Donasi Semarak
Ramadhan 1433 H

Meniti Jalan Istiqomah

Kategori: Akhlaq dan Nasehat, Tazkiyatun Nufus

24 Komentar // 19 Januari 2009

Kaum muslimin rahimakumullah, di dalam kehidupan manusia, Allah telah menetapkan jalan yang harus ditempuh oleh manusia melalui syariat-Nya sehingga seseorang senantiasa Istiqomah dan tegak di atas syariat-Nya, selalu menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya serta tidak berpaling ke kanan dan ke kiri. Allah ta’ala telah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk senantiasa istiqomah.

Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Robb kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap beristiqomah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita, mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan (di dunia)” (QS. Al Ahqaaf [46]: 13-14)

Akan tetapi bagaimana pun juga seorang hamba tidak mungkin untuk senantiasa terus dan sempurna dalam istiqomahnya. Terkadang seorang hamba luput dan lalai yang menyebabkan nilai istiqomah seorang hamba menjadi berkurang. Oleh karena itu, Allah memberikan jalan keluar untuk memperbaiki kekurangan tersebut yaitu dengan beristigfar dan memohon ampun kepada Allah ta’ala dari dosa dan kesalahan. Allah ta’ala berfirman yang artinya, Maka beristiqomahlah (tetaplah) pada jalan yang lurus menuju kepada Allah dan mohonlah ampun kepada-Nya”. (QS. Fushshilat [41]: 6). Di dalam al-Qur’an maupun Sunnah telah ditegaskan cara-cara yang dapat ditempuh oleh seorang hamba untuk bisa meraih istiqomah. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut:

Pertama, memahami dan mengamalkan dua kalimat syahadat dengan baik dan benar. Allah Ta’ala berfirman, “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ‘ucapan yang teguh’ dalam kehidupan di dunia dan di akhirat” (QS. Ibrahim [14] : 27). Makna “ucapan yang teguh” adalah dua kalimat syahadat. Sehingga, Allah akan meneguhkan orang yang beriman yang memahami dan mengamalkan dua kalimat syahadat ini di dunia dan di akhirat.

Kedua, membaca al-Qur’an dengan menghayati dan merenungkannya. Allah berfirman yang artinya, “Katakanlah: ‘Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan al-Quran itu dari Robb-mu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. An Nahl [16]:102)

Ketiga, berkumpul dan bergaul di lingkungan orang-orang saleh. Hal ini sangat membantu seseorang untuk senantiasa istiqomah di jalan Allah ta’ala. Teman-teman yang saleh akan senantiasa mengingatkan kita untuk berbuat baik serta mengingatkan kita dari kekeliruan. Bahkan dalam al-Qur’an disebutkan bahwa hal yang sangat membantu meneguhkan keimanan para sahabat adalah keberadaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Allah berfirman yang artinya, “Bagaimana mungkin (tidak mungkin) kalian menjadi kafir, sedangkan ayat-ayat Allah dibacakan kepada kalian, dan Rosul-Nya pun berada di tengah-tengah kalian? Dan barang siapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya dia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (QS. Ali ‘Imran [3]:101)

Keempat, berdoa kepada Allah ta’ala agar Dia senantiasa memberikan kepada kita istiqomah hingga akhir hayat. Bahkan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha mengatakan bahwa doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah doa, “Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘ala diinik ” artinya “Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR. Tirmidzi, Ahmad, Hakim, dishahihkan oleh Adz Dzahabi, lihat pula Shahihul Jami’)

Kelima, membaca kisah Rasulullah, para sahabat dan para ulama terdahulu untuk mengambil teladan dari mereka. Dengan membaca kisah-kisah mereka, bagaimana perjuangan mereka dalam menegakkan diinul Islam, maka kita dapat mengambil pelajaran dari kisah tersebut sebagaimana firman Allah ta’ala yang artinya, “Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Huud [11]: 120)

Kaum muslimin rahimakumullah demikianlah sedikit yang dapat kami sampaikan sebagai renungan bagi kita semua untuk meniti jalan istiqomah. Semoga Allah ta’ala memberikan keteguhan kepada kita untuk senantiasa menjalankan syariat-Nya hingga kelak kematian menjemput kita semua. Amiin ya Mujibbassaailiin.

[Diringkas dari penjelasan Hadits Arba'in No. 21 yang ditulis oleh Ustadz Abdullah Taslim, Lc.]

***

Penulis: Amrullah Akadhinta
Artikel www.muslim.or.id

buku saku

24 Komentar

  1. mbahjogo
    20 Jan 2009 [#]

    Assalamu’alaikum,
    Artikel diatas sangat bagus, mohon izin dan ikhlasnya, akan saya postingkan di web saya, untuk menambah pencerahan.

    Semoga menjadi amal yang baik bagi penulis dan pemilik blog ini.

    maturnuwun………………
    Wassalamu ‘alaikum.

  2. Naked truth seeker
    16 Feb 2009 [#]

    Istiqomah, mudah diucapkan tapi sulit dilakukan, terkadang dalam perjalanan menuju taubat, tersandung oleh godaan-godaan…….aaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrgggggggggggghhhhhhhhhhh

  3. zainruchyat
    20 Apr 2009 [#]

    assalamualaikum.. mohon izin copas ya syukron..

  4. njum
    05 Jun 2009 [#]

    beristikomah adalah yakin atas janji-janji Allah SWT…..ia tidak akan berpaling, walaupun diiming-iming berupa materi, jabatan …melainkan ia tetap keke terhadap janji -janji Allah SWT …semata-mata ingin mencari keeridhoan Allah SWT…karna kehidupan ini yang kita hadapi berupa kesusahan , kesenangan semua itu tidak lepas dari kehendak ALLah S.W.T…………..

  5. nabler
    22 Jun 2009 [#]

    asalamualaikum……
    hei sodara artikal masyaALLah bgt, ijin copy ya…..
    jazakumulkhoir….

  6. intan
    15 Sep 2009 [#]

    assalamu’alaykum

    izin copy …

  7. i`m proud to be muslimah :)
    10 Okt 2009 [#]

    Assalamu`alaikum. .
    izin copy u/ bahan materi saya ya..
    syukron..

  8. abi Zalfaa
    26 Nov 2009 [#]

    afwan ana copy untuk dakwah
    syukron

  9. Feru
    28 Nov 2009 [#]

    Jazakumullah . . .
    Alhamdulillah, keistiqomahan memang menjadi suatu keindahan dari pribadi seorang muslim di tengah – tengah panah – panah nafsu yang Syetan lesatkan ke hati manusia.
    Semoga saja orang yang menulis artikel ini di lindungi oleh dengan rahmat- Nya dan kaum muslimin muslimah yang beristiqomah.
    Aaamiin.

  10. hanyanani
    11 Des 2009 [#]

    Artikel diatas sangat bagus, mohon izin dan ikhlasnya, akan saya postingkanuntuk menambah pencerahan.

  11. Istiqomah
    26 Des 2009 [#]

    Asslm’lkm…!!
    Jujus…topik2 d ats sangat lah…baek,apa lagi d zaman skrg ini,sult kita ktmukan orga2 yg berjiwa istiqomah…!!smga adaya artikl d ats…bsa membantu…umat islam d seluruh dunia..,terktk pntu hatiya..!!dan menjadi seorang yg berjiwa istiqomah..,saya yg brnama istiqmah…tersnth..,!

    Wassalam…
    By.{istiqomah”jambi”}

  12. Istiqomah
    26 Des 2009 [#]

    Asslm’lkm…!!
    Jujus…topik2 d ats sangat lah…baek,apa lagi d zaman skrg ini,sult kita ktmukan orga2 yg berjiwa istiqomah…!!smga adaya artikl d ats…bsa membantu…umat islam d seluruh dunia..,terktk pntu hatiya..!!dan menjadi seorang yg berjiwa istiqomah..,saya yg brnama istiqmah…..,!
    Amieen
    Wassalam…
    By.{istiqomah”jambi”}

  13. M. Ichsanudin
    14 Jan 2010 [#]

    Assalamu a’alaikum Wr. Wb.
    Akhii… afwan, materi ini ana copy ke website ana, syukron. jazakumullah khairan katsiiran. Wassalam

  14. siti khadizah
    19 Feb 2010 [#]

    Ya Allah mampukah aku beristiqomah di jalanMu, dengan rasa sakit yang begitu mengiris_iris batinku…….
    bawalah aku ke jalan yang menuju jalan keridhoanMu ya Rabb

  15. afrillia
    28 Apr 2010 [#]

    subhanallah…..mg bs slalu istiqomah dijln Allah SWT,amiiin….ijin share,mksh

  16. ridwan AA
    16 Mei 2010 [#]

    Assalamualaik, akhwati fillah, ana sering mendapatkan makalah yang sangat bagus dari web ini, karena itu kami mohon izin sekiranya ikut-ikut menyebarkannya pada media kami, syukron

  17. victor imaduddin
    15 Jun 2010 [#]

    Alhamdulillah, insya Allah tulisan itu dpt menggugah pembaca lbh semangat utk istiqomah. Syukron kpd penulis. Jazakumullah ahsan.

  18. ezar
    04 Agu 2010 [#]

    ya Allah ya rabbi semoga engkau selalu meneguhkan hati ku agar selalu istiqomah dijalanmu, walaupun itu adalah hal yang sulit untukku.

  19. Try honey
    18 Agu 2010 [#]

    I love it…seperti perkataan ustadz saya yg sllu mengulang ttg 4 syarat orang yg ngaji (ngaji dsni bukn hya mmbaca Al Qur’an tp mmpelajari isinya,memahaminya dan mengamalkannya):
    1.IKHLAS
    2.ISTIQOMAH
    3.MUJAHADAH
    4.KEBENINGAN JIWA

  20. SOBA Bakor
    15 Sep 2010 [#]

    ASS WR WB
    ALLAHU AKBAR…SEMOGA KITA SELALU ISTIQOMAH. IZIN COPY UNTUK JAMAAH SUKRON JAZIRO. WAL AFU MINKUM.

  21. mursanudin
    24 Okt 2010 [#]

    semoga dengan ada,y pencerahan kata2 diatas kita dapat menguatkan iman dn islam kita..
    dn bisa mebawa kita untuk lebih dn lebih beristiqomah lagi kepada Allah..

    Aku ucapkn banyak2 berterimakasi kepad penulis artikel di atas..”semoga beliau di beri kebahagian selalu…Amin…..

  22. pio
    24 Nov 2010 [#]

    uh, sulit

  23. lita
    05 Jun 2011 [#]

    mksh atas pencerahan ini,smga ini dpt sya jalankan tdk hnya skedar membca dn mmahaminya..amiin.

  24. Muh Soewoto
    30 Des 2011 [#]

    sebuah artikel yang sangat bagus, terimakasih..

Tinggalkan Komentar

Kembali ke Atas