silakan baca juga artikel berikut <a href="http://muslim.or.id/manhaj/derajat-hadits-fadhilah-surat-yasin.html" rel="nofollow">http://muslim.or.id/manhaj/derajat-hadits-fadhilah-surat-yasin.html</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

