<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Televisi Dalam Sorotan</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/televisi-dalam-sorotan.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/televisi-dalam-sorotan.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 14:03:44 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: andi muhammad ihsan</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/televisi-dalam-sorotan.html/comment-page-1#comment-85584</link>
		<dc:creator>andi muhammad ihsan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Mar 2012 02:17:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1654#comment-85584</guid>
		<description>assalamu&#039;alaykum. izin kopas. jazakallahu khair</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaykum. izin kopas. jazakallahu khair</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ummu 'Ainayya Muthmainnah</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/televisi-dalam-sorotan.html/comment-page-1#comment-76359</link>
		<dc:creator>Ummu 'Ainayya Muthmainnah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Aug 2011 00:10:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1654#comment-76359</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaykum...
ana pernah nonton video Karkoon ttg alat2 Yahudi untuk menyebarkan misinya diantaranya melalui music dan TV, Allahulmusta&#039;an...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaykum&#8230;<br />
ana pernah nonton video Karkoon ttg alat2 Yahudi untuk menyebarkan misinya diantaranya melalui music dan TV, Allahulmusta&#8217;an&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sa'ad</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/televisi-dalam-sorotan.html/comment-page-1#comment-47623</link>
		<dc:creator>sa'ad</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 04:26:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1654#comment-47623</guid>
		<description>izin copy paste buat arsip artikel di blog ana.

Syukron</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>izin copy paste buat arsip artikel di blog ana.</p>
<p>Syukron</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: deksa syafradha</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/televisi-dalam-sorotan.html/comment-page-1#comment-47061</link>
		<dc:creator>deksa syafradha</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 02:30:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1654#comment-47061</guid>
		<description>ya saya setuju dengan artikel itu, bagaimana tv banyak merusak pemuda dan pemudi, yang sudah tidak mengenal lagi budaya malu. terus banyak acara-acara tv yang yang menonjolkan adegan kekerasan, seksual, dll. dan yang ditonton juga banyak anak kecel yang belum tahu apa-apa, menjadi semakin dewasa, dan berbuat bezat terhadap apa2 yang ditontonnya, terus ada anak-anak yang menggiring perempuan berame-rame karena melihat film porno, naudzubillmin dzalik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya saya setuju dengan artikel itu, bagaimana tv banyak merusak pemuda dan pemudi, yang sudah tidak mengenal lagi budaya malu. terus banyak acara-acara tv yang yang menonjolkan adegan kekerasan, seksual, dll. dan yang ditonton juga banyak anak kecel yang belum tahu apa-apa, menjadi semakin dewasa, dan berbuat bezat terhadap apa2 yang ditontonnya, terus ada anak-anak yang menggiring perempuan berame-rame karena melihat film porno, naudzubillmin dzalik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abuki</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/televisi-dalam-sorotan.html/comment-page-1#comment-46470</link>
		<dc:creator>abuki</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 13:29:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1654#comment-46470</guid>
		<description>ada kabar katanya di daerah bekasi sudah ada TV Salafy, apa benar ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada kabar katanya di daerah bekasi sudah ada TV Salafy, apa benar ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Asmoko</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/televisi-dalam-sorotan.html/comment-page-1#comment-46406</link>
		<dc:creator>Asmoko</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 14:59:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1654#comment-46406</guid>
		<description>Ana ijin copy jazakumulloh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ana ijin copy jazakumulloh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu ghazy</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/televisi-dalam-sorotan.html/comment-page-1#comment-46294</link>
		<dc:creator>abu ghazy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 04:42:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1654#comment-46294</guid>
		<description>assalamualaikum..
afwan menurut ana TV yang dimaksud di sini adalah siaran televisi, bukan sarananya yaitu televisi.
ketika seseorang membeli televisi untuk digunakan melihat VCD kajian islam tentunya ini jauh lebih boleh..
mohon koreksi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum..<br />
afwan menurut ana TV yang dimaksud di sini adalah siaran televisi, bukan sarananya yaitu televisi.<br />
ketika seseorang membeli televisi untuk digunakan melihat VCD kajian islam tentunya ini jauh lebih boleh..<br />
mohon koreksi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu husain</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/televisi-dalam-sorotan.html/comment-page-1#comment-46149</link>
		<dc:creator>abu husain</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 00:04:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1654#comment-46149</guid>
		<description>Jika mendatangi dukun saja sholat kita tidak diterima 40 hari, maka bagaimana lagi kalau justru kita yang mendatangkan/mengundang dukun ke rumah kita lewat media televisi..?? mau berapa hari lagi sholat kita kagak diterima..??

@ ummu yahya :
sesungguhnya dalam hal rezeki ada/harta kita ditanya dua 2 hal di akhirat:
1. darimana asalnya
   kita semua tahu bahwa membuka aurot di hadapan umum/ non mahrom adalah   harom, maka apabila sumbernya harom hasilnya juga harom
2. kemana digunakan
   ini terkait dengan yang diatas, bila sumbernya harom maka biasanya pasti digunakan ke jalan yang harom, karena makanan harom membuat seseorang itu semakin meremehkan dosa
lalu bgmnn bila dipakai bisnis? sukses pula  ??? ya ukhti...sesungguhnya dalam rejeki bukan jumlahnya yang kita cari, tetapi barokahnya
kalaulah jumlah menjadi standar, knp yang korupsi semakin korupsi ??!! karena harta mereka kagak barokah
simple kan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jika mendatangi dukun saja sholat kita tidak diterima 40 hari, maka bagaimana lagi kalau justru kita yang mendatangkan/mengundang dukun ke rumah kita lewat media televisi..?? mau berapa hari lagi sholat kita kagak diterima..??</p>
<p>@ ummu yahya :<br />
sesungguhnya dalam hal rezeki ada/harta kita ditanya dua 2 hal di akhirat:<br />
1. darimana asalnya<br />
   kita semua tahu bahwa membuka aurot di hadapan umum/ non mahrom adalah   harom, maka apabila sumbernya harom hasilnya juga harom<br />
2. kemana digunakan<br />
   ini terkait dengan yang diatas, bila sumbernya harom maka biasanya pasti digunakan ke jalan yang harom, karena makanan harom membuat seseorang itu semakin meremehkan dosa<br />
lalu bgmnn bila dipakai bisnis? sukses pula  ??? ya ukhti&#8230;sesungguhnya dalam rejeki bukan jumlahnya yang kita cari, tetapi barokahnya<br />
kalaulah jumlah menjadi standar, knp yang korupsi semakin korupsi ??!! karena harta mereka kagak barokah<br />
simple kan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/televisi-dalam-sorotan.html/comment-page-1#comment-45971</link>
		<dc:creator>Muhammad Abduh Tuasikal</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2009 07:43:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1654#comment-45971</guid>
		<description>@ Muhammad 

Gimana pendapat antum mengenai fatwa yg kami bawakan ttg video?
Apa antum belum paham?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Muhammad </p>
<p>Gimana pendapat antum mengenai fatwa yg kami bawakan ttg video?<br />
Apa antum belum paham?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rita</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/televisi-dalam-sorotan.html/comment-page-1#comment-45791</link>
		<dc:creator>rita</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 12:13:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=1654#comment-45791</guid>
		<description>Alhamdulillah,semoga artikel ini bs menjadi pemompa semangat kita u meninggalkan apa yg namanya televisi,karena acaranya lebih banyak maksiat drpada manfaatnya. syukrn jazakalloh khoiron.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah,semoga artikel ini bs menjadi pemompa semangat kita u meninggalkan apa yg namanya televisi,karena acaranya lebih banyak maksiat drpada manfaatnya. syukrn jazakalloh khoiron.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

