Donasi Semarak
Ramadhan 1433 H

Adab Pada Hari Jumat Sesuai Sunnah Nabi

Kategori: Akhlaq dan Nasehat, Fiqh dan Muamalah

76 Komentar // 18 Juni 2008

Hari Jumat adalah hari yang mulia, dan kaum muslimin di seluruh penjuru dunia memuliakannya. Keutamaan yang besar tersebut menuntut umat Islam untuk mempelajari petunjuk Rasulullah dan sahabatnya, bagaimana seharusnya msenyambut hari tersebut agar amal kita tidak sia-sia dan mendapatkan pahala dari Allah ta’ala. Berikut ini beberapa adab yang harus diperhatikan bagi setiap muslim yang ingin menghidupkan syariat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Jumat.

1. Memperbanyak Sholawat Nabi

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata: ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (Shohih. HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i)

2. Mandi Jumat

Mandi pada hari Jumat wajib hukumnya bagi setiap muslim yang balig berdasarkan hadits Abu Sa’id Al Khudri, di mana Rasulullah bersabda yang artinya, “Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang baligh.” (HR. Bukhori dan Muslim). Mandi Jumat ini diwajibkan bagi setiap muslim pria yang telah baligh, tetapi tidak wajib bagi anak-anak, wanita, orang sakit dan musafir. Sedangkan waktunya adalah sebelum berangkat sholat Jumat. Adapun tata cara mandi Jumat ini seperti halnya mandi janabah biasa. Rasulullah bersabda yang artinya, “Barang siapa mandi Jumat seperti mandi janabah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Menggunakan Minyak Wangi

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Barang siapa mandi pada hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid dan tidak memisahkan antara dua orang, lalu sholat sesuai yang ditentukan baginya dan ketika imam memulai khotbah, ia diam dan mendengarkannya maka akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Bersegera Untuk Berangkat ke Masjid

Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagi menuju sholat Jumat dan tidur siang setelah sholat Jumat.” (HR. Bukhari). Al Hafidz Ibnu Hajar berkata, “Makna hadits ini yaitu para sahabat memulai sholat Jumat pada awal waktu sebelum mereka tidur siang, berbeda dengan kebiasaan mereka pada sholat zuhur ketika panas, sesungguhnya para sahabat tidur terlebih dahulu, kemudian sholat ketika matahari telah rendah panasnya.” (Lihat Fathul Bari II/388)

5. Sholat Sunnah Ketika Menunggu Imam atau Khatib

Abu Huroiroh radhiallahu ‘anhu menuturkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa mandi kemudian datang untuk sholat Jumat, lalu ia sholat semampunya dan dia diam mendengarkan khotbah hingga selesai, kemudian sholat bersama imam maka akan diampuni dosanya mulai jum’at ini sampai jum’at berikutnya ditambah tiga hari.” (HR. Muslim)

6. Tidak Duduk dengan Memeluk Lutut Ketika Khatib Berkhotbah

“Sahl bin Mu’ad bin Anas mengatakan bahwa Rasulullah melarang Al Habwah (duduk sambil memegang lutut) pada saat sholat Jumat ketika imam sedang berkhotbah.” (Hasan. HR. Abu Dawud, Tirmidzi)

7. Sholat Sunnah Setelah Sholat Jumat

Rasulullah bersabda yang artinya, “Apabila kalian telah selesai mengerjakan sholat Jumat, maka sholatlah empat rakaat.” Amr menambahkan dalam riwayatnya dari jalan Ibnu Idris, bahwa Suhail berkata, “Apabila engkau tergesa-gesa karena sesuatu, maka sholatlah dua rakaat di masjid dan dua rakaat apabila engkau pulang.” (HR. Muslim, Tirmidzi)

8. Membaca Surat Al Kahfi

Nabi bersabda yang artinya, “Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat maka Allah akan meneranginya di antara dua Jumat.” (HR. Imam Hakim dalam Mustadrok, dan beliau menshahihkannya)

Demikianlah sekelumit etika yang seharusnya diperhatikan bagi setiap muslim yang hendak menghidupkan ajaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika di hari Jumat. Semoga kita menjadi hamba-Nya yang senantiasa di atas sunnah Nabi-Nya dan selalu istiqomah di atas jalan-Nya.

(Disarikan dari majalah Al Furqon edisi 8 tahun II oleh Abu Abdirrohman Bambang Wahono)

***

Penulis: Abu Abdirrohman Bambang Wahono
Artikel www.muslim.or.id

buku saku

76 Komentar

  1. Yulian Purnama
    01 Mei 2011 [#]

    #abdullah
    Shalatnya sah namun pahalanya berkurang. Simak penjelasan Syaikh Abdullah Al Faqih pada fatwa berikut:
    http://www.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=95051

  2. Djokolono
    10 Mei 2011 [#]

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Terima kasih Sahabat perkenan nyomot ilmu yang bermanfaat untuk kehidupan didunia dan dikahirat kelak.

    Ya Allah, yang mengelola web ini adalah Saudaraku yang sangat baik, kuatkanlah keimanannya, berikanlah kenikmatan ibadah, perkayalah dia dengan ilmu yang bermanfaat, berkahilah dia, bahagiakanlah dia.
    Ya Allah hiasilah hatinya dengan kesabaran, kelembutan, kasih sayang dan kerendahan hati.
    Ya Allah, ampuni dosa-dosanya dan maafkanlah kesalahannya, tinggikan derajat, muliakan dia dengan ketaqwaan dan perindah fisik dengan kesehatan dan kebugaran, serta mudahkan segala urusan dan rezekinya. Kuatkan kemauan dan kemampuan untuk melaksanakan konsisten dan konsekuen dalam menegakkan Syari’at MU. Amiin.

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
    Djokolono

  3. fatir
    27 Mei 2011 [#]

    ustd ana izin copas utk notes ana..jazakalloh khoir

  4. fatir
    27 Mei 2011 [#]

    ustad ana izin copas utk note ana,,jazakalloh khoir

  5. Ibnu Mahmud
    03 Jun 2011 [#]

    Assalàmu ‘Alaikum..
    Afwan, saya pernah mendengar dan membaca bahwa ada juga ulama yang melemahkan hadits membaca Al-Kahfi pada hari Jum’at. Yang mana lebih dekat kepada kebenaran, SHAHIH atau DHA’IF?
    Syukron

  6. hamba Allah
    30 Jun 2011 [#]

    bismillah, ijin share yaa…Jazakumullahu khair.

  7. agus
    08 Jul 2011 [#]

    assalamualaikum

    mohon ijin untuk di share y mas…

    jazakalloh khoir

  8. Yulian Purnama
    14 Jul 2011 [#]

    #Ibnu Mahmud
    Wa’alaikumussalam, sanadnya shahih tanpa ragu. Hanya saja haditsnya mauquf, namun dianggap marfu’ karena bukanlah ranah ijtihad sahabat. Allahu’alam.

  9. iyan pria
    19 Jul 2011 [#]

    Qt d ciptakan oleh Alloh maka qt kan kembali Kepadanya jg

  10. Aris Munandar
    19 Jul 2011 [#]

    #Ibnu Mahmud
    Wa’alaikumussalam, yang benar, shahih.

  11. Asmawi
    22 Jul 2011 [#]

    Alhamdulillah,semoga allah menambah ilmu pada kita semua

  12. Rinaldi Walim
    22 Jul 2011 [#]

    Tks

  13. kajian sunnah
    16 Sep 2011 [#]

    Assalamu’alaikum ust. izin ana share lagi artikel ini untuk blog kajiansunnah.net

    jazakallah.

  14. farus
    16 Sep 2011 [#]

    sangat berkah lagi kalo diperbanyak amal perbuatan…

  15. akhmad supriyadi
    02 Okt 2011 [#]

    alhamdulillah….. smoga ustad slalu mdpat Berkah Allah SWT….. Amiin…..

  16. joko
    14 Okt 2011 [#]

    makasih infonya ya…..
    InsyaAllah info ini bermanfaat untukku dan lainnya.

  17. ijoyo ardi
    18 Nov 2011 [#]

    bersyukur q hanya kepada allah yg selalu menuntun kepada ilmu yg haq,, yaallah tambahkanlah ilmu ,,,,yaallah jadikanlah ilmu yg bermanfaat ,rizeki yg halal lagi baik dan amal yg kau terima amin ,,,,jazakallah khoir

  18. show -ikin
    30 Des 2011 [#]

    mantab jaya….terimakasih.

  19. gan gan
    24 Feb 2012 [#]

    assalamu ‘alaikum.
    ustadz, terkait nomor 5, Sholat Sunnah Ketika Menunggu Imam atau Khatib. Apakah makasudnya boleh mengerjakan sholat sunat mutlak (dua rakaat-dua rakaat, tanpa batasan max jumlah rakaat) sejak masuk ke masjid hingga sebelum khotib naik mimbar?

    jazakallahu khairan.

  20. Muhammad Abduh Tuasikal
    25 Feb 2012 [#]

    @ Gan Gan
    Wa’alaikumus salam. Iya betul apa yang saudara maksudkan.

  21. Ahmad
    18 Mar 2012 [#]

    izin ngeshare di web ana mas..
    syukron

  22. ifan
    20 Apr 2012 [#]

    mau nanya . apakah ada sholat sunnah qabliyah jum’at , atau yang dimaksud dengan qabliyah jum’at itu sholat tahiyyatul masjid atau sholat sunnah mutlak ??? syukron

  23. Yulian Purnama
    08 Mei 2012 [#]

    #ifan
    Shalat qabliyah jum’at yang dilakukan secara tetap dan rutin adalah bid’ah

  24. said abdullah
    11 Mei 2012 [#]

    ijin share ya akhi

  25. Adi
    21 Mei 2012 [#]

    Ustadz, minta maaf tadi Ana Copas duluan sebelum izin, sekarang ana minta izin atas copas Ana tadi.

    Jazakumullah Khair

Tinggalkan Komentar

Kembali ke Atas