Syarat Agar Taubat Diterima

Kategori: Akhlaq dan Nasehat

184 Komentar // 9 October 2008

Memang manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Namun manusia yang terbaik bukanlah manusia yang tidak pernah melakukan dosa sama sekali, akan tetapi manusia yang terbaik adalah manusia yang ketika dia berbuat kesalahan dia langsung bertaubat kepada Alloh dengan sebenar-benar taubat. Bukan sekedar tobat sesaat yang diiringi niat hati untuk mengulang dosa kembali. Lalu bagaimanakah agar taubat seorang hamba itu diterima?

Syarat Taubat Diterima

Agar taubat seseorang itu diterima, maka dia harus memenuhi tiga hal yaitu:

(1) Menyesal, (2) Berhenti dari dosa, dan (3) Bertekad untuk tidak mengulanginya.

Taubat tidaklah ada tanpa didahului oleh penyesalan terhadap dosa yang dikerjakan. Barang siapa yang tidak menyesal maka menunjukkan bahwa ia senang dengan perbuatan tersebut dan menjadi indikasi bahwa ia akan terus menerus melakukannya. Akankah kita percaya bahwa seseorang itu bertaubat sementara dia dengan ridho masih terus melakukan perbuatan dosa tersebut? Hendaklah ia membangun tekad yang kuat di atas keikhlasan, kesungguhan niat serta tidak main-main. Bahkan ada sebagian ulama yang menambahkan syarat yang keempat, yaitu tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut. sehingga kapan saja seseorang mengulangi perbuatan dosanya, jelaslah bahwa taubatnya tidak benar. Akan tetapi sebagian besar para ulama tidak mensyaratkan hal ini.

Tunaikan Hak Anak Adam yang Terzholimi

Jika dosa tersebut berkaitan dengan hak anak Adam, maka ada satu hal lagi yang harus ia lakukan, yakni dia harus meminta maaf kepada saudaranya yang bersangkutan, seperti minta diikhlaskan, mengembalikan atau mengganti suatu barang yang telah dia rusakkan atau curi dan sebagainya.

Namun apabila dosa tersebut berkaitan dengan ghibah (menggunjing), qodzaf (menuduh telah berzina) atau yang semisalnya, yang apabila saudara kita tadi belum mengetahuinya (bahwa dia telah dighibah atau dituduh), maka cukuplah bagi orang telah melakukannya tersebut untuk bertaubat kepada Alloh, mengungkapkan kebaikan-kebaikan saudaranya tadi serta senantiasa mendoakan kebaikan dan memintakan ampun untuk mereka. Sebab dikhawatirkan apabila orang tersebut diharuskan untuk berterus terang kepada saudaranya yang telah ia ghibah atau tuduh justru dapat menimbulkan peselisihan dan perpecahan diantara keduanya.

Nikmat Dibukanya Pintu Taubat

Apabila Alloh menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, maka Alloh bukakan pintu taubat baginya. Sehingga ia benar-benar menyesali kesalahannya, merasa hina dan rendah serta sangat membutuhkan ampunan Alloh. Dan keburukan yang pernah ia lakukan itu merupakan sebab dari rahmat Alloh baginya. Sampai-sampai setan akan berkata, “Duhai, seandainya aku dahulu membiarkannya. Andai dulu aku tidak menjerumuskannya kedalam dosa sampai ia bertaubat dan mendapatkan rahmat Alloh.” Diriwayatkan bahwa seorang salaf berkata, “Sesungguhnya seorang hamba bisa jadi berbuat suatu dosa, tetapi dosa tersebut menyebabkannya masuk surga.” Orang-orang bertanya, “Bagaimana hal itu bisa terjadi?” Dia menjawab, “Dia berbuat suatu dosa, lalu dosa itu senantiasa terpampang di hadapannya. Dia khawatir, takut, menangis, menyesal dan merasa malu kepada Robbnya, menundukkan kepala di hadapan-Nya dengan hati yang khusyu’. Maka dosa tersebut menjadi sebab kebahagiaan dan keberuntungan orang itu, sehingga dosa tersebut lebih bermanfaat baginya daripada ketaatan yang banyak.”

***

Penulis: Abu Hudzaifah Yusuf
Artikel www.muslim.or.id

184 Komentar

  1. sri sari sugihartini
    17 Jun 2010 [Permalink]

    ampuni hambamu ya Alloh…!dosa hamba bagai butiran pasir di tepi pantai,bagaikan lautan samudra….ampuni hambaMU ya ALLOH yang maha pengampun..!astagfirulloh halazjim la iliaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubbuh ilaiih….!

  2. nandia
    25 Jun 2010 [Permalink]

    ya allah kepadamu aku berserah dan hanya padamu hamba memohon pertolongan….
    hamba hanya seorang manusia yang hina lagi tiada upaya.
    ya rabb…
    ampuni aku dengan segala keridhoanMU
    lindungi aku dengan segala keagunganMU
    dan jagalah aku dari segala kemungkaran yang menyukutukanMU
    karena sesungguhnya hanya Engkau yang patut di sembah
    ALLAH MAHA BESR LAGI MAHA AGUNG….

  3. Abu Hilmi
    26 Jun 2010 [Permalink]

    Ustasdz ana mau bertanya masalah “Apa betul jika kita sakit panas(demam),maka artinya dosa-dosa kita yg kecil diampunkan ?

  4. Abduh Tuasikal
    27 Jun 2010 [Permalink]

    @ Abu Hilmi
    Setiap musibah termasuk penyakit memang akan menghapuskan dosa.
    فَمَا يَبْرَحُ الْبَلاَءُ بِالْعَبْدِ حَتَّى يَتْرُكَهُ يَمْشِى عَلَى الأَرْضِ مَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ
    Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa
    HR. Tirmidzi no. 2398, Ibnu Majah no. 4024, Ad Darimi no. 2783, Ahmad (1/185). Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 3402 mengatakan bahwa hadits ini shahih.

  5. Abu Hilmi
    27 Jun 2010 [Permalink]

    Jazakalloh atas jawabannya.

  6. adlee
    27 Jun 2010 [Permalink]

    hasbunallah wani’mal wakil…

  7. haikal
    01 Jul 2010 [Permalink]

    saya ingin taubat…tapi knpa ga bisa yah?, mohon penjelasan temen teman sekalian….

  8. rachmat
    07 Jul 2010 [Permalink]

    asstagfirullah allazhim,….ampunilah hambamu ya ALLAH

  9. Yulis Samoa
    09 Jul 2010 [Permalink]

    Begitu banyak dosa yang telah hamba perbuat ya Allah… Tegur hamba selalu ya Allah… Allah hu Akbar…

  10. hendyk.
    28 Jul 2010 [Permalink]

    ya allah mohon ampun ak meminta kapadamu krn hambahmu ini telah melalaikan kewajiban yg engkau berikan kpd hambah-mu dan hambah-mu ini jg telah melanggar apa yg kau haramkan……
    mohon kemuliaan-mu ya allah…ampunilah dosa2 hamba-mu yg lemah ini………..

  11. wahyu wahyudin
    02 Aug 2010 [Permalink]

    alhamdulilah….terima kasih ya allah,kau tlah berikan aku kesempatan untuk berada dijalanmu.ampunilah dosa aku,istri dan dosa kedua orang tuaku,kau maha pengampun,pengasih dan penyayang.amiiinnnnn…..

  12. arif
    11 Aug 2010 [Permalink]

    Ya Allah..aq tlah bnyak berbuat maksiat.. Aq hina,aq kotor.. Ampuni sgala dosa2 hamba..tuntunlah hamba ke jln lurusMu..

  13. Ryan
    14 Aug 2010 [Permalink]

    assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
    ya ustadz ana izin share lg yah…agar diri ini selalu ingat…dan smoga brmanfaat bagi yg lainnya.

  14. anto
    16 Aug 2010 [Permalink]

    ya allah mungkin aku udah banyak meng ikari nikmat muw … aku hanya ingint tabah dant sujud hanya kepadamuw. … kuatkan aku ya allah semakin aku teguh bertaubat mestie ada aja coba ant yang berat ..,,,kuatkan aku ya allah

  15. danang rahmat
    26 Aug 2010 [Permalink]

    pak ustad .sy pengen taubat nasuha tapa yang menjadi ganjalan diri saya adalah perkawinan.sy sudah berumah tangga 18 tahun dengan istri yang pertama, karena tergoda oleh wanita lain rumah tangga ku jadi berantakan dan terjadi perceraian, padahal sy sdh di karuniai 3 anak ,karena akhir2 ini kurang harmonis sy mulai melirik wanita lain.trus sy pernah ber hubungan layaknya suami istri sampe hamil.dan dikahi
    yang menjadi pertanyaan saya
    saya sekarang masih berumah tangga dengan istri yang pernah saya hamili dengan pernikahan secara diam diam,bahkan tgl lahir dan alamt semuanya palsu,hanya saja kedua orang tua dan saksi saja yang sah, apa saya harus menikah lagi di ulang? apa saya harus kembali lagi sama istri yang tua?,karena saya kasian ama anak2.dan saya tidak bisa mencukupi kehidupan dengan istri yang muda, meskipun istri yang muda menyadarinya segala kekurangan saya.
    terimakasih

  16. handhyka purwonegoro
    27 Aug 2010 [Permalink]

    ya Allah karena HidayahMu aku bertaubat menemukan jalan yang lebih terang.Karena RahmatMu kini ku sesali perbuatanku yang telah lalu dan mengingkari ajaran RosulMu terima kasih Ya Allah atas petunjukmu..

  17. eko johan wahyudi
    28 Aug 2010 [Permalink]

    KUAT KAN HATUKU YA ALLOH.TUK SLALU MNGINGTMU,MEMUJAMU,DN SLAU BERIMAN KPD MU.AGAR Q DAPAT RIDHOMU SAAT WAKTU KAU MEMANGILKU NANTI.AMIEN.

  18. choopies
    31 Aug 2010 [Permalink]

    Gusti….. Dengan lopakan darimana lagi, air mata ini, aku alirkan’
    Dengan hati darimana lagi, hati ini memohon ampunku…..

  19. Sasrito
    07 Sep 2010 [Permalink]

    Ya Allah, dosa hamba amat besar ya Allah, tapi hamba yakin ya Allah rahmat dan ampunanMu jauh lebih besar. Ampuni dosa hamba ya Allah

  20. adam
    22 Sep 2010 [Permalink]

    Kalau begitu ustaz binasalah diriku
    karna aku dapati hati ini tidak menyesal.
    Padahal ana berusaha untuk mnghdirkan penyesalan di hati hamba namun ternyata penyesalan adalah taufik yang allah berikan kepada yg dikehendakinya.sehingga ana mengharap taufik kepada allah untuk menyesal. Mohon bantu ana yang sedang wass2 ya ustadz.

  21. nelis
    22 Sep 2010 [Permalink]

    aku selalalu berbuat yg dibenci allah….apakh mash bisa bertobt…tp terkdg bingung krn setiap kali berbuat menyesal…tp gitu lg…trus apa yg aku beri selalu diucap terus gimanaya….aku ingin sekali menjadi wanita sholehah…apakah bisa….ya allah tolonglah hambamu ini….!

  22. Yulian Purnama
    23 Sep 2010 [Permalink]

    #danang rahmat
    Jika ketika menikah terdapat wali dari orang tua istri anda yang sekarang, maka pernikahan anda sah dan tidak perlu diulang. Memalsukan tanggal lahir dan alamat pada identitas atau surat nikah adalah termasuk berdusta yang haram hukumnya. Kemudian anak-anak anda, tetap wajib untuk anda nafkahi. Sedangkan mengenai rujuk kepada istri yang pertama, ini adalah pilihan bagi anda. Jika anda memang memandang itu baik dan mantan istri pun setuju, boleh saja. Konsekuensinya anda memiliki 2 orang istri yang anda wajib berlaku adil kepada keduanya.

    Nasehat kami kepada anda, bertaqwalah kepada Allah dan mulailah memperdalam ilmu agama. Kenali aqidah yang benar dan pahami hukum-hukum agama. Sehingga anda mengetahui pahala dan adzab Allah serta mengetahui apa saja yang menghasilkan pahala dan apa yang menghasilkan adzab. Sikap acuh anda terhadap ilmu agama hanya akan membuat anda terus jatuh dalam lubang yang sama. Bukan tidak mungkin nanti anda akan tertarik dengan wanita lain lagi, lalu selingkuh lagi lalu dengan yang lain lagi dan demikian seterusnya. Wa’iyyadzubillah.

  23. WawanFitri
    23 Sep 2010 [Permalink]

    Ya Allah… aq tlah banyak berbuat maksiat. Aq hina, dan Aq Kotor. Ampuni segala dosa dosa hamba ini.. tuntunlah hamba ke jalan yang lurusmu… semoga kehadiran saya dipesantren ini dapat mengubah hidup hamba.. Hati hamba terasa sakit apabila mengingat kejadian itu… maaf kanlah hambamu ini Ya Allah.. Dan hamba mu ini akan melakukan sunah Nabi Saw…

  24. novi
    24 Sep 2010 [Permalink]

    semoga Alloh kelak menjadikan matiku adalah mati yang khusnul khotimah… Amiin ya Robbal Alamiin

  25. andi
    26 Sep 2010 [Permalink]

    ya allah amupnilah osa hambamu ini..berikanlah hidayahmu.amin

  26. rovik maulana
    02 Oct 2010 [Permalink]

    ktika aku berjalan mnuju masjid,rasa tenang mengiringiku,tetapi saat aku brada dihalaman masjid prasaan yang smula tenang mnejadi terasa bgitu kecil & berubah menjadi rasa takut.
    saat aku masuk masjid ternyata aku sadar rasanya aku tak pantas brada,dan masih diijinkan masuk dalam masjid.karena aku tau dosaku sangatlah berat.tidak ada kata memohon lagi kcuali mohon ampunanMU ya ALLAH..
    dan tidak da kata selain syukurku padaMU ya ALLAH…
    aku hanya bisa berucap alhamdulillah….

  27. tohirin
    07 Oct 2010 [Permalink]

    ya allah kenapa setelah taubat ku ulangi lagi?berilah petunjuk…..dan jangan sampai terulang lagi sampai akhir hayatku,taubat nasuha

  28. akhwat
    11 Oct 2010 [Permalink]

    pak ustadz saya ingin curhat mengenai rumah tangga sehubungan dengan bertaubat…
    bisakah saya kirim email kpd pak ustadz…
    alamatnya kemana ya…terima kasih..

  29. Yulian Purnama
    12 Oct 2010 [Permalink]

  30. Rian
    18 Oct 2010 [Permalink]

    assalamualikum wr, wb,

    bleh saya copy y,,,,,,,,,,

  31. tiktik kurniati
    16 Nov 2010 [Permalink]

    Ya Allah… Begitu bnyk dosa yg sdh hamba perbuat. Apakah ENGKAU msh mau memaafkan dan mengampuni dosa2ku??? Apa yg hrs hamba lakukan?? Dosaku seluas samudra…

  32. dealer pulsa
    17 Nov 2010 [Permalink]

    selalulah kita bertobat

  33. khanif
    28 Dec 2010 [Permalink]

    ya Allah,ampuni dosa-dosa kami,dan terimalah taubat kami ya Rob…

  34. Wahyu
    30 Dec 2010 [Permalink]

    Ass.Saya mau menanyakan perihal dosa besar.Kalau tidak salah zina termasuk dosa besar,apakah zina hati termasuk dosa besar tersebut?Lalu bagaimana caranya agar Allah mengampuni dosa dari zina hati tersebut?

  35. mohd firdaus rakbi
    30 Dec 2010 [Permalink]

    boleh saya tanya sesuatu? saya banyak buat dosa besar. selepas tu saya takut lalu saya pun solat sunat taubat… yang masalahnya, bukan sekali atau dua kali saya buat dosa yang sama dan solat taubat, tapi hampir satiap hari.. persoalan saya adalah adakah Allah masih mengampuni semua dosa saya walaupun saya sudah melakukannya hampir setiap hari. saya sudah cuba bertaubat tapi taubat saya hanya bertahan sehingga lebih kurang 2 atau 3 hari sahaja…

  36. rafi asyari
    08 Jan 2011 [Permalink]

    ya alloh ampunilah dosa 2 yang telah ku perbuat yang senantiasa selalu mengulang perbuatan dosa tersebut.. ya alloh mup kan hambamu yang selalu nazar untk bertaubat tpi tak ters melakukan kesalahan yang sama.. ya alloh berilah cahaya dalam hidp dan bimbinglah hamba di jalan yang lurus ….

  37. novi
    13 Jan 2011 [Permalink]

    ya 4JJI aq mhon ampun kpdamu atas segala dosa yg tlah ku perbuat ampuni aq ya 4JJI ….

  38. fulan
    13 Jan 2011 [Permalink]

    Asslkm. ustadz,,
    saya ingin bertanya mengenai taubat,,
    saya sudah sering melakukan dosa namun setelah itu saya selalu menyesal kenapa saya bisa terjerumus lagi ke dalam dosa yang sama,,, :(

    sering muncul dipikiran saya, “apakah benar Allah mengampuni dosa saya, padahal saya seakan-akan “mempermainkan”-Nya (yaitu dengan berbuat dosa lalu taubat lalu dosa lagi dan seterusnya)…

    padahal saya sering merasakan pula bahwa mungkin taubat ini benar2 taubat yang benar tapi ternyata saya berbuat dosa yg sama lagi,,

    saya bingung,,
    mohon pencerahannya,,
    terima kasih

  39. Yulian Purnama
    15 Jan 2011 [Permalink]

    #fulan
    Dalam sebuah hadits diceritakan:

    أإِنَّ عَبْدًا أَصَابَ ذَنْبًا فَقَالَ يَا رَبِّ إِنِّى أَذْنَبْتُ ذَنْبًا فَاغْفِرْ لِى فَقَالَ رَبُّهُ عَلِمَ عَبْدِى أَنَّ لَهُ رَبًّا يَغْفِرُ الذَّنْبَ وَيَأْخُذُ بِهِ فَغَفَرَ لَهُ ثُمَّ مَكَثَ مَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ أَصَابَ ذَنْبًا آخَرَ وَرُبَّمَا قَالَ أَذْنَبَ ذَنْبًا آخَرَ فَقَالَ يَا رَبِّ إِنِّى أَذْنَبْتُ ذَنْبًا آخَرَ فَاغْفِرْ لِى قَالَ رَبُّهُ عَلِمَ عَبْدِى أَنَّ لَهُ رَبًّا يَغْفِرُ الذَّنْبَ وَيَأْخُذُ بِهِ فَغَفَرَ لَهُ ثُمَّ مَكَثَ مَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ أَصَابَ ذَنْبًا آخَرَ وَرُبَّمَا قَالَ أَذْنَبَ ذَنْبًا آخَرَ فَقَالَ يَا رَبِّ إِنِّى أَذْنَبْتُ ذَنْبًا آخَرَ فَاغْفِرْ لِى فَقَالَ رَبُّهُ عَلِمَ عَبْدِى أَنَّ لَهُ رَبًّا يَغْفِرُ الذَّنْبَ وَيَأْخُذُ بِهِ فَقَالَ رَبُّهُ غَفَرْتُ لِعَبْدِى فَلْيَعْمَلْ مَا شَاءَ

    “Ada seorang hamba yang berbuat dosa lalu ia berkata: ‘Ya Rabbi, aku telah berbuat dosa, ampunilah aku’. Lalu Allah berfirman: ‘Hambaku mengetahui bahwa ia memiliki Rabb yang mengampuni dosa’. Lalu dosanya diampuni. Dan berjalanlah waktu, lalu ia berbuat dosa lagi. Ketika berbuat dosa lagi ia berkata: ‘Ya Rabbi, aku telah berbuat dosa lagi, ampunilah aku’. Lalu Allah berfirman: ‘Hambaku mengetahui bahwa ia memiliki Rabb yang mengampuni dosa’. Lalu dosanya diampuni. Dan berjalanlah waktu, lalu ia berbuat dosa lagi. Ketika berbuat dosa lagi ia berkata: ‘Ya Rabbi, aku telah berbuat dosa lagi, ampunilah aku’. Lalu Allah berfirman: ‘Hambaku mengetahui bahwa ia memiliki Rabb yang mengampuni dosa’. Lalu dosanya diampuni. Lalu Allah berfirman: ‘Aku telah ampuni dosa hamba-Ku, maka hendaklah ia berbuat sesukanya’” (HR. Bukhari no. 7068)

    Dalam Fathul Baari dijelaskan Ibnu Hajar Al Asqalani berkata: “Makna dari firman Allah ‘Aku telah ampuni dosa hamba-Ku, maka hendaklah ia berbuat sesukanya‘ adalah: ‘Selama engkau selalu bertaubat setiap kali bermaksiat, Aku telah ampuni dosamu’”. Beliau juga membawakan perkataan Imam An Nawawi: “Jika seseorang berbuat dosa seratus kali, seribu kali, atau bahkan lebih banyak, dan setiap berbuat dosa ia bertaubat, maka taubatnya diterima. Bahkan jika dari ribuan perbuatan dosa tadi setelahnya ia hanya sekali bertaubat, taubatnya pun diterima” (Fathul Baari, 89/21)

  40. Errin
    26 Jan 2011 [Permalink]

    Aku ingin sekali taubat sepenuhnya pada-MU ya Allah, tetapi aku belum mampu sepenuhnya.

  41. adel
    08 Feb 2011 [Permalink]

    ya alloh ampuni hamba yang lemah ini……
    hanya padamu ya alloh hamba memohon dan meminta…lindungilah hamba dari segala mara bahaya ya alloh …….AMMMMIN….

  42. Aris Munandar
    10 Feb 2011 [Permalink]

    #Wahyu
    Yang jelas, meremehkan dosa adalah termasuk dosa besar yang sangat besar

  43. liena
    12 Feb 2011 [Permalink]

    oklah

  44. Yulian Purnama
    13 Feb 2011 [Permalink]

    #mohd firdaus rakhbi
    Imam An Nawawi berkata: “Jika seseorang berbuat dosa seratus kali, seribu kali, atau bahkan lebih banyak, dan setiap berbuat dosa ia bertaubat, maka taubatnya diterima. Bahkan jika dari ribuan perbuatan dosa tadi setelahnya ia hanya sekali bertaubat, taubatnya pun diterima” (Fathul Baari, 89/21)

  45. masrizal
    18 Feb 2011 [Permalink]

    ass..terima kasih

  46. ergie
    28 Feb 2011 [Permalink]

    bagai mana cara nya memperkuat keimanan untuk tidak mengulangi lagi kesalahen yg sama

  47. wigati
    02 Mar 2011 [Permalink]

    sungguh ilmu yang tak ternilai..

  48. YONO
    02 Mar 2011 [Permalink]

    Asalamualaikum wr.wb
    saya adalah orang yang mengaku sebagai hamba ALLAH tapi saya selalu meninggalkan apa yang teah ALLAH perintahkan.saya selalu melakukan maksiat tanpa henti.saya sering berbohong pada orang-orang yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya.saya juga sring mengambil keuntungan dari hal yag bukan menjadi hak saya.saya pernah mencoba untuk bertaubat kepada ALLAH tapi saya masih saja selalu melakukan kesalahan yang sama..saya ingin bertaubat dengan arti taubat yang sesungguhnya.saya ingin kembali ke jalan ALLAH seperti saya baru di lahirkan dulu..saya ingin bersujud kepda ALLAH denagn sungguh-sungguh.tolong berikan pandangan buat saya supaya saya bisa bertaubat dengan tulus dan ikhlas.terimakasih .Wasalamualaikum wr.wb

  49. yopi
    06 Mar 2011 [Permalink]

    Ya Allah, aku memohon padaMU, Ampuni aku Ya Allah dari segala kesalahan, cukup ini teguran dariMU Ya Allah, Aku lemah, Kuatkan Iman, dan luruskan Jalanku, Aku ingin meninggalkan semua perbuatan buruk selama ini.

  50. lina
    06 Mar 2011 [Permalink]

    semega salah khilaf kita mendapat ampunan darinya

Tinggalkan Komentar

Kembali ke Atas