<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Celana Membawa Sengsara</title>
	<atom:link href="http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html</link>
	<description>Pesantren online agama Islam berdasarkan Qur&#039;an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 07:29:24 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html/comment-page-1#comment-84194</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 17:15:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=467#comment-84194</guid>
		<description>#deny 
- Rasulullah mengatakan bahwa isbal itu sendiri adalah kesombongan
- Hadits-hadits yang membahas isbal kebanyakan tanpa menyebutkan &#039;karena sombong&#039;
- Nabi dan para sahabat tidak ada yang sengaja isbal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#deny<br />
- Rasulullah mengatakan bahwa isbal itu sendiri adalah kesombongan<br />
- Hadits-hadits yang membahas isbal kebanyakan tanpa menyebutkan &#8216;karena sombong&#8217;<br />
- Nabi dan para sahabat tidak ada yang sengaja isbal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: deny</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html/comment-page-1#comment-81595</link>
		<dc:creator>deny</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 06:01:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=467#comment-81595</guid>
		<description>Assalamualaikum. Saya baru mencoba memahami tentang isbal ini. Beberapa pertanyaan saya : pertama, bagaimana hukumnya dengan pakaian PDL militer/kepolisian ? dimana celana mereka langsung tersambung dengan sepatu ceko-nya. Apakah ini termasuk isbal ?. kedua, bukankan tujuan berpakaian adalah memberikan penampilan yang rapih serta menghindari dari kotoran. Sementara pakaian kerja yang saya pakai sehari2 di kantor adalah untuk tampilan rapih (celana di bawah mata kaki) dan bukan untuk tujuan sombong. Kenapa ini harus dibilang sombong ? menurut saya yang paling utama adalah jiwa yang bersih (niat) serta bersuci saat shalat. Menurut bapak, mana yang akan diterima pahala shalatnya orang yang isbal tapi niatnya tulus dan pakaiannya bersih ketimbang orang yang tidak isbal tapi bajunya terkena kotoran dan hatinya tidak bersih ? akankah kedua-duanya tidak diterima pahala shalatnya (termasuk golongan dalam surat al-maun) ?

saya bertanya demikian bukan berusaha mencari pembenaran, namun saya berusaha menelaah mengunakan logika. Sebab pasti ada maksudnya kenapa harus di atas mata kaki, dan dasar itu yang belum saya temukan hingga sekarang. Saya yakin bahwa kita dianjurkan menggunakan akal kita untuk berfikir dan jangan menerima mentah-mentah kecuali tentang asal usul Allah (unsur tauhid). Mohon saya diyakinkan. Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum. Saya baru mencoba memahami tentang isbal ini. Beberapa pertanyaan saya : pertama, bagaimana hukumnya dengan pakaian PDL militer/kepolisian ? dimana celana mereka langsung tersambung dengan sepatu ceko-nya. Apakah ini termasuk isbal ?. kedua, bukankan tujuan berpakaian adalah memberikan penampilan yang rapih serta menghindari dari kotoran. Sementara pakaian kerja yang saya pakai sehari2 di kantor adalah untuk tampilan rapih (celana di bawah mata kaki) dan bukan untuk tujuan sombong. Kenapa ini harus dibilang sombong ? menurut saya yang paling utama adalah jiwa yang bersih (niat) serta bersuci saat shalat. Menurut bapak, mana yang akan diterima pahala shalatnya orang yang isbal tapi niatnya tulus dan pakaiannya bersih ketimbang orang yang tidak isbal tapi bajunya terkena kotoran dan hatinya tidak bersih ? akankah kedua-duanya tidak diterima pahala shalatnya (termasuk golongan dalam surat al-maun) ?</p>
<p>saya bertanya demikian bukan berusaha mencari pembenaran, namun saya berusaha menelaah mengunakan logika. Sebab pasti ada maksudnya kenapa harus di atas mata kaki, dan dasar itu yang belum saya temukan hingga sekarang. Saya yakin bahwa kita dianjurkan menggunakan akal kita untuk berfikir dan jangan menerima mentah-mentah kecuali tentang asal usul Allah (unsur tauhid). Mohon saya diyakinkan. Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html/comment-page-1#comment-80572</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 11:54:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=467#comment-80572</guid>
		<description>#Anggi 
Wa&#039;alaikumussalam. Imam Al Bukhari berkata:
باب إِمَامَةِ الْمَفْتُونِ وَالْمُبْتَدِعِ وَقَالَ الْحَسَنُ صَلِّ وَعَلَيْهِ بِدْعَتُهُ
“Bab beriman kepada orang yang terkena fitnah atau mubtadi. Dan Al Hasan berkata: ‘Shalatlah bermakmum kepada mereka, sedangkan bid’ah yang mereka lakukan biarlah mereka yang menanggung’”
Hal ini juga berlaku bagi imam yang berbuat maksiat seperti isbal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#Anggi<br />
Wa&#8217;alaikumussalam. Imam Al Bukhari berkata:<br />
باب إِمَامَةِ الْمَفْتُونِ وَالْمُبْتَدِعِ وَقَالَ الْحَسَنُ صَلِّ وَعَلَيْهِ بِدْعَتُهُ<br />
“Bab beriman kepada orang yang terkena fitnah atau mubtadi. Dan Al Hasan berkata: ‘Shalatlah bermakmum kepada mereka, sedangkan bid’ah yang mereka lakukan biarlah mereka yang menanggung’”<br />
Hal ini juga berlaku bagi imam yang berbuat maksiat seperti isbal.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Anggi Setiana</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html/comment-page-1#comment-78971</link>
		<dc:creator>Anggi Setiana</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 03:00:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=467#comment-78971</guid>
		<description>Assalammualaikum Wr Wb..
Akhi,,
Bagaimana hukumnya pada saat Shalat berjamaah kita di Imami oleh orang yang menggunakan celana/kain Isbal?

Mohon Penjeleasaanya ..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammualaikum Wr Wb..<br />
Akhi,,<br />
Bagaimana hukumnya pada saat Shalat berjamaah kita di Imami oleh orang yang menggunakan celana/kain Isbal?</p>
<p>Mohon Penjeleasaanya ..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: TYO</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html/comment-page-1#comment-77007</link>
		<dc:creator>TYO</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2011 13:26:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=467#comment-77007</guid>
		<description>Assalamualaikum warohatulloh wabarokatuh

apakah amalan dan ibadah kita kepada Allah SWT selama hidup akan hilang dan musnah karena perkara isbal? ................

Banyak sekali amalan sunah dari rosul yg sama sekali tidak diketahui orang banyak,justru yg saya pertanyakan adalah kenapa orang2 tersebut tidak memberitahukannya secara luas,,al kewajiban memelihara jenggot dan mencukur kumis, haramnya celana isbal.

Alangkah baiknya kalo saudara2 mengetahui perkara2 sunah dari rosul segera memberitahukannya secara luas. Saya melihat selama ini kalo hal ini hanya diinformasikan secara eksklusif diantara kelompok2 tersebut..Bukankah sekarang ada media yg lebih bisa menyerap perhatian lebih luas,antara lain media tv atau radio..Kalo misalnya dianggap tv itu haram, kan bisa membuat tv sendiri yang berisi dakwah2 sunah....

wassalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum warohatulloh wabarokatuh</p>
<p>apakah amalan dan ibadah kita kepada Allah SWT selama hidup akan hilang dan musnah karena perkara isbal? &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Banyak sekali amalan sunah dari rosul yg sama sekali tidak diketahui orang banyak,justru yg saya pertanyakan adalah kenapa orang2 tersebut tidak memberitahukannya secara luas,,al kewajiban memelihara jenggot dan mencukur kumis, haramnya celana isbal.</p>
<p>Alangkah baiknya kalo saudara2 mengetahui perkara2 sunah dari rosul segera memberitahukannya secara luas. Saya melihat selama ini kalo hal ini hanya diinformasikan secara eksklusif diantara kelompok2 tersebut..Bukankah sekarang ada media yg lebih bisa menyerap perhatian lebih luas,antara lain media tv atau radio..Kalo misalnya dianggap tv itu haram, kan bisa membuat tv sendiri yang berisi dakwah2 sunah&#8230;.</p>
<p>wassalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html/comment-page-1#comment-73067</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2011 23:30:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=467#comment-73067</guid>
		<description>#efyurlis 
Bagi laki-laki, wajib memotong pakaiannya atau celanannya agar tidak melebihi mata kaki.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#efyurlis<br />
Bagi laki-laki, wajib memotong pakaiannya atau celanannya agar tidak melebihi mata kaki.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: efyurlis</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html/comment-page-1#comment-72257</link>
		<dc:creator>efyurlis</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2011 23:28:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=467#comment-72257</guid>
		<description>aslmlkm... tanya Ustat.. pada uraian diatas &quot;Perbuatan menurunkan pakaian dibawah mata kaki (Isbal), baik dilakukan dengan kesombongan atau pun tdk, maka pelakunya (Musbil)akan diajab di neraka. Hanya saja bedanay jika dilakukan dgn ksombongan maka lebih parah dan lebih dahsat lagi siksanya&quot;. Pertanyaan saya : Bagaimana kita haruh menyikapi uraian diatas. Jazakallahu khoir</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aslmlkm&#8230; tanya Ustat.. pada uraian diatas &#8220;Perbuatan menurunkan pakaian dibawah mata kaki (Isbal), baik dilakukan dengan kesombongan atau pun tdk, maka pelakunya (Musbil)akan diajab di neraka. Hanya saja bedanay jika dilakukan dgn ksombongan maka lebih parah dan lebih dahsat lagi siksanya&#8221;. Pertanyaan saya : Bagaimana kita haruh menyikapi uraian diatas. Jazakallahu khoir</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abdullah</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html/comment-page-1#comment-64370</link>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Dec 2010 23:32:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=467#comment-64370</guid>
		<description>saya kebetulan sekolah di kedinasan..dan saya insyaAllah sami&#039;na wa atho&#039;na (maaf kalau salah nulisnya)... sekarang kalau tidak lagi di wilayah kampus (pendidikan) saya tidak isbal..tapi orang tua saya menganggapnya aneh... apa yang harus saya lakukan...
saya sudah bertekad ketika tamat nanti dan bekerja..saya akan menerapkannya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya kebetulan sekolah di kedinasan..dan saya insyaAllah sami&#8217;na wa atho&#8217;na (maaf kalau salah nulisnya)&#8230; sekarang kalau tidak lagi di wilayah kampus (pendidikan) saya tidak isbal..tapi orang tua saya menganggapnya aneh&#8230; apa yang harus saya lakukan&#8230;<br />
saya sudah bertekad ketika tamat nanti dan bekerja..saya akan menerapkannya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yulian Purnama</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html/comment-page-1#comment-64253</link>
		<dc:creator>Yulian Purnama</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2010 10:28:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=467#comment-64253</guid>
		<description>#ahmad 
Wa&#039;alaikumussalam. Masukkan email anda di halaman depan web ini, di kotak &quot;Berlangganan Artikel&quot;, pada sisi kiri agak bawah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#ahmad<br />
Wa&#8217;alaikumussalam. Masukkan email anda di halaman depan web ini, di kotak &#8220;Berlangganan Artikel&#8221;, pada sisi kiri agak bawah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ahmad</title>
		<link>http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html/comment-page-1#comment-63849</link>
		<dc:creator>ahmad</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Dec 2010 10:11:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://muslim.or.id/?p=467#comment-63849</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum...
bagaimana saya bisa berlangganan melalui e-mail web ini??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum&#8230;<br />
bagaimana saya bisa berlangganan melalui e-mail web ini??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

