<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pemimpin yang Zholim</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/pemimpin-yang-zholim.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/pemimpin-yang-zholim.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 12:06:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Alfianfy</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/pemimpin-yang-zholim.html/comment-page-1#comment-82217</link>
		<dc:creator>Alfianfy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 06:58:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=664#comment-82217</guid>
		<description>artikel yang sangat bermanfaat sekali untuk dipahami, agar kita semua tidak terjerumus ked dalam kezaliman.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikel yang sangat bermanfaat sekali untuk dipahami, agar kita semua tidak terjerumus ked dalam kezaliman&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dawod semarang</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/pemimpin-yang-zholim.html/comment-page-1#comment-60637</link>
		<dc:creator>dawod semarang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2010 01:35:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=664#comment-60637</guid>
		<description>yaa robbii ampunilah kami semua. pemimpin pemimpin kami dan rakyat kami</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yaa robbii ampunilah kami semua. pemimpin pemimpin kami dan rakyat kami</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dicky BP</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/pemimpin-yang-zholim.html/comment-page-1#comment-51116</link>
		<dc:creator>Dicky BP</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 06:59:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=664#comment-51116</guid>
		<description>Assalammu&#039;alaikum wr.wb
Bagaimana hukumnya menurut Islam ,bila pemimpin bangsa ini seorang wanita apakah hal ini dibolehkan dan sekarang ini banyak wanita dengan dasar Emansipasi Kartini yang keblabasan dimana ingin sejajar dengan kaum pria dari segala bidang.
Mulai dari tingkat artis menjadi wakil bupati atau Ketua Umum Partai
dsb.
Apakah tidak ada pilihan lain selain pemimpin wanita ?
Pemimpin yang zholim memang sebaiknya dibukakan hatinya dengan zikir kepada Allah agar diberikan nur Illahi sehingga jalannya jadi lurus lagi.

Wassalammu&#039;alaikum wr.wb.

IKHWAN</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammu&#8217;alaikum wr.wb<br />
Bagaimana hukumnya menurut Islam ,bila pemimpin bangsa ini seorang wanita apakah hal ini dibolehkan dan sekarang ini banyak wanita dengan dasar Emansipasi Kartini yang keblabasan dimana ingin sejajar dengan kaum pria dari segala bidang.<br />
Mulai dari tingkat artis menjadi wakil bupati atau Ketua Umum Partai<br />
dsb.<br />
Apakah tidak ada pilihan lain selain pemimpin wanita ?<br />
Pemimpin yang zholim memang sebaiknya dibukakan hatinya dengan zikir kepada Allah agar diberikan nur Illahi sehingga jalannya jadi lurus lagi.</p>
<p>Wassalammu&#8217;alaikum wr.wb.</p>
<p>IKHWAN</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vita</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/pemimpin-yang-zholim.html/comment-page-1#comment-36578</link>
		<dc:creator>vita</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 03:47:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=664#comment-36578</guid>
		<description>arti secara kongkrit zholim itu apa ?













































































ana mau tanya apa arti secara kongkrit zholim?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>arti secara kongkrit zholim itu apa ?</p>
<p>ana mau tanya apa arti secara kongkrit zholim?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Hanif al-Bataki as-Sumbari</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/pemimpin-yang-zholim.html/comment-page-1#comment-35843</link>
		<dc:creator>Abu Hanif al-Bataki as-Sumbari</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2009 11:00:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=664#comment-35843</guid>
		<description>semoga Allah menjadikan pak SBY dan para pembantunya, orang-orang yang cinta kepada sunnah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semoga Allah menjadikan pak SBY dan para pembantunya, orang-orang yang cinta kepada sunnah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hasan</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/pemimpin-yang-zholim.html/comment-page-1#comment-34757</link>
		<dc:creator>Hasan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2009 02:16:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=664#comment-34757</guid>
		<description>@Yan

hendaknya kita berhati-hati dalam masalah pengkafiran kepada sesama muslim sebagaimana sabda Rasulullah :
&quot; Apabila seorang laki-laki berkalata kepada saudaranya, &quot;Wahai kafir !&quot;, maka sesungguhnya perkataan itu akan lekat pada salah satu dari keduanya. Apabila orang yang tertuduh itu benar seorang kafir, maka benarlah perkataan itu. Tetapi jika tuduhan itu tidak benar, maka sungguh perkataan itu akan kembali kepadanya&quot;

manhaj salaf tidak mengkafirkan mereka yang berada di legislatif maupun menjadi penguasa hanya karena pemerintahan tersebut tidak berhukum dengan hukum islam. seseorang yang tidak berhukum dengan hukum islam selama dia meyakini bahwa hukum islamlah yang paling baik maka mereka dihukumi sebagai orang yang fasiq bukan kafir.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Yan</p>
<p>hendaknya kita berhati-hati dalam masalah pengkafiran kepada sesama muslim sebagaimana sabda Rasulullah :<br />
&#8221; Apabila seorang laki-laki berkalata kepada saudaranya, &#8220;Wahai kafir !&#8221;, maka sesungguhnya perkataan itu akan lekat pada salah satu dari keduanya. Apabila orang yang tertuduh itu benar seorang kafir, maka benarlah perkataan itu. Tetapi jika tuduhan itu tidak benar, maka sungguh perkataan itu akan kembali kepadanya&#8221;</p>
<p>manhaj salaf tidak mengkafirkan mereka yang berada di legislatif maupun menjadi penguasa hanya karena pemerintahan tersebut tidak berhukum dengan hukum islam. seseorang yang tidak berhukum dengan hukum islam selama dia meyakini bahwa hukum islamlah yang paling baik maka mereka dihukumi sebagai orang yang fasiq bukan kafir.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yan- jakarta</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/pemimpin-yang-zholim.html/comment-page-1#comment-34577</link>
		<dc:creator>yan- jakarta</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 00:04:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=664#comment-34577</guid>
		<description>Assalamualaikum Ustaz, ana baru buka situs ini dan kebetulan ana ada masalah dengan teman-teman ana yang baru mengikuti ajaran manhaj salaf, 

yang ana ingin tanyakan : di musshola kami ada dipajang selebaran yang isinya : Orang-orang yang duduk si legislatif adalah &quot;KAFIR&quot;
termasuk semua penguasanya. Alasannya karena penguasa tidak berhukum kepada hukum Allah Subhalalah Wata&#039;ala.
Demokrasi adalah produk kafir.

Bagaimana sikap menurut Manhaj salaf atas pernyataan ini ? apakah kita boleh mengkafirkan orang (diantaranya ada banyak saudara kita yang muslim seperti PKS, PPP,PKB ). 

Atas jawaban Ustaz saya ucapkan Jazakumullah.

Assalamualaikum


Yan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Ustaz, ana baru buka situs ini dan kebetulan ana ada masalah dengan teman-teman ana yang baru mengikuti ajaran manhaj salaf, </p>
<p>yang ana ingin tanyakan : di musshola kami ada dipajang selebaran yang isinya : Orang-orang yang duduk si legislatif adalah &#8220;KAFIR&#8221;<br />
termasuk semua penguasanya. Alasannya karena penguasa tidak berhukum kepada hukum Allah Subhalalah Wata&#8217;ala.<br />
Demokrasi adalah produk kafir.</p>
<p>Bagaimana sikap menurut Manhaj salaf atas pernyataan ini ? apakah kita boleh mengkafirkan orang (diantaranya ada banyak saudara kita yang muslim seperti PKS, PPP,PKB ). </p>
<p>Atas jawaban Ustaz saya ucapkan Jazakumullah.</p>
<p>Assalamualaikum</p>
<p>Yan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: harum</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/pemimpin-yang-zholim.html/comment-page-1#comment-33376</link>
		<dc:creator>harum</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 13:33:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=664#comment-33376</guid>
		<description>ya Allah, adakah yang akan membantu ummat ini. betul2 muslim dizhalimi dari segala arah, sekalipun begitu banyak jumlahnya namun kita tidak menjadi penolong satu sama lain.

ampunilah kesalah hamba dan saudara2 hamba ya Allah, selamatkanlah kami semua</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya Allah, adakah yang akan membantu ummat ini. betul2 muslim dizhalimi dari segala arah, sekalipun begitu banyak jumlahnya namun kita tidak menjadi penolong satu sama lain.</p>
<p>ampunilah kesalah hamba dan saudara2 hamba ya Allah, selamatkanlah kami semua</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: harum</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/pemimpin-yang-zholim.html/comment-page-1#comment-33213</link>
		<dc:creator>harum</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2009 16:48:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=664#comment-33213</guid>
		<description>jazakallah akhi jafar, semoga Allah memasukkan kita kedalam golongan hamba2nya yang saleh. Semoga kita semua dimasukkan golongan yang diampuni dan diselamatkan pada hari akhir.

akhi, walaupun disini tidak pada tempatnya boleh ana tanya sesuatu untuk semua peserta yang ada diroom ini? ada penghinaan terhadap rasul, yaitu penyebaran gambar yang dituduhkan sebagai rasul oleh anak universitas udhayana bali jurusan antropologi bernama Angga Wijaya di situs facebook. Ana sudah mengontak email muslim.or.id namun belum dibalas, mungkin terlalu banyak pesan masuk, dan ana kontak HTI sedang diproses namun ana belum dapat kabar hingga sekarang.

Kira2, bagaimana baiknya agar ana dapat bantuan?

kalau pesan ini tidak berkaitan dan tidak ingin ditampilkan tidak apa akh, ana ikhlas tapi tolong kirim balasan ataupun feedback ke email ana bagaimana caranya agar ana bisa mengadukan ini ke ikhwan2 yang ada disalaf.

ini email ana : dion_priatma@yahoo.co.id

Jazakallah khairan akhi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jazakallah akhi jafar, semoga Allah memasukkan kita kedalam golongan hamba2nya yang saleh. Semoga kita semua dimasukkan golongan yang diampuni dan diselamatkan pada hari akhir.</p>
<p>akhi, walaupun disini tidak pada tempatnya boleh ana tanya sesuatu untuk semua peserta yang ada diroom ini? ada penghinaan terhadap rasul, yaitu penyebaran gambar yang dituduhkan sebagai rasul oleh anak universitas udhayana bali jurusan antropologi bernama Angga Wijaya di situs facebook. Ana sudah mengontak email muslim.or.id namun belum dibalas, mungkin terlalu banyak pesan masuk, dan ana kontak HTI sedang diproses namun ana belum dapat kabar hingga sekarang.</p>
<p>Kira2, bagaimana baiknya agar ana dapat bantuan?</p>
<p>kalau pesan ini tidak berkaitan dan tidak ingin ditampilkan tidak apa akh, ana ikhlas tapi tolong kirim balasan ataupun feedback ke email ana bagaimana caranya agar ana bisa mengadukan ini ke ikhwan2 yang ada disalaf.</p>
<p>ini email ana : <a href="mailto:dion_priatma@yahoo.co.id">dion_priatma@yahoo.co.id</a></p>
<p>Jazakallah khairan akhi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu ja'far</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/pemimpin-yang-zholim.html/comment-page-1#comment-32999</link>
		<dc:creator>abu ja'far</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 13:27:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=664#comment-32999</guid>
		<description>Mengenai masalah amir atau pemimpin, adakalanya mereka itu adil dan adakalanya mereka zhalim. Kita ahlusunnah tetaplah wajib taat pada mereka akan tetapi janganlah taat secara membabi buta, hanya wajib taat pada yang ma&#039;ruf saja dan jangan lupa tetap wajib mamberikan nasehat pada mereka sebagaimana hadits: &quot;ad dinu nashihah&quot;
Adapun masalah berhukum dengan hukum selain hukum Allah para &#039;ulama&#039; menjelaskan ada beberapa tingkatan:
1. meyakini kehalalannya; ini merupakan kufur akbar.
2. meyakini bahwa hukum Allah yang paling baik akan tetapi dia tidak berhukum dengannya karena khawatir jiwanya atau hartanya; menurut para &#039;ulama&#039; ini bukan kekufuran tetapi kefasikan.
3. meyakini kehalalannya tetapi karena bodoh atau takwil; ini juga bukan kufur akbar, dan menurut hemat penulis inilah yang terjadi di negeri kita. 
Kalau seandainya pemimpin itu menjadi kufur tetap tidak boleh memberontak apabila nantinya akan menyebabkan kerusakan besar bagi kaum muslimin dan kita tetap diperintahkan untuk sabar sebagaimana para shahabat dan tabi&#039;in sabar terhadap kezhaliman al hajjaj bin yusuf, wallahu a&#039;lam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mengenai masalah amir atau pemimpin, adakalanya mereka itu adil dan adakalanya mereka zhalim. Kita ahlusunnah tetaplah wajib taat pada mereka akan tetapi janganlah taat secara membabi buta, hanya wajib taat pada yang ma&#8217;ruf saja dan jangan lupa tetap wajib mamberikan nasehat pada mereka sebagaimana hadits: &#8220;ad dinu nashihah&#8221;<br />
Adapun masalah berhukum dengan hukum selain hukum Allah para &#8216;ulama&#8217; menjelaskan ada beberapa tingkatan:<br />
1. meyakini kehalalannya; ini merupakan kufur akbar.<br />
2. meyakini bahwa hukum Allah yang paling baik akan tetapi dia tidak berhukum dengannya karena khawatir jiwanya atau hartanya; menurut para &#8216;ulama&#8217; ini bukan kekufuran tetapi kefasikan.<br />
3. meyakini kehalalannya tetapi karena bodoh atau takwil; ini juga bukan kufur akbar, dan menurut hemat penulis inilah yang terjadi di negeri kita.<br />
Kalau seandainya pemimpin itu menjadi kufur tetap tidak boleh memberontak apabila nantinya akan menyebabkan kerusakan besar bagi kaum muslimin dan kita tetap diperintahkan untuk sabar sebagaimana para shahabat dan tabi&#8217;in sabar terhadap kezhaliman al hajjaj bin yusuf, wallahu a&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

