16 June 2008 | 37 komentar

Kategori: Akhlaq dan Nasehat / Tazkiyatun Nufus

Rayuan Setan Dalam Pacaran

Para pembaca yang budiman, ketika seseorang beranjak dewasa, muncullah benih di dalam jiwa untuk mencintai lawan jenisnya. Ini merupakan fitrah (insting) yang diberikan oleh Allah kepada manusia. Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan terhadap perkara yang dinginkannya berupa wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenagan hidup di dunia. Dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik.” (QS. Ali Imran: 14)

Adab Bergaul Antara Lawan Jenis

Islam adalah agama yang sempurna, di dalamnya diatur seluk-beluk kehidupan manusia, bagaimana pergaulan antara lawan jenis. Di antara adab bergaul antara lawan jenis sebagaimana yang telah diajarkan oleh agama kita adalah:

1. Menundukkan pandangan terhadap lawan jenis

Allah berfirman yang artinya, “Katakanlah kepada laki-laki beriman: Hendahlah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur: 30). Allah juga berfirman yang artinya,”Dan katakalah kepada wanita beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur: 31)

2. Tidak berdua-duaan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan (kholwat) dengan wanita kecuali bersama mahromnya.” (HR. Bukhari & Muslim)

3. Tidak menyentuh lawan jenis

Di dalam sebuah hadits, Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, “Demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun saat membaiat (janji setia kepada pemimpin).” (HR. Bukhari). Hal ini karena menyentuh lawan jenis yang bukan mahromnya merupakan salah satu perkara yang diharamkan di dalam Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, (itu) masih lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani dengan sanad hasan)

Jika memandang saja terlarang, tentu bersentuhan lebih terlarang karena godaannya tentu jauh lebih besar.

Salah Kaprah Dalam Bercinta

Tatkala adab-adab bergaul antara lawan jenis mulai pudar, luapan cinta yang bergolak dalam hati manusia pun menjadi tidak terkontrol lagi. Akhirnya, setan berhasil menjerat para remaja dalam ikatan maut yang dikenal dengan “pacaran“. Allah telah mengharamkan berbagai aktifitas yang dapat mengantarkan ke dalam perzinaan. Sebagaimana Allah berfirman yang artinya, “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesugguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. al-Isra’: 32). Lalu pintu apakah yang paling lebar dan paling dekat dengan ruang perzinaan melebihi pintu pacaran?!!

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah menetapkan untuk anak adam bagiannya dari zina, yang pasti akan mengenainya. Zina mata adalah dengan memandang, zina lisan adalah dengan berbicara, sedangkan jiwa berkeinginan dan berangan-angan, lalu farji (kemaluan) yang akan membenarkan atau mendustakannya.” (HR. Bukhari & Muslim). Kalaulah kita ibaratkan zina adalah sebuah ruangan yang memiliki banyak pintu yang berlapis-lapis, maka orang yang berpacaran adalah orang yang telah memiliki semua kuncinya. Kapan saja ia bisa masuk. Bukankah saat berpacaran ia tidak lepas dari zina mata dengan bebas memandang? Bukankah dengan pacaran ia sering melembut-lembutkan suara di hadapan pacarnya? Bukankah orang yang berpacaran senantiasa memikirkan dan membayangkan keadaan pacarnya? Maka farjinya pun akan segera mengikutinya. Akhirnya penyesalan tinggallah penyesalan. Waktu tidaklah bisa dirayu untuk bisa kembali sehingga dirinya menjadi sosok yang masih suci dan belum ternodai. Setan pun bergembira atas keberhasilan usahanya….

Iblis, Sang Penyesat Ulung

Tentunya akan sulit bagi Iblis dan bala tentaranya untuk menggelincirkan sebagian orang sampai terjatuh ke dalam jurang pacaran gaya cipika-cipiki atau yang semodel dengan itu. Akan tetapi yang perlu kita ingat, bahwasanya Iblis telah bersumpah di hadapan Allah untuk menyesatkan semua manusia. Iblis berkata, “Demi kekuasaan-Mu, aku akan menyesatkan mereka semuanya.” (QS. Shaad: 82). Termasuk di antara alat yang digunakan Iblis untuk menyesatkan manusia adalah wanita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah (ujian) yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita.” (HR. Bukhari & Muslim). Kalaulah Iblis tidak berhasil merusak agama seseorang dengan menjerumuskan mereka ke dalam gaya pacaran cipika-cipiki, mungkin cukuplah bagi Iblis untuk bisa tertawa dengan membuat mereka berpacaran lewat telepon, SMS atau yang lainnya. Yang cukup menyedihkan, terkadang gaya pacaran seperti ini dibungkus dengan agama seperti dengan pura-pura bertanya tentang masalah agama kepada lawan jenisnya, miss called atau SMS pacarnya untuk bangun shalat tahajud dan lain-lain.

Ringkasnya sms-an dengan lawan jenis, bukan saudara dan bukan karena kebutuhan mendesak adalah haram dengan beberapa alasan: (a) ini adalah semi berdua-duaan, (b) buang-buang pulsa, dan (c) ini adalah jalan menuju perkara yang haram. Mudah-mudahan Allah memudahkan kita semua untuk menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.

***

Penulis: Ibnu Sutopo Yuono
Artikel www.muslim.or.id

Kirim Komentar




Mohon memberikan komentar yang sesuai dengan topik artikel. Komentar Anda akan kami review dahulu sebelum ditampilkan.

37 Komentar

  • Setan akan lebih dekat dan suka kepada muslimah. Karena sangat menarik untuk digoda.

  • dalam pacaran pasti ada godaan, yang jelas dia orang ketiga!!! makanya klo pacaran segeralah menikah biar pacaran sungguh-sungguh bener2 dirasain.. hehahehahehh….

  • dalam pacaran sifat setan muncul yaitu : merusak dan mengajak rusak

  • semoga kita di lindungi dari goda’an” syetan

  • Bismillah,
    Tempat-tempat yang sebaiknya dijauhi oleh ikhwan2:
    Daarut Tauhid, ga perlu dibuktiin karena akan merusak hati-hati yang lurus. Terutama yang mudah tergoda oleh akhwat…Selamatkan hati kalian.

  • mumtaaaaaz……….
    istamir……….
    ihris ala ma yanfa’uka,wala ta’jiz

  • Hidup adalah pilihan !!! (terserah kmu.. tapi tanggung akibatnya sendiri…)

    RenunganQ :

    “Bila ada orang yang kita cintai, ternyata dia kita perlakukan dengan kurang baik (semisal memegangnya, mengelus, bahkan mencium). Apakah berarti kita telah merampas hak-hak dia.. (hak-nya untuk dapat taat kepada Allah dan Rasulnya)”

    Saat ini penulis comment juga masih dalam proses memperkuat iman…!! cobaan buat pacaran ini memang berat bgt. Semoga hambamu ini dapat melewati ujianMu ini ya Allah dengan Nilai TERBAIK

  • Mg Qt tRLnDg dr hal2 yG diMurkai aLlAH.
    Hdp ne plhn,, n plhn a/ kpt5n, jd jAlani khdpn dg mNrma koNSekuen5ina di hr dPn.

  • Pak, tentang ringkasannya itu,
    sy punya opini:
    seandainya sy punya tmn lwn jenis yg lama ga bertemu.
    Tiba2 dia sms, dan alamiah sy senang, akhirnya kita sms-an & ngobrol di situ…

    Apa itu yg di sebut haram?
    Bukankah tidak menyambung silaturahmi-lah yang jelas2 haram :)

  • Assalamu’alaikum,

    Ana boleh copy paste?

    syukron

  • ana sangat berterima kasih dg adanya artikel ini, karena dpt utk ngisi blog

  • Assalamu’alaikum
    ana mo tnya knp sms-an dngn lawan jenis d larang? selain beberapa hal2 di atas

  • @makhluk lemah:
    menyambung silaturrahmi itu baik,tapi kita juga perlu mmperhatikan cara yg kita pakai or tempuh untuk menjalin silaturahim.Apakah hanya itu cara untuk menjalin silaturahmi?apakah tdk ada cara lain yg bisa antum tempuh??
    tujuan tidak menghalalkan segala cara

  • aFTER I reAD hIs ARtiCEl,
    I won’t “PACARAN” lAggIY..

    INsYA allOH..
    *EHHE…

  • @Abu Abdullah

    Apa ada cara lain lagi? bukankah itu sudah dengan kontak yg minimal (tidak bertemu langsung).. Dan itu tidak menghalalkan segala cara, Karena niatnya bukan untuk melakukan dosa :)

    Bukankah semua perbuatan dilihat dari niatnya?

  • Assalamu’alaikum
    mahluk lemah, …
    Jika ada sepasang pemuda-pemudi yang sudah lama pacaran, lalu si pemuda menyadari tentang haramnya pacaran, sehingga dia memutuskan hubungan dengan pacarnya, apakah si pemuda berdosa karena memutuskan silaturrahim atau sebaliknya.

    Hubungan antara pria-wanita yang bukan mahram bukan hubungan silaturrahim, coba pelajari kembali, apa definisi hubungan silaturrahim yang syar’ie. Hubungan silaturrahim = hubungan kekerabatan, contoh antara anak dengan ortu, antara adik dengan kakak, hubungan dengan paman, sepupu, dll.
    coba baca link:
    http://www.almanhaj.or.id/content/964/slash/0
    http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/jalinan-silaturrahim.html

  • @makhluk lemah
    tolong diperinci kondisinya spt apa?apakah antum sdh berkeluarga?apakah emn antum trsbut sdh berkeluarga?apkah jaraknya dekat ato jauh?untuk caranya sprti apa,prlu dilihat situasi dan kondisinya spt apa

    mngkin antum brpndapat smua perbuatan dilihat dr niatnya berdasarkan hadits tntang niat (hadits 1 dlm hadits arba’in)
    tp cb dprhatikan juga jadits 2 dlm hadits arba’in

    itulah yg dsbut menghalalkan segala cara
    syarat diterima amalan:
    a. ikhlas
    b. tdk bertentangan dng syariat

    sbg ilustrasi: misal si fulan seorang pegawai pd suatu perush. dia berkeinginan melakukan ibadah haji bersama orang tua. kemudian melakukan korupsi dan dlm wktu dekat sdh cukup uang utk biaya ibadah haji. niat awal dia adlh utk mampu sgera mlksanakan ibadah haji dan membiayai biaya ibadah haji orang tua.sungguh ssuatu niat yg baik. masuk dlm bag berbakti pd orang tua. tapi apkh dng begitu,korupsi yg dia lakukan mnjdi suatu hal yg benar?

    wallahu a’lam

  • ane sih cuma mau bilang. klo memang uda kagak nahan la… n takut dosa nika aja buruan.

  • bagaimana kl om ibnu sutopo yuono sebagai penulis artikel ini yg menjelaskan dari segi mana sms dapat dianggap sesuatu yg haram . terima kasih .

  • @ nastri:
    Semoga Allah selalu merahmatimu dan memberi taufik padamu.
    Silakan saudara membaca artikel di link berikut, semoga bisa lebih mendapat pencerahan:

    http://buletin.muslim.or.id/akhlaq/cinta-bukanlah-disalurkan-lewat-pacaran#comment-476

    atau

    http://rumaysho.wordpress.com/2009/01/20/cinta-bukanlah-disalurkan-lewat-pacaran/

    Jawaban dari pertanyaan terhadap pernyataan:

    Ringkasnya sms-an dengan lawan jenis, bukan saudara dan bukan karena kebutuhan mendesak adalah haram dengan beberapa alasan: (a) ini adalah semi berdua-duaan, (b) buang-buang pulsa, dan (c) ini adalah jalan menuju perkara yang haram. Mudah-mudahan Allah memudahkan kita semua untuk menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.

    Sebagai berikut:

    Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isro’ [17]: 32)

    Dalam Tafsir Jalalain dikatakan bahwa larangan dalam ayat ini lebih keras daripada perkataan ‘Janganlah melakukannya’. Artinya bahwa jika kita mendekati zina saja tidak boleh, apalagi sampai melakukan zina, jelas-jelas lebih terlarang. Asy Syaukani dalam Fathul Qodir mengatakan, ”Apabila perantara kepada sesuatu saja dilarang, tentu saja tujuannya juga haram dilihat dari maksud pembicaraan.”

    Dilihat dari perkataan Asy Syaukani ini, maka kita dapat simpulkan bahwa setiap jalan (perantara) menuju zina adalah suatu yang terlarang. Ini berarti memandang, berjabat tangan, berduaan, sms dengan lawan jenis (yang bukan mahrom dan tanpa ada kebutuhan), juga bentuk perbuatan lain yang dilakukan dengan lawan jenis karena hal itu sebagai perantara kepada zina adalah suatu hal yang terlarang.

    Demikian jawaban dari kami.
    Kami hanya berdoa, semoga Allah selalu memberi taufik padamu.

  • nah loh trus ntar kl kayak yg di sebut makhluk lemah, yg sudah lama ngga ketemu , teman kecil misalnya lalu 5 tahun trus bertegur sapa lalu menanyakan kabar lewat sms apakah itu zina ?
    krn Anda sebelumnya menyatakan bahwa silaturahmi yg Anda jelaskan adalah hubungan kekerabatan pada saudara yg muhrim.

  • kalo pacaran, tapi gaya pacarannya kayak temenan gimana? kan law ma temen lawan jenis yang bukan muhrim biasanya kebanyakan orang2 tuch ngobrol2,liat2an,jalan bareng dll. kebanyakan orang pacaran ngomong kalau perbedaan antara pacaran n temenan cuman di beberapa hal,yaitu kyak pegangan tangan,ngelus2,pelukan,n ciuman. Law gak melakukan hal2 itu bisa diebut temenan. Jadi, law mang bener2 pengen jaga pandangan sekolah di STM/tinggal di lingkungan yang cowok semua, gimana?

  • dalam hadiskan allah menciptakan 10 sahwat dengan perincian;
    9 sahwat bagi wanita dan 1 sahwat bagi laki2, tapi knapa ya klo di liat dari kehidupan ini yang lebih banyak adalah laki2?”

  • wah…wah… ternyata sangat menakutkan,! ga kebayangkan ternyata kalau dalam MC n sms’an ma pacar tou jga haram..!!!! wah..wah… bikin takut ma aku sama Yang Maha Kuasa, ALLAH SWT,!

    Tapi ya, bagaimana yaa, caranya supaya kita dalam pacaran, g bikin dosa apa yang Anda bilang pada konteks d’atas.

    Coz aku amat sayang sama cwe q,! N dia jga Alhamdullilah bisa jaga dirinya dari bersentuhan ma lain jenis,! termasuk aku sendiri pacarnya ini,!

    Aku cuman mau g bakalan kehilangan n putus silaturahmi ma dia.

    Mohon pendapatnya yaa,,,!!!!!
    ma temen-temen yang lain, boleh ko ngomentarin q,!
    sekalian aku mau cari temen buat nambah umur, katanya juga kalau kita dapat temen 1 orang, umur kita di panjangkan 1 hari umur kita.
    Makasih Sebelumnya,,!!!!!!

  • heran, orang2 di sini kebanyakan Serius amat nyambung silaturahim sama yg bukan mahrom ?
    padahal prioritas silaurahim adalah kpd kerabat dekat: orang tua, kakek nenek, saudara kandung, paman bibi, dll

    bener2 salah kaprah !

    Atau, Setan sedang memberi ‘bumbu’ sedap dgn mengatakan bahwa pacaran adalah cara utk menyambung Silaturahim ? Ini baik dan itu baik, maka dekatilah wanita itu sbg wujud rasa mencintai kpd sesama muslim.. he he. Benar2 dahsyat nih Setan !

  • Weh, Weh, Weh…!!
    Hal2 Yg Q Anggap Sepele Ternyata Gwt Juga Ya…?!!
    Iblis…!! Jenius Juga Kau Kasih Alasan PdQ !! Astaghfirullah…
    Mksih Artikelnya…!!
    Semangat Da’wah,
    Dan Teruz “LANJUTKAN…!!”

  • assalamu’alaikum warahmatulahi wabarakatuh….
    sungguh pandai setan dalam menyebarkan fitnah…
    yang berupa penyakit syubhat dan syahwat…
    jalan satu satunya untuk membentengi darinya adalah belajar ilmu syar’i yang sesuai dengan manhaj para Shahabat radhiyallahu anhum….

    buat yang masih sulit meninggalkan pacaran.
    hendaknya banyak mengingat bahwa Allah Maha Keras Siksaan-Nya
    pacaran termasuk hal yang tidak bermanfaat. sedangkan sebagai seorang muslim kita diperintahkan untuk meninggalkan semua hal yang tidak bermanfaat.
    tips buat ingin mutusin pacar
    1. nikahi aja pacarmu
    2. kalo belum sanggup…puasa aja
    3. kalo ga sanggup juga..

    ya mau tidak mau harus batasi kontak dengan pacarmu…
    perbanyak waktu untuk berbakti kepada orang tua, membaca al-qur’an, perbanyak baca kitab-kitab hadits seperti riyadushshalihin, arba’in nawawi, dlll…karena amalan tersebut lebih utama daripada pacaran. Insya Allah akan diberikan solusi mengenai problem pacaran yang sudah sangat merusak kaum muslimin…
    jazakallahu khairan katsiran

  • ana sangat setuju dan berharap remaja muslim juga membaca artikel ini,,,,
    insyaALLAH bermanfaat…

  • Wah q mbca ni seakan akan pngen ktawa..islam itu menrt aq agama yg memprmudah umatnya..tp yg q bca di sini keliatan mempersulit….,berduaan ndak blh..klo tjuannya meminta bntuan atau lg blajar klmpok,tetep gk blh?hah ktawa aq…yg pnting itu hatinya..mksdnya,dan niatnya….islam itu bkan agama yg kaku…

  • @ Ryu: Islam bukan agama yang kaku, itu benar. Namun Islam tidak ingin umatnya rusak. Oleh karena itu segala jalan menuju Zina itu ditutupi. Bukankah Mas Ryu pernah membuka mushaf dan membaca firman Allah,

    وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

    “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al Isro’ [17] : 32)
    Dalam Tafsir Jalalain dikatakan bahwa larangan dalam ayat ini lebih keras daripada perkataan ‘Janganlah melakukannya’. Artinya bahwa jika kita mendekati zina saja tidak boleh, apalagi sampai melakukan zina, jelas-jelas lebih terlarang.
    Asy Syaukani dalam Fathul Qodir mengatakan, ”Apabila perantara kepada sesuatu saja dilarang, tentu saja tujuannya juga haram dilihat dari maksud pembicaraan.”
    Dilihat dari perkataan Asy Syaukani ini, maka kita dapat simpulkan bahwa setiap jalan (perantara) menuju zina adalah suatu yang terlarang. Ini berarti memandang, berjabat tangan, berduaan dan bentuk perbuatan lain yang dilakukan dengan lawan jenis karena hal itu sebagai perantara kepada zina adalah suatu hal yang terlarang.

    Jadi ingat, semata-mata niat baik tidak bisa menjadikan perbuatan yang haram menjadi baik. Semoga Allah memberi taufik.

  • udah terbukti..ada 4 temanku jda janda…berawal sms..telpon..ketemu..selingkuh…huff…dunia…emang edaaaannn…rusak..kalo ga nurut ama yang Maha Penyayang..

  • Menyentuh banget.

  • Sangat bagus dan bermanfaat buat saya maupun orang lain.. dengan keadaan saya sendiri sy masih di ambang kesesatan..terjepit ditengah godaan syetan.krna islam melarang untuk berpacaran… tpi bagaimna seandainya kta mendekati lawan jenis..tanpa hal yang diharamkan oleh islam (berpacaran tapi tdk melakukan hal2 yg di haramkan oleh islam)..!!!!

  • Assalamu’alaikum,,iya emang benar,,syetan lbh suka yg kegiatan sesat yg halus2 alias tdk terdeteksi,,dlu ana pernah pny tmn dekat ikhwan (ana akhowat,,dlu ana msh sering bergaul dg siapa sj termasuk laki2 bkn muhrim),awal kenal si ikhwan pny niat utk nyambung silahturahmi n mengajarkan byak tntg agama(suatu niat yg baik),,akhirnya sering sms an,,tentunya yg baik2,,hny skedar kasih penggalan2 ayat ato hadits2 tuk motifasi blajar agama,sms sholat tahajud,,subuh dll,lama2 telpon tuk skedar menjelaskan yg krg di mengerti,,(dan mulailah jerat setan itu bermain),,dan akhirnya diputuskan utk komitmen nikah,,tp ternyata dlm proses ta’aruf tdk ada wali(pdhl proses ta’aruf hrs ada wali),,dan ini membuat kami resah,,awalnya ingin mempebaiki diri,,tp jalan yg dtempuh berbelok,,alhamdulillah kami segera sdar akn hal itu,,sejak itu pula kmi putuskan tuk bljr sendiri2 dan memutuskan semuanya demi kemurnian niat kami utk beljar agama dgn penuh ikhlas tnpa ada campuran niat2 yg lain,,dan jk perlu menikah dpt menikah dgn siapapun yg sdh ditakdirkan dgn cara ta’aruf yg syar’i tnpa embel2 ini itu,,insya Alloh,,amin
    mk jauhilah ya ikhwan ya akhowat,,perkara2 sepele yg berakibat fatal terhadap dirimu,,dan mhnlah ketetapan hati pada alloh,,krn hanya Alloh lah semta2 yg mampu membolak-balikkan hati ini,,dan semoga kaum muslimin wa muslimat semuanya,,ditetapkan hati oleh-Mu diJalan-Mu yg lurus hingga akhir hayat kami,,,Amin ya Robbal alamin

  • ya Allah saya sangat binggung dengan hal berpacaran ini, tapi bayak muslimin yang melakukannya

  • Na’uzubillahi Minasysyaitahanir Rajim

  • >jhamal
    Bagaimana qta mau mendekati lawan jenis (brpacaran) tanpa mlakukan hal2 yg dilarang oleh Islam???
    Mendekati lawan jenis yg bukan muhrim’y aja dilarang, berkata lembut kepada lawan jenis dilarang, memandangi’y juga dilarang…
    Lalu pacaran seperti apa yg anda maksud??
    Apakah pacaran tanpa menyentuh, berbicara, dan memandang’y yg anda maksud??
    Jika gaya pacaran anda tnpa menyentuh, berbicara dan memadang’y mungkin itu boleh…
    Tapi jika 3 hal itu tidak dilakukan apakah itu bisa disebut pacaran??

donasi dakwah

Iklan

muslim.or.id

Iklan

radioalhikmah Download Kajian Distributor Pulsa Elektrik Toko Muslim Pustaka Muslim Konsultasi Syariah

Doa dan Zikir

Bacaan setelah wudhu

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

“Aku bersaksi, bahwa tiada Tuhan yang haq kecuali Allah, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi, bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya”
— (HR. Muslim: 1/209).

Silakan menyebarkan artikel yang ada di muslim.or.id dengan harus menyertakan muslim.or.id sebagai sumber artikel. Muslim.or.id menerima bantuan penerjemahan artikel muslim.or.id ke dalam bahasa inggris. Silakan hubungi muslim.or.id@gmail.com. Info iklan silakan hubungi muslimadv@gmail.com

Kasyen theme originally design by cizkah powered by Wordpress